5 Tips untuk Tetap Sehat di Hari Raya

488
Shutterstock

Diedit:

Bulan Ramadhan akan segera berakhir dalam hitungan hari. Dan sesaat lagi Anda akan menyambut datangnya hari raya Lebaran. Bagi umat Muslim yang merayakan, kedatangan hari raya Idul Fitri selalu disambut dengan meriah. Termasuk dirayakan dengan penyajian sejumlah hidangan istimewa.

Yang menjadi masalah, kebanyakan orang lalai dan tidak mawas, bahwa sejumlah makanan pada hidangan khas hari raya ini bisa menyebabkan masalah pada kesehatan. Terutama untuk Anda yang memang sudah memiliki sejumlah keluhan kesehatan sehingga perlu menjaga pola makan dengan baik.

Bila kita mengamati kondisi yang berkembang dalam perayaan lebaran, Anda memang pasti menyadari ada banyak alasan kenapa Anda perlu waspada pada hari-hari istimewa ini, terutama berkaitan dengan potensinya dalam menyerang kesehatan Anda.

Anda baru saja merampungkan puasa selama 30 hari. Pada masa ini, ada sejumlah kondisi yang telah terbentuk dan teradaptasi dalam tubuh Anda, termasuk perkembangan kadar glikemik dalam tubuh, ritme dan jam makan serta tidur serta hal-hal lain.

Di sisi lain, tak perlu dijelaskan bagaimana makanan dan sajian yang terhidang di saat hari raya. Semua makanan selalu berkisar pada hidangan berlemak, kaya santan, kaya keju, manis dan penuh dengan kalori.

Masalahnya di saat hari raya semacam ini akan terkesan tidak sopan bila Anda tidak menyantap hidangan yang sudah dijamukan untuk Anda. Seperti simalakama bukan? Padahal hidangan di hadapan Anda benar-benar bisa menimbulkan masalah yang kompleks.

Bukan hanya sebenarnya tidak sehat, tetapi kebanyakan dari kita tentu akan menyadari bahwa semua makanan ini jelas bukan makanan yang lazim Anda konsumsi sehari-hari. Tidak setiap hari di saat yang sama Anda mengonsumsi rangkaian makanan kaya kalori yang sekaligus berlemak dan manis dalam satu kali kesempatan.

Artinya bahkan terlepas dari fakta Anda baru saja mengakhiri puasa dan mungkin telah beradaptasi dengan pola makan ala masa puasa, tubuh Anda tetap akan terkejut dengan banyaknya kalori dan lemak yang Anda konsumsi.

Kontradiksi dengan itu, tanpa Anda sadari aktivitas hari raya bisa menjadi sangat melelahkan. Anda bisa menghabiskan waktu seharian untuk berkunjung ke rumah kerabat dan menjamu tamu tanpa henti. Meski terkesan tidak berat, ini bisa cukup melelahkan sebenarnya.

Dan berkaitan dengan semua kondisi khusus yang terjadi di hari raya inilah, perlu untuk Anda memahami apa saja yang perlu Anda lakukan supaya tetap sehat di hari raya.

Perhatikan Asupan Anda

Klasik sekali memang, ketika kami katakan Anda harus memperhatikan asupan Anda. Tetapi faktanya inilah kunci utama untuk Anda tetap sehat di hari raya. Bahwa Anda harus sangat memperhatikan asupan Anda.

Kadar kalori adalah kunci utama, mengingat Anda jelas tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak kalori.  Hukum ini bahkan berlaku untuk mereka yang sehat dan tidak ingin mengalami kenaikan berat badan mendadak pasca lebaran. Tetapi terutama sekali untuk mereka dengan masalah kolesterol dan diabetes.

Bila Anda sudah mengonsumsi banyak kue kering yang kaya lemak, coba kurangi porsi makanan utama dengan kadar santan tinggi. Bila Anda sudah mengonsumsi sepiring kecil puding yang manis coba untuk hanya minum air putih dari pada segelas sirup.

Baca juga:  18 Kondisi pada Kaki Anda Ini Bisa Jadi Tanda Bahaya Lho! (3)

Beberapa makanan bisa mengandung sangat banyak kalori dan kadang Anda tidak punya pilihan lain selain menikmatinya, sementara itu sudah dihidangkan di hadapan Anda. Anda hanya disarankan untuk mengonsumsinya dalam porsi kecil. Bila memungkinkan, imbangi sajian semacam ini dengan acar, sambal, atau buah-buahan.

Pada dasarnya kebutuhan kalori tubuh dan toleransi tubuh terhadap kalori tergantung pada kelamin, usia, tinggi dan aktivitas Anda. Anda bisa membutuhkan kalori antara 2000 kkal hingga 2700 kkal. Demikian yang disampaikan dalam laman medicalnewstoday.com.

Disampaikan pula, bahwa akan lebih baik bila membagi kebutuhan kalori ini dalam beberapa kali porsi makanan seharian ketimbang sekaligus. Jadi pilihan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi-porsi kecil selama sehari bisa lebih aman untuk tubuh Anda.

Makan dengan Perlahan

Untuk membantu Anda tidak menjadi terlalu kenyang, coba untuk makan dengan lebih perlahan. Anda akan mendapatkan banyak manfaat bila Anda menjadi tidak terlalu kenyang, sementara bisa jadi Anda harus berkunjung ke beberapa kerabat dan kembali mendapatkan hidangan yang perlu Anda santap.

Makan dengan perlahan akan membantu perut Anda memproses masuknya makanan dan mengirikan sinyal ke otak. Di saat inilah kemudian otak mengolahnya dan memberi sinyal rasa kenyang. Kadang diperlukan waktu sekitar 10 menit bagi perut Anda untuk bereaksi dan menunjukan rasa kenyang.

Bila Anda makan dengan cepat, tanpa Anda sadari Anda menghabis makanan sebelum otak Anda membaca sinyal dari perut. Akhirnya ketika Anda menuntaskan satu porsi hidangan saja, Anda sudah merasa kekenyangan.

Kekenyangan, akan mendorong tubuh Anda menghasilkan lebih banyak insulin. Insulin akan menyebabkan sel-sel dalam area perut merubah cepat kalori menjadi cadangan lemak. Ini menyebabkan perut Anda menjadi buncit dan penuh lemak tak lama setelah lebaran.

Dalam laman medicalnewstoday.com, juga dijelaskan makan dengan perlahan akan membantu tubuh Anda menahan kalori lebih efektif sehingga tidak cepat masuk ke dalam darah. Ini membantu mengendalikan kadar gula darah Anda tidak naik dengan cepat.

Banyak Minum Air Putih

Salah satu cara efektif membantu Anda mengimbangi semua makanan manis dan berlemak yang Anda konsumsi ini adalah dengan banyak minum air putih. Ini penting untuk membantu Anda tetap sehat dan segar selama hari raya.

Dijelaskan dalam diabetesselfmanagement.com, bahwa menjadi kurang minum akan menyebabkan tubuh Anda menahan lebih banyak kadar gula dalam darah. Sedang banyak minum akan membantu tubuh Anda membuang sebagian kelebihan gula pada urin. Ini efektif menekan resiko kenaikan gula darah pada pasien diabetes.

Sedang dalam ulasan livestrong.com, dijelaskan manfaat air untuk menjaga tubuh lebih efektif mengatasi kelebihan asupan kolesterol. Kurang minum menyebabkan kadar HDL kolesterol akan meningkat dalam darah.

Yang perlu Anda pahami, sementara Anda beraktivitas selama hari raya, banyak berbincang bahkan beraktivitas fisik di siang hari dengan berjalan dari satu rumah ke rumah lain untuk bersilaturahmi, di saat ini sebenarnya ada sebagian air dalam tubuh Anda hilang, bersama keringat dan uap. Itu sebabnya Anda sangat butuh hidrasi.

Baca juga:  Manfaat Jatuh Cinta bagi Kesehatan

Kebanyakan dari Anda akan dihidangkan minuman manis. Sudah menjadi tradisi di Indonesia untuk menghormati tamu dengan minuman manis. Hanya saja sebaiknya minuman manis ini Anda konsumsi dalam kadar terbatas, dan lebih banyak mengonsumsi air putih. Ini lebih aman dan lebih baik untuk mengimbangi pola makan Anda yang sedikit lepas di hari raya.

Kenakan Pakaian dan Alas Kaki yang Nyaman

Terkesan tidak penting, tetapi sadarilah ini sebagai hal yang sebenarnya perlu Anda perhatikan. Pakaian dan alas kaki yang nyaman penting untuk Anda kenakan di hari raya. Karena Anda akan banyak menjamu dan bertandang ke rumah kerabat, berjalan kaki dan mungkin beraktivitas di siang hari yang panas.

Anda akan merasa sangat tidak nyaman bila kaki Anda terasa pegal akibat tumit yang terlalu lelah mengenakan sepatu hak tinggi. Atau tubuh yang terasa gerah akibat keringat berlebihan yang tertahan di balik pakaian Anda yang tidak menyerap keringat.

Mereka dengan masalah asam urat diam-diam bisa saja akan mengeluhkan pembengkakan pasca seharian beraktivitas dengan sepatu tidak nyaman mereka. Atau beberapa orang mulai mengeluhkan efek gatal semacam dermatitis ringan akibat seharian berkeringat.

Ketika Anda meras kepanasan dan terlalu lelah, Anda akan semakin mudah tergoda dengan bermacam minuman dingin manis yang ditawarkan. Ini membuat Anda akan mengonsumsi minuman manis lebih banyak dari seharusnya.

Banyak Makan Buah dan Sayur

Kebanyakan hidangan lebaran selalu seputar hidangan berlemak. Cobalah untuk membuka terobosan baru dengan menyajikan sayuran sebagai pendamping hidangan berlemak. Pilihan seperti salad, asinan sayuran, gado-gado atau rujak bisa Anda coba untuk memberi varian berbeda pada hidangan lebaran. Selain juga memberi Anda pilihan varian sajian sehat di tengah banyaknya makanan kaya kalori yang ada.

Kandungan vitamin dan sejumlah komponen fitokimia dalam buah dan sayuran akan baik untuk membantu tubuh mengatasi asupan kolesterol dan gula berlebihan. Demikian dijelaskan dalam livestrong.com.

Sayur dan buah juga akan menambah kadar serat yang masuk ke dalam usus. Ini membantu Anda memperlambat proses penyerapan makanan. Sehingga menghindari terjadinya kenaikan kadar gula dalam darah dengan drastis. Kenaikan yang tinggi secara cepat akan mendorong terbentuknya insulin dalam kadar sangat tinggi. Ini situasi yang sangat tidak sehat, mengingat insulin cenderung mendorong tubuh membentuk cadangan lemak.

Di sisi lain sayur dan buah juga membantu menahan lemak untuk tidak mudah terserap dalam tubuh. Juga akan memudahkan proses pembuangan sisa makanan. Ini efektif membuang kelebihan kolesterol yang ada sebelum sempat diserap oleh tubuh.

Coba untuk turut serta dalam perayaan hari raya dengan cara yang lebih sehat dan aman. Bagaimanapun Anda tentu tidak akan ingin hari raya yang meriah dan penuh sukacita berakhir dengan masalah kesehatan serius. Karenanya tidak ada salahnya memperhatikan beberapa catatan tips di atas pada saat hari raya nanti.

Advertisement
Alinesia