Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Buah dengan Gula Tinggi Buah dengan Gula Tinggi Shutterstock

15 Buah yang Mengandung Gula Paling Tinggi (II)

Pada artikel bagian pertama kami telah mengulas mengenai beberapa macam buah dengan kandungan gula yang tinggi. Kami akan kembali dengan membahas mengenai macam-macam buah dengan kandungan gula tinggi.

Pertanyaan menarik sebenarnya, apakah mengonsumsi makanan buah dengan kadar gula tinggi itu berbahaya? Seberbahaya apakah sebenarnya gula dalam buah?

Buah manis memiliki formula gula yang sedikit berbeda dari gula biasa, ini karena dalam gula buah sebagian merupakan komponen fruktosa. Fruktosa tidak bekerja untuk diubah sebagai glukosa, tetapi komponen sukrosa dalam buah bisa diubah menjadi glukosa.

Jadi semanis apapun buah tersebut, tidak semua gula berperan terhadap kadar glikemik tubuh. Malah keberadaan komponen serat dalam buah akan membantu tubuh untuk meredam penyerapan gula dari buah. Jadi kadar gula yang tersimpan dalam buah tidak seluruhnya akan terserap oleh tubuh, melainkan dibawa keluar oleh serat menuju feses.

Rekomendasi dari diabetes.org.uk , malah mengatakan penderita diabetes untuk tetap mengonsumsi buah, termasuk buah manis. Karena semua jenis buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, serat dan komponen fitonutrient yang bisa bekerja sebagai anti oksidan. Beberapa bahkan memberi manfaat terhadap kadar glikemik dan masalah resistensi insulin.

Hanya saja, pastikan mengonsumsi dalam kadar yang aman, semakin manis buah yang Anda konsumsi, semakin terbatas tubuh Anda bisa mentoleransi. Anda juga direkomendasikan untuk mengonsumsi buah potong ketimbang juice, karena kadar seratnya yang masih sempurna.

Sebelumnya kami telah mengulas mengenai 7 buah kaya gula dalam ulasan kami di sini, dan kini berikut adalah 8 jenis buah kaya gula yang lain.

  • Kurma

    Dalam ulasan happysugarhabits.com, kurma dijuluki bukan sebagai buah, tetapi konsentrasi gula. Sebenarnya bisa masuk akal saja, mengingat ternyata komponen gula dalam 100 gram buah kurma mencapai 63 gram, dengan komponen glukosa mencapai 32 gram dan 13 gram gula sukrosa.

    Ini berarti kadar gula dalam kurma bisa dikatakan sebagai yang paling tinggi. Bahkan dikatakan bahwa salah satu terapi untuk membantu mengatasi kondisi hipoglikemia adalah dengan mengonsumsi 1 butir kurma.

    Menurut sumber livestrong.com kurma memang bukan buah yang direkomendasikan untuk pengidap diabetes, dan sebaiknya hanya dikonsumsi secara terbatas. Buah ini tetap saja kaya akan sejumlah vitamin seperti vitamin B dan C, juga kaya mineral yang relatif lengkap ragamnya. Dan jangan lupa kurma kaya serat, jadi selama dikonsumsi terbatas, buah ini masih dalam kategori aman.

  • Kelengkeng

    Sementara di kawasan barat sulit menemukan buah yang kerap disebut pula dengan nama mata kucing ini, kelengkeng justru sangat mudah kita temukan di Indonesia. Buah ini dikenal dengan aroma harumnya yang khas.

    Tak banyak yang tau kalau buah manis ini memiliki sederet manfaat. Menurut laman healthbenefitstimes.com, buah kelengkeng kaya akan vitamin C dan vitamin B1 juga B2, serta mengandung mangaan, tembaga, kalium dan fosfor.

    Hanya saja kandungan gula dari buah ini mencapai 15 gram untuk tiap 100 gramnya. Angka yang relatif tinggi sehingga tentu saja perlu Anda perhatikan dalam mengasupnya. Kandungan seratnya tinggi tetapi bukan jenis yang terlalu tinggi, bahkan pada saat sangat matang, kandungan gula buahnya bisa berkembang menjadi alkohol. Anda sangat disarankan mengonsumsinya dengan moderat, terutama untuk pasien diabetes.

  • Apel

    Sementara banyak dokter yang mengatakan apel adalah buah kaya manfaat, juga direkomendasikan dengan pepatah, “Sebuah apel di pagi hari akan menjauhkan Anda dari dokter”. Tentu saja pepatah tersebut beralasan kuat,  faktanya apel memang kaya manfaat.

    Kandungan karbohidrat uniknya yang menyerupai spons membuat buah ini bekerja menyerap lemak yang terbentuk dalam tubuh, termasuk menurunkan kadar kolesteroljahat. Kinerjanya dalam mengangkat plak dan toksin dalam tubuh juga efektif, termasuk membantu mengangkat plak pada permukaan gigi.

    Hanya saja menurut healthaliciousness.com. kadar gula dalam apel mencapai 11,7 gram untuk tiap 100 gram. Jumlah yang relatif tinggi sebenarnya, hanya saja masih cukup aman dikonsumsi mengingat kandungan peptin dalam apel justru sebagai anti diabetes dan anti kolesterol. Ini membantu Anda tetap mengontrol kadar gula darah setelah mengonsumsi apel dalam takaran moderat.

  • Jeruk

    Jeruk memiliki karakter serupa dengan mangga, sebagian besar buah jeruk cenderung manis bahkan bisa sangat manis. Tetapi sebagian lain cenderung masam sehingga tidak mengandung terlalu banyak unsur gula. Rata-rata jeruk mengandung 10,6 gram gula untuk tiap 100 gramnya. Tetapi beberapa jenis jeruk bisa lebih manis dari itu.

    Tetapi mengonsumsi jeruk manis utuh jauh lebih efektif dan sehat dibandingkan mengonsumsi juice jeruk, apalagi yang telah diimbuhi gula. Juice membuat sebagian besar komponen serat dalam jeruk hilang, dan semakin buruk berkat imbuhan gula tadi. Komponen serat menjadi pelindung bagi tubuh untuk mengatasi kadar gula yang tinggi dalam jeruk.

    Bagaimanapun jeruk adalah pilihan menggiurkan untuk Anda mendapatkan suplai vitamin C. Juga jangan lupa dengan sejumlah komponen mineral dan fitonutrient. Kami sempat mengulas manfaat jeruk dalam kesempatan ini.

    Kadar fitonutrient dalam buah jeruk sangat tinggi dengan varian beragam dan manfaat yang berlimpah. Jadi menilik dari manfaat yang bisa Anda dapatkan, mengonsumsi jeruk tetap baik dan disarankan, asal tidak berlebihan.

  • Buah Pear

    Pear adalah salah satu buah yang dikenal akan kandungan kaliumnya. Unsur astringent yang kuat dari komponen air buah ini juga relatif tinggi, hingga dianggap baik untuk membantu mempercepat penyembuhan inflamasi.

    Whfoods.com mengatakan kandungan fitonutrient dalam buah pear sangat berlimpah. Jadi terlepas dari komponen vitamin dan mineralnya, buah ini sangat baik untuk kesehatan tubuh, termasuk mengatasi dan mencegah sejumlah penyakit degeneratif seperti jantung, tekanan darah tinggi atau diabetes.

    Hanya saja, bagi penderita diabetes, sebaiknya perhatikan porsi Anda mengonsumsi pear. Buah manis ini mengandung gula hingga 10, 2 gram untuk 100 gram pear. Meski tidak terlalu tinggi, tetapi sebaiknya tetap kendalikan selera Anda dalam mengonsumsi pear.

  • Blueberry

    Buah satu ini masuk dalam kategori buah superfood, ini karena komponen vitamin dan mineral dalam buah ini sangat berlimpah. Hampir semua jenis vitamin dan mineral bisa Anda jumpai dalam blueberry.

    Bahkan buah ini dianggap paling kaya antioksidan. Kandungannya dianggap paling lengkap bila kita bandingkan dengan jenis asupan buah anti oksidan lain. Hanya saja buah ini kaya gula hingga pada kadar 10 gram untuk tiap 100 gramnya.

    Hanya saja buah blueberry cenderung tidak terlalu bahaya untuk kadar glikemik darah. Ini karena buah ini kaya vitamin C, serat dan antosianin yang baik untuk diabetes. Selama Anda konsumsi denga bijak, manfaat buah ini bisa Anda nikmati.

  • Plum

    Kita memang cenderung asing dengan buah satu ini. kebanyakan dari kita tak banyak yang tau macam apa buah satu ini. Kebanyakan produk plum di Indonesia bisa Anda dapatkan dalam bentuk kering menyerupai kismis. Dan di sinilah Anda patut waspada pada buah plum.

    Buah plum ini menurut informasi dalam draxe.com, mengandung komponen mineral dan vitamin yang lengkap, kandungan serat dan peptin dalam buah ini sangat baik hingga dikenal efektif melancarkan pencernaan, menjaga kesehatan liver dan baik pula untuk jantung dan sirkulasi darah.

    Hanya saja berdasar laman healthaliciousness.com, buah plum mengandung gula hingga 10 gram untuk tiap 100 gramnya. Ini belum menghtung kadar gula terkonsentrasi pada buah plum kering. Kadar gula plum kering bisa mencapai 100 gram tiap cup.

  • Nanas

    Buah satu ini dikenal akan kandungan vitamin C yang tinggi. Dalam medicalnewstoday.com, dijelaskan bahwa buah ini mengandung komponen fitokimia unik bernama bromelain dan proxeronine yang baik untuk fungsi pernafasan dan regenerasi sel tubuh.

    Nanas juga dikenal baik untuk kesehatan kardivaskular, kesehatan mata dan fungsi anti kanker. Jadi rasanya memang sangat banyak alasan untuk kita mengonsumsi buah yang dikenal dengan permukaannya yang kasar itu.

    Hanya saja menurut sumber healthaliciousness.com , kandungan gula dari buah nanas mencapai 10 gram untuk tiap 100 gram. Komponen gula ini relatif tinggi sebenarnya, hanya saja beruntungnya disertai dengan kadar serat yang sangat tinggi. Buah nanas utuh mengandung serat tinggi sehingga akan membantu tubuh mengendalikan daya serap tubuh terhadap gula yang Anda asup dalam makanan. Ini membantu Anda menghindari dari naiknya kadar glukosa darah dengan drastis.

Itulah beberapa jenis buah lagi yang terbukti klinis mengandung kadar gula tinggi. Meski dilengkapi dengan serat yang tinggi, yang artinya baik untuk  mencegah tubuh menyerap gula dengan optimal, Anda tetap tidak direkomendasikan untuk mengonsumsinya berlebihan. Apalagi untuk Anda yang memiliki masalah diabetes.

Pilih buah dalam bentuk potongan utuh dan bukan yang sudah dihaluskan, juga hindari penambahan gula pada buah, ini akan membantu Anda menekan resiko kenaikan kadar glikemik tubuh berlebihan pasca mengonsumsi buah-buahan manis tersebut.

FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram

Log In or Register