Penyakit di Musim Hujan: Cara Mencegah & Mengatasinya


By Cindy Wijaya

Sedia payung sebelum hujan, cegah sebelum terlambat. Pepatah itu menjadi semakin bermakna ketika memasuki musim hujan yang rawan penyakit. Ya, pencegahan penyakit harus lebih serius lagi di musim hujan. Baca artikel ini sampai habis untuk tahu cara mencegah dan mengatasi penyakit di saat musim hujan.

Dalam artikel ini akan dibahas apa saja jenis penyakit yang sering merebak di saat musim hujan, cara mencegah, dan cara mengatasi penyakit-penyakit itu. Informasi dalam artikel ini dirangkum dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, silakan lihat bagian “sumber referensi” di akhir artikel untuk melihatnya.

Pencegahan Penyakit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi sering mengakibatkan banjir. Di Indonesia sendiri, khususnya di ibu kota Jakarta, bencana ini terjadi setiap tahun. Ini menimbulkan banyak ancaman penyakit berbahaya bagi orang dewasa maupun anak-anak selama bencana seperti itu. Terlebih lagi selama musim hujan tubuh manusia biasanya berkurang staminanya sehingga lebih rentan terkena infeksi.

Kondisi lembap selama musim hujan juga menyuburkan perkembangan bakteri dan jamur yang bisa menyebabkan infeksi penyakit. Infeksi semacam itu bisa menjangkit melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Berikut adalah jenis-jenis penyakit yang mudah menjangkit di saat musim hujan & cara mencegah serta mengatasi penyakit itu.

Penyakit di Musim Hujan: Diare

Diare adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri di usus besar yang mengakibatkan BAB menjadi encer. Jika infeksi menjadi lebih parah, BAB bisa jadi akan mengandung darah. Bagaimana cara mencegah penyakit di saat musim hujan ini? Anda harus selalu mencuci tangan dengan saksama sebelum makan dan setelah selesai menggunakan toilet, sehingga mencegah bakteri berkembang biak.

Bagaimana cara mengatasi penyakit di musim hujan ini? Sebaiknya pergi ke dokter dan minum air yang banyak. Sekitar 60 – 70 persen diare pada anak-anak disebabkan oleh infeksi bakteri yang perlu penanganan khusus.

Penyakit Musim Hujan: Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan melalui perantara nyamuk Aedes aegypti. Jenis nyamuk ini berkembang biak di daerah genangan air. Jadi di musim hujan ketika ada banyak genangan air di segala bentuk wadah, mereka punya banyak tempat untuk bersarang. Jika nyamuk Aedes aegypti menggigit kita, mereka menularkan virus dengue yang dapat mengakibatkan penyakit demam berdarah.

Bagaimana cara mencegah penyakit di saat musim hujan ini? Kita dapat melakukan pencegahan demam berdarah dengan lebih sering membersihkan bak air, menjaga lingkungan tetap bersih, dan membersihkannya dari barang-barang yang dapat membuat air hujan menggenang.

Bagaimana cara mengatasi penyakit di musim hujan ini? Demam berdarah tidak bisa ditangani hanya dengan perawatan di rumah. Penderitanya harus mendapat perawatan intensif dari dokter. Jadi segeralah datang ke dokter atau rumah sakit terdekat apabila mengalami gejala-gejala demam berdarah seperti demam tinggi yang tiba-tiba selama 2 – 7 hari, bintik-bintik merah di kulit, nyeri sendi, nyeri otot, dan sakit kepala hebat.

Penyakit Musim Hujan: Leptospirosis (Penyakit Kencing Tikus)

Leptospirosis adalah penyakit yang menular melalui air kencing hewan yang telah terinfeksi (seperti tikus) yang mengandung bakteri leptospira. Bakteri itu dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau membran mukosa yang bersentuhan langsung dengan air, tanah basah, atau lumpur yang terkontaminasi kencing hewan. Gejala-gejala leptospirosis antara lain demam tinggi, sakit kepala, menggigil, nyeri otot, muntah-muntah, kulit kuning, diare, dan ruam.

Bagaimana cara mencegah penyakit ini saat musim hujan? Hindarilah kontak dengan air atau tanah basah yang mungkin terkontaminasi kencing hewan. Jangan mengarungi, berenang di, atau menelan air dari banjir, danau, sungai, atau rawa.

Sebelum minum air, rebus dulu air itu atau gunakan bahan kimia untuk membasmi kuman di dalamnya, terutama kalau airnya berasal dari sumber yang bisa terkontaminasi. Tutupi luka atau lecet dan kenakan pakaian pelindung, terutama alas kaki, saat harus mengarungi banjir atau air lain yang mungkin terkontaminasi.

Bagaimana cara mengatasi penyakit di musim hujan ini? Jika mengalami gejala-gejala leptospirosis, segeralah datang ke dokter. Beritahukan padanya bahwa penyakit itu mungkin akibat terkena air yang terkontaminasi.

Penyakit Musim Hujan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya. Gejala-gejala dari ISPA antara lain batuk, hidung beringus, demam, sakit tenggorokan, sesak napas, dan nyeri dada.

Bagaimana pencegahan penyakit ini di saat musim hujan? Cucilah tangan secara teratur, khsuusnya sehabis melakukan kegiatan di tempat umum. Jangan sentuh bagian wajah agar virus, bakteri, atau kuman lainnya tidak masuk melalui mulut, hidung, atau mata. Perbanyak asupan vitamin C untuk menguatkan daya tahan tubuh. Dan rajinlah olahraga untuk semakin memperkuat daya tahan tubuh.

Bagaimana cara mengatasi penyakit musim hujan ini? ISPA paling sering disebabkan oleh infeksi virus, yang biasanya akan sembuh sendiri meski tidak diobati. Namun Anda bisa meredakan gejala-gejalanya dengan lebih banyak beristirahat, minum banyak air putih, minum air jeruk nipis dicampur madu, berkumur air hangat untuk meredakan sakit tenggorokan, dan menghirup uap dari air panas  untuk melegakan hidung tersumbat.

Jika gejala-gejalanya tidak juga membaik, sebaiknya pergi ke dokter. Dokter dapat meresepkan obat-obat tertentu untuk membantu mempercepat pemulihan.

Penyakit di Musim Hujan: Penyakit Kulit

Musim hujan sering menimbulkan genangan air di jalanan, yang bisa membuat jamur penyebab penyakit kulit tumbuh subur. Pakaian kita juga jadi sering basah terkena hujan yang bisa menyebabkan penyakit kulit.

Bagaimana pencegahan penyakit ini di saat musim hujan? Cara yang paling mudah adalah dengan segera mengganti pakaian yang sudah terkena hujan. Dan segera mandi dengan sabun setelah kehujanan. Bagi yang memakai jas hujan, jemur dulu jas itu sampai kering sebelum memakainya lagi untuk mencegah jamur tumbuh.

Penyakit Musim Hujan: Demam Tifoid (Tipes)

Demam tifoid adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Orang yang terinfeksi demam tifoid biasanya akan mengalami demam di malam hari yang menghilang di siang hari, sakit kepala, mual, muntah, hilang selera makan, dan sakit perut. Jika menginfeksi anak-anak, penyakit ini bisa menyebabkan diare. Jika menginfeksi orang dewasa, biasanya menyebabkan sembelit.

Bagaimana cara mencegah penyakit musim hujan ini? Selalu cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, terutama sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Jangan minum air dari sumber yang telah terkontaminasi. Jangan makan buah dan sayur yang tidak dicuci bersih. Pilihlah makanan yang dihidangkan panas-panas, dan sebaiknya tidak beli makanan di pinggir jalan.

Bagaimana cara mengatasi penyakit di musim hujan ini? Segera periksa ke dokter jika mengalami gejala-gejala demam tifoid. Jika memang penyebabnya adalah demam tifoid, dokter dapat meresepkan obat antibiotik untuk membantu mengatasi infeksi bakteri penyebab penyakit ini. Selama menjalani pengobatan, jangan lupa untuk minum banyak air agar tidak dehidrasi.

Karena ada banyak penyakit yang mudah menjangkit selama musim hujan, kita perlu lebih serius dalam melindungi diri kita. Jagalah kebersihan rumah dan lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Beri perhatian khusus pada area-area seperti kamar mandi, wastafel dapur, dapur, dan tempat cuci pakaian.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang penyakit di musim hujan. Semoga informasi ini dapat membuat kita semua lebih waspada terhadap bahaya kesehatan di sekitar kita. Temukan juga ulasan-ulasan bermanfaat lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai dan Langkah Antisipasinya. Published: 2014-01-13. URL: https://www.depkes.go.id/article/view/14010016/penyakit-musim-hujan-yang-harus-diwaspadai-dan-langkah-antisipasinya.html. Accessed: 2020-01-15

Combiphar. Common diseases during the rainy season. Published: 2015-02-05. URL: http://www.combiphar.com/en/healthy-living/common-diseases-during-rainy-season. Accessed: 2020-01-15

Centers for Disease Control and Prevention. Leptospirosis. Reviewed: 2018-05-01. URL: https://wwwnc.cdc.gov/travel/diseases/leptospirosis#ifyoufeelsickandthinkyoumayhaveleptospirosis. Accessed: 2020-01-15

Healthline Editorial Team. Acute Respiratory Infection. Reviewed: 2019-03-04. URL: https://www.healthline.com/health/acute-respiratory-disease. Accessed: 2020-01-15

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}