3 Ramuan Herbal untuk Asam Lambung dari Lidah Buaya, Jahe, dan Kunyit


By Cindy Wijaya

Asam lambung sebenarnya punya peran penting dalam sistem pencernaan. Diantaranya untuk melembutkan makanan padat yang masuk, membantu melawan infeksi di lambung, serta menghancurkan racun yang ada di makanan atau minuman yang masuk.

Sayangnya beberapa orang mengalami masalah asam lambung berlebih dan naik kembali ke kerongkongan, yang akibatnya mereka meraskaan nyeri, perih, dan rasa seperti terbakar di dada (heartburn).

Apa tanaman obat untuk asam lambung yang efektif mengobatinya? Dan bagaimana cara membuat ramuan herbal untuk asam lambung? Simaklah selengkapnya di artikel ini.

Lidah Buaya (Aloe vera)

Lidah buaya dipercaya sebagai tanaman obat untuk asam lambung berlebihan karena gelnya mengandung enzim alliase, alkaline phosphatase, amylase, carboxypeptidase, catalase, cellulase, pipase, dan peroxidase. Enzim-enzim itu membantu proses metabolisme, mengurangi miikroorganisme dalam perut, menetralkan keasaaman lambung, dan dapat menghilangkan sembelit.

Juga mengandung vitamin B1, B2, B6, C, mineral, asam amino, asam folat, dan zat-zat lainnya yang penting dalam penyembuhan dari gangguan lambung seperti gastritis.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology mendapati bahwa lidah buaya dapat menghambat sekresi asma lambung dan melindungi lambung terhadap lesi mukosa. Studi lain yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology menemukan bahwa lidah buaya benar-benar bisa membantu penyembuhan penyakit maag.

Sifatnya yang menenangkan membantu meringankan rasa sakit dan iritasi, sedangkan khasiat anti-bakterinya bantu membasmi bakteri H. pylori penyebab tukak lambung. Mengonsumsi lidah buaya dapat membantu meringankan luka dan peradangan pada lambung dan saluran pencernaan.

Ramuan Herbal untuk Asam Lambung dari Lidah Buaya

Berikut adalah cara membuat ramuan herbal untuk asam lambung dari bahan utama lidah buaya dan bahan-bahan lain (gula aren, asam jawa, dan garam). Gula aren berguna sebagai pemanis, asam kawak untuk merangsang asam lambung dalam mempercepat pencernaan, dan garam untuk menyeimbangkan kadar keasaman dalam lambung. (Sumber: Artikel Mini Riset Sains 2021)

  • Siapkan 1 batang besar lidah buaya, ½ jari asam kawak, ¼ gula aren, dan 1 sendok teh garam.
  • Kupas kulit lidah buaya, ambil dagingnya lalu potong dadu.
  • Cuci sampai bersih, rendam selama 24 jam (agar tidak berlendir) dan tiriskan.
  • Masukkan gula aren, asam kawak, garam, dan lidah buaya ke dalam panci berisi air 2 gelas besar.
  • Masak sampai mendidih, lalu saring.
  • Tuangkan ke dalam gelas dan ramuan herbal ini siap diminum.

Jahe (Zingiber officinale)

Sebagai tanaman obat untuk asam lambung, jahe mengandung gingerol dan zingerone yang dapat melindungi mukosa lambung dengan cara menghambat 𝐻+ 𝐾+ -ATPase sehingga dapat menghambat sekresi asam lambung. Flavonoid yang terkandung dalam jahe memiliki efek sitoprotektif yang bekerja dengan menstimulus COX1 sehingga meningkatkan prostaglandin.

Kandungan aseton dan metanol dalam jahe bantu melindungi lambung dengan cara menurunkan kadar asam lambung dan mencegah iritasi pada mukosa lambung. (Sumber: Jurnal Medula Vol. 7 No. 5)

Sebuah penelitian membandingkan efek gastroprotektif pada ekstrak jahe dengan obat H2 reseptor (ranitidine). Didapati bahwa jahe dapat melindungi mukosa lambung dengan cara meningkatkan sekresi mukus dan jahe memiliki efek perlindungan yang lebih tinggi dari ranitidine terhadap agen iritasi. (Sumber: Thai Journal of Pharmaceutical Sciences Vol. 40 No. 1)

Penelitian lain telah memeriksa efek anti-ulkurogenik pada akar jahe dan didapati bahwa jahe dapat menghambat kerusakan lambung yan diinduksi indometasin. Bahkan efek gastroprotektornya sebanding dengan obat omeprazole. (Sumber: International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences Vol. 3 No. 1)

Ramuan Herbal untuk Asam Lambung dari Jahe

Berikut adalah cara membuat ramuan herbal untuk asam lambung dari bahan utama jahe dan bahan-bahan tambahan (daun pandan dan batang serai). Daun padan dan batang serai juga dapat membantu mengurangi gejala-gejala asam lambung naik.

  • Siapkan 200 gram jahe, 2 lembar daun pandan, dan 2 batang serai.
  • Masak jahe, daun pandan, dan serai dalam panci berisi 1 liter air. Masak sampai mendidih dan beraroma harum.
  • Tambahkan gula pasir atau madu murni secukupnya.
  • Tuangkan ramuan herbal ini ke dalam gelas dan minum selagi hangat.

Kunyit (Curcuma domestica)

Kunyit mengandung zat aktif utama berupa kurkuminoid dan minyak atsiri. Kandungan kurkuminoid terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin, dan bisdesmetoksikurkumin, sedangkan minyak atsiri terdiri dari keton sesquiterpen, turmeron, tumeon, zingiberen, felandren, sabinen, borneol, dan sineil.

Penelitian dengan ekstrak kunyit mendapati bahwa kunyit memiliki efek perlindungan lambung dan anti-ulkus dengan beberapa mekanisme, antara lain dengan memblok reseptor histamin H2 (RH2) secara langsung dan menghambat reseptor gastrin sehingga sekresi asam lambung menurun. (Sumber: Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol. 3 No. 1)

Ramuan Herbal untuk Asam Lambung dari Kunyit

Berikut cara membuat ramuan herbal untuk asam lambung dengan kunyit yang bisa diminum untuk mengurangi gejala heartburn akibat asam lambung naik.

  • Siapkan 1 rimpang kunyit, cuci bersih dengan air mengalir.
  • Cincang kunyit secukupnya.
  • Rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih, saring air rebusannya ke dalam gelas.
  • Boleh tambahkan madu atau gula merah secukupnya agar lebih enak diminum.

Jadi, ada tiga pilihan tanaman obat untuk asam lambung: lidah buaya, jahe, dan kunyit. Anda bisa memilih mana yang ingin dikonsumsi, mungkin yang paling mudah diperoleh di sekitar Anda. Tapi jika Anda sedang mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk menghindari interaksi negatif antara herbal dengan obat itu.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang ramuan herbal untuk asam lambung. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar tanaman obat hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}