Resep Herbal Sakit Kepala dari Daun-Daunan

ramuan herbal sakit kepala
Ilustrasi Ramuan Herbal Sakit Kepala (Credit: Vetre / Depositphotos)

Diedit:

Resep herbal sakit kepala – Sakit kepala adalah salah satu masalah kesehatan yang paling sering dikeluhkan. Menurut catatan WHO, setidaknya setengah penduduk dunia mengeluhkan sakit kepala setiap tahun. Tentu saja dengan penyebab sakit kepala yang berbeda. Dan artinya juga mungkin cara mengatasi sakit kepala yang berbeda.

Tapi tahukah Anda bahwa masalah yang acapkali dianggap sepele ini dapat berakibat buruk bila diatasi dengan tidak tepat? Termasuk di antaranya yang perlu Anda waspadai adalah beberapa terapi pereda nyeri yang lazim diberikan sebagai terapi medis mengatasi sakit kepala.

Dan untuk itu kita akan mencoba melihat apa yang menjadi penyebab sakit kepala dan cara efektif mengatasinya. Termasuk dengan menerapkan resep herbal sakit kepala dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang lebih rendah efek samping.

Terapi Alami Mengatasi Sakit Kepala

Sebagaimana dijelaskan di atas, kita akan mencoba melihat sejumlah terapi alami yang dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi sakit kepala. Yakni dengan menggunakan resep herbal sakit kepala. Adapun resep herbal sakit kepala tersebut terbagi dalam 2 metode, yaitu dengan mengoleskan ramuan pada area sekitar kepala sebagai pilis. Juga dengan meminum ramuan khusus resep herbal sakit kepala.

Ramuan Herbal Oles “Pilis” untuk Mengatasi Sakit Kepala

Pilis adalah cara tradisional yang banyak diterapkan untuk membantu meredakan sakit kepala. Pilis dipakai dengan mengoleskan atau memasang ramuan khusus pada area pelipis. Cara ini mungkin tidak lagi banyak dikenal masyarakat modern. Meski sesekali masih dimanfaatkan untuk membantu meredakan keluhan sakit kepala pada ibu pasca melahirkan.

Secara tradisional, pemanfaatan pilis pada area sekitar kening dan pelipis akan membantu melancarkan sirkulasi darah pada area kepala. Membantu memberi efek dingin sehingga membantu penderita sakit kepala merasa lebih rileks.

Ada banyak pilihan bahan herbal yang dimanfaatkan sebagai bahan baku pilis. Diantaranya adalah pemanfaatan daun landep dan daun encok.  Kedua bahan ini secara tradisional dipercaya berkhasiat membantuk mengurangi rasa nyeri pada saat serangan sakit kepala muncul.

Dalam International Journal of Pharmaceutical Sciences and Nanotechnology tahun 2017 dijelaskan bahwa dalam daun landep atau dikenal pula dengan nama ilmiah Barleriae prionitis memiliki komponen anti inflamasi, analgesik, pereda ketegangan saraf dan membantu melancarkan sirkulasi darah. Melihat dari kemampuannya, tak dapat dipungkiri bahwa daun landep memang berpotensi kuat membantu meringankan sakit kepala.

Berbeda dengan daun encok atau juga memiliki nama latin Plumbago zeylanica terbukti juga memiliki sederet khasiat salah satunya berkhasiat sebagai anti nyeri dan anti ketegangan saraf. Ini dijelaskan dalam laman Herbpathy.

Merujuk dari kedua fakta tersebut,  kemudian keduanya dianggap berkhasiat  sebagai pilis untuk membantu mengatasi sakit kepala. Dan pembuatan resep herbal sakit kepala dengan bahan baku daun encok dan daun landep dapat Anda lihat sebagai berikut ini.

tanaman landep untuk resep herbal sakit kepala
Tanaman Landep (© Digital Flora of Karnataka)

Resep Herbal Sakit Kepala 1


Bahan Baku:

Daun Landep segar 1 genggam.
Air kapur sirih secukupnya.

Cara Membuat:

Cuci bersih daun landep segar dengan air mengalir.
Giling daun landep sampai halus.
Tambahkan air kapur sirih lalu aduk ramuan sampai rata dan mengental.

Cara Pakai:

Balurkan ramuan pada kening.

tanaman encok
Tanaman Encok (© Forest and Kim Starr, Starr Environmental)

Resep Herbal Sakit Kepala 2


Bahan Baku:

Daun encok secukupnya.
Minyak kelapa sedikit saja.

Cara Membuat:

Cuci daun encok dengan air bersih.
Pipiskan dan haluskan daun encok.
Tambahkan minyak kelapa aduk merata hingga menjadi adonan bubur.

Cara Pakai:

Balurkan ramuan bubur daun encok ini pada pelipis sebagai pilis.
Diamkan selama 30 menit supaya tidak melepuh.

Ramuan Herbal untuk Sakit Kepala yang Diminum

Selain menggunakan pilis, terdapat pula resep herbal sakit kepala dengan cara diminum. Ramuan ini bekerja dari dalam membantu meredakan keluhan sakit kepala. Adapun ramuan resep herbal sakit kepala tersebut adalah sebagai berikut.

Ramuan Herbal Sakit Kepala


Bahan Baku:

Daun inggu 1 genggam.
Air jeruk nipis 1 sendok teh.
Madu 1 sendok.

Cara Membuat:

Cuci bersih daun inggu dengan air mengalir.
Giling halus daun inggu.
Campurkan semua bahan sampai teraduk merata.

Cara Pakai:

Minum ramuan tersebut sekaligus.
Ulangi 2 – 3 kali sehari bila perlu.

daun inggu
Daun Inggu (© Robert Biedermann / Alamy Stock Photo)

Kenapa Daun Inggu Bermanfaat untuk Ramuan Herbal Sakit Kepala?

Daun inggu secara tradisional dimanfaatkan untuk terapi kesehatan. Sudah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara dan pengobatan dalam ayurveda. Tanaman yang dikenal pula dengan nama Rue ini juga banyak dimanfaatkan dalam tradisi pengobatan alami Eropa.

Baca juga:  Atasi Luka Memar dengan Resep Herbal Memar

Daun inggu atau dalam bahasa ilmiah disebut dengan Ruta graveolens merupakan tanaman perdu yang memiliki khasiat potassium channel blocker. Kemampuannya efektif membantu meredakan Gangguan pada ketegangan saraf dan sebagai pereda nyeri efektif termasuk untuk arthritis dan sakit kepala.

Daun inggu bahkan diketahui berkhasiat membantu meredakan gangguan saraf seperti epilepsi, ketegangan, bell’s palsy sampai keluhan depresi yang memicu sakit kepala hebat. Daun inggu juga dikenal sebagai terapi migrain dan sakit gigi pada pengobatan ayurveda.

Memahami Lebih Baik Keluhan Sakit Kepala

Penyakit sakit kepala adalah keluhan yang muncul pada kepala yang disertai dengan gejala seperti munculnya tekanan, nyeri dan tegang di area sekitar lingkar kepala, wajah, kepala samping hingga leher dan kadang sampai bahu.

Memahami keluhan sakit kepala harus dilihat dari banyak sisi. Mulai dari aspek penyebab sakit kepala, sampai bagaimana gejala sakit kepala muncul. Ini akan membantu untuk mengidentifikasi cara penanganan yang tepat untuk mengatasi sakit kepala dengan optimal.

Penyebab Sakit Kepala


Di lihat dari aspek penyebab sakit kepala, keluhan sakit kepala dapat dibagi dalam dua jenis, yakni:

Sakit Kepala Primer

Dikatakan sebagai sakit kepala primer bila penyebab sakit kepala bersumber dari masalah otot jaringan pembuluh darah, sistem neural (saraf), jaringan otot dan saraf pada leher serta jaringan lunak lain yang terdapat di area sekitar kepala.

Penyebab sakit kepala semacam ini berkaitan dengan efek terlalu lelah, stress, ketidak seimbangan hormonal atau efek depresi. Gangguan sakit kepala ini tidak merupakan sebuah gejala dari sebuah kondisi kesehatan.  Datang dengan tidak reguler atau setidaknya tidak berketerusan.  Biasanya rasa nyeri yang muncul sifatnya menekan, atau nyeri yang kuat pada area tertentu dan meluas.

Sakit Kepala Sekunder

Penyebab sakit kepala jenis ini berbeda dari penyebab sakit kepala primer. Di sini, sakit kepala terjadi akibat pasien mengalami gangguan kesehatan lain. dan sakit kepala adalah imbas atau gejala atas keluhan tersebut.

Penyebab sakit kepala sekunder bisa demikian kompleks dan beragam. Mulai dari sakit kepala yang berasal dari efek infeksi, seperti flu sampai sinusitis, gangguan pada penglihatan atau peradangan telinga, sampai kondisi serius seperti cidera otak, stroke dan tumor otak.

Penyebab sakit kepala sekunder bisa pula berkaitan dengan efek alkohol, reaksi obat-obatan, efek kemoterapi dan efek keracunan. Biasanya, rasa nyeri yang dihasilkan memberi efek lebih berat pada pasien, seperti efek gangguan penglihatan atau munculnya suara berdenging.

Keluhan sakit kepala dapat muncul setelah pemicu terjadi seperti sakit kepala akibat konsumsi alkohol. Atau dapat bersifat persisten, kuat dan berketerusan bila berkaitan dengan infeksi, gangguan fungsi atau efek stroke.

Tipe Keluhan dalam Sakit Kepala


Selain dikategorikan berdasar penyebab sakit kepala, kita perlu pula memahami apa saja gejala yang dapat dikenali dari sakit kepala. Ini memudahkan kita menemukan metode tepat untuk mengatasi sakit kepala.

Baca juga:  Resep Kombinasi: Madu dan Bawang Putih untuk Kanker

Dan berdasar keluhan yang muncul, penyakit sakit kepala dapat dibedakan dalam sejumlah tipe sebagai berikut.

  • Sakit Kepala Tension

    Sakit kepala jenis ini adalah jenis yang paling banyak dikeluhkan. Memiliki sejumlah gejala seperti kepala diikat dengan ketat, dengan rasa nyeri yang tumpul dan kuat. Biasanya rasa nyeri terpusat pada area sekitar kening atau leher kemudian menyebar. Dapat muncul sesaat, bertahan beberapa jam atau muncul persisten dan  berkepanjangan.

  • Sakit Kepala Migrain

    Sakit kepala ini biasanya muncul dengan rasa nyeri yang terpusat pada satu area kepala, sisi kanan atau kiri saja. Rasa nyeri bisa cukup kuat, menekan dan terasa menusuk, bahkan mungkin menyebabkan pandangan kabur dan sensitivitas mata terhadap cahaya. Pasien bisa kesulitan beraktivitas karena efek nyeri yang cukup kuat.

  • Sakit Kepala Rebound

    Sakit kepala ini adalah efek dari sebuah stimulasi yang menyebabkan sistem saraf pada otak bereaksi. Rasa sakit bisa kuat dan menekan, kadang menyebabkan gangguan keseimbangan dan penglihatan.

    Penyebab sakit kepala jenis ini antara lain adalah efek alkohol yang berlebihan. Juga mungkin terjadi bila Anda mengonsumsi obat pereda nyeri berlebihan atau berkepanjangan.  Anda dapat pula merasakan reaksi sejenis ini ketika Anda tidak minum kopi setelah secar rutin mengonsumsi kopi dalam beberapa waktu.

  • Sakit Kepala Cluster

    Sakit kepala ini biasanya terpusat pada satu titik, sangat menekan dan menusuk dan menyebar. Kadang memberi efek kaku pada wajah. Rasa nyeri bisa terpusat pada area bola mata atau area hidung.

    Kadang pasien yang mengalami gangguan ini akan mengalami gangguan pernafasan, mata yang buram, pembengkakan di area nyeri, kelopak mata yang turun, hidung yang tersumbat dan sensitivitas pada cahaya.Penyebab sakit kepala jenis ini pada umumnya berkaitan dengan gangguan pada mata atau hidung dan faring.

  • Sakit Kepala Thunderclap

    Ini adalah jenis sakit kepala yang paling berat dan paling menyakitkan. Rasa nyerinya bisa demikian kuat hingga pasien akan bereaksi kesakitan. Rasa nyeri bisa datang tiba-tiba, hilang dan muncul kembali sewaktu-waktu.  Intensitas serangan bahkan bisa cukup singkat hingga hanya 1 menit saja.

    Pada umumnya, serangan sakit kepala jenis ini merupakan gejala gangguan kesehatan yang serius.  Ini dapat berkaitan dengan kerusakan fungsi saraf, gangguan jaringan otak hingga masalah stroke, perdarahan otak, peradangan otak sampai tumor.

Cara Medis Mengatasi Sakit Kepala

Secara medis cara umum mengatasi sakit kepala adalah dengan obat pereda nyeri. Biasanya dengan asumsi keluhan sakit kepala hanya jenis sakit kepala primer, pasien iminta untuk beristirahat, relaksasi dan mengonsumsi obat pereda nyeri. Setelah istirahat cukup, pasien akan merasakan sakit kepala mereka menjadi ringan.

Beberapa jenis obat yang lazim diberikan sebagai pereda nyeri antara lain adalah aspirin, parasetamol, ibuprofen, kalium diclofenac, naproxen, triptan dan lain sebagainya. Hanya saja, terapi ini tidak dapat menjadi jawaban efektif untuk mengatasi sakit kepala sekunder. Sifat pereda nyeri hanya memudarkan rasa nyeri yang muncul. Dan pada kasus sakit kepala sekunder, pereda nyeri tidak akan membantu mengatasi penyebab sakit kepala yang utama.

Tentu saja, konsumsi obat ada efeknya. Terutama karena obat pereda nyeri dipahami memberi efek pada fungsi saraf. Semakin sering kita mengonsumsi pereda nyeri, tubuh akan semakin resisten terhadap pengaruh obat tersebut. Sementara sistem saraf akan semakin kebal, pasien semakin sensitif untuk sakit kepala dan semakin sulit pula untuk diatasi.

Beberapa jenis obat juga memberi efek buruk pada fungsi hati. Konsumsi dalam jangka panjang dapat menurunkan fungsi kerja hati. Tidak hanya hati, terbukti juga obat pereda nyeri ini juga bisa berakibat buruk pada fungsi ginjal.

Karena itu disarankan terus-menerus mengonsumsi obat pereda nyeri. Untuk membantu mengurangi konsumsinya, sebaiknya alihkan penanganan mengatasi sakit kepala dengan ramuan herbal. Berbahan alami, terapi ini akan membantu meringankan sakit kepala sekaligus membantu meredakan penyebab sakit kepala.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang ramuan herbal sakit kepala. Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda yang sedang mencari solusi alami untuk mengatasi keluhan sehari-hari ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar pemanfaatan ramuan tradisional hanya di Deherba.com.


Referensi Resep Herbal Sakit Kepala:

Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya.

James McIntosh. Medical News Today. Reviewed: 2017-11-13. What Is Causing This Headache?. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/73936.php. Accessed: 2019-06-24

Benjamin Wedro, MD, FACEP, FAAEM. Medicine.Net. Reviewed: 2019-01-24. What Facts Should I Know about Headaches?. URL: https://www.medicinenet.com/headache/article.htm. Accessed: 2019-06-24

Advertisement
Alinesia