Inilah Penyebab Mimpi Buruk yang Mesti Diketahui!

561

Diedit:

Ketika terbangung dengan perasaan ngeri di tengah malam gara-gara mimpi buruk, mungkin Anda menyangka Anda lah satu-satunya orang dewasa yang mengalaminya. Anak kecil memang sering bermimpi buruk, tapi bukankah orang dewasa seharusnya sudah lepas dari mimpi buruk? Kalau Anda masih mengalaminya ketika dewasa, apa penyebab mimpi buruk tersebut?

Memang benar bahwa mimpi buruk lebih sering dialami oleh anak-anak, tetapi tidak sedikit pula orang dewasa yang terkadang masih mengalaminya. Menurut situs kesehatan WebMD, sekitar 2 sampai 8 persen dari populasi orang dewasa masih dihantui oleh mimpi buruk.

Apakah mimpi tersebut sampai-sampai membuat Anda tertekan? Apakah itu sering mengganggu kenyamanan tidur? Jika demikian, sangatlah penting untuk mencari tahu penyebab mimpi buruk tersebut supaya bisa membuat tindakan untuk mengurangi kemunculan mimpi-mimpi yang mengganggu.

Apa Mimpi Buruk Itu?

Mimpi buruk adalah mimpi mengerikan atau meresahkan yang terasa nyata sampai-sampai membangunkan Anda dari tidur lelap. Tak jarang detak jantung menjadi berdegup kencang dibuatnya. Mimpi buruk cenderung terjadi saat fase tidur REM. Kebanyakan orang mengalami mimpi buruk ketika dini hari karena pada saat itulah fase tidur REM kerap terjadi.

Apa Penyebab Mimpi Buruk yang Dialami Orang Dewasa?

Mimpi buruk pada orang dewasa sering kali bersifat spontan atau terjadi begitu saja. Tapi itu juga bisa disebabkan oleh beragam faktor maupun penyakit. Beberapa orang mengalami mimpi buruk setelah menyantap camilan saat larut malam, yang dapat meningkatkan metabolisme dan memberi sinyal ke otak untuk lebih aktif.

Mereka yang mengonsumsi obat-obatan antidepresan dan narkotika juga sering mengalami mimpi buruk. Obat-obatan untuk mengatasi tekanan darah tinggi juga dapat menjadi penyebab mimpi buruk.

Penghentian konsumsi obat-obatan atau zat tertentu, termasuk alkohol dan obat penenang, juga dapat memicu mimpi buruk. Jika Anda lebih sering mengalami mimpi buruk setelah menghentikan pemakaian obat tertentu, bicarakanlah dengan dokter Anda.

Baca juga:  Buatlah Kamar Tidur yang Nyaman: Kunci Tidur Berkualitas!

Penyebab mimpi buruk yang lain ialah kondisi-kondisi psikologis. Sebagai contoh, kecemasan dan depresi bisa membuat orang dewasa mengalami serangkaian mimpi buruk. Gangguan stres paska trauma adalah yang paling sering menyebabkan seseorang menderita mimpi buruk kronis di waktu tidurnya. Selain itu, mimpi buruk pada orang dewasa bisa juga disebabkan oleh gangguan tidur, misanya sleep apnea (apnea tidur) dan sindrom kaki gelisah.

Dampak mimpi buruk boleh jadi sangat besar bagi kesehatan dan kebugaran Anda. Mereka yang menderita kecemasan atau depresi dan sering bermimpi buruk sangat mungkin jadi lebih menderita akibatnya. Kurang tidur akibat sering terbangung dari tidur lelap juga bisa memicu penyakit jantung, depresi, dan obesitas.

Segeralah berkonsultasi dengan dokter atau psikiater apabila Anda merasa penyebab mimpi buruk tidak bisa ditangani sendiri. Mimpi buruk yang terus berulang dialami sudah pasti akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental Anda, jadi ambillah langkah untuk mengatasinya. 

Advertisement
Alinesia