Seberapa Efektif Kah Madu untuk Diet?

483

Diedit:

Beberapa kali Anda mungkin pernah mendengar bagaimana madu bisa bekerja sebagai penunjang diet Anda. Dan bagaimana mengasup madu untuk diet akan membantu Anda mencapai berat badan ideal yang Anda harapkan.

Yang kemudian menjadi pertanyaan, benarkah madu bisa dimanfaatkan untuk diet? Bukankah pada dasarnya madu juga gula? Sementara itu selama ini kita ketahui bahwa gula bukan asupan yang disarankan selama Anda menjalankan diet. Bukankah mengasup banyak gula selama diet hanya akan membuat kadar gula darah Anda tinggi dan menyebabkan timbunan lemak semakin sulit untuk disingkirkan?

Keberadaan sejenis kandungan gula dalam madu tidak dipungkiri oleh banyak pakar. Namun ada hal yang perlu Anda pahami terlebih dulu mengenai apa jenis zat gula yang terkandung dalam madu. Gula dalam madu memiliki sifat berbeda dengan glukosa biasa, terutama oleh kandungan serat menyertai kandungan gula serta adanya kandungan vitamin serta mineral yang biasa melengkapi.

Untuk memproses gula, tubuh membutuhkan proses sekresi yang menyerap banyak asupan mineral dan vitamin. Sementara vitamin dan mineral ini juga berfungsi untuk mendorong metabolisme dan membantu proses pembakaran lemak serta mengangkat endapan kolesterol. Vitamin dan mineral juga bekerja untuk melancarkan pencernaan dan memaksimalkan fungsi hati yang kesemuanya akan berkaitan dengan penanganan kelebihan lemak dalam tubuh.

Bila asupan vitamin dan mineral yang masuk dalam tubuh Anda sudah digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh untuk memproses gula, sudah tentu akan membuat jatah vitamin dan mineral yang seharusnya dialokasikan untuk fungsi pembakaran, metabolisme, pencernaan, sekresi lemak dan pembuangan kolesterol tidak bisa optimal.

Inilah yang membuat madu menjadi istimewa untuk program diet Anda. Karena dalam madu sudah ditemukan setidaknya 22 kandungan asam amino, serat, vitamin, mineral dan sejumlah nutrisi lain, maka madu bukan lagi sekedar gula biasa.

Baca juga:  Diet Atkins, Diet secara Alami dan Sehat

Gula dalam madu akan membutuhkan proses cerna yang lebih panjang karena kandungan serat di dalamnya, sehingga dapat menurunkan risiko kenaikan gula darah ketimbang Anda mengonsumsi gula biasa.

Dan proses penyerapan gula pada madu akan lebih aman ketimbang gula biasa. Karena untuk memenuhi kebutuhan proses cernanya, madu akan menyediakan sendiri sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Bahkan menyisakannya untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Sehingga mengganti gula dengan madu selama diet akan membantu mencegah tubuh kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk proses pembakaran lemak.

Riset yang dijurnalkan dalam Medical Food Journal 2004 USA mengatakan bahwa ada kaitan kuat antara asupan madu untuk diet terhadap penurunan kadar kolesterol tubuh, perbaikan jaringan dalam sistem kardiovaskular dan membantu proses penurunan berat badan.

Dalam beberapa referensi diungkap pula beberapa metode dalam mengasup madu untuk diet. Dan beberapa cara tersebut antara lain.

1. Madu dan air hangat

Dalam riset lain yang diungkap pada Scientific World Journal 2007 ditemukan adanya kemampuan air hangat dalam mendorong proses metabolisme dan membantu melancarkan kembali sirkulasi darah.

Perpaduan madu dengan air hangat akan bekerja ganda terhadap fungsi ini. Karena untuk membantu proses metabolisme tubuh membutuhkan cukup pematik dan madu mengandung cukup banyak vitamin dan mineral yang bisa bekerja sebagai pematik proses pembakaran. Mengasup madu dan air hangat adalah pilihan baik untuk menggantikan minuman manis Anda sehari-hari selama diet.

2. Madu dan air lemon

Air lemon adalah sumber vitamin C yang tinggi sekaligus stimulan terbaik dalam proses pembentukan glutathione, sejenis anti oksidan alami yang dibentuk oleh tubuh dengan fungsi membantu mengangkat efek radikal bebas dalam tubuh.

Baca juga:  13 Pedoman Umum Gizi Seimbang

Memadukan lemon dengan madu akan memberi manfaat diet Anda lebih dari sekedar mengatasi kegemukan tetapi menurunkan kadar oksidan dalam darah. Vitamin C juga bekerja membantu mendorong kelancaran pada pencernaan, mengaktifkan hati dalam mengatasi kelebihan lemak dan membantu menggandakan proses pembakaran.

Perpaduan vitamin C dengan madu akan sangat baik sebagai asupan di awal hari. Karena akan bekerja membersihkan pencernaan Anda, membantu mengatasi efek lemas karena pada dasarnya madu merupakan sumber nutrisi lengkap yang sesuai untuk Anda yang sedang membatasi makan.

3. Madu dan kayu manis

Dalam laman Livestrong disampaikan bahwa kayu manis merupakan rempah unik yang memiliki kemampuan menurunkan kadar gula dalam darah. Cara kerjanya dengan mendorong kepekaan sel terhadap sinyal insulin untuk menyerap lebih banyak gula dari dalam sel darah. Kayu manis juga bisa bekerja meningkatkan proses metabolisme gula.

Dengan menambahkan bubuk kayu manis dalam madu akan membantu meningkatkan manfaat madu untuk diet Anda. Karena kayu manis akan semakin mengefektifkan penurunan kadar gula dalam darah.

Terlepas dari beberapa cara populer yang banyak direkomendasikan untuk dikonsumsi selama diet, madu memang bisa menjadi pilihan terbaik pengganti gula selama menjalankan diet. Karena madu mampu memberikan asupan sumber energi yang aman dengan kadar nutrisi yang tinggi dan rendah efek samping terhadap berat badan Anda. Jadi tak salah kan memasukkan menu berbahan madu untuk diet Anda?

Advertisement
Alinesia