Pertanyaan Umum Seputar Kolesterol

507

Diedit:

Mendengar kata kolesterol saja sudah cukup membuat orang berpikir negatif. Ya, memang kolesterol menjadi momok tersendiri bagi banyak masyarakat perkotaan yang senang mengonsumsi makanan berlemak. Benarkah kolesterol seburuk itu? Berikut adalah rangkuman pertanyaan umum seputar kolesterol agar Anda lebih memahami soal kolesterol.

Apa Itu Kolesterol?

Kolesterol ialah zat menyerupai lemak yang secara alami dibuat oleh hati dan terdapat pada membran setiap sel tubuh, termasuk otak, saraf, otot, kulit, hati, usus, juga jantung. Kolesterol juga bersumber dari makanan. Anda membutuhkan kolesterol supaya tubuh berfungsi normal.

Mengapa Kolesterol Harus Dikhawatirkan?

Punya kelebihan kolesterol di tubuh berarti Anda punya risiko menderita penyakit kardiovaskular seperti sakit jantung. Kelebihan kolesterol seringkali tidak memiliki gejala langsung, untuk memastikannya hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah. Namun, kolesterol dapat menumpuk pada dinding-dinding arteri yang mengalirkan darah ke jantung. Sehingga, tumpukan itu menyumbat pembuluh arteri lalu jantung tidak mendapat pasokan darah dan oksigen yang memadai, maka terjadilah gejala gangguan lainnya, seperti pusing dan pegal-pegal.

Apa Perbedaan Kolesterol “Baik” dengan “Jahat”?

Kolesterol “jahat”LDL (Low Density Lipoprotein) dapat menumpuk di dinding arteri dan memicu penyakit kardiovaskular. Sedangkan kolesterol “baik” HDL (High Density Lipoprotein) sanggup menyingkirkan kolesterol LDL dari aliran darah sehingga mencegahnya supaya tidak menumpuk di arteri.

Seberapa Banyak Kolesterol yang Terlalu Banyak?

Dokter menyarankan agar total kolesterol Anda tidak lebih dari 200 mg/dL. Sedangkan total kolesterol 240 mg/dL atau lebih digolongkan sebagai kolesterol tinggi. Selain itu, memiliki kadar kolesterol LDL 190 atau lebih artinya Anda sangat berisiko terkena serangan jantung, stroke, atau penyakit lain akibat penyumbatan arteri.

Berbeda dengan kolesterol LDL, kadar kolesterol HDL semakin tinggi malah semakin baik. Kadar HDL dibawah 40 turut meningkatkan risiko penyakit jantung. Kadar HDL yang dianjurkan yakni 60 md/dL atau lebih.

Baca juga:  Apakah Kurus Berarti Bebas Kolesterol?

Sedangkan kadar trigliserida yang sudah memasuki batas bahaya adalah 150-199 mg/dL. Kadar trgiliserida yang tergolong tinggi ialah diatas 200 dan mereka yang memiliki kadar setinggi ini biasanya butuh perawatan medis.

Apa yang Menyebabkan Kadar Kolesterol Meningkat?

Makan daging merah, produk susu utuh, kuning telur, dan beberapa jenis ikan bisa bikin kolesterol anda naik. Kelebihan berat badan juga bisa bikin kolesterol jahat bertambah dan mengurangi kolesterol baik. Wanita yang sudah menopause juga cenderung mengalami peningkatan kadar kolesterol jahat.

Bagaimana Cara Menurunkan Kadar Kolesterol?

  • Konsumsi makanan rendah lemak dan kolesterol
  • Buang kulit dari daging merah, unggas, dan ikan
  • Makan makanan yang dipanggang, dikukus, dibakar, atau direbus sebaliknya daripada yang digoreng
  • Banyak makan buah-buahan dan sayuran setiap hari
  • Makan sereal, roti, dan pasta yang terbuat dari gandum utuh
  • Berolahraga setidaknya 30 menit sehari
  • Kurangi berat badan jika kegemukan
  • Minum obat kolesterol yang diresepkan oleh dokter

Dari Usia Berapa Seseorang Harus Mulai Mengecek Kolesterol?

Memeriksa kadar kolesterol selagi masih muda sangatlah penting karena penyumbatan arteri merupakan proses bertahap yang mungkin bermula di usia muda. Total kolesterol mesti dicek setiap 5 tahun sekali mulai usia 20 tahun.

Demikianlah rangkuman pertanyaan-pertanyaan umum seputar kolesterol. Kolesterol memang berguna agar tubuh bisa berfungsi dengan baik, tetapi kolesterol berlebihan dapat menyebabkan Anda mengalami penyakit jantung.

Advertisement
Alinesia