Penyebab Berkeringat saat Tidur Malam, Cari Tahu di Sini!

440

Diedit:

Ada cukup banyak orang yang mengeluhkan tubuhnya sering berkeringat saat tidur malam, padahal udara sedang tidak panas atau gerah. Ada cukup banyak juga dari mereka yang khawatir dengan kondisi ini. Mereka khawatir seandainya mereka menderita suatu penyakit yang bisa membuat mereka berkeringat di malam hari.

Oleh karena itu, mari kita cari tahu apa penyebab berkeringat saat tidur malam yang umumnya dialami orang-orang.

Perlu diingat bahwa jika Anda berkeringat karena kondisi kamar tidur yang panas atau memakai selimut yang tebal, itu adalah wajar dan normal. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai berkeringat di malam hari yang berlebihan dan biasanya berupa keringat dingin yang membahasi pakaian dan seprai, meskipun lingkungan atau udara tidak sedang panas.

Beberapa kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan berkeringat saat tidur malam adalah:

  • Hiperhidrosis idiopatik. Ini adalah suatu kondisi berkepanjangan yang mengakibatkan tubuh memproduksi terlalu banyak keringat tanpa penyebab medis yang dapat diketahui.
  • Menopause. Biasanya berkeringat disertai dengan hot flash pada wanita yang mengalami menopause. Ini merupakan penyebab utama berkeringat di malam hari yang dialami leh wanita yang berusia 40 tahun ke atas.
  • Gangguan hormon. Berkeringat di malam hari dihubungkan dengan sejumlah gangguan hormon, antara lain pheochromocytoma, sindrom karsinoid, serta hipertiroidisme.
  • Infeksi. Salah satu jenis infeksi yang paling sering menyebabkan berkeringat di malam hari adalah Tuberkulosis atau TBC. Jenis infeksi lainnya antara lain endokarditis (radang katup jantung), osteomyelitis (radang pada tulang), abses, serta HIV juga bisa jadi penyebab berkeringat saat tidur malam.
  • Kanker. Beberapa jenis kanker menyebabkan gejala-gejala awal berupa keringat berlebihan di malam hari. Jenis kanker yang sering memicu keringat berlebihan adalah limfoma (salah satu jenis kanker darah). Selain berkeringat, penderita kanker juga mengalami demam dan penurunan berat badan yang awalnya tidak diketahui penyebabnya.
  • Obat-obatan. Mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu diduga dapat menyebabkan berkeringat saat tidur malam. Jenis obat yang paling sering menyebabkannya ialah antidepresan. Selain itu, obat penurun demam seperti aspirin dan asetaminofen (parasetamol) juga kadang-kadang bisa jadi penyebabnya.
  • Kondisi neurologis. Sejumlah kondisi neurologis seperti dysreflexia otonom, syringomyelia paska trauma, stroke, serta neuropati otonom bisa menyebabkan meningkatnya produksi keringat dan bisa menimbulkan keringat berlebihan di malam hari. Akan tetapi, ini jarang terjadi.
  • Hipoglikemia. Gula darah yang rendah dapat menjadi penyebab berkeringat saat tidur malam. Pasien diabetes yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral mungkin pernah mengalami kondisi hipoglikemia pada malam hari yang ditandai dengan keringat berlebihan.
Baca juga:  Rahasia Manfaat Tidur Siang

Karena ada cukup beragam penyebab berkeringat saat tidur malam, maka untuk memastikan apa sebenarnya penyebab yang ada di diri Anda, perlu dipastikan dengan pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Advertisement
Alinesia