Share:

Cantengan adalah masalah kulit yang umum terjadi dan sering bikin kesal karena rasa sakitnya yang cukup mengganggu. Tahukah Anda kalau masalah ini bisa segera diatasi menggunakan resep herbal cantengan?

Jika Anda ingin memanfaatkan herbal, artikel ini akan membantu Anda belajar caranya membuat ramuan herbal cantengan dari daun dewa. Tanaman ini gampang diperoleh dan ada di segala musim. Bahkan daun ini juga biasa dimakan sebagai lalapan dalam masakan Sunda.

Selain mengajarkan caranya meramu resep herbal cantengan, artikel ini juga akan menjelaskan tentang penyebab cantengan, cara mencegah cantengan, dan tips untuk mengobatinya. Sekarang, mari cari tahu dulu mengapa daun dewa efektif untuk mengobati cantengan.

Aktivitas Anti-Bakteri dan Anti-Jamur Daun Dewa

Tanaman daun dewa (Gynura divaricata) kaya akan manfaat pengobatannya sehingga para ilmuwan mulai meneliti kandungan-kandungan bermanfaat yang dimilikinya. Karena itu, kandungan-kandungan penting dari tanaman ini telah diketahui. Saat ini, penelitian-penelitian telah memperlihatkan bahwa daun dewa terutama mengandung alkaloid, flavonoid, asam fenolik, terpenoid, polisakarida, dan senyawa alifatik.

daun dewa untuk ramuan herbal cantengan

Daun Dewa (© Resep No.1)

Alkoloid adalah senyawa yang diketahui memiliki aktivitas anti-bakteri. Alkaloid mampu mengacaukan proses perkembangan bakteri. Flavonoid adalah senyawa yang diketahui memiliki aktivitas anti-bakteri dan anti-jamur. Dengan begitu, flavonoid bukan hanya mampu menghambat perkembangan bakteri, tetapi juga perkembangan jamur.

Aktivitas dari dua senyawa itu sebagai anti-bakteri dan anti-jamur diharapkan dapat membantu mengatasi infeksi penyebab cantengan yang diakibatkan oleh bakteri atau jamur. Untuk membuat ramuan herbal cantengan dari daun daun dewa, ikutilah langkah-langkah berikut.

Resep Herbal Cantengan – Daun Dewa


Bahan:

Daun dewa yang masih segar, secukupnya.

Cara Meramu Resep:

Cuci bersih daun dewa, lalu giling hingga halus.

Aturan Pakai:

Bubuhkan ramuan pada bagian kuku yang cantengan, dan balut dengan perban.
Ganti perban dan ramuan herbal cantengan ini 2 kali sehari.

Apa Itu Cantengan?

Cantengan (paronychia) adalah infeksi kulit di sekitar kuku jari tangan atau kaki. Biasanya cantengan terjadi pada kulit di kutikula (lapisan kulit di pangkal kuku) atau di bagian atas sisi kuku. Ada dua jenis cantengan, yaitu:

  • Cantengan akut: terjadi mendadak dan hanya sementara, biasanya terjadi di kuku jari tangan.
  • Cantengan kronis: berlangsung lebih lama dan bisa terjadi di kuku jari tangan maupun kaki. Cantengan kronis mungkin tidak kunjung sembuh atau terus-menerus kambuh.

Cantengan bisa dialami oleh siapapun, baik anak-anak maupun orang dewasa. Biasanya kondisi ini tidaklah serius dan dapat diobati sendiri di rumah.

Bagaimana Gejala dari Cantengan?

Sering kali cantengan diawali dengan rasa sakit, bengkak, dan kemerahan pada bagian dasar atau sisi kuku. Cantengan akut mungkin akan menimbulkan terbentuknya kantong berisi nanah di kulit.

Cantengan kronis mungkin membuat kutikula rusak. Jenis cantengan ini pada akhirnya dapat membuat kuku terpisah dari pangkal kulitnya. Kuku dapat menjadi tebal, keras, dan cacat.

Cantengan yang disebabkan oleh bakteri bisa memburuk dalam waktu singkat. Tetapi cantengan akibat jamur biasanya bertambah buruk secara perlahan.

Apa Penyebab Cantengan?

Cantengan terjadi jika kulit di sekitar kuku mengalami iritasi atau terluka. Kuman-kuman dapat masuk ke dalam kulit lalu menimbulkan infeksi di sana. Kuman-kuman itu bisa berupa bakteri atau jamur.

Biasanya kulit di sekitar kuku terluka karena kebiasaan menggigit kuku. Juga bisa terluka saat mencabut sisa kuku di pinggiran atau saat menghisap jari. Kondisi kuku yang tumbuh ke dalam juga dapat menyebabkan cantengan.

Suhu yang lembap membuat kuman-kuman, seperti jamur candida dan bakteri, lebih gampang berkembang. Karena itu orang-orang yang tangannya basah dalam waktu lama lebih rentan mengalami cantengan kronis. Mereka biasanya yang bekerja mencuci piring, menyiapkan makanan, dan membersihkan rumah.

Cantengan kronis juga dapat disebabkan oleh dermatitis iritan, yaitu kondisi yang membuat kulit menjadi merah dan gatal. Begitu kulit mengalami iritasi, kuman-kuman bisa menyerang dan menyebabkan infeksi.

Cantengan lebih sering terjadi pada wanita dewasa dan penderita diabetes. Orang yang kekebalan tubuhnya lemah juga lebih rentan, misalnya mereka yang sedang mengonsumsi obat setelah menjalani transplantasi organ atau mereka yang mengidap HIV.

Bagaimana Cara Mencegah Cantengan?

Cara terbaik untuk mencegah cantengan adalah dengan merawat baik-baik kuku jari tangan dan kaki Anda. Upayakanlah hal-hal berikut:

  • Jangan melukai kuku dan ujung jari.
  • Jangan menggigit atau mengorek kuku.
  • Jaga kuku tetap rapih and halus.
  • Jangan potong kuku terlalu pendek.
  • Jangan memotong atau mengikis kutikula, karena dapat melukai kulitnya.
  • Gunakan gunting kuku yang bersih.

Anda bisa menghindari cantengan kronis dengan menjaga tangan tetap kering dan bersih dari bahan-bahan kimia. Pakailah sarung tangan ketika harus bekerja dengan air atau bahan kimia berbahaya.

Gantilah kaus kaki setiap hari, dan jangan kenakan sepatu yang sama selama 2 hari berturut-turut. Tujuannya agar sepatu benar-benar kering sebelum digunakan lagi.

Tips untuk Mengobati Cantengan

Pengobatan untuk cantengan disesuaikan pada seberapa parah infeksinya. Jika mengalami cantengan akut, Anda cukup mengobatinya dengan merendam kuku di air hangat 3 – 4 kali sehari untuk mengurangi bengkak dan rasa sakit. Seharusnya cantengan akan sembuh dalam beberapa hari. Anda juga bisa mempercepat penyembuhannya dengan menggunakan resep herbal cantengan.

Jika infeksinya sangat sakit, tidak membaik setelah diobati sendiri, atau dipenuhi banyak nanah, mungkin ada baiknya periksa ke dokter. Dokter dapat meresepkan antibiotik jika cantengan disebabkan oleh bakteri. Atau ia akan meresepkan obat anti-jamur jika infeksinya disebabkan jamur.

Dokter juga mungkin akan menguras nanah yang menyebabkan bengkak. Untuk melakukannya, ia akan membius area sekitarnya, lalu memisahkan kulit di pangkal atau sisi kuku, dan menguras isi nanahnya.

Bila Anda mengalami cantengan kronis, Anda harus menjaga kuku tetap kering dan melindunginya dari bahan kimia berbahaya. Anda juga harus memakai sarung tangan atau krim pengering kulit untuk mencegahnya menjadi lembap. Anda mungkin perlu mengobatinya dengan obat anti-jamur atau antibiotik, tergantung pada penyebab infeksinya.

Cantengan yang disebabkan oleh jamur biasanya lebih sulit diobati. Jadi Anda perlu bersabar dan ikuti petunjuk dokter. Bila infeksi tidak juga membaik, beritahukan pada dokter.

Kesimpulan tentang Cantengan

Cantengan (paronychia) adalah infeksi kulit di sekitar kuku jari tangan atau kaki. Kulit yang terinfeksi akan membengkak, memerah, dan terasa sakit. Kadang terbentuk kantong di kulit yang berisi nanah.

Biasanya cantengan bukanlah kondisi berbahaya dan bisa diobati sendiri di rumah. Anda dapat memanfaatkan ramuan herbal cantengan untuk mempercepat penyembuhannya. Tapi infeksi juga dapat menyebar ke bagian jari lain dan menjadi berbahaya, sehingga perlu ditangani oleh dokter.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang resep herbal cantengan. Semoga Anda memperoleh manfaatnya dengan segera menerapkan informasi yang disediakan di sini. Temukan juga info-info herbal khas nusantara lainnya hanya di Deherba.com.

Sumber Referensi:

Dalimartha, Setiawan. 2008. 1001 Resep Herbal. Jakarta: Penebar Swadaya

X, Bing-Qing & Z, Yu-Qing. 2017. Bioactive Components of Gynura Divaricata and Its Potential Use in Health, Food and Medicine: A Mini-review. The African Journal of Traditional, Complementary and Alternative Medicines. 14(3): 113 – 127

Familydoctor.org. Paronychia. Updated: 2018-09-27. URL: https://familydoctor.org/condition/paronychia/. Accessed: 2018-12-17. (Archived in WebCite®)

😡
☹️
😐
☺️
😍