Berapa Banyak Jam Tidur yang Anda Butuhkan?


By Cindy Wijaya

Tidur adalah kebutuhan dasar setiap orang, disamping makanan, minuman, dan oksigen, supaya bisa bertahan hidup. Bagi manusia, tidur merupakan indikator vital dari kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Namun sebenarnya berapa banyak jam tidur yang dibutuhkan untuk dapat tetap sehat?

Hampir semua orang tahu bahwa mendapatkan tidur malam yang berkualitas adalah hal yang penting, namun tidak banyak dari kita yang benar-benar mengupayakan 8 jam tidur setiap malam. Banyak dari kita yang seolah menderita “utang tidur” dan tidak lagi menikmati rasanya bangun pagi dengan badan yang benar-benar segar.

Yang bikin tambah rumit lagi, zat-zat stimulan seperti kopi dan minuman berenergi, jam alarm, dan lampu stand-by perangkat elektronik mengganggu “ritme sirkadian” atau siklus tidur-bangun alami.

Kebutuhan jam tidur bervariasi bergantung pada umur dan sangat dipengaruhi oleh gaya hidup serta kesehatan. Untuk menentukan seberapa banyak tidur yang Anda butuhkan, penting untuk mengkaji tidak hanya usia tetapi juga faktor gaya hidup yang memengaruhi kualitas dan kuantitas tidur, seperti misalnya jadwal kerja dan faktor stres.

Kebutuhan Jam Tidur secara Umum Berdasarkan Usia

  • Usia 0-3 bulan: 14-17 jam semalam
  • Usia 4-11 bulan: 12-15 jam semalam
  • Usia 1-2 tahun: 11-14 jam semalam
  • Usia 3-5 tahun: 10-13 jam semalam
  • Usia 6-13 tahun: 9-13 jam semalam
  • Usia 14-17 tahun: 8-10 jam semalam
  • Usia 18-25 tahun: 7-9 jam semalam
  • Usia 26-64 tahun: 7-9 jam semalam
  • Usia 65 tahun keatas: 7-8 jam semalam

Kebutuhan Jam Tidur secara Spesifik

Meskipun penelitian tidak dapat menentukan jumlah yang pasti dari kebutuhan tidur masing-masing kelompok umur, namun para ahli kesehatan umumnya menyetujui kebutuhan jam tidur yang tertera diatas.

Baca Juga:  Rutinlah Makan Ikan Agar Tidur Lebih Lelap

Namun, penting untuk memperhatikan kebutuhan diri Anda sendiri dengan menilai bagaimana efek jam tidur bagi perasaan Anda. Berikut ada pertanyaan-pertanyaan untuk membantu menilainya:

  • Apakah Anda menjadi produktif, sehat, dan ceria setelah tidur 7 jam? Atau apakah butuhk 9 jam tidur untuk membuat Anda merasa sangat fit?
  • Apakah Anda punya masalah kesehatan (misalnya kegemukan)? Apakah Anda punya risiko menderita penyakit tertentu?
  • Apakah Anda mengalami gangguan tidur?
  • Apakah Anda membutuhkan kafein untuk tetap terjaga dan konsentrasi sepanjang hari?
  • Apakah Anda mengantuk ketika menyetir?

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus ditanyakan kepada diri sendiri sebelum menentukan seberapa banyak jam tidur yang Anda butuhkan.

Perbaiki Jam Tidur Anda dari Sekarang!

Untuk memulai kebiasaan tidur baru yang lebih sehat, mulailah dengan mengkaji kebutuhan pribadi dan kebiasaan Anda. Lihatlah bagaimana respon tubuh terhadap jam tidur yang berbeda.

Perhatikan suasana hati, energi, dan kesehatan tubuh setelah tidur malam yang buruk. Dan bandingkan dengan hasil jam tidur yang baik. Tanyakan kepada diri sendiri, “Seberapa sering saya mendapatkan tidur malam yang baik?” Seperti diet yang baik dan olahraga, tidur merupakan bagian penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Yang terpenting, jadikanlah tidur malam sebagai prioritas. Anda harus menjadwalkan tidur seperti aktivitas harian lain, bila perlu buatlah jadwal tidur dalam catatan setiap hari. Jangan menganggap tidur sebagai aktivitas terakhir yang bisa dilakukan setelah semua aktivitas lain beres—Hentikan atau tunda aktivitas-aktivitas lain agar Anda bisa mendapatkan jam tidur yang dibutuhkan.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}