Waspada Akibat Stres Berat bagi Kesehatan Anda!


By Cindy Wijaya

Bangun pagi setelah tidur cukup, sarapan pagi yang nikmat, berangkat di pagi hari yang cerah memang menyegarkan—tapi tiba-tiba semua kebaikan tadi runtuh gara-gara si bos marah besar. Anda dituduh menghilangkan dokumen penting. Setelah mencari-cari, dokumen itu akhirnya ditemukan di laci rekan kerja Anda, bukan di tempat Anda! Kejadian ini berhasil bikin pusing akibat stres meski hanya sejenak. Tapi bagaimana jika kejadian seperti itu berlangsung setiap hari sampai membuat Anda stres berat?

Tubuh Anda sebenarnya sudah siap ketika harus menghadapi situasi yang bikin stres seperti situasi di atas. Ada suatu sistem tanggap stres yang bekerja dengan melepaskan berbagai hormon untuk mempercepat detak jantung, pernapasan, serta menaikkan tekanan darah.

Sistem tanggap stres tersebut juga melepaskan zat kimia lain yang membantu otak untuk membuat keputusan secepat mungkin tanpa dipikir dahulu. Semua ini adalah reaksi alami tubuh terhadap stres yang akan kembali normal setelah penyebab stres berakhir.

Namun, apabila terus-menerus menghadapi situasi yang bikin stres, ini akan membuat stres berat sehingga kondisi kesehatan pun dapat memburuk. Stres telah dihubungkan dengan sejumlah penyakit berat, seperti penyakit jantung, kanker, gangguan paru-paru, atau bahkan menggoda seseorang untuk bunuh diri.

Di bawah ini adalah beberapa akibat stres berat yang buruk bagi kesehatan fisik maupun mental Anda.

Otak

Stres dapat menghambat dan memperlambat proses berpikir Anda. Saat mengalami stres berat, memutuskan untuk makan malam apa dan di mana atau mengingat jalan pulang saja terasa sulit.

Emosi

Anda akan mudah merasa frustasi dan cepat kehilangan kesabaran. Penderita stres berat mudah menangis bahkan dalam situasi yang sebenarnya biasa saja.

Gigi dan Gusi

Stres bisa membuat Anda tanpa sadar terus-menerus menggertakkan atau menggerus gigi. Jika dibiarkan dalam waktu lama, kebiasaan ini bisa menyebabkan masalah pada sendi di rahang Anda. Gusi pun tidak luput dari penyakit, baik akibat dari kebiasaan ini maupun karena kurangnya kebersihan mulut. Orang yang stres cenderung tidak peduli dengan kebersihan tubuh.

Baca Juga:  Noni Juice sebagai Herbal Stres

Jantung

Stres berat sangat berbahaya bagi jantung Anda. Saat berada dalam kondisi stres, tubuh melepas hormon yang memciu jantung berdetak lebih kencang serta menyempitkan pembuluh darah. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berakibat buruk bagi kesehatan jantung dan memicu stroke.

Sistem Kekebalan

Saat mengalami stres berat, Anda lebih rentan terserang penyakit. Hal ini karena stres menekan sistem imun, menyebabkan infeksi penyakit lebih mudah terjadi. Bukan cuma rentan terserang penyakit baru, Anda pun rentan mengalami kekambuhan penyakit lama.

Perut

Pernahkah Anda merasa sakit perut saat berada dalam tekanan? Ya, stres memang dapat membuat penderitanya sering mual, muntah, dan diare. Bahkan, orang yang sudah menderita gangguan pencernaan (misalnya GERD atau tukak lambung) akan merasakan gejala yang lebih parah ketika stres.

Rambut

Kerontokan adalah keluhan yang umum dialami oleh penderita stres berat. Hal ini biasanya terjadi selama 3 bulan sejak awal stres, dan akan tumbuh kembali dalam waktu satuh tahun.

Memahami bagaimana akibat stres bisa berakibat buruk bagi kesehatan sangatlah penting, terlebih jika Anda hidup di lingkungan yang sangat sibuk. Anda bisa menyiapkan diri dan mencari cara agar stres berat tidak mudah menjangkiti Anda.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}