Resep Herbal Kencing Berdarah, Hentikan Infeksi Penyebabnya

562
daun sendok untuk resep herbal kencing berdarah
Daun Sendok (Credit: lzf / Shutterstock)

Diedit:

Melihat ada darah di urin pasti bikin kaget. Meski begitu, sebenarnya masalah ini sering kali tidaklah berbahaya. Jika masalahnya masih ringan, Anda bisa membantu mengatasinya dengan mengonsumsi resep herbal kencing berdarah.

Dalam artikel ini Anda akan belajar caranya membuat ramuan herbal kencing berdarah dari akar alang-alang dan daun sendok. Juga akan dijelaskan apa sebenarnya penyakit atau kondisi kesehatan yang menjadi penyebab gejala urin berdarah.

Herbal Kencing Berdarah 1: Akar Alang-Alang

Alang-alang (Imperata cylindrica) lebih dikenal sebagai tumbuhan pengganggu, karena tumbuh menyebar dengan akarnya yang menjalar serta menyerang atau mengganggu ekosistem sekitarnya. Meski begitu, rupanya bagian akar dari alang-alang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Salah satu manfaatnya, yaitu untuk membantu mengatasi masalah infeksi di saluran kemih, telah diteliti secara ilmiah. Diketahui bahwa salah satu gejala dari infeksi tersebut ialah kencing berdarah sehingga warna urin menjadi oranye hingga kemerahan. Karena itulah akar alang-alang cocok dijadikan resep herbal kencing berdarah.

Pernah dilakukan sebuah proyek ilmiah yang diulas di artikel “The Pathologic Effect of Cogon Root Extract Against Urinary Infection.” Proyek ilmiah itu bertujuan untuk menguji kemampuan dari akar alang-alang untuk mengobati infeksi saluran kemih. Dengan begitu, masyarakat bisa punya alternatif yang alami dan lebih terjangkau untuk mengatasi penyakit mereka.

akar alang-alang untuk ramuan herbal kencing berdarah
Akar Alang-Alang (Credit: Baomoi)

Dalam proyek itu sebanyak 6 orang penderita infeksi saluran kemih diberikan air rebusan akar alang-alang dengan dosis 3 gelas setiap hari selama 3 minggu. Dalam minggu pertama diamati bahwa jumlah urin yang dikeluarkan normal dan warnanya oranye terang. Di minggu kedua jumlah urin normal dan warnanya kuning gelap. Lalu pada minggu ketiga, jumlah urin normal dan warnanya kuning terang yang artinya sudah normal.

Dari 6 partisipan, sebanyak 5 orang didapati berhasil sembuh dari penyakit mereka. Sehingga dapat dihitung bahwa tingkat keefektifan dari ramuan herbal kencing berdarah ini mencapai 83%. Bahkan keefektifan ramuan herbal ini sebanding dengan obat-obatan medis.

Maka dari itu, artikel itu menyimpulkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan akar alang-alang yang mudah ditemukan sebagai obat alternatif. Untuk membuat resep herbal kencing berdarah dari akar alang-alang, ikutilah langkah-langkah di bawah ini.

Resep Herbal Kencing Berdarah – Akar Alang-Alang

Bahan:

Akar alang-alang yang masih segar, 100 gram.

Cara Meramu Resep:

Rebus akar alang-alang bersama 2 liter air (kira-kira 8 gelas).
Rebus hingga airnya tersisa separuh (kira-kira 4 gelas).
Angkat, dinginkan, dan saring airnya.

Aturan Minum:

Minumlah ramuan herbal kencing berdarah ini seperti minum teh.

Catatan:

Penderita gangguan lambung dan inkontinensia urin (beser) dilarang minum ramuan ini.

Herbal Kencing Berdarah 2: Daun Sendok

Tanaman daun sendok (Plantago major) sering dianggap sebagai tumbuhan pengganggu (gulma) di perkebunan teh dan karet. Daun sendok juga tumbuh liar di kebun, ladang, dan hutan. Meski dianggap sebagai gulma, namun daun sendok juga memiliki khasiat sebagai tanaman obat.

Baca juga:  Tanaman Herbal untuk 5 Masalah Kesehatan Umum

Kandungan utama di dalam daun sendok adalah getah mucilage, glikosida iridoid (terutama aucubin), dan tanin. Kandungan-kandungan ini bekerja sama untuk memberikan efek anti-inflamasi, anti-mikroba, anti-hemoragik, dan ekspektoran jika daun sendok dikonsumsi. Daun sendok cocok dijadikan resep herbal kencing berdarah karena memiliki efek anti-inflamasi. Efek ini dapat berguna bagi para penderita kencing berdarah akibat infeksi saluran kemih.

daun sendok untuk resep herbal kencing berdarah
Daun Sendok (Credit: lzf / Shutterstock)

Daun sendok juga diketahui tidak memiliki efek samping serius dan dianggap aman untuk dikonsumsi anak-anak. Namun sampai saat ini belum ada informasi mengenai keamanan penggunaannya unk ibu hamil atau menyusui. Karena itu ada baiknya ibu yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsi herbal ini.

Resep Herbal Kencing Berdarah – Daun Sendok

Bahan:

Tanaman daun sendok yang masih segar, secukupnya.

Cara Meramu Resep:

Cuci bersih lalu tumbuk tanaman daun sendok sampai lumat.
Peras, saring, dan kumpulkan air perasannya hingga 1 gelas.

Aturan Minum:

Minum ramuan herbal kencing berdarah ini sekaligus habis.
Minum sebelum makan.

Apa Sebenarnya Penyebab Kencing Berdarah?

Istilah medis untuk masalah kencing berdarah ialah hematuria. Jika darahnya terlihat jelas dalam urin maka disebut hematuria gross, tetapi jika darahnya tidak terlihat atau hanya terdeteksi saat dokter melakukan tes urin, maka disebut hematuria mikroskopik.

Hematuria gross menyebabkan kencing berwarna merah mudah, merah, atau seperti teh karena mengandung sel-sel darah merah. Warna kencing bisa menjadi kemerahan meski darahnya hanya sedikit. Ada beberapa penyakit atau kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan gejala kencing berdarah, antara lain:

Infeksi Saluran Kemih:

Infeksi ini terjadi jika bakteri memasuki tubuh Anda melalui ureter (saluran kencing) lalu berkembang biak di dalam kandung kemih. Gejala-gejala dari infeksi ini biasanya mencakup perasaan ingin selalu kencing, rasa nyeri dan terbakar saat kencing, dan urin yang berbau sangat kuat. Pada beberapa orang, khususnya orang tua, satu-satunya tanda dari infeksi saluran kemih adalah darah di urin yang hanya bisa dilihat melalui mikroskop.

Baca juga:  Atasi Luka Tersiram Air Panas dengan Resep Herbal Ini

Infeksi Ginjal (Pielonefritis):

Infeksi ini terjadi jika bakteri memasuki ginjal melalui aliran darah atau bergerak dari ureter ke ginjal. Gejala-gejala infeksi di ginjal mirip dengan infeksi di saluran kemih. Tetapi biasanya infeksi ginjal juga menyebabkan demam dan nyeri pinggang.

Batu di Kandung Kemih atau di Ginjal:

Mineral-mineral dalam urin yang pekat kadang memmbentuk kristal di dinding ginjal atau kandung kemih. Seiring waktu, kristal-kristal bisa menjadi batu kecil yang keras. Batu-batu itu biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, jadi Anda mungkin tidak menyadarinya sampai timbul penyumbatan atau batunya keluar lewat urin.

Batu ginjal juga dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Selain itu, batu ginjal maupun batu kandung kemih bisa menyebabkan kencing berdarah, baik hematuria gross ataupun hematuria mikroskopik.

Pembesaran Prostat:

Kelenjar prostat terletak tepat di bawah kandung kemih dan mengelilingi bagian atas ureter. Prostat sering kali membesar seraya seorang pria memasuki usia paruh baya. Prostat yang membesar lalu menekan ureter dan menghalangi sebagian aliran urin. Gejala-gejala pembesara prostat mencakup perasaan ingin selalu kencing, kesulitan untuk kencing, dan kencing berdarah (entah terlihat jelas atau tidak). Infeksi di prostat juga menimbulkan gejala yang sama.

Penyakit Ginjal:

Hematuria mikroskopik adalah gejala umum dari glomerulonefritis, yaitu radang sistem penyaringan ginjal. Glomerulonefritis bisa jadi adalah bagian dari penyakit sistemik (berkaitan dengan kelainan pada sistem metabolisme tubuh) seperti diabetes, atau bisa juga terjadi sendiri. Infeksi virus atau bakteri, penyakit pembuluh darah (vaskulitis), dan gangguan kekebalan seperti nefropati IgA juga dapat memicu glomerulonefritis.

Kanker:

Darah yang terlihat jelas pada urin dapat menjadi tanda dari kanker ginjal, kandung kemih, atau prostat yang sudah mencapai stadium lanjut. Sayangnya, ketiga jenis kanker ini sering kali tidak menimbulkan tanda atau gejala yang jelas di stadium awalnya.

Cedera di Ginjal:

Pukulan atau cedera lain pada ginjal, misalnya akibat kecelakaan atau olahraga, dapat memicu kencing berdarah.

Konsumsi Obat:

Obat anti-kanker cyclophosphamide dan obat penicillin dapat menyebabkan urin berdarah. Darah yang terlihat jelas di urin kadang terjadi jika Anda mengonsumsi obat anti-koagulan, seperti aspirin dan obat heparin pengencer darah.

Jika Anda melihat ada darah di urin, sebaiknya segera periksa ke dokter. Anda tidak disarankan untuk langsung mengonsumsi ramuan herbal kencing berdarah tanpa terlebih dulu memastikan apa penyebab dari gejala ini. Jika sudah dipastikan oleh dokter, barulah tanyakan kepada dokter apakah boleh mengonsumsi herbal untuk membantu pengobatannya.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang resep herbal kencing berdarah. Semoga Anda memperoleh manfaatnya dengan menerapkan informasi di sini. Temukan juga info-info herbal khas Indonesia lainnya hanya di Deherba.com.


Dalimartha, Setiawan. (2008). 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya

Sotelo, Edel. The Pathologic Effect of Cogon Root Extract Against Urinary Infection. URL: https://www.academia.edu/34190637/The_Pathologic_Effect_of_Cogon_Root_Extract_Against_Urinary_Infection_A_Science_Investigatory_Project. Accessed: 2019-01-04

Michigan Medicine. Plantain. Reviewed: 2015-05-24. URL: https://www.uofmhealth.org/health-library/hn-2148003#hn-2148003-uses. Accessed: 2019-01-04

Mayo Clinic. Blood in Urine (Hematuria). Published: 2017-08-17. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/blood-in-urine/symptoms-causes/syc-20353432. Accessed: 2019-01-04. (Archived in WebCite®)


Advertisement
Alinesia