Share:

Setelah mengetahui P3K Luka Bakar tentu Anda perlu memahami manakah jenis luka bakar yang ringan dan berat, agar pertolongan yang dibuat benar-benar efektif atau tepat sasaran, sekalipun Anda bukanlah tenaga medis – namun ini adalah bekal ilmu yang diperlukan oleh semua orang saat membantu sesamanya. Mari kita perhatikan bersama-sama bagaimana membedakan antara luka bakar ringan dengan luka bakar berat berdasarkan tingkatannya.

Apabila Anda tidak memahami tingkat perawatan yang diperlukan, cobalah untuk menilainya berdasarkan pada tingkat kerusakan jaringan, sesuai dengan kategori luka bakar berikut:

  • Luka bakar tingkat 1:

    Luka bakar ini hanya melibatkan lapisan luar kulit dan merupakan jenis yang kurang serius. Hal ini ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan sakit. Anda juga dapat mengobati luka bakar tingkat pertama seperti luka bakar ringan. Jika luka melibatkan tangan, kaki, wajah, pangkal paha, bokong atau bersama besar, ada baiknya mencari perhatian medis darurat.

  • Luka bakar tingkat 2:

    Luka bakar ini dapat dikata lebih serius dan ditandai dengan noda kulit berwarna merah atau putih, terjadi pembengkakan, sakit dan lecet. Apabila luka bakar tingkat 2 memiliki ukuran diameter kurang dari 3 inci (7,6 cm) maka dapat diperlakukan sebagai luka bakar ringan. Jika area yang terbakar lebih besar atau mencakup tangan, kaki, wajah, pangkal paha, bokong atau sendi utama, hal ini dapat diperlakukan sebagai luka bakar berat dan segera dapatkan bantuan medis.

  • Luka bakar tingkat 3:

    Luka bakar paling serius yang melibatkan semua lapisan kulit dan lemak dasar. Otot dan bahkan tulang mungkin juga terpengaruh. Daerah yang terbakar bisa hangus hitam atau putih. Orang mungkin mengalami: kesulitan bernapas, mengalami keracunan karbon monoksida, efek toksik lainnya terjadi jika asap ikut terhirup. Segera dapatkan bantuan medis.

Baca juga  Diet Protein Untuk Mempercepat Penyembuhan Luka

Jika Anda masih belum paham mengenai cara membedakan antara luka bakar ringan dengan luka bakar berat pada prosedur P3K Luka Bakar, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan medis melalui tenaga medis yang disediakan oleh Fasilitas Kesehatan terdekat.

Begitu pula untuk penanganan bekas luka bakar, hendaknya dibicarakan dengan dokter spesialis kulit. Berbagai metode pengobatan bisa dilakukan, namun ini dilakukan dengan persetujuan dari pasien dan anggota keluarganya. Oleh karena itu, pasien berhak menanyakan sebanyak mungkin informasi mengenai pengobatan.

Mengatasi luka bakar sejak mula dapat membantu Anda untuk mencegah terjadinya komplikasi serius, penanganan dini dalam mengatasi luka bakar bisa jadi berkaitan dengan bekas luka yang ditinggalkan.

Sekalipun tidak ada yang dapat memprediksi seberapa parah luka bakar yang akan timbul dikemudian hari, namun para ahli medis akan berupaya untuk memberikan sekecil mungkin bekas yang bisa jadi merusak penampilan Anda. Hal yang utama ialah menyelamatkan nyawa pasien tersebut.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.