Bahaya Duduk Terlalu Lama yang Harus Anda Hindari


By Cindy Wijaya

Punya kebiasaan gaya hidup yang jarang begerak bisa membahayakan kesehatan Anda. Semakin lama Anda duduk diam, semakin besar risiko untuk terkena berbagai penyakit. Bahaya ini tentu membuat banyak orang khawatir, sebab semakin banyak pekerjaan zaman sekarang yang membuat kita duduk terlalu lama.

Apa saja bahaya duduk terlalu lama? Bagaimana cara untuk mengurangi risiko dari bahaya-bahaya tersebut? Artikel ini akan menjelaskannya. Supaya tidak memberikan informasi yang keliru, kami mengambil sumber dari situs web kesehatan yang dapat dipercaya, silakan lihat sumber-sumbernya di bawah artikel ini.

Apa Saja Bahaya Duduk Terlalu Lama?

Sewaktu Anda duduk, Anda hanya menggunakan sedikit energi daripada ketika sedang berdiri atau bergerak. Penelitian mengaitkan duduk terlalu lama dengan berbagai masalah kesehatan.

Contohnya adalah obesitas dan sekelompok penyakit, seperti tekanan darah naik, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, dan kadar kolesterol naik. Terlalu banyak duduk juga tampaknya meningkatkan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) dan kanker.

Setiap kali Anda duduk terlalu lama—misalnya saat bekerja di belakang meja, di belakang kemudi, atau di depan layar—itu bisa menimbulkan bahaya. Sebuah analisis dari 13 penelitian tentang waktu duduk dan tingkat aktivitas menemukan bahwa mereka yang duduk lebih dari 8 jam sehari tanpa kegiatan fisik memiliki risiko kematian yang serupa dengan risiko kematian akibat obesitas dan merokok.

Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut tentang bahaya duduk terlalu lama pada kesehatan, namun tampaknya jelas bahwa mengurangi waktu duduk dan lebih aktif bergerak secara keseluruhan akan membuat kesehatan lebih baik.

Olahraga Teratur Tidak Terlalu Mengurangi Risiko

Meskipun olahraga teratur selalu disarankan, namun ini tidak sepenuhnya mengimbangi semua bahaya kesehatan karena terlalu lama duduk.

Sebuah penelitian mengukur penanda metabolisme pada 18 orang yang mengikuti protokol olahraga yang berbeda. Satu jam olahraga yang intens tidak menggantikan efek negatif dari gaya hidup tidak aktif ketika banyak jam lain dihabiskan untuk duduk.

Selain itu, sebuah analisis dari 47 penelitian mendapati bahwa duduk dalam waktu lama sangat terkait dengan masalah-masalah kesehatan, tidak soal tingkat olahraga yang dilakukan.

Akan tetapi memang bahaya dan risiko dari duduk terlalu lama lebih besar pada orang-orang yang jarang berolahraga daripada yang rajin olahraga.

Penyakit dan Masalah Kesehatan yang Meningkat Risikonya


  • Gangguan jantung
  • Diabetes
  • Stroke
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Trombosis vena dalam
  • Leher dan punggung kaku
  • Sakit punggung
  • Obesitas
  • Kecemasan
  • Depresi
  • Varises
  • Osteoporosis
  • Kanker

Mengurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Anak di Bawah 5 Tahun

Pada anak di bawah 5 tahun, disarankan untuk membatasi waktu yang mereka habiskan untuk menonton TV, bepergian dengan mobil, bus, atau kereta bayi. Meskipun ini menjadi tantangan bagi orang tua yang sibuk, saran tersebut menekankan pentingnya kesadaran bahwa kebiasaan di awal kehidupan seseorang akan berdampak pada kesehatannya pada masa dewasa nanti.

Jangan tinggalkan anak dalam kereta bayi, kursi mobil, atau kursi tinggi selama lebih dari 1 jam pada suatu waktu. Kurangi waktu yang dihabiskan anak di depan TV atau layar lainnya.

Mengurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Anak-Anak dan Remaja

Bagi anak-anak dan anak remaja berusia 5 sampai 18 tahun, mengurangi waktu duduk mereka berarti melibatkan apapun yang mereka lakukan ketika di dalam rumah, di perjalanan, di ruang kelas, atau di tempat-tempat lainnya.

Pertimbangkan untuk membuat aturan bagi anak-anak dan remaja berkenaan dengan penggunaan TV, komputer atau laptop, HP, tablet, atau perangkat elektronik lainnya. Buat aturan “bebas perangkat elektronik” yang mendorong mereka untuk ikut membantu dalam tugas-tugas rumah, seperti merapikan meja atau mengeluarkan sampah.

Jika ingin memberikan hadiah kepada anak, pilihlah hadiah-hadiah yang mendorong mereka untuk bermain secara aktif, seperti sepeda, bola, atau layang-layang. Orang tua dapat memberi teladan yang baik bagi anak mereka dengan ikut mengurangi waktu menonton TV serta kegiatan-kegiatan lain yang mengharuskan untuk duduk lama.

Mengurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Orang Dewasa

Orang dewasa berusia antara 19 sampai 64 tahun dianjurkan untuk mengurangi waktu duduk mereka sepanjang hari, termasuk saat bekerja, dalam perjalanan, dan sewaktu di rumah.

  • Jika memungkinkan, berdirilah saat di kereta atau bis
  • Naikilah tangga dan eskalator daripada menggunakan lift
  • Atur pengingat di HP untuk mengingatkan Anda bergerak dari tempat duduk setiap 30 menit
  • Letakkan laptop di atas kotak atau benda serupa lain agar bisa bekerja sambil berdiri
  • Berdiri atau berjalanlah saat menerima telepon
  • Istirahatlah sejenak dengan berjalan-jalan setiap kali Anda minum kopi atau teh

Mengurangi Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Lansia

Orang yang sudah berusia lanjut, 60 tahun ke atas, diketahui menghabiskan waktu 9 jam atau lebih setiap hari untuk duduk.

  • Hindari menonton TV atau menggunakan komputer untuk waktu yang lama
  • Berdirilah dan bergeraklah saat iklan sewaktu menonton acara TV
  • Sebisa mungkin gunakan tangga daripada lift
  • Lakukan hobi yang membuat Anda bergerak, seperti berkebun
  • Ajaklah teman-teman untuk membentuk kelompok menari atau berjalan kaki
  • Bermain aktif dengan cucu
  • Lakukan sendiri tugas-tugas rumah tangga

Kesimpulan tentang Risiko Duduk Terlalu Lama

Terbiasa dengan kehidupan yang jarak bergerak dapat membahayakan kesehatan Anda sekarang dan di masa depan. Semakin sedikit waktu yang dihabiskan untuk duduk sepanjang hari, maka semakin besar peluang Anda untuk menikmati hidup yang nyaman dan sehat.

Jika Anda rajin berdiri atau bergerak sepanjang hari, termasuk di waktu kerja, Anda akan memiliki risiko kesehatan yang rendah. Tetapi jika Anda duduk terlalu lama, maka Anda memiliki bahaya lebih besar untuk mengalami obesitas, diabetes, gangguan jantung, kecemasan, depresi, dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Bahaya dari duduk terlalu lama bahkan tidak akan hilang meskipun Anda sudah teratur berolahraga. Jadi ada baiknya untuk tidak berpikir bahwa Anda boleh duduk diam berlama-lama karena sudah berolahraga selama satu jam setiap hari.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin kurangilah waktu yang Anda habiskan untuk duduk diam. Lakukanlah kiat-kiat yang telah kami bahas di artikel ini. Semoga Anda dan keluarga tetap sehat selalu.

Sumber

Sumber Referensi:

Mayo Clinic. What are the risks of sitting too much?. Published: 2018-05-08. URL: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/sitting/faq-20058005. Accessed: 2020-06-02

NHS. Why we should sit less. Reviewed: 2019-11-22. URL: https://www.nhs.uk/live-well/exercise/why-sitting-too-much-is-bad-for-us/. Accessed: 2020-06-02

WebMD. Why Sitting Too Much Is Bad for Your Health. Reviewed: 2019-08-12. URL: https://www.webmd.com/fitness-exercise/ss/slideshow-sitting-health. Accessed: 2020-06-02

Healthline. Is Sitting Too Much Bad for Your Health?. Published: 2019-06-19. URL: https://www.healthline.com/nutrition/why-sitting-is-bad-for-you. Accessed: 2020-06-03

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}