Memahami Lebih Baik Terapi Oksigen Hiperbarik

495

Diedit:

Tubuh manusia membutuhkan oksigen setidaknya 500 l setiap harinya untuk menjalankan seluruh fungsinya. Dan oksigen ternyata menempati salah satu posisi terpenting sebagai penopang hidup manusia. Oksigen memiliki peran besar dalam setiap fungsi tubuh termasuk di dalamnya membantu proses penyembuhan, bahkan sebagai anti bakteri.

Itu sebabnya kemudian beberapa pakar kesehatan mulai melihat adanya manfaat terapi oksigen untuk membantu mengatasi beberapa jenis penyakit. Dari sanalah kemudian lahir ide untuk memanfaatkan terapi oksigen hiperbarik untuk fungsi ini.

Sebenarnya terapi oksigen hiperbarik tidak ditemukan untuk penyembuhan medis beragam penyakit. Terapi ini ditemukan di tahun 1930 oleh seorang pakar medis fisika bernama Behnke untuk membantu efek risiko dekompresi pada penyelam.

Efek ini terjadi ketika penyelam yang turun ke bawah laut dengan tekanan tinggi naik kepermukaan laut dengan kecepatan terlalu tinggi. Efeknya terbentuk anomal gas nitrogen didalam paru-paru mereka dan menimbulkan sumbatan nitrogen atau emboli dalam pembuluh darah. Emboli ini akan bekerja sebagaimana sumbatan pembuluh darah lain yang bisa menyebabkan gejala serupa dengan stroke, kematian fungsi organ, telinga yang tuli sampai sesak nafas hebat.

Oksigen yang diberikan dengan disertai efek tekanan tinggi 1 atmosfer ablosut memiliki kemampuan untuk mudah larut dalam air dalam hal ini adalah darah. Ini membantu menetralisir nitrogen dalam pembuluh darah sampai akhirnya kondisi emboli dapat dihilangkan.

Ketika Anda menjalankan terapi ini, Anda akan dimasukan dalam sebuah ruang khusus dengan bentuk serupa kapal selam. Anda akan mengenakan masker khusus oksigen murni dan ruangan akan diset menjadi bertekanan tinggi. Anda akan merasakan udara menghangat dan telinga terasa mampat serupa ketika Anda take off di pesawat.

Dewasa ini sejumlah riset menunjukan adanya manfaat lain dari penggunaan terapi oksigen hiperbarik ini untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Menurut laman healthline dikatakan oksigen memiliki sederet peran besar untuk tubuh. Dan peran-peran besar oksigen ini antara lain :

1. Bagian penting kinerja otak

Lebih dari 50% suplai oksigen dalam tubuh merupakan konsumsi dari jaringan dan otak. Kinerja otak sepenuhnya bergantung pada skala oksigen di dalamnya. Semakin baik kadar oksigen dalam otak, semakin baik fungsi otak.

Baca juga:  Tahukah Anda, Apa Itu Terapi Kelasi?

Bukan hanya berperan dalam kecerdasan, ingatan dan konsentrasi, tetapi kemampuan mengendalikan fungsi seluruh organ dan kemampuan refleks dan motorik tubuh. Anda mudah mengenali gejala awal kekurangan oksigen, biasanya ditandai dengan munculnya rasa kantuk. Pada kondisi lebih berat, Anda bisa merasakan efek blank sesaat.

2. Sebagai elemen penting penunjang daya tahan tubuh

Oksigen akan bekerja meningkatkan daya tahan tubuh dengan meningkatkan kendali otak terhadap sistem kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid dan para tiroid membutuhkan fungsi otak yang optimal untuk memaksimalkan fungsinya, aliran sistem getah bening yang menjadi elemen penting imunitas membutuhkan oksigen untuk memaksimalkan fungsinya.

3. Membantu pembentukan glutathione

Glutathione adalah sejenis senyawa anti oksidan yang terbentuk alami dalam tubuh sebagai sistem imunitas terhadap oksidan dan toksin. Semakin baik kadar oksigen dalam tubuh semakin efektif tubuh mengatasi setiap toksin yang masuk ke dalam tubuh, setiap residu yang dihasilkan oleh fungsi metabolisme tubuh dan semakin efektif sistem pembuangan dalam tubuh.

4. Membantu regenerasi sel

Kolagen tidak hanya membutuhkan vitamin dan mineral untuk terbentuk tetapi juga membutuhkan suport dari oksigen. Dan kolagen menjadi unsur penting dalam proses regenerasi sel. Ketika kolagen terbentuk sempurna dalam tubuh, sel akan teremajakan dan beregenerasi dengan baik.

5. Mendorong pembentukan sel induk baru

Ketika sel lama sudah mati dan tidak dapat teregenerasi kembali, oksigen bisa menstimulasi pembentukan sel induk baru. Pada beberapa pasien stroke, ditemukan munculnya sel-sel pembuluh darah baru menggantikan jalur pembuluh darah yang rusak sehingga mengembalikan kondisi sirkulasi darah.

6. Meningkatkan daya serap sel terhadap glukosa

Sel membutuhkan oksigen untuk melakukan pembakaran dan pembentukan energi. Dengan cukup oksigen, sel akan semakin giat melakukan pembakaran energi dan semakin kuat dalam menyerap glukosa dari dalam darah. Ini sebabnya oksigen murni juga penting untuk pasien diabetes.

7. Mengatasi linu otot

Otot yang linu biasanya berkaitan dengan emboli dalam pembuluh darah halus dan sistem jaringan sel otot. Beberapa karena efek asam urat yang tinggi, pengaruh toksin yang menumpuk pada jaringan otot dan efek lelah berlebihan. Oksigen akan membantu mengatasi keluhan ini dan melancarkan kembali sirkulasi menuju setiap sel tepi.

Baca juga:  Bisakah Anda Mendapatkan Manfaat dari Terapi Cryotherapy?

8. Meningkatkan energi tubuh

Otak akan terasa disegarkan seolah seperti batere yang dicharge ketika Anda rampung menjalankan terapi oksigen. Dan tubuh akan semakin efektif dalam memproduksi energi. Kinerja jantung dan paru-paru dimudahkan karena oksigen dalam tubuh sudah diperkaya. Ini akan membantu tubuh terasa bugar, bahkan kadang terasa lebih baik dari sekedar bangun tidur.

Dalam sejarah penggunaan terapi oksigen hiperbarik di Indonesia ditemukan beberapa fakta manfaat terapi ini untuk beberapa kondisi darurat. Seperti yang dilakukan RS PT Arun Aceh terhadap sejumlah korban tsunami Aceh yang mengalami kasus kaki dan tangan yang patah dan rusak, juga yang dilakukan RS Panti Waluyo Solo untuk korban gempa di Klaten.

Beberapa pakar juga melihat adanya kemampuan terapi oksigen hiperbarik membantu pasien stroke. Terapi ini tidak akan bekerja menghidupkan kembali sel yang mati. Kadang bila pasien stroke dengan kondisi cacat permanen, akan sulit diatasi dengan terapi oksigen hiperbarik, tetapi terapi ini masih bisa membentuk jaringan baru dan pembuluh darah baru untuk mengembalikan kondisi sirkulasi darah. Pada kasus stroke ringan dan menengah fungsi ini sangat bermanfaat.

Terapi ini juga kerap diberikan sebagai bantuan untuk pasien diabetes, pasien dengan kasus luka serius, pasien dengan keluhan saraf seperti migrain, vertigo, demensia tahap awal, kerusakan mata, infeksi, peradangan pada pencernaan dan keracunan gas.

Sejauh ini layanan terapi oksigen hiperbalik ini memang masih sangat terbatas. Kebanyakan hanya tersedia pada rumah sakit khusus pertambangan dan rumah sakit dibawah naungan TNI AL karena memang pada dasarnya perangkat terapi ini penting untuk penyelam.

Namun demikian, Anda tidak bisa sembarangan menjalankan terapi oksigen hiperbarik ini sekalipun layanan ini dibuka untuk umum. Ada sejumlah test kesehatan untuk Anda lalui sebelum terapi mengingat terapi ini juga berisiko. Antara lain munculnya pembengkakan pembuluh darah ketika sumbatan dalam pembuluh darah tidak bisa diatasi oleh oksigen. Bahkan bisa jadi terjadi trauma organ atau barotrauma akibat tekanan tinggi.

Advertisement
Alinesia