Kayu Siwak Sebagai Pembersih Gigi Alami

510
Sumber Gambar: Google Images

Diedit:

Saat ini memang banyak sekali pasta gigi yang tidak hanya melindungi gigi, beberapa pasta gigi dirancang untuk kenyamanan dan kesegaran Anda. Namun, tahukah Anda apa yang menginspirasi lahirnya pasta gigi? Siwak — Kayu Siwak atau Kayu Kunyah.

Apa itu kayu siwak? Bagaimana kinerjanya dalam membersihkan gigi? Kandungan apa yang membuatnya layak digunakan sebagai pengganti pasta gigi?

Kayu Siwak — Kayu Kunyah Pembersih Gigi Tempo Dulu

Sudah sejak lama manusia merasakan adanya kebutuhan untuk membersihkan gigi, bukti-bukti penelitian arkeologi memperlihat beragam peninggalan bersejarah yang berkaitan dengan hal ini.

Misalnya kayu kunyah yang sudah digunakan lebih dari 300 tahun lalu sebagai pembersih gigi oleh beragam bangsa seperti Mesir, Yunani, Romawi, Arab, dan Timur Tengah. Di benua Afrika sendiri yang tidak memiliki cukup banyak pabrik sikat gigi komersial masih mempergunakan kayu kunyah untuk menjaga kebersihan dan memperindah gigi mereka.

manfaat siwak - kayu siwak - sikat gigi
Sumber Gambar: 123rf

Ada beragam pohon yang menghasilkan kayu kunyah, misalnya di Afrika barat seringkali menggunakan kayu dari pohon jeruk dan limau. Sedangkan di Afrika Timur hampir 300 spesies pohon dapat digunakan sebagai kayu kunyah.

Di Timur Tengah sering menggunakan pohon siwak sebagai salah satu sumber utama penghasil kayu kunyah. Begitu pula dengan India yang menggunakan pohon Nimba. Karena banyak sekali yang memakainya, timbul pertanyaan yang menarik.

Khasiat Siwak Sebagai Pembersih Gigi

Tunggu dulu, Anda tidak dapat meremehkan khasiatnya! Saat kayu tersebut dikunyah, kayu ini akan mengendur dan menghasilkan serat-serat serupa dengan sikat yang memiliki permukaan tak rata. Jika Anda terus mengunyahnya, ini akan membantu Anda membersihkan kotoran yang menyelinap pada sela-sela gigi.

Seraya Anda mengunyahnya sirkulasi darah dalam gusi akan semakin lancar. Tak hanya sampai disitu kehebatan kayu pembersih ini. Produksi air liur yang cukup banyak karena mengunyah kayu tersebut menjadi semacam obat kumur alami yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Memang kelihatannya menjijikan, namun begitulah cara kerja kayu kunyah!

Baca juga:  Siwak: Info Lengkap Seputar Kayu Kunyah

Kandungan Siwak Sebagai Pembersih Gigi

Kayu kunyah tidak hanya berfungsi sebagai sikat pembersih gigi, kandungan pada ranting dan akar beberapa spesies tanaman mengandung senyawa kimia yang mampu memperlambat pembentukan plak. Dan, perlu Anda ketahui bahwa ekstrak dari beberapa kayu sangat efektif digunakan sebagai antibakteri dan antijamur.

Misalnya, ranting-ranting pohon siwak mampu mencegah borok. Di Namibia, kayu tanaman muthala dapat menghambat pertumbuhan bibit penyakit penyebab busuknya gigi, penyakit gusi, dan sakit tenggorokan. Cara kerjanya tidak hanya melindungi lapisan luar gigi, kayu kunyah ini juga dapat memperkuat akar gigi dan gusi.

Jika dibandingkan dengan era modern saat ini, kebanyakan orang akan memilih sikat gigi dan pasta gigi sebagai pembersih gigi yang praktis. Tak soal Anda memilih metode modern atau tradisional, keduanya memperlihatkan adanya kebutuhan dalam merawat kebersihan gigi.

Perlu Anda ketahui, bahwa kebanyakan penduduk desa di Afrika lebih sering mengonsumsi biji-bijian dan sayuran sebagai menu utama harian mereka. Selain itu, mereka jarang mengonsumsi gula, makanan olahan pabrik, ataupun minuman ringan yang seringkali dicurigai sebagai penyebab busuknya gigi.

Penggunaan Siwak Sebagai Pembersih Gigi

Tentu saja Anda tidak bisa menyamakan cara sikat gigi modern yang kini lebih banyak kita kenal dengan cara sikat gigi tradisional dengan kayu siwak. Karena berbahan alami, kayu siwak tradisional memiliki bentuk yang masih sangat alami. Berupa sebatang kayu kecil dengan ujung yang berserabut halus.

Untuk menghasilkan ujung yang berserabut halus, batang kayu siwak perlu dikunyah dan digerus dengan gigi hingga ujungnya pecah dan berserabut. Serabut ini kemudian Anda rendam dengan air hangat sesaat untuk membuatnya sedikit lembut sebelum Anda gunakan sebagai sikat gigi.

Baca juga:  Siwak: Info Lengkap Seputar Kayu Kunyah

Sikat sebagaimana Anda menggunakan sikat gigi dengan gerakan memutar sebagaimana biasa. Bila dirasa serabut mulai kasar dan berantakan, potong bagian berserabut dan kunyah ulang sisi ujung untuk membentuk serabut baru.

Pada umumnya, setelah masa 1,5 bulan kayu siwak akan kehilangan aroma dan sarinya. Di saat ini Anda sebaiknya mulai mengganti kayu siwak lama Anda dengan yang baru.

Efektifitas Siwak Sebagai Pembersih Gigi

Dewasa ini kebanyakan orang enggan menggunakan sikat gigi alami berupa kayu batangan. Jadi meski menyadari sepenuhnya sikat gigi dengan kayu siwak sangat baik untuk kesehatan tak membuat banyak orang bersedia beralih menggunakan siwak.

Dan menyikapi itu, kemudian banyak produk pasta gigi modern yang dibuat dengan mengguakan bahan ekstraksi dari kayu siwak ini. pertanyaannya, apakah pasta gigi semacam ini juga sama bermanfaatnya untuk gigi dan mulut dengan sama baiknya dengan manfaat siwak asli?

Ternyata menurut International Journal of Dental Hygiene tahun 2017 membuktikan bahwa sejumlah produk pasta gigi dengan kandungan ekstraksi kayu siwak terbukti juga efektif mencegah masalah infeksi gigi, gusi dan mulut sebagaimana pada manfaat siwak alami.


Awake Magazine. A Stick That Cleans Teeth. g03 9/8 p.11. 2003.


Advertisement
Alinesia