Temukan 9 Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan Anda!

355

Diedit:

Indonesia sudah sejak lama dikenal sebagai penghasil rempah cengkeh. Tak heran kalau Anda dengan mudah menemukan aneka sajian khas Nusantara yang menggunakan cengkeh sebagai salah satu bumbu utama. Bahkan di dunia juga rempah cengkeh banyak dicari dan dimanfaat.

Rahasia dari salah satu jenis rempah paling dicari di dunia ini adalah kandungan mineral dan senyawa unik yang tersimpan di dalamnya. Menurut National Nutrient Database for Standard Reference, dalam 100 gram cengkeh terdapat kandungan 65 gram karbohidrat, 2 gram glukosa, 33 gram serat, 6 gram protein dengan, 274 kcal energi.

Mineral dalam cengkeh utamanya adalah mangaan, juga sejumlah mineral lain seperti zat besi, kalsium, fosfor, magnesium, potasium, sodium, zink dengan sejumlah vitamin utamanya adalah vitamin B3, B12, B1, K dan D.

Dan senyawa utama yang menjadi rahasia di balik khasiat dan manfaat cengkeh adalah euganol yang bekerja sebagai antioksidan dan anti inflamasi. Juga terdapat kandungan senyawa beta-caryophyllene yang berfungsi sebagai anestesik, analgesik dan anti bakteri. Dalam cengkeh juga ditemukan sejenis anti oksidan unik bernama kaempferol dan rhamnetin yang bekerja sebagai anti peradangan dan anti bakteri. Juga ditemukan senyawa hepatoprotektif bernama benzen.

Dengan deretan khasiat dan kandungan dalam cengkeh, berikut ini adalah beberapa manfaat cengkeh yang bisa Anda dapatkan.

  • Membantu mengatasi keluhan lambung dan pencernaan

    Cengkeh sudah lama dikenal sebagai terapi untuk mengatasi kembung, mual dan efek begah pada ulu hati. Biasanya ini berkaitan dengan produksi gas berlebihan pada lambung dan naiknya kadar asam lambung.

    Cengkeh dengan kandungan euganol dan sejumlah flavonoidnya akan bekerja menetralisir kadar asam lambung, membantu memberi efek hangat pada perut sehingga mendorong gas keluar dari dalam perut. Rasa hangatnya juga membantu meredakan mual.

  • Membantu melindungi fungsi hati

    Benzen bekerja menstimulasi sejumlah enzim dalam liver untuk mendorong kemampuannya dalam menetralisir toksin dalam tubuh. Selain dalam cengkeh ditemukan kaempferol dan rhamnetin yang membantu menekan iritasi dan peradangan yang mungkin muncul pada fungsi hati. Kandungan anti oksidan yang demikian beragam dalam cengkeh memang bekerja efektif mengatasi toksin dalam tubuh sehingga meringankan kerja hati.

  • Membantu menjaga kondisi tulang

    Sejumlah flavonoid dan euganol dalam tulang terbukti bisa bekerja membantu mengatasi pelarutan kalsium berlebihan yang bisa mengurangi kepadatan tulang. Bahkan sejumlah daerah di Indonesia mengenal minyak cengkeh sebagai pengobatan tradisional dalam mengatasi patah tulang. Kandungan mangaan juga bermanfaat menguatkan struktur tulang.

  • Menjadi agen anti inflamasi

    Menurut salah satu riset yang dikembangkan oleh Universitas Estadual de Maringá Colombo Brazilia, di tahun 2009, dikatakan bahwa terdapat kemampuan anti inflamasi yang sangat kuat dari cengkeh dengan deretan senyawa uniknya yang berperan mengatasi infeksi, peradangan dan meredakan kerusakan jaringan.

    Kemampuan anti inflamasi dari cengkeh disempurnakan dengan kemampuan anestesi atau analgesik berkat senyawa beta-caryophyllene yang membantu meredakan rasa nyeri dengan sangat efektif.

    Ini membuat ekstrak cengkeh juga kemudian dikenal dalam pengobatan modern sebagai salah satu komponen pengobatan anti inflamasi. Selain pula senyawa-senyawa dalam cengkeh dimanfaatkan sebagai pengobatan oral mengatasi lebam, keseleo dan luka terbuka. Sifat anti inflamasi dan analgesik alaminya ini juga digunakan dalam pengobatan tradisional mengatasi sakit gigi.

  • Memberi efek anti bakteri

    Di awal tahun 1900an, beberapa kawasan di Asia mengalami serangan kolera hebat. Dan secara tradisional beberapa tabib lokal menggunakan cengkeh sebagai pengobatan penyakit ini di stadium awal. Fakta bahwa cengkeh ternyata bekerja efektif terhadap kolera membuat sejumlah riset dikembangkan dan menemukan adanya beberapa unsur anti bakteri seperti kaempferol dan rhamnetin dalam cengkeh.

  • Sebagai anti karsinogen

    Segala jenis senyawa yang bisa bekerja sebagai antioksidan jelas memiliki manfaat sebagai anti karsinogen, yakni kemampuan mencegah kadar toksin dalam tubuh bekerja merusak fungsi tubuh dan melakukan perubahan dan mutasi dalam proses regenerasi sel.

    Sifat anti karsinogen ini penting untuk mencegah pembentukan sel kanker dan pra kanker. Sebuah laporan tes diterbitkan oleh Oxford Journal 2006, menunjukan adanya efektivitas ekstrak cengkeh dalam mengurangi intensitas pertumbuhan sel kanker paru-paru.

  • Sebagai anti diabetes

    Mangaan berdasar data herbal UGM dikatakan sebagai salah satu senyawa mineral yang mampu bekerja meningkatkan daya serap sel terhadap glukosa. Mangaan juga membantu memaksimalkan pembuangan glukosa berlebihan dari darah. Dalam Journal of Ethnopharmacology tahun 2005 dikatakan bahwa senyawa dalam cengkeh bekerja mendorong produksi enzim glukoneogenik yang bekerja menetralisir kelebihan glukosa dan membuangnya dari dalam tubuh ketimbang mengubahnya menjadi cadangan gula.

  • Sebagai afrodisiak

    Anda bisa pula memanfaatkan cengkeh sebagai salah satu bahan afrodisiak untuk membantu meningkatkan libido. Di sini sifat beberapa senyawanya memudahkan sirkulasi darah menuju area genital dan mendorong vitalitas.

  • Membantu mengatasi gejala flu dan sakit kepala

    Sejumlah pengobatan tradisional menggunakan air rebusan cengkeh sebagai pelega pernafasan untuk mengatasi keluhan tonsil pada hidung sampai keluhan hidung tersumbat dan batuk. Sifat euganol sebagai anti bakteri ditambah rasa hangat yang muncul menjadi unsur yang bekerja melegakan pernafasan.

    Dalam beberapa kondisi sifat hangatnya juga bekerja melancarkan sirkulasi darah menuju kepala sehingga tekanan dalam otak terasa berkurang. Disertai kemampuan analgesik di dalamnya, cengkeh bisa bekerja meredakan nyeri di kepala.

Memang benar ada sederet manfaat cengkeh yang bisa Anda andalkan untuk membantu mengatasi beberapa keluhan kesehatan. Bahkan cengkeh juga masuk dalam daftar 100 makanan terbaik di dunia dalam Whfood.

Di luar aspek penggunaannya yang memang terbilang di Indonesia, beragam manfaat ini pasti makin meyakinkan Anda untuk memasukkannya dalam bumbu dapur. Tak hanya memberikan aroma harum khas dan rasa hangat, tapi juga manfaat kesehatan akan Anda dapatkan.

Advertisement
Alinesia