Terapi: Pernahkah Anda Mencoba Terapi Belatung?


By Fery Irawan

Bagaimana perasaan Anda sewaktu melihat sekumpulan belatung pada sebuah bangkai? Menjijikan, bukan? Namun beberapa jenis belatung tidak seburuk yang Anda sangka, mereka bahkan dapat menyembuhkan infeksi dan bekerja seperti ahli bedah. Jenis belatung tertentu bahkan di konsumsi karena mengandung protein yang bergizi.

Apa Kata Para Ahli Mengenai Terapi Belatung?

Menurut laporan dari The Journal of the American Medical Association (JAMA) setelah melakukan uji coba pada 12 pasien yang mengalami infeksi luka di kaki dan membandingkannya dengan terapi hidrogel konvensional atau biasa, hasilnya sungguh mengejutkan.

Rupanya 6 pasien yang diobati dengan terapi belatung memiliki luka yang bersih dalam tempo 3 hari. Sedangkan hanya 2 pasien yang mendapat hasil demikian dalam tempo 1 bulan. Bagaimana dengan 4 pasien lainnya yang juga menggunakan metode konvensional? Ya, mereka membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Maka dari itu sebuah jurnal medis The Lancet mengamati bahwa biaya yang dikeluarkan saat melakukan terapi belatung dapat memangkas ½ biaya dari metode konvensional, hal ini terjadi karena cepatnya proses penyembuhan luka dengan metode tersebut.

Bagaimana Proses Terapi Belatung Dilakukan?

Sekali lagi, terapi belatung harus dilakukan berdasarkan para ahli yang memang memahami jenis larva yang tidak merusak jaringan sel yang sehat, bukan sembarang belatung yang bisa Anda temui di sekitar Anda. Bagaimana caranya terapi belatung dilakukan? Perlu Anda ingat bahwa metode ini tidak sama dengan terapi lintah.

Pertama-tama dokter menempatkan belatung muda yang dipastikan steril pada luka dan menutupnya dengan kain kasa berbahan nilon halus serta perban yang berfungsi sebagai penyerap cairan pada jaringan yang mati. Lalu, belatung pada permukaan luka di buang setelah mereka kenyang dan proses ini kembali berulang hingga luka di pastikan bersih dan memungkinkan tumbuhnya daging atau jaringan sel baru.

Apakah Terapi Belatung Cukup Populer?

Menurut Science World terapi belatung sebenarnya di temukan secara tidak sengaja oleh para dokter yang bertugas merawat tentara yang luka di medan perang. Entah bagaimana belatung dapat menyerang luka para tentara, namun sewaktu di perhatikan luka mereka lebih cepat sembuh di bandingkan dengan para tentara yang tidak di serang belatung.

Maka dari itu lahirlah terpai belatung yang sekarang di terapkan oleh ratusan rumah sakit di wilayah Amerika serikat dan Inggris, bahkan hampir seluruh Eropa menerapkannya juga. Majalah The Lancet memperlihatkan bagaimana respon masyarakat terhadap terapi ini dengan mengatakan “selama ini belum ada pasien yang menolak terapi belatung, justru staf medis yang merasa jijik sewaktu melakukan metode ini, sehingga sedikit orang yang bersedia melakukannya”.

Beberapa orang mungkin enggan dan khawatir sewaktu memulai suatu terapi baru yang asing, maka dari itu ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter yang menangani masalah kesehatan Anda, dengan demikian metode yang aman dan sesuai dengan keadaan Anda dapat di terapkan, termasuk jika Anda ingin mencoba terapi belatung.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}