Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Buah Kaya Gula Buah Kaya Gula life.hu

15 Buah yang Mengandung Gula Paling Tinggi (I)

Tidak ada yang memungkiri bahwa buah memiliki manfaat yang sangat tinggi dan berperan sangat besar untuk menunjang kesehatan Anda. Buah selalu diperkaya dengan komponen vitamin, mineral, serat dan anti oksidan yang bekerja membantu memaksimalkan kesehatan Anda, termasuk membantu mengenyahkan komponen radikal bebas dari tubuh Anda.

Tetapi kadang buah juga bisa memiliki sisi buruk, terutama bila kemudian Anda konsumsi dengan berlebihan. Diantaranya karena buah memiliki unsur gula. Bagi kebanyakan orang gula dalam buah tidak memberi efek negatif selama dikonsumsi dalam takaran moderat.

Selain karena gula dalam buah sebagian besar berupa fruktosa yang tidak banyak memberi imbas pada kadar glukosa darah, juga karena manfaat vitamin, mineral, serat dan anti oksidan di dalamnya cukup besar untuk menandingi efek gula dalam buah.

Tetapi bagi mereka yang memiliki masalah dengan resistensi insulinatau keluhan diabetes, sebaiknya Anda cukup waspada dengan buah. Sekalipun sebagian gula dalam buah berupa fruktosa, tubuh tetap mungkin menambahkannya sebagai elemen glukosa darah. Dan pada kasus diabetes, kondisi ini tetap bisa beresiko.

Apalagi justru fruktosa bila berlebihan juga bisa berbahaya untuk liver. Beruntung buah disertai dengan komponen fitokimia yang justru cenderung sehat untuk liver. Tetapi pada mereka yang rentan, seperti pengidap radang hati, asupan buah bisa menjadi masalah.

Sebenarnya, yang perlu Anda lakukan dalam mengantisipasi kondisi ini adalah dengan melakukan kombinasi antara buah-buahan yang kaya gula dengan jenis buah-buahan yang memiliki kadar gula rendah. Pola kombinasi ini akan membantu mengontrol kadar asupan gula buah.

Dan untuk itu, berikut adalah sejumlah jenis buah yang diketahui mengandung kadar gula dalam kadar tinggi, sebagaimana dijelaskan dalam laman healthaliciousness.com.

  • Buah Ara

    Buah satu ini memang tidak terlalu populer di Indonesia. Anda tidak mudah menemukan buah ini di pasar lokal kecuali di pasar-pasar khusus yang menyediakan buah-buahan impor. Tetapi bagi kalangan muslim buah ini banyak digemari karena banyak direkomendasikan selaku buah kesehatan sebagaimana buah kurma.

    Buah yang juga dikenal dengan sebutan tin ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Menurut organicfacts.net, buah ara kaya akan vitamin B1, B2, vitamin A, juga komponen kalsium, zat besi, fosfor, mangan, sodium, kalium dan klorin.

    Kandungan seratnya sangat tinggi, termasuk mengandung komponen pektin yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Komponen lemak tak jenuh di dalamnya juga baik sebagai anti inflamasi, perawatan sistem saraf pusat dan kesehatan jantung.

    Tetapi jangan lupa buah satu ini ternyata mengandung gula yang relatif tinggi, mencapai kisaran 16,3 gram untuk tiap 100 gramnya. Kalori yang terkandung di dalamnya mencapai 74 kkal untuk tiap 100 gram. Beruntung saja, buah ini kaya serat jadi masih cukup aman untuk dikonsumsi penderita diabetes, selama dengan kadar yang moderat.

  • Anggur

    Anggur dikenal mengandung vitamin C yang cukup tinggi, disertai dengan manfaat antosianin, quercetin, flavonoid dan sejumlah komponen anti oksidan lain. Ini menjadikannya sebagai salah satu buah dengan manfaat terbaik yang bisa Anda dapatkan. Menurut medicalnewstoday.com, buah ini juga baik untuk anti kanker, anti hipertensi, anti kolesterol, anti radikal bebas, hingga anti diabetes.

    Tetapi bagaimanapun, perhatikan dengan baik kandungan gula dalam buah satu ini. Dalam 100 gramnya ditemukan setidaknya 16,8 gram gula. Hanya saja manfaat antosianin masih melindungi buah ini dari efeknya terhadap kadar glikemik tubuh, karena antosianin sendiri memiliki manfaat meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin.

    Berbeda dengan kismis, yang merupakan bentuk kering dari anggur. Proses pengeringan membuat anggur terkonsentrasi, termasuk komponen gula di dalamnya. Satu cup kismis memiliki kadar gula mencapai 100 gram. Meski demikian ada sejumlah manfaat dari anggur yang juga terkonsentasi pada kismis. Dan karenanya, Anda masih diijinkan mengonsumsi kismis namun dalam porsi yang terbatas.

  • Leci

    Buah satu ini juga tak mudah ditemukan, kebanyakan dari kita lebih mengenal sirup leci ketimbang buah leci itu sendiri. Tetapi sebenarnya buah yang memiliki bentuk selintas menyerupai buah rambutan ini memiliki manfaat yang cukup tinggi. Tentu saja dengan catatan, buah satu ini mengandung gula yang relatif sangat tinggi, bahkan mencapai 15,2 gram untuk tiap 100 gram.

    Tapi jangan ragu mengonsumsi buah leci segar, leci tetap aman dikonsumsi asal dalam takaran moderat. Karena menurut nutrition-and-you.com buah ini mengandung vitamin C yang tinggi, mencapai 119% kebutuhan tubuh untuk tiap 100 gramnya.

    Leci segar juga mengandung komponen polifenol oligonol yang memiliki manfaat anti influenza dan membantu kinerja sirkulasi darah. Leci juga mengandung vitamin B, tembaga dan kalium yang berperan untuk kesehatan sirkulasi darah.

  • Pisang

    Buah yang satu ini dikenal akan kandungan kaliumnya yang sangat tinggi. Juga dengan komponen seratnya yang berlimpah sehingga baik untuk diet dan membantu melancarkan pencernaan. Buah ini menurut sumber livescience.com, juga mengandung kadar tryptophan yang tinggi. Tryptophan diketahui menjadi salah satu komponen bentuk serotonin, hormon yang membawa mood nyaman dan senang.

    Tetapi buah satu ini ternyata juga kaya gula, kandungan gula di dalamnya mencapai 12,2 gram untuk 100 gramnya. Di sisi lain pisangmemberi efek sedatif. Efek sedatif akan memudahkan tubuh membentuk cadangan lemak. Sedang pisangjuga kaya serat sehingga sebenarnya cenderung membantu menekan reaksi tubuh membentuk glukosa darah.

  • Delima Merah

    Buah ini belakangan lebih banyak dikenal dengan sebutan pomegranate, dan juga dikenal banyak orang sebagai salah satu superfood. Menurut authoritynutrition.com, buah ini mengandung vitamin C, B, K dan sejumlah mineral termasuk zat besi, kalium dan mangaan.

    Tidak hanya dilengkapi dengan sejumlah vitamin dan mineral, buah pomegranate ini juga mengandung sejumlah komponen fitonutrient seperti Punicalagins yang menjadikannya sebagai anti kanker, anti reumatik, anti inflamasidan peningkat imunitas. Senyawa ini memiliki kekuatan hingga 3 kali lipat dari unsur anti oksidan anggur. Juga dala biji kecilnya terkandung Punicic acid yang merupakan komponen asam lemak yang sehat.

    Meski demikian buah ini memiliki kadar gula yang relatif tinggi, hingga mencapai 13,7 gram dari 100 gramnya. Tentu ini patut menjadi perhatian mengingat buah ini kerap kali dijual di pasaran sudah dalam kemasan minuman atau sirup yang lazim ditambahkan komponen gula. Itu artinya kandungan gula pada minuman dan sirup kemasan ini bisa jadi relatif cukup tinggi.

  • Mangga

    Buah satu ini memang dikenal mengandung kadar gula yang tinggi. Bahkan bisa dikatakan termasuk yang tertinggi untuk jenis-jenis tertentu. Rata-rata kandungan gula pada manggasekitar 13 gram untuk 100 gram mangga. Tetapi, sejumlah jenis mangga bisa memiliki kandungan gula lebih dari 17 gram untuk tiap 100 gram.

    Kandungan vitamin C dalam buah mangga memang relatif tinggi. Juga dijelaskan dalam organicfacts.net, mangga mengandung selenium, kalsium, zat besi, fosfordan kalium. Kandungan serat dalam mangga sangat tinggi, bahkan pada beberapa jenis kadar seratnya bisa menjadi sangat tinggi.

    Anda bisa pilih jenis mangga dengan kandungan serat lebih tinggi untuk menekan resiko kenaikan glukosa. Karena serat baik untuk membantu mengurangi daya serap tubuh terhadap gula. Hindari juga mengonsumsi juice buah mangga karena proses juice akan mengurangi unsur serat dalam buah mangga. Penambahan gula pada juice juga menambah kadar gula dalam minuman.

  • Cherry

    Kebanyakan dari kita mengenal buah dari kelompok berry ini sekedar sebagai hiasan pada tart atau black forest. Tidak banyak yang tau kalau buah ini sebenarnya kaya nutrisi. Sayangnya, cherry yang lazim menghias di puncak tart adalah manisan cherry dan jelas bukan pilihan sehat untuk menikmati merahnya cherry.

    Ini karena cherry mengandung banyak gula, setidaknya 12, 8gram untuk tiap 100 gramnya. Bayangkan, ketika cherry manis ini Anda olah menjadi manisan, maka kadar gula di dalamnya bisa mencapai 2 – 3 kali lipat.

    Sebenarnya cherry sendiri memiliki kandungan nutrisi yang cukup menjanjikan. Kandungan vitamin C, B dan K. Kandungan mineral dalam buah cherry juga berlimpah. Tetapi yang membuatnya menjadi superfood, buah ini kaya anti oksidan. Beberapa cukup khas dan hanya bisa Anda jumpai pada cherry. Buah ini baik untuk kesehatan sendi, memiliki kemampuan anti inflamasi dan membantu memperbaiki sirkulasi darah.

Itulah sejumlah buah yang diketahui mengandung kadar gula yang relatif tinggi. Pada dasarnya buah-buahan tersebut kaya manfaat dan penting untuk Anda konsumsi. Kami akan melanjutkan pembahasan seputar buah kaya gula lainnya di artikel bagian kedua. Tetapi bijak dalam mengonsumsi buah-buahan manis penting untuk menjadi perhatian.

Utamakan untuk mengonsumsi buah-buahan manis ini dalam bentuk utuh, dan tidak diolah dengan menambahkan pemanis berlebihan. Buah utuh lebih sehat karena menjaga kadar serat dalam bentuk utuhnya, ketimbang Anda haluskan sehingga sejumlah komponen serat dalam buah turut hancur. Sedang penambahan gula pada buah manis akan menambahkan kadar gula dalam buah dan ini juga bisa membahayakan kesehatan Anda, terutama pada Anda yang memiliki masalah diabetes.

FOLLOW US:
instagramsms

Log In or Register