• Home
  • Blog
  • Asam Lambung
  • Sesuaikan Posisi Tidur Saat Asam Lambung Naik, Agar Cepat Reda dan Bisa Tidur Lagi

Sesuaikan Posisi Tidur Saat Asam Lambung Naik, Agar Cepat Reda dan Bisa Tidur Lagi


By Cindy Wijaya

Biasanya akan susah tidur kalau asam lambung kambuh di malam hari. Adakah cara mengatasi asam lambung naik pada malam hari yang efektif? Salah satu caranya adalah dengan menyesuaikan posisi tidur saat asam lambung naik.

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai sejumlah posisi tidur yang dapat membantu mengurangi asam lambung dengan lebih cepat. Selain itu juga membahas beberapa cara mengatasi asam lambung naik pada malam hari secara efektif.

Kenapa Asam Lambung Kambuh Saat Tidur?

Saat sedang berbaring, refluks (kenaikan) asam dari lambung bisa lebih mudah terjadi karena dalam posisi itu tidak ada tarikan gravitasi untuk menjaga asam lambung tetap dalam tempatnya. Orang yang tidur juga berkurang produksi air liurnya, padahal air liur bantu menetralkan asam lambung.

Asam lambung juga lebih cenderung naik apabila seseorang langsung pergi tidur begitu selesai makan atau jika memakan makanan yang memicu refluks asam lambung.

Karena itu asam bisa naik ke tenggorokan dan mulut, sehingga menyebabkan batuk-batu dan rasa seperti tersedak. Juga bisa membuat tenggorokan sakit dan suara serak. Beberapa orang mengalami kesulitan menelan (disfagia) atau terasa ada sesuatu yang menyumbat tenggorokannya.

Gejala-gejala tersebut mungkin mengarah ke heartburn, yaitu rasa seperti terbakar/panas di dada. Selain heartburn refluks asam lambung juga bisa menyebabkan nyeri dada yang bisa terasa sampai leher, punggung, rahang, atau lengan, dan berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam. Gejala-gejala ini sering membuat penderitanya terbangun di malam hari.

Sumber: GERD and Sleep – Sleep Foundation

Menyesuaikan Posisi Tidur Saat Asam Lambung Naik

Karea banyak masalah asam lambung terjadi di malam hari, para ahli menyarankan penderitanya menyesuaikan posisi tidur dan mengubah kasur atau ranjang tempat tidur mereka.

Berbagai penelitian mendapati bahwa tidur miring ke kiri adalah posisi tidur terbaik saat asam lambung tinggi. (Sumber: Journal of Clinical Gastroenterology Vol. 49 No. 8)

Tidur miring ke kiri dapat mengurangi kemungkinan asam lambung kambuh dan paparan asam lambung ke esofagus (kerongkongan). (Sumber: The American Journal of Gastroenterology Vol. 95 No. 10) Sebaliknya, tidur dalam posisi lain—misalnya telentang—bisa membuat refluks asam lebih mudah terjadi.

Posisi tidur saat asam lambung kambuh lainnya yang disarankan adalah dengan meninggikan bagian atas badan—bukan hanya kepala—sebanyak kira-kira 20 cm. Posisi ini dapat mengurangi gejala-gejala refluks saat berbaring. (Sumber: Journal of Gastroenterology and Hepatology Vol. 27 No. 6)

Cara mudah melakukannya adalah dengan menggunakan ranjang tempat tidur yang dapat disesuaikan (adjustable bed). Alternatifnya adalah dengan menaruh bantal ekstra di bawah kepala dan bagian atas punggung untuk membuatnya lebih tinggi.

Apabila bagian atas tubuh terangkat, tidur posisi ini memungkinkan daya tarik grativasi untuk mengembalikan asam ke lambung dan menjaganya tetap di sana.

Pengingat: Jangan Tidur Miring ke Kanan!

Yang disarankan adalah tidur miring ke kiri untuk mengurangi kemungkinan asam lambung kambuh. Tapi jangan tidur miring ke kanan, karena perut akan berada di atas kerongkongan, sehingga dapat memicu asam lambung ‘bocor’ ke bagian kerongkongan. Ini terutama terjadi jika perut kenyang.

Berbanding terbalik dari tidur miring ke kiri, posisi miring ke kanan membuat refluks asam cenderung lebih cair, menyebabkan isi perut naik ke mulut, batuk-batuk, dan tersedak, yang bisa sangat mengganggu di malam hari. (Sumber: The American Journal of Gastroenterology Vol. 91 No. 1)

Karena tidak ada daya tarik gravitasi dalam posisi ini, asam lambung jadi lebih lama berada di kerongkongan dalam posisi ini. (Sumber: The American Journal of Gastroenterology Vol. 94 No. 8)

Bahkan penelitian mendapati bahwa orang yang tidur miring ke kanan mendapat diagnosis GERD lebih awal dibandingkan dengan orang yang tidur miring ke kiri. Hal ini menunjukkan betapa parahnya gejala GERD di malam hari ketika seseorang tidur miring ke kanan. (Sumber: Cogent Medicine Vol. 3 No. 1)

Tips Lain untuk Cara Mengatasi Asam Lambung Naik pada Malam Hari

Ada juga sejumlah tips lain untuk cara mengatasi asam lambung naik pada malam hari. Berikut adalah beberapa penyesuaian gaya hidup yang bisa Anda upayakan supaya tidur malam lebih nyenyak.

Sumber: How to Sleep With Acid Reflux: 8 Expert-Backed Tips – GoodRx Health

  • Berhenti makan sekitar 3 jam sebelum waktu tidur. Ini memberi waktu bagi perut untuk mengosongkan isinya sebelum Anda berbaring.
  • Pakai pakaian tidur yang longgar. Jika memakai pakaian ketat di sekitar perut, itu bisa memberi tekanan pada perut dan mendorong asam kembali ke kerongkongan.
  • Jangan konsumsi alkohol mendekati waktu tidur. Alkohol memicu refluks asam saat tidur, bahkan meski konsumsi sedikit saja.
  • Hindari makanan/minuman pemicu. Contohnya adalah cokelat, tomat, bawang, makanan pedas, cuka, jeruk, makanan berlemak, minuman berkarbonasi, kopi, dan mint.

Kadang ada saatnya gejala-gejala refluks asam di malam hari menjadi begitu parah, sehingga sulit untuk ditangani sendiri. Anda mungkin butuh bantuan dokter.

Jadi sebaiknya segera temui dokter kalau mengalami gejala-gejala berikut: Kesulitan menelan, berat badan turun, nyeri di dada atau perut, tersedak saat makan, muntah darah, dan BAB yang kehitaman atau kemerahan.

Kesimpulan tentang Posisi Tidur Saat Asam Lambung Kambuh

Posisi tidur terbaik untuk mengendalikan kekambuhan asam lambung adalah miring ke kiri atau meninggikan bagian atas tubuh (dari punggung atas ke kepala) sebanyak kira-kira 20 cm.

Selain menyesuaikan posisi tidur, Anda juga sebaiknya menghindari makan terlalu malam—setidaknya 3 jam sebelum waktu tidur. Dan jangan konsumsi alkohol atau minuman lain yang bisa memicu asam lambung naik, misalnya kopi, minuman berkarbonasi, dan yang mengandung mint.

Dengan menyesuaikan posisi tidur saat asam lambung tinggi, Anda bisa mengurangi kemungkinan asam lambung kambuh sehingga tidur malam jadi lebih nyenyak. Anda juga mengurangi paparan asam lambung ke esofagus atau jaringan lainnya, yang juga dapat mengurangi risiko kerusakan jaringan dan masalah-masalah serius lainnya.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang posisi tidur saat asam lambung naik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}