Apa yang Kulit Anda Katakan tentang Kesehatan Tubuh Anda (2)


By Cindy Wijaya

Pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan membahas mengenai bagaimana kondisi kesehatan kulit bisa memiliki kaitan dengan kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Kami telah membahas bagian pertama topik ini dalam ulasan di artikel: Apa yang Kulit Anda Katakan tentang Kesehatan Tubuh Anda (1).

Pada tahap kedua ini kami akan lanjutkan membahas mengenai sinyal kesehatan apa saja yang bisa terbaca dari kondisi kulit tertentu yang muncul pada tubuh Anda. Dan berikut beberapa sinyal tersebut merujuk pada sumber caring.com :

Garis Merah Gelap pada Telapak Tangan

Telapak tangan kita memang secara alami memiliki sejumlah garis yang terbentuk dari proses lipatan tangan dan genggaman. Garis-garis alami ini sudah terbentuk bahkan sejak kita dalam rahim dan terus menegas seiring dengan pertambahan usia.

Garis-garis tangan ini akan semakin menegas dan membentuk warna gelap pada permukaan telapak tangan. Abaikan soal bagaimana pakar pembaca garis tangan memanfaatkan garis-garis ini sebagai pembaca nasib, tetapi rupanya garis-garis tangan ini juga bisa berbicara banyak dalam membaca kesehatan Anda.

Salah satu yang khas dan banyak tidak disadari adalah garis tangan yang berwarna merah gelap. Ternyata pigmentasi pada garis tangan tidak boleh berwarna merah gelap. Warna semacam ini justru bisa menjadi sinyal bahaya dari kesehatan Anda. Itu bisa menandakan adanya masalah dengan sistem adrenal Anda.

Keluhan yang juga dikenal dengan Addison’s disease, yakni keluhan yang berkaitan dengan hormon endokrin. Menurut mayoclinic.org, Addison’s disease adalah keluhan ketika sistem kelenjar adrenal dalam tubuh tidak mampu menghasilkan hormon dalam kadar seharusnya.

Kondisi ini mengacu pada pasien yang kerap kehilangan energi dalam tubuhnya, disfungsi atau penurunan fungsi tubuh yang kinerjanya bergantung pada aspek hormonal seperti metabolisme dan reproduksi. Pasien juga biasanya mengalami masalah dengan kekurangan garam, masalah hipoglikemik dan tekanan darah rendah.

Garis Biru pada Tangan dan Kaki

Anda mungkin sering menemukan garis-garis biru pada permukaan kulit yang seperti mengakar dan berserat. Tentu saja guratan biru ini tak lain dan tak bukan adalah pembuluh darah. Tetapi ada alasan khusus sehingga pembuluh darah tepi ini bisa tampil dalam warna biru dan mengurat sehingga kadar timbul dari permukaan kulit.

Pada dasarnya pembuluh darah semacam ini adalah pembuluh darah yang sudah tidak sempurna. Ini adalah kondisi varises dimana pembuluh darah mengalami pembesaran, pelebaran, dan membentuk liukan akibat penebalan dinding pembuluh darah, sebagaimana dijelaskan dalam medicalnewstoday.com.

Varises kerap dipandang sebagai masalah estetis belaka, padahal dari sini sejumlah resiko bisa muncul seperti kemungkinan perdarahan dalam akibat benturan pada dinding pembuluh darah yang keluar dan kadang menyebabkan gangguan pada fungsi sirkulasi darah. Pasien juga bisa mengeluhkan masalah pada otot dan sendi pada daerah dimana varises terbentuk.

Sebelum varises berkembang memburuk, Anda sebaiknya mulai melindungi area varises ini dengan stoking dengan efek kompresi sehingga membantu mengurangi resiko perkembangan varises yang lebih buruk. Hindari aktivitas fisik terlalu berlebihan pada area dimana varises terbentuk.

Ruam Kulit, Luka, dan Gatal pada Kulit

Masalah ruam kulit adalah keluhan biasa pada permukaan kulit. Biasanya ruam disertai dengan efek gatal, panas atau perih. Namun sebenarnya kebanyakan kasus ruam kulit, luka dan efek abses pada permukaan kulit cenderung cerminan dari masalah penyakit yang serius.

Kasus ruam kulit bisa menjadi pertanda Anda mengalami masalah dermatitis. Dermatitis adalah keluhan permukaan kulit yang berkaitan dengan infeksi jamur. Selain dermatitis, serangan virus herpes juga bisa memunculkan ruam pada kulit. Pada skala ringan kedua masalah ini sebenarnya tidak serius, terapi dengan antifungal atau antivirus sudah cukup membantu mengatasinya.

Akan tetapi ketika dibiarkan, ruam bisa berkembang lebih serius dan menyebabkan inflamasi yang berbahaya. Selain kedua kondisi di atas, keluhan seperti psoriasis dimana kulit mengalami ruam akibat autoimun, impetigo yakni sejenis ruam kulit akibat infeksi bakteri Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus, atau beberapa macam infeksi lain seperti cacar air, cacar jerman dan flu singapura.

Infeksi-infeksi ini berawal dari kulit yang bila tidak segera dituntaskan masalahnya bisa berkembang dan merambat ke bagian dalam tubuh. Karenanya ketika ruam muncul disertai dengan luka baik basah maupun kering, kemudian disertai pula dengan pasien merasakan efek demam, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Kulit Kuning

Masalah kulit kuning adalah salah satu keluhan yang cukup kuat menjadi sinyal adanya masalah dengan kesehatan Anda. Menurut healthline.com, ada dasarnya warna kuning datang dari bilirubin yang tinggi dalam darah. Senyawa ini mengandung pigmen kuning sehingga memberi efek kuning bukan hanya pada kulit, tetapi juga pada mata dan kuku.

Pada umumnya masalah naiknya kadar bilirubin ini berasal dari masalah ginjal, hati, darah dan fungsi pankreas. Bilirubin sendiri adalah senyawa residu dari sel darah merah yang usang. Senyawa ini dibentuk dalam hati.

Sebaiknya lakukan pemeriksaan untuk memastikan apa yang menyebabkan Anda mengalami efek kulit kuning ini. Kadang dalam skala ringan yang Anda butuhkan hanya minum lebih banyak dan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Efek paparan sinar matahari pagi akan membantu membuang bilirubin dengan efektif.

Kulit memang bisa menjadi cerminan kesehatan tubuh kita. Kulit yang sehat bisa menjadi sinyal tubuh Anda juga dalam kondisi prima. Dan kulit yang bermasalah bisa menjadi sinyal adanya masalah pula dengan kesehatan Anda. Kami akan melanjutkan membahas mengenai masalah kesehatan kulit dan kaitannya dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh dalam artikel bagian ketiga.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}