Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kami buka kembali tanggal 3 Juli 2017. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Bahaya Hipertensi bagi Organ Tubuh Bahaya Hipertensi bagi Organ Tubuh

Waspadai Bahaya Hipertensi bagi Organ Tubuh!

Pada kesempatan sebelumnya kami sudah mengulas mengenai bahaya hipertensi untuk kesehatan pembuluh darah, jantung dan sistem fungsi saraf pada otak. Maka pada kesempatan kali ini kami kembali akan mengulas mengenai bahaya hipertensi terhadap kesehatan tubuh lain.

Ternyata ada pengaruh besar sirkulasi darah yang lancar untuk menjaga kesehatan fungsi tubuh. Untuk bisa bekerja sesuai fungsinya, setiap bagian tubuh membutuhkan suplai oksigen memadai serta suplai nutrisi. Dan ketika terjadi perlambatan laju aliran darah akibat tekanan darah tinggi, arterosclerosis atau aneuristik maka fungsi setiap organ akan menurun.

Ini menyebabkan ada banyak sekali efek samping hipertensi terhadap beragam bagian tubuh seperti berikut ini.

  • Kerusakan pada ginjal

    Ginjal bekerja sebagai filter untuk segala jenis cairan dalam tubuh, termasuk darah. Ketika terjadi tekanan darah tinggi, besar kemungkinan dalam darah terlarut sejumlah material yang memberatkan darah, sebut saja sejumlah lemak, kolesterol, mineral tertentu dan senyawa tertentu yang harus dinetralkan oleh ginjal. Pekerjaan berat ini membuat ginjal bekerja ekstra dan akhirnya memicu kerusakan ginjal.

    Selain itu, tekanan darah tinggi, arterosclerosis atau aneuristik juga memberi pengaruh terhadap sirkulasi darah menuju dan keluar ginjal. Ginjal kekurangan suplai darah sementara dituntut bekerja ekstra. Kondisi-kondisi inilah yang memicu keluhan ginjal termasuk di antaranya adalah gagal ginjal.

  • Disfungsi ereksi

    Ada dua masalah yang muncul akibat hipertensi yang melatari seseorang mengalami disfungsi ereksi. Dan semuanya berkaitan dengan ketidak lancaran aliran darah yang berjalan menuju seluruh tubuh.

    Sebagaimana sempat kami jelaskan dalam ulasan kami mengenai bahaya hipertensi terhadap fungsi otak, maka dalam beberapa kasus, terjadi bagian otak yang mengatur sistem saraf sensorik dan refleks yang kekurangan suplai darah. Kondisi ini bisa memicu seseorang mengalami efek resisten terhadap stimula fisik, termasuk terhadap stimulan seksual.

    Seharusnya ketika otak mendapatkan sinyal stimulan seksual, maka otak akan memerintahkan sistem genital dengan mengeluarkan sejumlah hormon yang berperan dalam melakukan respon seksual. Namun bila otak pada bagian ini tidak berhasil melakukan respon sebagaimana mestinya, maka tubuh juga tidak akan menunjukan respon terhadap stimulan seksual.

    Di luar itu, untuk bisa melakukan ereksi, alat genital pria membutuhkan aliran darah yang kuat menuju penis untuk bisa mengeras. Kendala terbesar karena hipertensi bisa terjadi ketika aliran darah menuju penis terganggu atau tersumbat. Maka otomatis penis sulit mengalami ereksi. Masalah sejenis juga bisa terjadi pada wanita dimana aliran darah menuju sistem vagina terganggu.

  • Kerusakan penglihatan

    Ternyata ada pula bahaya hipertensi terhadap kemampuan melihat. Mengingat dalam mata tersusun pembuluh darah halus yang menjadi sumber kehidupan dari fungsi lensa, bola mata dan retina di dalamnya, maka tidak heran kalau mata menjadi salah satu organ indera yang memiliki sensitifitas tinggi terhadap tekanan darah.

    Kasus yang kerap muncul adalah keluhan kerusakan pembuluh darah di area retina yang disebut dengan retinopati juga koroidopati. Selain itu kerusakan saraf penglihatan juga bisa terjadi akibat terserangnya sistem saraf indera di otak dengan sistem saraf di area mata.

    Serangan kerusakan sistem pembuluh darah bisa menyebabkan munculnya darah pada mata, efek mata blur sampai kebutaan yang permanen. Kondisi ini bisa semakin buruk ketika Anda juga mengidap keluhan diabetes.

  • Kerusakan tulang

    Efek satu ini bekerja dengan cara yang sangat perlahan, sehingga keluhan akan cenderung muncul setelah efek serangan hipertensi menahun. Di sini efek dari hipertensi adalah mendorong kalsium untuk lebih banyak terlarut dalam urin sehingga menurunkan kadar kalsium dalam tulang.

    Secara bertahap kalsium yang seharusnya menjadi elemen penting regenerasi sel tulang malah terbuang percuma melalui urin. Dan menyebabkan sel baru tulang tidak mengandung cukup kalsium untuk menjaga kekuatannya. Tulang menjadi rapuh dan mudah mengalami kerusakan dan pengapuran.

Anda kini bisa memahami bukan apa saja bahaya hipertensi terhadap kesehatan secara menyeluruh? Kenapa penting bagi setiap orang untuk menjaga kondisi tekanan darah mereka tetap stabil. Mempertahankan tekanan darah yang stabil dalam batas normal akan menjaga setiap organ tubuh Anda berumur lebih panjang dan menjaga kondisi Anda tetap fit bahkan di saat Anda berusia lanjut.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register