Waspadai Bahaya Tersembunyi di Rumah Anda!


By Cindy Wijaya

Adakalanya bahaya kesehatan yang paling mengancam adalah yang tidak terlihat mata. Dan yang lebih parah lagi, bahaya tersebut bisa jadi tersembunyi di rumah Anda! Cari tahu apa saja yang berpotensi mengancam kesehatan Anda dan tips mengatasinya di artikel ini.

Salmonella dan E. Coli

Kedua jenis bakteri ini dapat mempengaruhi sistem pencernaan Anda, menyebabkan gejala yang bervariasi mulai dari diare sampai dehidrasi yang fatal. Bakteri salmonella paling sering ditularkan melalui makanan mentah yang terkontaminasi, seperti daging sapi, daging unggas, telur, buah-buahan, dan sayuran.

Anda bisa terinfeksi jika memakan atau sekadar memegangnya. Salmonella mengontaminasi ketika sayuran dipanen, daging dipotong, atau ketika sedang dipersiapkan atau di packing. Infeksi E. coli dapat terjadi ketika Anda memakan makanan terkontaminasi yang tidak matang sempurna atau belum dibersihkan dengan benar.

Solusinya:

Sebelum memegang dan menyiapkan makanan, cuci tangan Anda dengan seksama. Gunakan dua talenan jika mungkin—satu untuk buah-buahan dan sayuran, satu lagi untuk daging mentah. Simpan daging mentah dan seafood di tempat terpisah dari jenis makanan lain meski dalam satu kulkas.

Cuci semua peralatan dan piring Anda yang sebelumnya digunakan untuk menyiapkan daging mentah dengan sabun dan air bersih. Masak semua jenis daging, khususnya daging babi dan unggas, sampai matang menyeluruh.

Karbon Monoksida

Gas tidak berbau dan tidak berasa ini sering kali tidak memberi peringatan sebelum membuat Anda benar-benar sakit dan bahkan bisa berakibat fatal. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, setiap tahun diperkirakan 500 jiwa direnggut oleh “pembunuh senyap” ini.

Karbon monoksida biasanya mengontaminasi ketika bahan bakar organik dibakar tanpa ventilasi yang tepat. Umumnya gas ini bersumber dari minyak tanah, pemanas ruangan, pemanas air, kompor kayu, perapian, knalpot mobil, dan asap rokok.

Solusinya:

Servis pemanas ruangan, pemanas air, kompor, dan peralatan lain yang menghasilkan gas dengan teknisi yang berkualifikasi. Pasang alat pendeteksi gas karbon monoksida di rumah Anda, kalau bisa. Cobalah untuk menaruh tanaman penyaring udara di dalam ruangan, misalnya kristantenum, palem bambu, palem areca, dan dracaena.

Timbal

Paparan terhadap jenis logam yang sangat beracun ini berkaitan dengan gangguan kesehatan serius—gangguan perkembangan mental, gangguan perilaku, kelainan saraf, dan penyakit lain. Walaupun sudah dilakukan upaya oleh pemerintah untuk mengurangi dan menghilangkan penggunaan timbal dalam produk umum, namun racun ini mungkin masih ada di rumah—terutama rumah lama.

Rumah lama mungkin masih berlapiskan cat dan memiliki pipa utama air yang berbahan dasar timbal. Hasilnya, air yang dialirkan melalui pipa utama tersebut juga terkontaminasi timbal.

Solusinya:

Sebelum membeli rumah bekas, periksa dengan seksama struktur bangunannya. Dan bagi Anda yang tinggal di rumah lama yang belum direnovasi, segera perbarui bahan bangunan yang berpotensi mengandung timbal, khususnya cat dan pipa air.

Dengan mengetahui bahaya tersembunyi di rumah serta solusi yang bisa Anda upayakan, ini adalah langkah awal untuk membuat rumah senyaman mungkin. Anda tentu tidak mau tempat tinggal yang seharusnya memberikan perlindungan malah menjadi sarang penyakit, bukan?

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}