Siwak: Info Lengkap Seputar Kayu Kunyah

544
manfaat siwak - kayu siwak - sikat gigi
sumber : mknews.kr

Diedit:

Sikat gigi mungkin hanya satu kebiasaan sehat yang lazim Anda lakukan setiap hari, tak ada yang istimewa. Tapi mari kita menengok salah satu cara paling kuno untuk urusan sikat gigi, yakni kayu kunyah atau siwak.

Meski dikatakan kuno, tersimpan sederet manfaat siwak untuk kesehatan gigi dan mulut yang perlu Anda tahu. Apa sajakah itu? Mari kita perhatikan info selengkapnya!

Siwak — Kayu Ajaib Serba Guna

Menarik sekali diulas ketika sebuah cara lama yang sudah banyak ditinggalkan orang kini malah dilirik dunia kesehatan modern dan dianggap sebagai cara yang berkali lipat lebih sehat dan bermanfaat.

manfaat siwak - kayu siwak - sikat gigi
Sumber: biooo.cz – Mája Ráblová

Demikianlah kayu siwak, cara klasik sikat gigi menurut kebanyakan masyarakat mediterania di masa lampau. Bahkan di negeri asalnya cara ini sudah banyak ditinggalkan, tetapi belakangan sejumlah pakar melihat adanya manfaat lebih dari serat kayu ini untuk kesehatan.

Info Lengkap Seputar Siwak

Siwak atau dalam bahasa Barat lebih dikenal dengan sebutan Miswak ini adalah batang kayu yang di ujungnya sengaja digigit hingga seratnya pecah dan menjadi halus layaknya sikat. Inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai sikat gigi alami oleh manusia di masa lalu.

Sementara di masa modern sikat gigi plastik membutuhkan pasta gigi untuk bisa bekerja membersihkan gigi dengan maksimal, maka siwak ini sudah bekerja sekaligus sebagai sikat gigi dan pasta gigi.

Kandungan kimia yang tersimpan dalam serat kayu akan bermanfaat sebagai cairan penyikat yang sekaligus akan bekerja membersihkan dan merawat gigi serta gusi.

Dalam banyak sumber dijelaskan kebanyakan kayu siwak diperoleh dari batang jenis tanaman khas mediteran yang secara ilmiah dikenal dengan nama Salvadora persica.

Namun dalam banyak kultur kayu dapat diperoleh dari banyak tanaman lain, termasuk yang juga populer adalah kayu pohon zaitun. Bagaimana sejarah kayu siwak sebagai pembersih gigi alami?

Sejarah

Kayu siwak sendiri menurut sejarah sudah dimanfaatkan sebagai sikat gigi sejak masa Babilonia dan Mesir kuno. Artinya konsep sikat gigi alami ini sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak ribuan tahun lalu.

Tradisi penggunaan kayu siwak sendiri kemudian banyak dikenalkan dalam tradisi kebanyakan bangsa di kawasan Timur Tengah.

Kini kebiasaan sikat gigi dengan kayu ini banyak ditinggalkan oleh masyarakat umum oleh karena populernya penggunaan sikat gigi modern. Tradisi sikat gigi dengan kayu siwak masih digunakan terbatas di kalangan pedesaan masyarakat Timur Tengah.

Konsep kayu siwak kemudian diadaptasi ke dalam pasta gigi modern yang mengandung ekstrak siwak .

Kandungan

Lepas dari pandangan religi dan tradisi yang sudah banyak dipahami, rupanya belakangan diketahui bahwa kayu siwak ini memiliki sederet manfaat. Manfaat siwak ini diperoleh dari komponen senyawa yang tersimpan dalam kandungan kimia dari serat kayu siwak.

Dan setidaknya terkandungan 19 komponen senyawa bermanfaat dari kayu siwak yang bekerja aktif merawat mulut, gigi dan gusi. Ini adalah rahasia dibalik manfaat siwak untuk kesehatan gigi dan mulut. Apa saja komponen senyawa rahasia tersebut?

  • Silica : sebagai abrasif untuk mengangkat kotoran dan plak.
  • Alkaloids (Salvadorine dan Trimethylamine) : sebagai anti bakteri
  • Saponins, Quercetin, Flavonoids, and Sterols : sebagai komponen anti oksidan
  • Sulfur : sebagai anti biotik alami
  • Tannin : sebagai astringent dan anti fungal
  • Resin : merawat email gigi
  • Vitamin C : perawatan anti radang dan imunitas
  • Calcium, Chlorides, Fluorides : untuk kekuatan gigi
  • Klorida : membantu merawat kepadatan gigi
  • Benzyl isothiocyanate : sebagai anti karsinogen
  • Komponen essensial oil : sebagai penyegar, anti radang dan antiseptik

Dengan kandungan yang demikian lengkap, rupanya sejumlah pakar kemudian menarik kesimpulan bahwa sebenarnya manfaat siwak memiliki nilai lebih tinggi dari sikat gigi dan pasta gigi yang kebanyakan digunakan masyarakat modern dewasa ini.

Meski ditemukan adanya komponen fluoride dalam kayu siwak, kandungan fluoride dalam kayu siwak sangat jauh dibawah kadar pada pasta gigi biasa. Sehingga sikat gigi dengan kayu siwak tidak akan menyebabkan efek kerusakan pada gigi susu anak (fluorosis etcetera).

Penggunaan

Sejumlah pakar melihat bahwa sikat gigi alami dengan kayu siwak dianggap lebih sehat dan aman dari pada sikat gigi dan pasta gigi modern. Ini karena dalam kebanyakan pasta gigi modern terkandung komponen bahan kimia yang sebenarnya tidak 100% aman bagi manusia.

Sementara itu, kayu siwak memiliki kemampuan anti fungal alami. Ini tidak hanya baik untuk menghindari infeksi jamur pada mulut, tetapi juga merawat kayu siwak dari serangan jamur yang merusak serat kayu. Jadi sebenarnya kayu siwak dianggap tidak memiliki masa kadaluarsa.

Hanya saja, karena kayu yang sudah lama digunakan biasanya akan terasa hambar dan tidak enak lagi dimulut, kebanyakan orang akan mengganti kayu siwak lama yang mulai hambar secara berkala setiap 1,5 bulan sekali.

Baca juga:  Kayu Siwak Sebagai Pembersih Gigi Alami

Dengan sederet kandungan nutrisi dan fitokimia yang tersimpan dalam kayu siwak. Berikut adalah sejumlah manfaat siwak untuk kesehatan mulut, gigi dan gusi:

Pencegah Halitosis

Kebanyakan pasta gigi modern memiliki kandungan mint, penyegar dan aroma khusus untuk membantu mengendalikan masalah bau mulut. Tetapi terdapat manfaat siwak untuk mencegah bau mulut dengan cara yang berbeda.

Karena alih-alih memberikan pewangi, unsur mint atau aroma khusus pada gigi, kayu siwak ini bekerja dengan efek anti bakterial yang kuat dan stimulan produksi liur.

Diketahui bahwa halitosis atau bau mulut sangat erat kaitannya dengan mikroba. Aroma tidak sedap bisa jadi berasal dari pelepasan kimia unsur bakteri dan jamur dalam mulut. Dan efek anti bakteri serta anti fungal dari kayu siwak akan membantu mencegah terbentuknya koloni bakteri dan jamur yang memicu bau mulut.

Di sisi lain, dalam The Journal of Dental Hygiene tahun 2010 dijelaskan bahwa sebenarnya air liur akan sangat membantu menetralisir aroma tidak sedap dalam mulut. Dan kayu siwak juga dapat membantu meningkatkan produksi air liur.

Kemampuannya untuk membantu menyegarkan mulut cukup efektif. Meski tanpa rasa mint ataupun aroma segar yang sengaja ditambahkan, kayu siwak justru memberi rasa segar dan kenyamanan dalam mulut dengan cara alami.

Sejumlah komponen essensial oil seperti euganol, thymol, isotherpinolene, eucalyptoi dan beberapa yang lain memiliki efek membantu menyegarkan mulut dan mencegah terbentuknya aroma tidak sedap dalam mulut.

Pencegah Infeksi

Mulut manusia adalah tempat hidup setidaknya 700 macam bakteri. Sebagian memang bermanfaat seperti untuk membantu proses pencernaan makanan. Beberapa juga dapat bekerja membantu merawat email gigi.

Tetapi lebih dari separuh dari bakteri tersebut sebenarnya memiliki efek buruk pada gigi dan gusi. Beberapa bakteri juga dapat bersifat abrasif pula terhadap gigi. Menyebabkan infeksi pada gigi, pembentukan tar-tar, peradangan pada gusi hingga sariawan.

Menurut penelitian WHO yang dirilis dalam Journal of Periodontal Research tahun 2001, dijelaskan bahwa gigi yang disikat secara reguler dengan siwak memiliki kekuatan dan ketahanan lebih baik dari gigi yang disikat dengan sikat gigi modern.

Sedang dalam Saudi Medical Journal tahun 2010, dijelaskan akan terdapatnya manfaat siwak dalam melawan serangan sejumlah bakteri berbahaya pada mulut termasuk Porphyromonas gingivalis, Aggregatibacter actinomycetemcomitans etcetera.

Hal senada dikuatkan dengan Official Journal of the European Society for Engineering and Medicine tahun 2016. Dijelaskan bahwa kayu siwak bekerja sebagai anti bakteri terhadap sejumlah bakteri berbahaya.

Pencegah Kanker

Meski kasus kanker mulut, tenggorokan dan kerongkongan adalah jenis kasus yang jarang, tetapi kasus kanker pada organ oral ini termasuk jenis kanker dengan tingkat kematian yang tinggi.

Kanker mulut dan tenggorokan ini biasanya muncul akibat efek oksidasi sel oleh unsur radikal bebas. Seperti efek paparan toksin dari rokok, unsur makanan tertentu dengan kadar karsinogen tinggi atau efek dari infeksi virus yang melepas toksin tertentu.

Yang menarik, ternyata terdapat manfaat siwak dalam membantu melawan efek oksidatif ini. semua berkat komponen anti oksidan dalam siwak yang cukup lengkap. Terbukti setidaknya dalam kayu siwak terdapat kandungan flavonoid, quercetin, sterol, saponin dan masih banyak lagi.

Komponen anti oksidan ini akan bekerja sebagai anti karsinogen dan mencegah terbentuknya kerusakan sel yang menyebabkan kanker. Sebagaimana dijelaskan dalam The Saudi Dental Journal tahun 2012.

Pencegah Plak

Plak terbentuk ketika sisa makanan bercampur dengan liur dan asam mengendap pada permukaan gigi. Endapan ini akan membentuk lapisan pada permukaan gigi yang menyebabkan efek noda.

Ini bukan sekedar masalah estetika, karena noda tipis ini adalah lapisan dimana bakteri akan hidup pada gigi. Dikatakan terbentuknya plak adalah tanda awal koloni bakteri pada gigi. Sebagaimana dijelaskan dalam Biomed Central Oral Health tahun 2006.

Plak pada awalnya dengan mudah disingkirkan oleh sikat gigi. Tetapi ketika plak sering terjadi, maka plak akan membentuk noda permanen yang secara medis disebut tartar.

Kadang warna lapisan tartar ini bisa kekuningan hingga kecoklatan. Tar-tar ini bisa sangat merusak gigi, merusak email gigi, merusak kondensitas gigi hingga menyebabkan gigi lebih rapuh.

Manfaat siwak adalah membantu mencegah pembentukan plak serta mencegah plak mengakar dan membentuk tar-tar. Komponen anti bakteri mencegah pembentukan koloni bakteri pada mulut dan komponen fitokimia lainnya membantu mencegah sisa makanan berkembang menjadi plak dan tar-tar.

Pencegah Radang

Tahukah Anda salah satu cara cepat untuk memastikan mulut Anda sehat adalah dengan melihat kondisi gusi Anda. gusi adalah jaringan lunak yang menjadi tempat gigi melekat, dimana akar gigi berada. Bagaimana kondisi gigi Anda akan dengan mudah tercermin pada kondisi gusi Anda.

Baca juga:  Kayu Siwak Sebagai Pembersih Gigi Alami

Gangguan gigi juga kerap menyebabkan sejumlah gangguan pada gusi. Beberapa gangguan gusi tersebut antara lain gingivitis dan periodontitis. Keduanya adalah kondisi inflamasi pada gigi.

Gingivitas adalah gejala peradangan gusi berupa pembengkakan dan abses ringan yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari plak gigi yang menyebar pada gusi. Sedang periodontitis adalah peradangan gusi dalam stadium lebih serius sehingga terbentuk kantung infeksi antara gusi dengan gigi.

Dan sikat gigi dengan kayu siwak terbukti membantu mencegah terjadinya kerusakan gusi, mencegah infeksi bakteri pada gusi dan mencegah terbentuknya inflamasi pada gusi.

Manfaat siwak untuk merawat gusi dan mencegah kerusakan gusi dijelaskan dalam sejumlah jurnal, termasuk dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine tahun 2012.

Pencegah Sariawan

Sariawan adalah salah satu bentuk infeksi mulut yang paling sering muncul. Hampir setiap orang pasti pernah merasakan sariawan dalam hidup mereka. Meski kerap dianggap remeh, sariawan bisa sangat menyiksa dengan rasa nyeri yang tajam dan memberi efek tidak nyaman yang mengganggu.

Sariawan bisa disebabkan oleh efek infeksi jamur, bakteri hingga virus. Selain juga karena aspek tingginya kadar asam dalam mulut dan efek dari menurunnya imunitas tubuh.

Dan disinilah manfaat siwak bekerja, karena kayu siwak mengandung komponen anti septik, anti bakteri dan anti fungal yang akan mencegah infeksi pada mulut. Juga terdapat komponen anti inflamasi yang menurunkan intensitas peradangan.

Dalam kayu siwak juga terdapat kandungan zink dan vitamin C yang membantu memperbaiki fungsi imunitas. Juga memiliki unsur stimulan produksi air liur yang baik untuk mencegah kadar asam dalam mulut menjadi terlalu tinggi.

Kemampuan kayu siwak sebagai terapi anti infeksi pada mulut dapat dijelaskan dalam salah satu jurnal di tahun 2013, Dental Research Journal.

Penguat Enamel

Pada dasarnya gigi memiliki kekuatan lebih baik dari tulang. Ini karena peran enamel atau email gigi yang bekerja layaknya membran sehingga merawat kepadatan tulang.

Namun email gigi juga memiliki kerentanan. Lapisan terluar ini dengan mudah terkikis oleh efek asam, gula, pahit, komponen abrasif aktif pada sejumlah sayuran dan buah.

Dengan terkikisnya email gigi, daya tahan gigi akan turun. Gigi mudah mengalami masalah ketika digunakan mengunyah makanan kerasa atau dingin. Gigi juga lebih mudah mengalami masalah peradangan.

Dan kayu siwak terbukti memiliki kemampuan menguatkan email gigi. Manfaat siwak ini bekerja berkat kemampuan siwak untuk mendorong produksi air liur. Ini bahkan tidak membutuhkan peran senyawa kimia apapun.

Air liur sendiri memiliki manfaat membantu mencegah mulut menjadi terlalu asam. Sementara asam adalah aspek utama penyebab kerusakan email gigi. Dan bakteri serta jamur sangat nyaman hidup dalam mulut dengan kadar asam tinggi.

Di sisi lain kandungan sodium klorida, sodium bikarbonat dan kalsium oksida menjadi aspek penyebab manfaat siwak dalam membantu merawat kekuatan email. Email gigi cenderung lebih tahan dari efek abrasi yang muncul.

Pemutih Gigi

Karena sikat gigi alami ini sangat efektif mengatasi plak dan tar-tar pada gigi, maka dengan sendirinya kayu siwak akan membantu mengatasi noda kekuningan dan kecoklatan pada gigi.

Keluhan noda pada gigi ini yang kerap menjadi penyebab gigi terlihat tidak cerah dan putih. Itu sebabnya terapi dengan sikat gigi alami kayu siwak ini sangat efektif memutihkan gigi pada warna alami gigi.

Cara ini jelas lebih aman ketimbang menggunakan konsep bleaching yang kerap kali justru merusak email gigi dan menyebabkan gigi lebih rapuh. Hasil akhir dari pemutihan gigi alami ini juga terlihat lebih natural dan tidak berlebihan.

Pereda Nyeri

Tidak banyak yang mengetahui bahwa dalam kayu siwak ini juga terdapat komponen pereda nyeri atau efek analgesik. Kemampuan analgesik dari kayu siwak dijelaskan dalam Saudi Medical Journal tahun 2015.

Dalam kayu siwak terkandung komponen enzim seperti peroxidase, catalase dan polyphenoloxidase. Ketiga senyawa ini akan bekerja membantu memberi efek analgesik. Sehingga menyikat gigi pada mulut yang sedang mengalai infeksi tidak hanya akan membantu meredakan infeksi dan peradangan, tetapi juga meredakan keluhan nyeri.

Kayu siwak, terapi kesehatan yang diturunkan dari kebudayaan dan dunia kesehatan masa lampau terbukti memiliki kemampuan yang tinggi sebagai perawatan gigi, gusi dan mulut.

Dapatkan manfaat siwak dengan cara alami menggunakan sikat gigi tradisional kayu batangan, atau Anda bisa gunakan pilihan modern berupa pasta gigi dengan ekstraksi siwak. Kedua pilihan tetap memberi Anda manfaat terbaik untuk kesehatan mulut Anda.


Dahiya P, Kamal R, Luthra RP, Mishra R, and Saini G. Miswak: A periodontist’s perspective. J Ayurveda Integr Med. 2012;3(4):184–187. doi:10.4103/0975-9476.104431 URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3545237/.


Advertisement
Alinesia