Rutinlah Makan Ikan Agar Tidur Lebih Lelap

262
manfaat ikan untuk tidur lelap
Shutterstock

Diedit:

Anak Anda sering sulit tidur? Kerap rewel di waktu siang? Mungkin solusinya sederhana saja: Tambahkan asupan ikan dalam menu mereka. Setidaknya sekali dalam sepekan. Karena ternyata mengonsumsi ikan akan membantu anak Anda mudah tidur lelap dan meningkatkan IQ mereka.

Sudah sejak lama ikan dipercaya memiliki manfaat meningkatkan kecerdasan. Sejak dulu beberapa negara yang dikenal sebagai konsumen ikan juga terbukti memiliki tingkat intelegensi yang lebih baik.

Yang tidak banyak dipahami adalah bagaimana ikan dapat bekerja membantu kecerdasan seseorang serta bagaimana manfaat ikan ini memengaruhi kualitas kemampuan kognitif dan berpikir seseorang.

Riset yang Menunjukkan Manfaat Ikan

Sebuah riset yang diselenggarakan di University of Pennsylvania pada tahun 2017 membuktikan bahwa ada kaitan cukup kuat antara komponen asam lemak omega 3 terhadap kecerdasan. Lebih dari itu, asam lemak omega 3, yang dengan mudah didapatkan di berbagai jenis ikan-ikanan, juga baik untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas tidur.

Sebagaimana dipahami bahwa asam lemak omega 3 adalah salah satu komponen lemak sehat yang lazim Anda temukan dalam ikan-ikanan. Dalam kandungan yang berbeda, asam lemak omega 3 bisa Anda dapatkan pada ikan laut dan ikan tawar.

Dijelaskan dalam artikel Nature.com, bahwa anak-anak yang rutin mengonsumsi ikan-ikanan setidaknya 1 kali dalam sepekan menunjukkan kualitas dan kuantitas tidur yang lebih baik. Seiring dengan itu juga menunjukkan peningkatan IQ 4 poin lebih tinggi.

Pakar yang terlibat dalam riset tersebut meyakini bahwa kualitas dan kuantitas tidur lah yang menjadi jembatan antara asupan ikan, sebagai suplai asam lemak omega 3, dengan kualitas IQ seseorang.

Kualitas Tidur dan IQ Anda

Dalam sebuah jurnal terbitan mei 2016 bertajuk The Relationship between Sleep Quality and Brain Amyloid Burden, dijelaskan bahwa semakin baik kualitas dan kuantitas tidur seseorang, semakin baik juga kemampuan otak dan kinerja sistem neuron dalam otak.

Itulah sebabnya mereka yang tidur lelap dengan cukup akan lebih mudah berkonsentrasi, mudah mengembangkan kemampuan kognitif merek,a dan memiliki kemampuan analisa yang lebih tajam. Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal Neurology tahun 2005.

Baca juga:  Berapa Banyak Jam Tidur yang Anda Butuhkan?

Dalam jurnal Brain Research and Cognitive Brain Research tahun 2002 juga dijelaskan bahwa tidur dengan kuantitas dan kualitas cukup akan membantu meningkatkan kualitas memori dan kemampuan mengatasi masalah pada anak maupun dewasa.

Tidur yang cukup juga akan membantu menjaga stabilitas metabolisme tubuh. Juga akan membantu menjaga stabilitas sirkulasi darah tetap berjalan lancar. Dengan kondisi ini, suplai darah yang membawa oksigen dan nutrisi menuju otak tetap berjalan dengan baik. Inilah yang akan membantu otak berjalan dengan baik.

Justru dengan kurang tidur, seseorang akan kesulitan berkonsentrasi dan kadang kesulitan untuk berpikir dengan lebih tajam. Sejumlah pakar melihat adanya pengaruh jangka panjang kebiasaan kurang tidur dengan penurunan kemampuan kognitif. Tidak hanya itu, kekurangan tidur akan menyebabkan ketidakstabilan mood akibat kondisi hormon pada otak yang tidak berjalan selaras.

Dalam jurnal lain tahun 2000, Journal of Occupational and Environmental Medicine dijelaskan bahwa kekurangan tidur akan mendorong tubuh membentuk radikal bebas. Dan efek dari unsur oksidan ini sama buruknya dengan efek toksin dari alkohol.

Asam Lemak Omega 3 dan Tidur Lelap

Dalam laman Medicalnewstoday.com dijelaskan mengenai bagaimana asam lemak omega, termasuk diantarannya kombinasi tepat asam lemak omega 3 dan 6 dalam rasio 3 : 1, memiliki efek sangat baik memperbaiki kualitas tidur.

Merujuk pada riset University of Oxford pada tahun 2016, ditemukan fakta bahwa kekurangan asam lemak omega akan menurunkan kadar melatonin dalam otak. Senyawa ini semacam hormon yang mengatur aktif dan tidaknya fungsi otak dan memiliki relasi kuat mendorong rasa kantuk muncul.

Pengaruh Hormon Melatonin

Seharusnya, tubuh secara reguler memproduksi hormon melatonin di saat-saat jam menjelang tidur juga disaat-saat Anda lelah. Hormon ini akan membantu Anda menurunkan tingkat metabolisme dan kinerja sejumlah organ. Pada akhirnya akan membantu Anda rilaks, mengantuk, dan kemudian tertidur lelap.

Dalam sejumlah informasi lain yang diungkap pada laman Livestrong.com, dijelaskan bahwa kandungan asam lemak omega 3 dalam ikan dapat pula menurunkan level hormon norepinephrine.

Baca juga:  Bahaya Tidur setelah Makan yang Harus Anda Ketahui

Pengaruh Hormon Norepinephrine

Hormon norepinephrine ini adalah bagian dari hormon yang meningkat kala stress melanda Anda. Bekerja meningkatkan detak jantung dan menyebabkan efek gelisah. Hormon ini juga meningkatkan sensitivitas And terhadap emosi negatif sehingga Anda cenderung mudah merasa tidak nyaman, marah dan khawatir.

Ketika level hormon norepinephrine ini meningkat, Anda akan mengalami efek gelisah. Dan akan mencegah Anda untuk jatuh tertidur. Sedang bila Anda jatuh tertidur dengan level norepinephrine yang tinggi, Anda akan mudah bermimpi buruk, tidur dengan gelisah dan mengalami masalah Rapid Eye Movement.

Rapid Eye Movement adalah kondisi tidur dengan bola mata yang terus bergerak. Bila kondisi cukup berat akan menggangu kenyaman tidur dan Anda akan mengalami efek bangun tidur yang terasa lelah.

Apalagi biasanya naiknya hormon ini juga akan berkolerasi dengan menurunnya level hormon melatonin dan hormon serotonin yang menjadi pemicu Anda merasa kantuk.

Pengaruh Hormon Serotonin

Hormon serotonin sendiri juga mendapatkan pengaruh dari asupan asam lemak omega yang Anda konsumsi. Ada peningkatan kadar serotonin pada mereka yang mengonsumi asam lemak omega dengan rutin.

Serotonin akan membantu Anda merasa nyaman, rileks, senang dan memudahkan Anda tidur. Itu pula sebabnya, sejumlah pakar depresi juga melihat adanya potensi konsumsi ikan-ikanan dalam membantu terapi pasien depresi.

Itulah alasan adanya manfaat ikan untuk kecerdasan dan kualitas kuantitas tidur lelap. Mengonsumsi ikan-ikanan, yang notabene memang kaya akan kandungan asam lemak omega 3, memiliki efek cukup baik membantu Anda tidur dengan lebih nyenyak.

Pada akhirnya kondisi ini juga akan membantu Anda meningkatkan kualitas kecerdasan. Pengaruh asam lemak omega 3 dalam perbaikan kualitas dan kuantitas tidur serta memperbaiki kecerdasan tidak hanya berpengaruh pada anak-anak, tetapi juga orang dewasa.

Namun, mengingat anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan dan perkembangan kemampuan kognitif dan motorik, asupan asam lemak omega 3 atau manfaat ikan ini akan membantu meningkatkan kemampuan otak mereka hingga waktu yang lama.

Advertisement
Alinesia