Diabetes Melitus Tipe 1, Penyakit yang Sering Menyerang Anak-Anak


By Cindy Wijaya

Diabetes sering disebut sebagai “penyakit gaya hidup”, tapi itu tidak sepenuhnya benar untuk diabetes tipe 1. Diabetes tipe 1 bisa dialami oleh orang yang punya gaya hidup sehat, dan bahkan lebih umum terjadi pada anak-anak. Namun sama seperti diabetes tipe 2, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Cari tahu di sini penyebab terjadinya diabetes melitus tipe 1, bahaya komplikasi penyakit ini, dan perbedaan tipe 1 dengan diabetes tipe 2.

Informasi dalam artikel ini dirangkum dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, silakan lihat bagian “sumber referensi” di akhir artikel untuk mengetahui sumber-sumbernya. Sekarang mari perhatikan apa sebenarnya diabetes melitus tipe 1 itu.

Apa Itu Diabetes Melitus Tipe 1?

Diabetes melitus tipe 1 adalah penyakit akibat tubuh tidak sanggup menciptakan cukup insulin untuk mengendalikan kadar gula darah. Dulu penyakit ini sering disebut diabetes anak-anak karena umumnya didiagnosis pada usia 10 – 16 tahun.

Selama proses pencernaan, makanan yang dicerna akan dipecah menjadi komponen-komponen dasar. Karbohidrat dipecah menjadi jenis gula sederhana, terutama glukosa. Glukosa adalah sumber energi bagi sel-sel tubuh yang sangat penting. Untuk menyediakan energi bagi sel-sel, glukosa perlu meninggalkan darah dan masuk ke dalam sel.

Insulin bergerak di dalam darah untuk memberi sinyal ke sel-sel agar mengambil glukosa. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Apabila kadar glukosa dalam darah naik, misalnya setelah makan, pankreas normalnya akan menghasilkan lebih banyak insulin.

Sel Beta dalam Pankreas Menghasilkan Insulin yang Penting untuk Mengubah Glukosa Menjadi Energi (Credit Photo: Alexilus / Alamy Stock Photo)

Tetapi pada diabetes melitus tipe 1, sebagian atau semua sel-sel penghasil insulin di pankreas mengalami kerusakan. Ini membuat hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada lagi insulin di dalam tubuh. Tanpa cukup insulin, gula akan menumpuk di peredaran darah, bukannya memasuki sel-sel tubuh.

Akibatnya tubuh tidak dapat menggunakan glukosa untuk dijadikan energi. Selain itu, tumpukan kadar glukosa yang tersisa dalam darah menyebabkan dampak buruk, misalnya buang air kecil jadi lebih sering, dehidrasi berlebihan, hingga kerusakan jaringan tubuh.

Apa Penyebab Terjadinya Diabetes Melitus Tipe 1?

Sayangnya penyebab pasti terjadinya diabetes melitus tipe 1 masih belum diketahui. Yang sudah diketahui sampai saat ini adalah ada kelainan sistem imun yang menjadi penyebab dibaliknya. Itulah sebabnya diabetes tipe 1 ini digolongkan sebagai penyakit autoimun.

Sistem imun, yang seharusnya hanya menyrang bakteri dan virus berbahaya, justru salah menyerang dan merusak sel-sel penghasil insulin yang ada dalam organ pankreas. Sel-sel itu disebut sel beta.

Para peneliti masih terus berupaya menyelidiki apa yang memicu terjadinya kelainan sistem imun itu. Ada dugaan bahwa beberapa orang memang secara genetik punya kecenderungan untuk mengidap penyakit autoimun ini.

Dan kecenderungan itu semakin menjadi-jadi akibat pengaruh faktor lingkungan, misalnya akibat infeksi virus tertentu atau pola makan tertentu, yang akhirnya memicu penyakit diabetes tipe 1 muncul ke permukaan.

Apa Saja Bahaya Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 1?

Diabetes melitus tipe 1 memiliki bahaya komplikasi yang cukup serius. Jika kadar gula darah tidak dikontrol dengan baik, seiring waktu itu akan memengaruhi organ-organ utama di dalam tubuh, termasuk jantung, pembuluh darah, saraf, mata, dan ginjal. Berikut adalah bahaya komplikasi dari diabetes tipe 1:

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Penyakit Kardiovaskular (Jantung & Pembuluh Darah)

Diabetes secara drastis meningkatkan risiko Anda untuk mengalami penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit arteri koroner yang disertai nyeri dada (angina), serangan jantung, stroke, penyempitan pembuluh arteri (aterosklerosis), dan tekanan darah tinggi.

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Kerusakan Saraf (Neuropati)

Kelebihan gula darah dapat melukai dinding-dinding pembuluh darah kecil (kapiler) yang mengalirkan makanan ke saraf-saraf Anda, terutama yang ada di kaki. Hal ini dapat menyebabkan kesemutan, mati rasa, terbakar, atau rasa sakit yang yang biasanya dimulai di ujung jari kaki atau tangan dan secara bertahap menyebar ke atas.

Penderita diabetes tipe 1 yang gula darahnya tidak terkontrol juga berisiko mengalami kelumpuhan pada anggota-anggota tubuh yang sarafnya terpengaruh.

Kerusakan pada rusak yang berkaitan dengan sistem pencernaan juga dapat menyebabkan mual, muntah, diare, atau sembelit. Dan pada pria penderita diabetes tipe 1 ada risiko komplikasi disfungsi ereksi.

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Kerusakan Ginjal (Nefropati)

Ginjal memiliki jutaan kumpulan pembuluh darah kecil yang menyaring limbah dari darah. Diabetes dapat merusak sistem penyaringan ini. Kerusakan yang parah dapat mengakibatkan gagal ginjal atau penyakit ginjal stadium akhir yang tidak dapat disembuhkan, yang mengharuskan dialisis (cuci darah) atau transplantasi ginjal.

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Kerusakan Mata

Diabetes dapat merusak pembuluh-pembuluh darah di retina (retinopati diabetik), yang berpotensi menyebabkan kebutaan. Diabetes juga membuat Anda berisiko mengalami gangguan penglihatan lain yang serius, misalnya katarak dan glaukoma.

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Masalah pada Kaki

Kerusakan saraf pada kaki atau peredaran darah yang tidak lancar ke kaki membuat Anda berisiko mengalami komplikasi di kaki. Jika dibiarkan, luka dan lecet di kaki dapat menjadi infeksi serius yang akhirnya harus diamputasi.

Ilustrasi Bahaya Komplikasi Diabetes
Credit Photo: SNK777 / Shutterstock

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Masalah Kulit dan Mulut

Diabetes melitus tipe 1 dapat membuat Anda rentan mengalami infeksi di kulit dan mulut, termasuk infeksi batkeri dan fungi (jamur). Contoh yang paling sering adalah penyakit gusi dan kondisi mulut kering.

Bahaya Komplikasi Diabetes Tipe 1: Komplikasi saat Kehamilan

Gula darah yang tinggi dapat berbahaya bagi ibu maupun janinnya. Diabetes melitus tipe 1 yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan keguguran, bayi lahir mati, dan cacat saat lahir. Bagi ibu, diabetes membuatnya berisiko mengalami ketoasidosis diabetik, gangguan mata, tekanan darah tinggi, dan preeklampsia.

Bahaya-bahaya komplikasi di atas lebih mungkin terjadi jika diabetes tipe 1 tidak ditangani dengan baik. Jadi Anda perlu menjalani pengobatan yang baik untuk mengontrol kadar gula darah supaya tidak mengalami risiko-risiko serius tersebut.

Apa Perbedaan Diabetes Melitus Tipe 1 dan 2?

Diabetes tipe 2 sering disebut “penyakit gaya hidup” karena terutama disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Tetapi diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, yang penyebab terjadinya adalah karena kekeliruan sistem imun tubuh. Sistem imun secara keliru menyerang sel-sel penghasil insulin (sel-sel beta) yang ada dalam pankreas.

Perbedaan lain antara diabetes tipe 1 dan 2 yaitu pada penyebab terjadinya kenaikan gula darah pada dua penyakit ini. Pada diabetes tipe 2, kenaikan gula darah biasanya disebabkan oleh kondisi resistensi insulin yang membuat tubuh tidak sanggup menggunakan insulin secara efisien, meski jumlah insulinnya tidak kekurangan.

Sedangkan pada diabetes melitus tipe 1, penyebab terjadinya kenaikan gula darah khususnya karena tubuh kekurangan insulin. Karena kekurangan insulin, tubuh tidak mampu mengubah gula menjadi energi sehingga terjadi penumpukan gula dalam darah.

Kesimpulan tentang Diabetes Melitus Tipe 1

Diabetes melitus tipe 1 adalah penyakit akibat tubuh tidak mampu menciptakan cukup insulin untuk mengontrol kadar gula darah. Akibatnya kadar gula darah menjadi berlebihan.

Di sinilah perbedaan diabetes tipe 1 dan tipe 2. Pada diabetes tipe 2 yang jadi masalah bukanlah kekurangan insulin, melainkan kondisi resistensi insulin yang membuat tubuh tidak mampu menggunakan insulin secara efisien.

Dan berbeda dengan tipe 2, diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun. Artinya penyakit ini awalnya terjadi karena sistem imun keliru menyerang sel-sel yang sehat di dalam tubuh. Pada diabetes tipe 1, penyebab terjadinya adalah karena sistem imun menghancurkan sel-sel penghasil insulin (sel-sel beta) di dalam organ pankreas.

Ada dugaan bahwa faktor genetik lah yang membuat seseorang rentan mengalami kelainan sistem imun itu. Kemudian faktor genetik ini ditambah dengan pengaruh lingkungan dan gaya hidup yang akhirnya mengakibatkan penyakit diabetes tipe 1.

Apa bahaya komplikasi diabetes tipe 1? Jika kadar gula darah tidak terkontrol, lama-kelamaan seluruh tubuh akan terpengaruh dan memicu terjadinya komplikasi. Komplikasi tersebut misalnya kerusakan mata, kerusakan saraf, masalah pada kaki, penyakit ginjal, penyakit jantung dan pembuluh darah, dan hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah).

Demikianlah ulasan artikel ini mengenai diabetes melitus tipe 1. Semoga informasi ini dapat menambah kewaspadaan Anda terhadap penyakit kronis ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar penyakit diabetes dan penanganannya hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Harvard Health Publishing. Type 1 Diabetes Mellitus. Published: Desember 2018. URL: https://www.health.harvard.edu/a_to_z/type-1-diabetes-mellitus-a-to-z. Accessed: 2020-01-07

Mayo Clinic. Type 1 diabetes. Published: 2017-08-07. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/type-1-diabetes/symptoms-causes/syc-20353011. Accessed: 2019-01-07

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}