Apakah Penderita Diabetes Boleh Berhenti Minum Obat?


By Cindy Wijaya

Jika Anda salah satu dari puluhan juta pasien diabetes di Indonesia, kemungkinan Anda bergantung pada obat diabetes untuk mengontrol kadar gula darah. Konsumsi obat setiap hari, apalagi jika harus lebih dari satu obat, bisa melelahkan dan menghabiskan banyak biaya. Anda juga mungkin khawatir dengan efek sampingnya.

Anda mungkin bertanya-tanya apakah penderita diabetes boleh berhenti minum obat, atau apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup. Jika ada cara untuk terlepas dari ketergantungan obat diabetes tanpa membahayakan kesehatan, Anda pasti ingin tahu caranya.

Apakah Obat Diabetes Harus Diminum Seumur Hidup?

Diabetes adalah penyakit kronis dan cenderung bertambah buruk seiring waktu. Karena itu pasien biasanya harus mengonsumsi obat secara terus-menerus. Tapi apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup?

Jawabannya bisa berbeda-beda, tergantung pada jenis diabetes yang diderita dan juga faktor-faktor lain. Berikut adalah penjelasannya berdasarkan artikel Can You Control Diabetes Without Medicine? oleh University of Rochester Medical Center Rochester.

Diabetes Tipe 1

Pada tipe 1, apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup? Ya, obat diabetes harus digunakan seumur hidup—terutama terapi insuln. Ini karena tubuh penderita diabetes tipe 1 mungkin tidak bisa menghasilkan insulin, atau kurang menghasilkan insulin.

Jika tidak menggunakan terapi insulin, penderita kemungkinan besar akan kehilangan terlalu banyak cairan (dehidrasi) dan berisiko mengalami kondisi koma diabetes yang dapat mengancam nyawa.

Diabetes Tipe 2

Bagaimana dengan diabetes tipe 2? Apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup? Jawabannya tidak mutlak iya atau tidak.

Dokter mungkin terlebih dulu menyarankan penyesuaian pola makan dan olahraga. Jika kelebihan berat badan, pasien mungkin harus menurunkan berat badannya. Upaya-upaya tersebut dapat menurunkan gula darah, mungkin sampai mendekati kisaran normal. Perubahan gaya hidup seperti ini mungkin dapat mengatasi diabetes, meski pasien tidak konsumsi obat.

Namun, seiring waktu hal itu bisa berubah. Saat diabetes tipe 2 pertama kali muncul, tubuh sering kali masih memproduksi banyak insulin tapi kesulitan menggunakannya. Tapi seiring berjalannya waktu, tubuh mungkin berhenti memproduksi cukup insulin. Jika ini yang terjadi, maka pasien mungkin harus minum obat.

Seiring waktu, banyak penderita diabetes tipe 2 membutuhkan obat untuk mengendalikan penyakit mereka. Namun gaya hidup sehat juga penting—terdiri dari pola makan sehat, rutin olahraga, dan memiliki berat badan ideal. Gaya hidup sehat tetap harus diupayakan meski Anda juga minum obat diabetes.

Diabetes Gestasional

Ini adalah jenis diabetes yang bisa terjadi pada ibu hamil. Pada diabetes gestasional, sering kali kadar gula darah bisa dikendalikan di awal kehamilan tanpa harus minum obat. Namun seiring waktu, pasien mungkin membutuhkan minum obat atau terapi insulin.

Tapi apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup? Setelah melahirkan, kemungkinan besar gula darahnya akan kembali normal sehingga tidak lagi butuh minum obat atau terapi insulin.

Tapi wanita yang mengalami diabetes gestasional memiliki risiko lebih besar untuk terkena diabetes gestasional lagi di kehamilan berikutnya. Dia juga punya risiko lebih tinggi untuk terkena diabetes tipe 2.

Simaklah halaman selanjutnya yang akan menjelaskan bagaimana caranya agar penderita diabetes bisa berhenti minum obat.

Jadi, Apakah Penderita Diabetes Boleh Berhenti Minum Obat?

Sayangnya bagi penderita diabetes tipe 1 tidak boleh berhenti menggunakan obat, terutama terapi insulin. Namun bagi penderita diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional, ada kemungkinan bisa berhenti minum obat.

Jika Anda ingin berhenti minum obat diabetes, Anda sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli kesehatan profesional. Dokter mungkin menyarankan Anda untuk mengupayakan perubahan gaya hidup. Apabila kadar gula darah Anda dapat dikontrol dengan baik selama beberapa waktu, dokter mungkin memperbolehkan untuk berhenti minum obat. (Sumber: Stopping Metformin: When Is It OK? – Healthline)

Untuk memutuskan apakah penderita diabetes boleh berhenti minum obat, dokter biasanya akan memeriksa gula darahnya dengan tes darah A1C (disebut juga HbA1c). Tes ini mengukur kadar gula darah rata-rata pasien.

Anda biasanya harus memenuhi persyaratan berikut sebelum diperbolehkan berhenti minum obat diabetes:

  • Hasil tes A1C kurang dari 6,5% selama setidaknya 6 bulan.
  • Hasil tes glukosa darah pagi puasa Anda berada di bawah 130 mg/dL.
  • Hasil tes glukosa darah secara acak atau setelah makan berada di bawah 180 mg/dL.

Dokter tidak mengizinkan pasiennya berhenti minum obat jika tidak memenuhi persayaratan di atas. Ingatlah bahwa syarat-syarat tersebut bisa berbeda-beda tergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan faktor-faktor lainnya. Jadi penting untuk konsultasi dengan dokter sebelum mengubah, atau bahkan menghentikan, dosis obat

Apa yang Perlu Dilakukan Agar Bisa Berhenti Minum Obat?

Bagi penderita diabetes tipe 2, ada harapan untuk terlepas dari minum obat jika berhasil memasuki kondisi remisi. Remisi artinya kadar gula darah bisa dijaga tetap normal dalam waktu setidaknya 3 bulan, tanpa minum obat. (Sumber: Diabetes Remission – Diabetes UK)

Jika Anda penderita diabetes tipe 2 dan ingin lepas dari ketergantungan obat, ada beberapa tips untuk masuk ke kondisi remisi tersebut.

  • Menurunkan berat badan atau menjaganya tetap ideal
  • Teratur berolahraga
  • Mengurangi asupan karbohidrat
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Berhenti merokok dalam bentuk apapun
  • Berhenti atau membatasi konsumsi alkohol

Banyak penderita juga berupaya mengonsumsi herbal untuk membantu menormalkan gula darah. Salah satu yang sering direkomendasikan ialah Noni juice (sari buah Mengkudu), karena sudah terbukti efektif menurunkan gula darah dan menjaganya tetap stabil.

Contohnya penelitian yang dirilis dalam BIOEDUSCIENCE Vol. 4 No. 2 mendapati bahwa pasien diabetes yang minum Noni juice sekali sehari selama 10 hari berhasil menurunkan gula darahnya secara signifikan. Sehingga para peneliti menyimpulkan bahwa Noni bisa dimanfaatkan sebagai terapi pendamping untuk diabetes.

Minum Noni Juice Agar Bisa Berhenti Minum Obat Diabetes
Herbal Noni Juice (Photo by Ninetechno from Getty Images via Canva)

Banyak bukti juga menunjukkan bahwa remisi diabetes sebagian besar dimungkinkan melalui penurunan berat badan. Jika Anda obesitas atau kegemukan, kemungkinan besar Anda bisa memasuki remisi jika berhasil mengurangi berat badan dalam jumlah besar—hingga 15 kg—secara aman dan secepat mungkin setelah didiagnosis diabetes tipe 2. (Sumber: Weight Loss and Diabetes – Diabetes UK)

Apabila dengan upaya-upaya di atas kadar gula darah Anda berhasil dijaga tetap normal dalam jangka waktu sedikitnya 6 bulan, dokter mungkin akan mengizinkan berhenti minum obat.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang apakah obat diabetes harus diminum seumur hidup dan apakah penderita diabetes boleh berhenti minum obat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}