Percepat Pemulihan Infeksi Ginjal Dengan Resep Herbal Ini

638
Resep herbal infeksi ginjal
Kumis Kucing (Credit: xaxar.gdn)

Diedit:

Infeksi ginjal adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup serius. Kondisi ini terjadi akibat bakteri yang merangsak naik dari kandung kemih menuju ginjal. Penyakit ini tidak boleh dibiarkan, perlu penanganan yang segera. Ulasan kali ini akan membantu Anda mendapatkan semua informasi penting mengenai penyakit ini, mulai dari gejala, penyebab, pilihan pengobatan, sampai resep herbal infeksi ginjal pilihan yang dapat Anda konsumsi.

Untuk mengawalinya, kita akan menyimak cara pembuatan resep herbal infeksi ginjal menggunakan bahan-bahan yang alami dan sederhana. Penyakit ini memang membutuhkan pengobatan medis, namun perlu ada upaya lebih untuk membantu pengobatan medis sehingga pemulihan dapat berjalan lebih cepat, dan upaya yang paling baik serta aman adalah dengan menggunakan herbal.

Resep Herbal Daun Sendok, Kumis Kucing, dan Rumput Mutiara

Sebagian dari Anda mungkin tidak asing lagi dengan bahan-bahan tersebut. Ketiganya cukup terkenal di kalangan masyarakat berkat kemampuannya melawan beberapa penyakit. Namun, ternyata resep herbal ini juga dapat digunakan untuk membantu pemulihan infeksi ginjal. Bagaimana mekanismenya?

Bahan pertama, yakni daun sendok, memiliki kandungan senyawa aucubin, tanin, dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut diketahui memiliki efek antibakteri serta antiinflamasi yang tentunya baik untuk membantu pengobatan infeksi ginjal berjalan cepat.

Resep herbal infeksi ginjal
Daun Sendok (Credit: hbsx.us)

Bahan selanjutnya adalah kumis kucing. Tidak kalah efektif, kumis kucing mampu merangsang produksi urin yang meningkatkan frekuensi buang air kecil. Dengan meningkatnya frekuensi buang air kecil, secara tidak langsung bakteri yang ada dalam kandung kemih ikut terbilas dan kemungkinan bakteri untuk menempel akan berkurang.

Bahan terakhir adalah rumput mutiara. Meski tergolong sebagai rumput liar, namun tanaman ini bermanfaat untuk membantu pengobatan infeksi ginjal dan saluran kemih. Kandungan dalam rumput mutiara memiliki sifat diuretik, sifat yang sama yang ada pada kumis kucing, yakni melancarkan kemih sehingga buang air kecil menjadi lancar dan kerja ginjal tidak terganggu.

Resep Herbal Infeksi Ginjal

Bahan:

Daun sendok segar, 30 gram.
Kumis kucing segar, 30 gram.
Rumput mutiara segar, 30 gram.

Cara Meramu Resep:

Cuci bahan-bahan yang akan digunakan sampai bersih.
Rebus bahan-bahan dalam panci yang berisi 3 gelas air.
Tunggu hingga air tersisa 1 gelas.
Angkat, tunggu sampai dingin, lalu saring sebelum diminum.

Aturan Pakai:

Ramuan herbal ini dapat diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Penyebab Infeksi Ginjal yang Perlu Anda Ketahui

Infeksi ginjal dapat disebabkan oleh banyak hal, namun dalam banyak kasus, kondisi ini bermula dari infeksi saluran kemih (ISK). Bakteri yang menjadi dalang infeksi saluran kemih, berkembang biak lalu berjalan naik dari saluran kemih menuju ginjal.

Umumnya, bakteri yang menjadi penyebab infeksi tersebut adalah bakteri E. coli. Bakteri ini bisa sampai ke uretra melaui hubungan seksual atau ketika uretra dibersihkan setelah buang air besar. Bakteri lainnya juga dapat menginfeksi ginjal, tetapi kasusnya tidak sesering yang diakibatkan E. coli.

Pada kasus yang langka, infeksi ginjal disebabkan oleh infeksi yang masuk melalui kulit, lalu berpindah ke aliran darah, hingga akhirnya sampai ke ginjal. Penyakit ini juga dapat terjadi setelah dilakukan operasi ginjal, tetapi hal ini sangat langka.

Baca juga:  Darah Haid Berlebihan? Atasi dengan Resep Herbal Ini

Selain penyebab-penyebab di atas, ada beberapa faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko Anda untuk menderita infeksi ginjal. Sebagian dari faktor risiko berikut tidak dapat dihindari, sisanya dapat Anda hindari dengan melakukan beberapa penyesuaian. Berikut adalah faktor risiko yang dimaksud:

  • Berjenis Kelamin Wanita

    Wanita memiliki saluran kemih yang lebih pendek dibanding pria. Hal ini memudahkan bakteri untuk berpindah dan berkembang biak di kandung kemih. Alasan lainnya mengapa wanita rentan akan penyakit ini adalah karena saluran kemih pada wanita berdekatan dengan anus dan vagina sehingga peluang bakteri untuk menginfeksi lebih tinggi.

  • Kerusakan saraf di sekitar kandung kemih

    Syaraf atau tulang belakang yang mengalami kerusakan dapat menyebabkan hilangnya rasa ketika terjadi infeksi kandung kemih. Hal ini membuat Anda tidak sadar bahwa Anda menderita infeksi ginjal.

  • Sistem kekebalan tubuh lemah

    Sistem kekebalan tubuh yang lemah turut meningkatkan risiko infeksi ginjal. Apabila Anda memiliki kondisi yang menyebabkan melemahnya sistem kekebalan, seperti diabetes dan HIV, Anda perlu mengendalikannya dengan baik. Anda juga perlu berhati-hati terhadap beberapa tipe obat yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

  • Tersumbatnya saluran kemih

    Saluran kemih yang mengalami penyumbatan dapat memperlambat dan mengurangi pengosongan kandung kemih ketika buang air kecil. Contoh kondisi yang menyebabkan penyumbatan saluran kemih ada batu ginjal dan pembesaran prostat.

  • Refluks vesicoureteral

    Kondisi ini adalah kondisi dimana urin mengalir ke belakang, sehingga sebagian kecil urin akan kembali ke saluran kemih dan ginjal. Orang yang mengalami kondisi ini memiliki risiko tinggi untuk menderita infeksi ginjal pada masa kanak-kanak atau dewasa.

  • Penggunaaan kateter urin

    Kateter adalah alat yang digunakan untuk mengalirkan urin dari kandung kemih. Saat dalam penggunaan kateter, Anda akan lebih rentan terhadap infeksi.

  • Kehamilan

    Wanita yang sedang hamil memiliki risiko lebih besar untuk terkena infeksi saluran kemih, karena bayi yang ada dalam kandungan dapat memberikan tekanan pada saluran kemih wanita.

Memiliki salah satu faktor risiko di atas tidak berarti Anda pasti akan menderita infeksi ginjal. Faktor risiko tersebut hanya meningkatkan risiko atau kemungkinannya saja. Jika Anda memiliki faktor risiko di atas dan khawatir akan hal tersebut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter secara langsung.

Gejala

Gejala dari penyakit ini tergolong muncul cukup cepat. Setelah bakteri memasuki organ ginjal, gejala sudah dapat dirasakan oleh penderitanya. Berikut adalah gejala umum infeksi ginjal yang sering dirasakan oleh penderitanya:

  • Nafsu makan melemah
  • Nyeri di bagian bawah dan samping punggung, serta selangkangan
  • Muncul darah atau nanah pada air seni
  • Muntah atau muncul rasa sakit di perut bagian atas
  • Tubuh terasa sangat lelah dan lemah
  • Demam dan kedinginan

Selain gejala di atas, Anda mungkin juga akan mengalami gejala infeksi kandung kemih, seperti rasa sakit saat buang air kecil, urine keruh dan mengeluarkan bau tidak sedap, nyeri pada berut bagian bawah, serta bertambahnya frekuensi buang air kecil.

Resep herbal infeksi ginjal
Ilustrasi Gejala Infeksi Ginjal (Credit: Shutterstock)

Anda perlu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami salah satu atau lebih gejala di atas atau jika Anda telah menderita infeksi saluran kemih dan tidak kunjung membaik. Infeksi ginjal yang tidak mendapatkan penanganan dapat berujung pada kondisi yang lebih serius, seperti kerusakan ginjal.

 Diagnosis Infeksi Ginjal

Untuk mendiagnosis, dokter pertama-tama akan mengumpulkan informasi mengenai riwayat kesehatan Anda serta gejala yang Anda telah alami. Setelah itu, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan pemeriksaan urine, guna mencari tanda-tanda infeksi saluran kemih serta bakteri penyebabnya.

Apabila diagnosis belum bisa dipastikan, dokter mungkin akan merekomendasikan tes lainnya, seperti CT scan, isotope scan, dan USG. Tujuan utama dari tes tersebut adalah untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya, yang bisa menjadi penyebab infeksi ginjal.

Pilihan Pengobatan Infeksi Ginjal

Ada dua jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengatasi gejala dari infeksi ginjal. Yang pertama adalah antibioktik oral. Obat ini dapat membantu mengatasi penyakit ini dalam satu atau dua minggu. Anda perlu mengikuti resep yang diberikan dokter saat mengonsumsinya.

Yang kedua adalah obat pereda nyeri. Infeksi dapat menyebabkan demam dan rasa sakit, karenanya obat pereda nyeri sering diresepkan untuk membantu meredakan demam dan rasa sakit yang muncul. Namun, tidak semua pereda nyeri diperoboleh, misanya pereda nyeri golongan antiinflamasi. Obat-obatan tersebut diketahui dapat memperparah gangguan ginjal.

Jika infeksi ginjal berulang, mungkin saluran kemih Anda mengalami masalah. Dokter biasanya akan memberikan rujukan ke dokter spesialis agar penanganannya tepat sasaran. Dalam beberapa kasus, operasi dibutuhkan agar penyakit ini tidak lagi kambuh.

Demikianlah akhir dari ulasan kali ini. Infeksi ginjal merupakan kondisi yang serius, dan membutuhkan penanganan yang tepat. Diagnosis dini turut membantu keefektifan pengobatan nantinya, untuk itu apabila Anda mengalami salah satu gejala di atas, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter.

Juga, yang perlu Anda ingat, apabila dokter meresepkan obat-obatan, ikuti dosis dan petunjuk yang diberikan oleh dokter. Pengobatan dapat berjalan lebih maksimal lagi jika dibantu dengan resep herbal di atas. Nantikan ulasan lainnya seputar kesehatan dan pemanfaatan herbal sebagai solusi alternatif hanya di deherba.com


Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya.

Minesh Khatri, MD. What Are Kidney Infections?. WebMD. 2017-02-07. URL:https://www.webmd.com/a-to-z-guides/kidney-infections-symptoms-and-treatments#1. Accessed: 2018-10-26. (Archived by WebCite®)

Suzanne Falck, MD. Pyelonephritis. Healthline. 2018-04-04. URL:https://www.healthline.com/health/pyelonephritis#diagnosis. Accessed: 2018-10-28. (Archived by WebCite®)

Mayo Clinic. Kidney Infection. Mayo Clinic. 2018-03-08. URL:https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/kidney-infection/symptoms-causes/syc-20353387. Accessed: 2018-10-26. (Archived by WebCite®)


Advertisement
Alinesia