Obat Herbal Stroke: Bawang Putih, Kunyit, Ginseng, & Noni

378
bawang putih, obat herbal stroke
Obat Herbal Stroke (Photo by Nick Collins from Pexels)

Diedit:

Stroke adalah penyebab utama kelumpuhan di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri jumlah penderita stroke selama 5 tahun terakhir ini mengalami peningkatan (sumber: Riskesdas 2018). Karena itulah masalah stroke menjadi salah satu perhatian utama masyarakat Indonesia. Adakah obat herbal yang dapat membantu untuk memulihkan dampak-dampak stroke ringan maupun berat?

Artikel ini akan mengulas 4 jenis herbal yang dapat membantu pemulihan stroke: bawang putih, kunyit, ginseng, dan Noni juice. Keempat jenis herbal ini telah sejak dulu digunakan secara tradisional untuk mengatasi stroke, dan kini penelitian ilmiah juga sudah membuktikan manfaatnya. Mari perhatikan ulasannya berikut ini.

Obat Herbal Stroke 1: Bawang Putih

Bawang putih (Allium sativum) dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (disebut LDL) dan mempunyai efek anti-aterogenik (mengatasi pengendapan di dinding pembuluh darah arteri). Pengendapan dan penumpukan berlemak (plak) di dinding pembuluh darah bisa menyumbat aliran darah ke otak dan akhirnya menyebabkan stroke atau memperparah stroke yang sudah terjadi.

Bagaimana cara kerja bawang putih dalam melakukannya? Mekanisme kerjanya diduga berasal dari aktivitas penghambatan pada enzim-enzim lipogenik dan kolesterogenik yang dianggap sebagai awal mula kolesterol tinggi, sehingga meningkatkan pengeluaran kolesterol serta menekan oksidasi LDL.

Bawang putih juga memiliki efek anti-hipertensi yang artinya mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Diketahui bahwa dara tinggi merupakan penyebab utama stroke, dan seorang penderita stroke harus terus berupaya menjaga tekanan darahnya agar kondisinya tidak memburuk. Selain itu juga menjaga kelenturan pembuluh arteri aorta, sehingga aliran darah ke otak dapat dilancarkan.

Jika diringkaskan, kegunaan bawang putih ialah untuk menurunkan kolesterol jahat, mengendalikan tekanan darah, mengatasi pengendapan di pembuluh arteri, dan menjaga kelenturan pembuluh arteri. Dengan beberapa kemampuan tersebut, bawang putih layak dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk stroke ringan maupun berat.

Resep Herbal Bawang Putih


Bahan:
Bawang putih, 2 siung.

Cara Meramu Resep:
Iris bawang putih tipis-tipis.
Gumpalkan irisannya menjadi bulat-bulat.
Bawang putih siap untuk dikonsumsi.

Aturan Konsumsi:
Konsumsi bersamaan dengan makan nasi.
Makanlah 2 kali sehari.

Catatan:
Selain dimakan mentah, bawang putih bisa dimasak dulu, tapi harus dengan api kecil.
Jangan dimakan berlebihan, karena bisa menyebabkan efek samping seperti mual atau rasa terbakar di tenggorokan, lambung, dan usus.

Obat Herbal Stroke 2: Kunyit

kunyit obat herbal stroke
Kunyit (Credit: svera / iStock)

Kunyit (Curcuma longa) mengandung bahan aktif utama bernama kurkumin yang sudah terkenal kegunaannya dalam dunia pengobatan. Banyak penelitian melaporkan bahwa kurkumin dapat melindungi dari kerusakan otak akibat stroke serta memperbaiki fungsi otak setelah stroke.

Baca juga:  Ingus Terus "Ngocor"? Hentikan dengan Resep Herbal Hidung Berlendir

Penelitian secara in vitro dan in vivo menunjukkan bahwa kurkumin memiliki efek pengaturan yang mendalam pada respons mikroglial, mendorong polarisasi mikroglial MD, dan menghambat respons pro-inflamasi yang dimediasi oleh mikroglia. Jadi, kurkumin mungkin dapat menyeimbangkan keseimbangan antara keadaan polarisasi M1 dan M2 untuk menghasilkan berbagai efek perlindungan.

Kunyit juga membantu menurunkan kadar kolesterol total dan mempebaiki keadaan pada dinding pembuluh darah. Kedua hal tersebut turut menambah manfaat kunyit untuk digunakan sebagai obat herbal stroke ringan maupun berat.

Resep Herbal Kunyit


Bahan:
Parutan kunyit atau bubuk kunyit, 1 sendok teh.
Air lemon atau madu (atau keduanya), secukupnya.

Cara Meramu Resep:
Rebus 4 gelas air sampai mendidih, masukkan 1 sdt parutan/bubuk kunyit ke dalamnya.
Kecilkan api dan biarkan terus mendidih sampai sekitar 10 menit.
Matikan api dan saring air kunyit dengan saringan halus.
Tuangkan air yang sudah disaring ke dalam gelas, tambahkan air lemon atau madu sesuai selera.

Aturan Konsumsi:
Minum obat herbal stroke ini setiap hari di pagi hari.

Obat Herbal Stroke 3: Ginseng

ginseng untuk stroke
Ginseng (Credit: 4kodiak / iStock)

Ginseng (Panax ginseng) diketahui bermanfaat bagi berbagai jenis gangguan pada perkembangan saraf, neurodegeneratif, dan neuropsikiatri. Penelitian menunjukkan bahwa ginseng dapat digunakan untuk pengobatan sejumlah besar gangguan neurologis, termasuk stroke ringan maupun berat.

Bagaimana cara kerja ginseng sebagai obat herbal untuk stroke? Penelitian mendapati bahwa ada sejumlah mekanisme yang terlibat, diantaranya efek antioksidan, anti-inflamasi, anti-apoptosis, anti-autofagi, dan neurogenesis.

Efek-efek tersebut bermanfaat pada complex neurobehavior secara jangka pendek maupun jangka panjang. Complex neurobehavior misalnya adalah fungsi motorik, sensorik, dan kognitif. Diketahui bahwa serangan stroke mengakibatkan kerusakan atau gangguan yang parah pada fungsi motorik, sensorik, dan kognitif.

Resep Herbal Ginseng


Bahan:
Akar ginseng yang masih segar, sedikit saja.

Cara Meramu Resep:
Cuci bersih akar ginseng dan iris-iris menjadi 6 – 7 irisan tipis.
Rebus air sampai mendidih dan tuangkan ke dalam panci atau pot.
Masukkan irisan ginseng ke dalam air yang baru dididihkan.
Diamkan sampai 10 menit, lalu saring airnya dan tuang ke dalam gelas.

Aturan Konsumsi:
Minum 1 gelas teh ginseng ini setiap hari atau beberapa hari sekali.

Catatan:
Jangan konsumsi ginseng secara berlebihan karena dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah, gelisah, demam, tekanan darah naik, detak jantung cepat, kulit memerah, dsb.
Ginseng juga dianjurkan tidak dikonsumsi lebih dari 3 bulan.
Sebaiknya konsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi ginseng untuk obat herbal stroke.

Obat Herbal Stroke 4: Noni Juice

buah mengkudu atau noni
Buah Mengkudu, Bahan Baku Noni Juice (Credit: LIKIT SUPASAI / Shutterstock)

Noni juice adalah minuman herbal yang terbuat dari sari buah mengkudu (Morinda citrifolia). Penelitian melaporkan bahwa buah mengkudu mengandung senyawa fitonutrian yang bernama skopoletin. Skopoletin ini berfungsi untuk melebarkan dan melenturkan pembuluh darah yang menyempit atau tersumbat, sekaligus juga membersihkan pengendapan di pembuluh itu.

Baca juga:  Resep Herbal Kudis: Daun Srikaya, Mindi Kecil, dan Sambiloto

Masalah penyumbatan atau penyempitan di pembuluh darah merupakan penyebab utama terganggunya aliran darah ke otak yang dapat memicu serangan stroke. Seorang penderita stroke terutama harus lebih berupaya lagi memperbaiki aliran darah ke otak agar dampak stroke tidak semakin parah dan bisa lebih cepat pulih.

Di samping itu, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa Noni juice sanggup secara signifikan menurunkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi, terutama jika tidak tertangani, merupakan salah satu faktor pemicu utama dari penyakit stroke. Noni juice juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi, faktor pemicu stroke lainnya. Penelitian membuktikan bahwa Noni efektif mengurangi kadar total kolesterol dan kolesterol jahat (LDL).

Dapat disimpulkan bahwa Noni juice memberikan manfaat yang cukup lengkap sebagai obat herbal untuk stroke ringan maupun berat: memperbaiki kondisi pembuluh darah sehingga melancarkan aliran darah ke otak, menurunkan tekanan darah tinggi, dan menurunkan kadar kolesterol tinggi. Bacalah penjelasan lebih lengkap di artikel “Noni Juice: Obat Stroke Alami.”

Cara Konsumsi Noni Juice


Noni juice sangat praktis dikonsumsi karena sudah dikemas dan bisa langsung diminum. Jika ingin digunakan sebagai obat herbal untuk stroke, dosis yang dianjurkan ialah 50 – 100 ml diminum sebanyak 2 – 3 kali sehari. Takaran 50 ml kurang-lebih setara dengan ¼ gelas belimbing.

Demikianlah 4 obat herbal untuk stroke ringan maupun berat yang dapat Anda pertimbangkan. Saat mempertimbangkan untuk mengonsumsi herbal, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter yang menangani. Karena bisa jadi herbal tersebut punya kontra-indikasi dengan obat-obatan yang sedang dikonsumsi sehingga dapat melemahkan efek obat atau malah menimbulkan efek samping. Jika dokter mengizinkan, pastikan tidak mengonsumsi herbal dengan berlebihan.


Referensi Obat Herbal Stroke:

Mathew, B & Biju, R. (2008). Neuroprotective Effects of Garlic A Review. Libyan Journal of Medicine. 3(1): 23-33. DOI: 10.4176/071110

Liu, Zongjian, dkk. (2017). Curcumin Protects against Ischemic Stroke by Titrating Microglia/Macrophage Polarization. Frontiers in Aging Neuroscience. 9: 233. DOI: 10.3389/fnagi.2017.00233

Liu, Lei, dkk. (2019). Efficacy and Mechanism of Panax Ginseng in Experimental Stroke. Frontiers in Neuroscience. 13: 294. DOI: 10.3389/fnins.2019.00294

Sasnan, Grace Santhy, dkk. (2014). Effect of Morinda citrifolia Fruit Extract Capsule on Total Cholesterol Levels in Patients with Hypercholesterolemia. Tropical Journal of Pharmaceutical Research. 13(8): 1319-1326. DOI: 10.4314/tjpr.v13i8.17

Solomon, Neil. 1999. The Noni Phenomenon. Vineyard [US]: Direct Source Publishing. Accessed: 2018-10-16

Palu, Afa, dkk. (2008). The Effects of Morinda citrifolia L. Noni on High Blood Pressure: A Mechanistic Investigation and Case Study. ACS Symposium Series. 993(39): 446-453 DOI:10.1021/bk-2008-0993.ch039


Advertisement
Alinesia