10 Manfaat Tidur yang Bikin Anda Ingin Cukup Tidur Malam Ini

262
manfaat tidur
Shutterstock

Diedit:

Tahukah Anda bahwa manfaat tidur yang cukup setiap malam menjadi bagian penting dari seluruh kesehatan tubuh Anda? Sadarkah bahwa masalah kurang tidur kerap menjadi sumber awal malapetaka kesehatan?

Rupanya manfaat tidur yang cukup terbilang sangat general pada tubuh Anda. Tidur lebih dari sekadar mengistirahatkan mata Anda, tetapi juga seluruh fungsi dari tubuh Anda. Dan kekurangan tidur jelas menjadi sumber masalah yang perlu segera Anda hindari.

Apa saja manfaat tidur untuk tubuh Anda? temukan jawabannya berikut ini.

1. Membantu Menjaga Berat Badan

Kekurangan tidur sangat erat kaitannya dengan masalah kenaikan berat badan. Menurut Medicine Public Library of Science tahun 2004, mereka yang tidur lebih sedikit cenderung lebih mudah menjadi gemuk dibanding mereka yang tidur cukup.

Sedang dalam laporan Sleep Medicine Journal tahun 2013, dijelaskan bahwa kekurangan tidur akan mempengaruhi keseimbangan fungsi hormonal dan menurunkan fungsi metabolisme tubuh. Tubuh Anda akan mudah merasa lelah dan malas, sehingga Anda menjadi cenderung tidak aktif dan malas bergerak.

Ketika Anda kurang tidur ada fungsi hormonal dalam otak yang tidak bekerja dalam sinkronasi searah. Sebagian hormon mengajak Anda aktif sebagian lain membuat Anda merasa lelah dan malas. Ini membuat metabolisme Anda melambat dan mempengaruhi penurunan sensitivitas tubuh terhadap hormon insulin hingga 30%.

Bersumber pada informasi Webmd.com, kondisi ini menyebabkan tubuh tidak efektif melakukan proses pembakaran kalori. Dan pada akhirnya justru mendorong tubuh membentuk cadangan lemak lebih banyak.

2. Mengendalikan Selera Makan

Menjadi kehilangan selera makan jelas bukan ide yang menyenangkan. Tetapi menjadi sangat berselera makan juga bukan kabar yang baik. Anda akan makan lebih banyak dan akhirnya kehilangan kendali akan berat badan Anda sendiri.

Itulah yang terjadi bila Anda kurang tidur, karena otak Anda akan bekerja dengan tidak normal dan metabolisme Anda mengalami penurunan seolah kekurangan energi. Sehingga otak menyalah artikannya sebagai tubuh Anda butuh lebih banyak makan.

Ini membuat otak memproduksi lebih banyak hormon ghrelin dan hormon peptin akan turun dengan drastis. Sementara ghrelin adalah hormon yang mendorong Anda mudah lapar, peptin akan mengakibatkan Anda merasa puas dan penuh.

Bayangkan ketika hormon ghrelin berada di level tinggi dan peptin justru merosot. Inilah yang digambarkan dalam laporan Journal of Sleep Research tahun 2008.

3. Menurunkan Risiko Depresi

Anda yang tidur dengan lebih teratur akan memiliki stabilitas emosi yang lebih baik. Dalam laman Harvard Health Publishing tahun 2009 dijelaskan adanya pengaruh kuat antara kualitas dan kuantitas tidur yang cukup dengan kualitas emosi seseorang.

Mereka yang mengalami masalah tidur akan cenderung mengalami keluhan dengan stabilitas emosi dan bahkan lebih mudah mengalami stress dan depresi. Anda yang kurang tidur cenderung akan mudah emosi, tersinggung marah dan mudah mengalami tekanan.

Ada kinerja tidur yang sangat mempengaruhi kesehatan dan keseimbangan hormonal seseorang. dan ketika Anda tidak cukup tidur, kelenjar di otak Anda terus akan memproduksi melatonin yang membuat Anda merasa tidak segar dan mengantuk. Anda juga rentan memproduksi lebih banyak hormon kortisol yang memberi efek ketegangan dan stress.

Sementara itu, bagian penting yang mengendalikan fungsi emosi, yakni amygdala akan bekerja lebih aktif. Terpengaruh oleh efek hormon kortisol, aktif di sini akan berarti negatif dan mendorong Anda mudah marah, sedih dan stress.

Dan ditemukan fakta bahwa 90% dari mereka yang didiagnosa depresi juga mengeluhkan masalah tidur yang tida cukup. Hal ini dijelaskan dalam The Journal of Clinical Psychiatry 2005.

Baca juga:  Berapa Banyak Jam Tidur yang Anda Butuhkan?

4. Membantu Anda Bersosialisasi dengan Baik

Kemampuan bersosialisasi ada kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi dan bertoleransi. Dan mereka dengan tidur yang cukup bahkan dapat mengendalikan depresi.

Tentu saja mereka juga dapat dengan lebih baik mengembangkan kemampuan pengendalikan diri, beradaptasi dengan lingkungan secara lebih baik serta membangun hubungan sosial secara lebih harmonis. secara psikologis, mereka yang tidur cukup akan terlihat lebih stabil, adaptif dan lebih mudah membangun pertemanan.

5. Meningkatkan Kualitas Otak

Terbukti mereka yang tidur dengan kualitas dan kuantitas mencukup cenderung memiliki kecerdasan lebih baik. Termasuk kemampuan mereka dalam konsentrasi, fokus, memori dan kemampuan kognitif.

Menurut Scientificamerican.com , ketika Anda tidur, sejumlah elemen residu yang berada pada otak akan dibuang, oksigen akan disalurkan lebih optimal dan sejumlah fungsi neurotransmitter yang berkaitan dengan fungsi aktif akan redup sehingga akan membantu meregangkan ketegangan di waktu aktif Anda.

Tetapi beberapa fungsi memori dan fungsi pada elemen bernama subcoeruleus nucleus akan bekerja aktif. Elemen kecil ini mengaktivasi mimpi dalam tidur Anda. Dan tanpa Anda sadari justru elemen inilah yang akan menstimulasi sejumlah titik pada otak Anda untuk bekerja lebih baik ketika Anda bangun.

Inilah yang kemudian membantu Anda menjadi lebih mampu berpikir, berkonsentrasi bahkan mengingat dengan tidur yang lebih baik. Bahkan dikatakan mereka yang terbiasa tidur cukup akan memiliki resiko lebih kecil mengalami demensia dan alzheimer.

6. Meningkatkan Produktivitas

Ketika Anda tidur dengan cukup, Anda akan bangun dengan sangat segar. Tubuh Anda siap membentuk energi baru dan mendorong metabolisme tubuh dalam titik optimal. Ini membuat tubuh Anda siap untuk bekerja dengan lebih optimal.

Bahkan dikatakan tidur yang cukup adalah salah satu bagian penting dari performa atlet. Dikatakan dengan tidur yang cukup atlet akan cenderung lebih mampu menunjukan kecepatan dan akurasi gerakan  yang lebih optimal. Hal tersebut dijelaskan dalam Sleep Journal tahun 2011.

Dalam jurnal lain tahun 2010, International Journal of Endocrinology diungkap bagaimana tidur akan bekerja terhadap fungsi metabolisme. Sebagaimana telah disebutkan di atas, kurang tidur akan menurunkan sensitivitas insulin dan menyebabkan tubuh gagal menyalurkan glukosa dalam darah dengan maksimal.

Akibatnya sel-sel tubuh tidak mendapatkan cukup asupan sumber energi dan akhirnya metabolisme tubuh serta pembentukan energi tidak berjalan optimal. Tubuh mudah sekali merasa lemas dan lelah. Ini memicu efek penurunan produktivitas.

7. Mencegah Penyakit Diabetes

Sebagaimana telah dijelaskan bahwa dengan kurang tidur Anda akan mengalami penurunan sensitivitas insulin hingga 30% dan menyebabkan tubuh gagal menyalurkan glukosa dalam darah dengan optimal.

Akibatnya kadar glukosa dalam darah akan cenderung tinggi. bila hal ini terjadi terus menerus, maka tubuh akan mengalami resiko diabetes. Kemampuan tubuh merespon insulin semakin tinggi dan produksi energi terus dalam level rendah.

Dalam Arcives of Internal Medicine tahun 2005 dijelaskan bahwa mereka yang tidur kurang dari 6 jam secara berturutan akan memiliki peningkatan resiko tinggi mengidap diabetes tipe 2.

8. Mencegah Serangan Jantung dan Stroke

Kurang tidur rupanya juga akan memicu terjadinya kasus tekanan darah tinggi. Dan berkesinambungan dengan rendahnya kemampuan tubuh membakar kalori, mereka yang kerap kurang tidur cenderung mudah pula mengalami kasus kolesterol tinggi. Termasuk pula beresiko mengalami serangan jantung dan stroke.

Dalam Official Publication of the American College of Chest Physcicians Tahun 2010 dijelaskan bahwa kurang tidur dapat memicu seseorang rentan mengalami tekanan darah tinggi. ini berkaitan dengan aspek hormon emosi yang tinggi, fungsi sirkulasi darah yang buruk dan kondisi level kalori yang juga tinggi.

Baca juga:  Ketahui Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala!

Hormon juga mendorong seseorang yang kurang tidur untuk mudah mengalami peningkatan kecepatan detak jantung dan semakin meningkatkan pula level tekanan darah.

Kondisi kenaikan tekanan darah ini bila diabaikan dan tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat dapat memicu serangan jantung dan stroke. Sebagaimana diungkap dalam European Heart Journal tahun 2011.

9. Baik untuk Imunitas

Ada kaitan sangat kuat antara daya tahan tubuh dengan kualitas dan kuantitas tidur. Bahkan ketika Anda kurang tidur sedikit saja, level imunitas Anda sudah menurun. Demikian menurut Official Publication of the Federal of American Societies for Experimental Biology tahun 1996.

Sebuah riset membuktikan bagaimanan kualitas imunita seseorang demikian mudah drop karena kurang tidur. Riset ini membagi dua kelompok peserta yang diharuskan menjalani waktu tidur lebih pendek selama 2 pekan dan mereka yang tidur cukup selama 2 pekan.

Kedua kelompok ditularkan virus flu secara bersamaan. Terbukti mereka yang kurang tidur cenderung lebih mudah tertular virus flu ketimbang mereka yang tidur cukup. Hal ini diungkap dalam Archives of Internal Medicine tahun 2009.

Diyakini, ini disebabkan efek dari hormon melatonin dan kortisol yang tinggi dan menyebabkan tubuh menjadi tidak aktif. Termasuk seluruh perangkat endokrin dan fungsi imunitas secara keseluruhan.

Dalam bahasan lain di Webmd.com, diungkap bahwa pasien alergi juga akan menunjukan progress positif seiring dengan perbaikan kualitas tidur mereka. Dan ditemukan pula fakta bahwa sejumlah kasus insomnia memiliki relevansi dengan keluhan alergi.

10. Membantu Mencegah Infeksi

Mereka yang memiliki masalah kurang tidur memiliki kerentanan lebih tinggi untuk mengalami serangan infeksi dan peradangan. Ini bukan sekadar efek dari menurunnya sistem imunitas akibat kurang tidur. Tetapi kondisi tubuh yang kurang tidur memicu sel-sel untuk lebih mudah rusak dan meningkatkan resiko terbentuknya radang.

Sel membutuhkan cukup energi untuk bekerja normal dan ketika Anda kurang tidur tubuh Anda gagal menyalurkan cukup energi menuju setiap sel tubuh. Akibatnya sel mudah menjadi usang dan rusak.

Ketika Anda kurang tidur, tubuh akan terdorong semakin mengaktifkan prostaglandin. Senyawa ini akan bekerja memicu tubuh memproduksi senyawa MMP yang mendorong terbentuknya inflamasi.

Kinerja tubuh ketika kekurangan tidur dengan pembentukan inflamasi ini dijelaskan dalam Best Practical Research of Clinical Endocrinology and Metabolism tahun 2013.

Itulah sejumlah manfaat tidur untuk kesehatan tubuh Anda. terbukti secara medis bahwa tidur dengan kualitas dan kuantitas yang cukup akan membantu Anda lebih sehat dan mencegah sejumlah masalah kesehatan.

Jadi mulai malam ini, pastikan untuk tidur cukup dan baik!

Kebanyakan orang hanya mengira kekurangan tidur akan membuat Anda lemas dan mengantuk sepanjang hari. Dan alih-alih menyadari efek samping dari kebiasaan buruk kurang tidur, Anda justru memilih mengatasinya dengan lebih banyak cangkir kopi.

Sementara semakin banyak pula orang yang terbiasa hidup tanpa tidur yang cukup. Kesibukan kerja, aktivitas malam yang padat dan stress menjadi alasan kebanyakan orang memilih mengurangi waktu tidur.

Anda tidak akan mengatasi masalah hanya dengan meminum lebih banyak kopi. Karena manfaat tidur yang peran sangat besar terhadap kesehatan tubuh Anda. Malah tubuh Anda akan memburuk bila Anda mengonsumsi kafein berlebihan.

Advertisement
Alinesia