Resep Herbal Kanker: Solusi Rumahan Ekonomis

515
Resep herbal kanker
Ilustrasi Tumbuhan Sarang Semut (Credit: idntimes.com)

Diedit:

Siapa tidak tahu kanker? Penyakit mematikan yang berasal dari sel tubuh manusia ini dapat menyerang siapapun tanpa pandang bulu, mulai dari balita hingga orang tua, pria ataupun wanita. Sayangnya, tidak ada cara menghindarinya. Namun, hal ini bisa dikendalikan dengan mengurangi risikonya. Ulasan kali ini akan fokus pada penggunaan tanaman herbal untuk kanker, yakni menggunakan resep herbal kanker untuk mengurangi risikonya.

Tidak hanya dapat digunakan untuk mengurangi risiko kanker, resep herbal yang akan diulas kali ini juga bisa dimanfaatkan untuk membantu pengobatan kanker. Untuk membantu Anda mengenali lebih jauh mengenai penyakit ini, ulasan kali ini pun akan memuat penyebab dari penyakit kanker beserta faktor risikonya. Untuk mengawalinya, mari lihat kumpulan ramuan herbal kanker sederhana yang dapat Anda buat di rumah.

Resep Herbal Kanker—Cara Alami Turunkan Risiko Kanker

Untuk menjalankan fungsinya, tubuh membutuhkan triliunan sel. Sel-sel dalam tubuh ini memiliki siklus kehidupan, dimana setelah bereproduksi, sel tersebut akan mati. Siklus kehidupan sel ditentukan oleh jenis dari sel itu sendiri. Apabila ada sel yang mengalami kerusakan atau mati, sel-sel baru akan menggantikannya. Nah, penyakit kanker mengganggu proses tersebut yang membuat pertumbuhan suatu sel mengalami kelainan.

Suatu sel tahu apa yang harus dilakukan, serta bagaimana cara tumbuh dan membelah karena terdapat DNA di dalamnya. Jika DNA dalam sel mengalami mutasi atau perubahan, sel tersebut akan kehilangan jati dirinya, atau dalam kata lain ia tidak tahu apa yang harus dilakukan, serta tidak tahu kapan perlu tumbuh dan membelah diri. Hal inilah yang menyebabkan suatu sel menjadi kanker. Singkatnya, penyebab kanker adalah perubahan genetik atau mutasi DNA dalam sel.

Kacaunya instruksi yang diberikan DNA pada sel, membuat sel tersebut bertindak tidak menentu. Suatu sel yang harusnya mati, justru malah bertahan. Dan, sel-sel baru dapat terbentuk padahal tidak dibutuhkan. Sel-sel berlebih ini dapat membelah diri dengan tidak terkendali, yang menyebabkan tumor terbentuk.

Tetapi, tidak semua tumor bersifat kanker. Ada juga tumor yang bersifat non-kanker, atau yang biasa disebut dengan tumor jinak. Berbeda dengan tumor yang bersifat kanker, tumor jinak tidak dapat menyebar dan menyerang bagian tubuh lainnya. Tumor jinak cenderung tidak berbahaya, namun akan menyebabkan masalah ketika tumor jinak menekan organ dan jaringan yang ada di sekitarnya.

Kanker akan bertumbuh dan menyebar terus melalui suatu proses yang disebut dengan metastasis. Proses ini memungkinkan sel-sel abnormal ganas melakukan perjalanan melalui limfatik atau pembuluh darah untuk membentuk tumor baru di bagian tubuh lainnya. Kanker yang sudah bermestastasis, lebih sulit diobati dibanding kanker yang belum bermetastasis. Maka diperlukan resep herbal kanker untuk dapat membantu menghentikan prosese metastasis sel kanker.

Sarang Semut—Tanaman Herbal untuk Kanker

Tumbuhan herbal untuk kanker ini berasal dari pedalaman hutan Papua. Khasiat khasiat Sarang Semut dalam membantu mengurangi risiko kanker dan pengobatannya didukung oleh hasil penelitian ilmiah. Ini berarti, kemampuan Sarang Semut bukanlah omong kosong belaka. Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Pusat Bioteknologi LIPI mendapati bahwa kandungan senyawa-senyawa aktif dalam Sarang Semut dapat bertindak sebagai anti-kanker.

Ahli peneliti utama LIPI, yakni Dr. M. Ahkam Subroto, mengungkap bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa aktif anti-kanker yang bernama flavonoid, tokoferol, dan polifenol, dimana ketiganya berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh. Mengenai flavonoid, senyawa aktif ini diketahui mampu memberikan hambatan terhadap perkembangan kanker, serta merangsang proses bunuh diri sel-sel kanker.

Baca juga:  Minum Ramuan Tradisional: Apa Aturan Umum yang Perlu Diikuti?
Sarang Semut untuk ramuan herbal kanker
Ilustrasi Tumbuhan Sarang Semut (Credit: idntimes.com)

Hebatnya lagi, Sarang Semut mengandung magnesium, kalsium, fosfor, besi, natrium, seng, dan tanin. Semua kandungannya ini membuat Sarang Semut tidak hanya baik digunakan dalam membantu mengobati kanker, tapi juga baik digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan lainnya.

Penelitian akan manfaat Sarang Semut masih terus dilakukan, baik untuk pengobatan kanker atau untuk masalah kesehatan lainnya. Bukan tidak mungkin di masa yang mendatang ditemukan senyawa aktif lainnya yang tidak kalah ampuh untuk menumpas kanker dan penyakit-penyakit lainnya.

Berbeda dengan ramuan herbal kanker lainnya, Sarang Semut sudah tersedia dalam bentuk ekstraksi yang dikapsulkan. Selain lebih praktis, herbal yang telah melalui proses ekstraksi akan bereaksi lebih cepat dibanding bentuk olahan lainnya, karena konsentrasi senyawa aktifnya yang lebih tinggi. Aturan minum Sarang Semut: Dosis 3 kali sehari @ 2 kapsul. Diminum ½ – 1 jam sebelum/sesudah makan. Beri selang waktu 2 jam jika ada obat lain.

Meramu Resep Herbal Kanker Sendiri—Caranya?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab dari kanker adalah perubahan (atau mutasi) yang terjadi pada DNA dalam sel. Perubahan genetik ini dapat diwariskan atau terjadi akibat dari pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, lindungilah diri Anda agar tidak mengalami kondisi tersebut.

Penting untuk mengetahui hal ini, karena sebagian besar kasus kanker terjadi pada orang yang buta mengenai penyebab dan faktor risiko kanker. Faktor-faktor di atas dapat Anda hindari, artinya Anda dapat membuat beberapa penyesuaian agar risiko kanker Anda menurun dengan membuat ramuan dari ramuan herbal kanker. Berikut beberapa daftar resep herbal yang tersedia;

Setiap jenis kanker dinamai dari daerah dimana mereka mulai tumbuh serta jenis sel yang membentuknya. Berikut adalah beberapa jenis utama dari kanker. Setiap jenisnya menggunakan istilah klinis, yaitu: sarkoma, limfoma, leukimia, karsinoma, melanoma.

Meski kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, kanker tersebut tetap disebut dengan nama daerah pertama kali ia tumbuh atau jenis sel yang membentuknya. Contohnya, jika kanker pertama kali tumbuh di hati, meski sudah menyebar ke paru-paru, kanker tersebut akan tetap disebut kanker hati. Jangan khawatir, karena ada begitu banyak ramuan herbal kanker yang bisa membantu Anda, berikut beberapa diantaranya;

Resep Herbal Daun Pepaya

Pepaya, tumbuhan tropis yang berasal dari bagian utara benua Amerika Selatan dan Meksiko bagian selatan, telah lama kita kenal karena buahnya yang memiliki rasa menyegarkan. Buah pepaya dapat dimakan langsung, dimasak sebagai sayuran, atau dijadikan campuran es buah. Dibalik kepopuleran buahnya, bagian lain dari tumbuhan pepaya ternyata menyimpan manfaat yang tidak terduga bagi kesehatan.

Resep herbal daun pepaya
Daun Pepaya (Credit: commons.wikimedia.org)

Ya, bagian yang dimaksud adalah daun pepaya. Dan yang tidak terduga dari daun pepaya adalah manfaatnya sebagai tanaman herbal untuk kanker. Dalam daun pepaya, terdapat getah berwarna putih yang sangat baik untuk menghambat dan membunuh pertumbuhan sel kanker. Hal ini dapat terjadi karena adanya kandungan bernama acetogenin, yang dapat memicu kematian sel kanker melalui apoptosis.

Tips Meramu Daun Pepaya sebagai Herbal Kanker

Bahan:

Daun Pepaya Segar, 30-60 gram.

Cara Meramu:

Rebus daun pepaya segar dengan air secukupnya.
Diamkan hingga tersisa kira-kira 1/3 gelas.

Aturan Pakai:

Ramuan herbal kanker ini dapat diminum setiap hari.

Kemampuan daun pepaya pernah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di University Florida, dimana hasil penelitian mendapati bahwa daun pepaya memiliki kandungan agen yang mampu membunuh kanker, terutama kanker prostat, payudara, serviks, paru-paru, dan hati. Kemampuannya ini didapat tidak lain karena aktivitas antioksidan yang ada pada daun pepaya.

Baca juga:  Darah Haid Berlebihan? Atasi dengan Resep Herbal Ini

Tidak hanya didukung oleh penelitian ilmiah, khasiat daun pepaya sebagai tumbuhan herbal untuk kanker juga telah terbukti secara empiris. Jauh sebelum penelitian mengenai daun pepaya dilakukan, orang pribumi asli Australia telah menggunakan daun pepaya untuk membantu pengobatan kanker, dengan membuatnya menjadi teh.

Resep Herbal Umbi Wortel

Siapa yang tidak kenal sayuran berwarna oranye ini? Jika Anda memasuki pusat perbelanjaan bahan makanan atau pasar tradisional, wortel akan sangat mudah sekali Anda dapatkan di sana. Banyaknya peminat wortel tidak lain karena wortel mudah diolah. Bahkan, wortel dapat dimakan langsung saat masih segar. Wortel juga memiliki beberapa manfaat yang baik bagi tubuh. Dari sekian banyak kemampuannya dalam menyehatkan tubuh, wortel menyimpan kemampuan yang istimewa, yakni mengurangi risiko dan membantu pengobatan kanker.

Resep herbal umbi wortel
Wortel (Credit: Shutterstock)

Bagaimana mekanismenya? Wortel memiliki kandungan bernama falcarinol dan luteolin, keduanya dapat membangkitkan kembali gen-gen yang berfungsi menekan penyakit kanker, serta mengembalikan kemampuan tubuh untuk mengatur pembelahan sel dan menghancurkan sel-sel abnormal. Bahkan, wortel juga dapat membantu memulihkan energi tubuh Anda dan membantu meredakan rasa sakit yang muncul.

Tips Meramu Umbi Wortel sebagai Herbal Kanker

Bahan:

Wortel yang masih segar, secukupnya.

Cara Meramu:

Parut atau jus wortel.
Peras dan saring air wortel hingga terkumpul sebanyak 150 cc atau ¾ gelas.

Aturan Pakai:

Minum air perasam atau jus wortel setiap hari.

Hebatnya lagi, kemampuan wortel dalam mengurangi risiko dan membantu pengobatan kanker dibarengi dengan efek samping yang sangat minim. Hal ini menjadikan wortel sebagai salah satu pilihan terbaik untuk membantu melawan penyakit kanker tanpa khawatir memiliki efek buruk pada sistem penting tubuh Anda. Cara terbaik untuk mengonsumsi tanaman herbal untuk kanker ini adalah dengan memakannya saat masih segar, atau dengan menjadikannya jus.

Resep Herbal Bunga Brokoli

Sama seperti anggota keluarga sayuran cruciferous lainnya, brokoli memiliki manfaat sebagai tanaman herbal untuk kanker. Namun, yang membuat brokoli special adalah kandungan sulforaphane dalam brokoli lebih banyak dibanding anggota keluarga sayuran cruciferous lainnya. Sulforaphane diketahui mampu meningkatkan enzim pelindung dalam tubuh serta mengeluarkan zat kimia yang menyebabkan penyakit kanker.

brokoli, tanaman herbal untuk kanker
Brokoli (Credit: Shutterstock)

Penelitian baru-baru ini yang dilakukan terhadap resep herbal kanker oleh para peneliti dari Oregon State University, mendapati bahwa sulforaphane mampu mengurangi ekspresi dari long noncoding RNAs (lncRNAs) dalam sel kanker prostat, yang membuat kemampuan sel kanker untuk membuat koloni (proses metastatik) terhambat. lncRNA merupakan pengatur ekspresi gen, yakni yang bertanggung jawab terhadap proses aktif atau tidak aktifnya suatu gen agar dapat menjalankan tugas mereka dengan baik.

Tips Meramu Bunga Brokoli sebagai Herbal Kanker

Bahan:

Brokoli yang masih segar, secukupnya.

Cara Meramu:

Cuci terlebih dahulu brokoli hingga bersih.
Potong brokoli seperlunya.
Masukkan ke dalam air yang mendidih selama 2-3 menit.
Angkat brokoli.

Aturan Pakai:

Makan brokoli bersama nasi sebagai lalapan rebus.
Lakukan 2 kali dalam sehari.

Demikianlah akhir dari ulasan kali ini. Meski kanker penyakit yang mematikan, namun kesempatan untuk pulih selalu ada. Pastikan Anda mempertimbangkan baik-baik pengobatan yang akan Anda pilih. Jika Anda ingin mencoba mengonsumsi ramuan herbal kanker, pilihlah resep herbal yang minim akan efek samping, namun tetap efektif dalam mengurangi risiko kanker dan membantu pengobatannya.

Pastikan juga Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mencoba tanaman herbal untuk kanker atau jamu kanker apapun. Bagaimana bagi Anda yang ingin melakukan upaya pencegahan kanker? Ingat, 30 persen sampai 50 persen keseluruhan penyakit kanker dapat dicegah. Anda dapat membuat beberapa penyesuaian, yakni dengan menghindari beberapa faktor risiko kanker yang ada pada ulasan ini, lalu maksimalkan dengan konsumsi resep herbal kanker. Semoga membantu!


Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya

Chang, Louise. Understanding Cancer – The Basics. Reviewed: 2018-01-27. URL: https://www.webmd.com/cancer/understanding-cancer-basics. Accessed: 2018-11-19.

Beatcancer.org. Papaya Leaves –  a Powerful Cure for Cancer. Reviewed: 2017-04-03. URL: https://www.beatcancer.org/blog-posts/papaya-leaves-a-powerful-cure-for-cancer. Accessed: 2018-11-19.

Beatcancer.org. Curing Cancer with Carrots. Reviewed: 2017-01-04. URL: https://beatcancer.org/blog-posts/curing-cancer-with-carrots. Accessed: 2018-11-19.


Advertisement
Alinesia