Perawatan untuk Kulit Sensitif secara Medis dan Rumahan

33
Ilustrasi Perawatan untuk Kulit Sensitif
Credit Photo: New Africa / Shutterstock

Banyak orang punya masalah kulit yang sensitif. Bahan kimia, pewarna, dan pewangi dalam produk tertentu dapat menjadi penyebab kambuhnya masalah kulit sensitif mereka. Apakah Anda juga mengalami hal ini? Jika ya, Anda mungkin sedang mencari perawatan yang tepat untuk kulit sensitif.

Dalam artikel ini akan diulas mengenai perawatan untuk kulit sensitif yang dapat Anda pertimbangkan. Selain itu juga akan dijelaskan mengenai beberapa penyebab umum dari masalah kulit sensitif ini. Agar informasi yang kami berikan tidak keliru, kami mengambil sumber dari situs web kesehatan yang dapat dipercaya. Silakan lihat pada bagian sumber referensi di akhir artikel.

Masalah Kulit Sensitif

Kulit sensitif sebenarnya bukanlah penyakit. Istilah ini mengacu pada kondisi kulit yang lebih rentan terhadap peradangan atau reaksi yang negatif.

Orang dengan kulit sensitif mungkin akan menunjukkan reaksi kuat terhadap bahan kimia, pewarna, dan pewangi yang ada dalam produk yang bersentuhan dengan kulit mereka. Mereka juga mungkin mengalami ruam atau iritasi akibat pakaian atau gesekan.

Pada banyak kasus, kulit sensitif merupakan gejala dari masalah kesehatan yang mendasarinya. Mengetahui cara untuk menghindari penyebab kambuhnya masalah ini dan cara untuk menenangkan kulit yang teriritasi dapat membantu meringankan kulit sensitif.

Perawatan untuk kulit sensitif biasanya terdiri dari mencari dan menghilangkan pemicu atau penyebab kekambuhan, serta menggunakan obat rumahan atau obat resep untuk mengobati gejala-gejalanya.

Perawatan Medis untuk Kulit Sensitif

Bergantung pada penyebab kulit sensitif dan gejala-gejala yang muncul, dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat yang berbeda. Berikut adalah sejumlah obat yang mungkin diresepkan.

  • Krim steroid: Obat krim steroid, baik yang dijual bebas atau yang harus dengan resep dokter, (misalnya hidrokortison) dapat meringankan peradangan dan gatal-gatal. Namun krim ini tidak boleh digunakan pada wajah.
  • Krim analgesik: Krim untuk pereda sakit ini dapat membantu mengurangi rasa gatal, yang bisa membuat orang tak tahan untuk menggaruk atau mengiritasi area kulit yang sensitif.
  • Antihistamin: Obat oral antihistamin, misalnya diphenhydramine, dapat membantu mengatasi beberapa reaksi alergi.
  • Tabir surya pelindung: Tabir surya (sunscreen) yang punya spektrum luas dan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih dapat membantu melindungi kulit sensitif dari sinar ultraviolet (UV).

Perawatan Rumahan untuk Kulit Sensitif

Selain menggunakan obat resep dokter, Anda juga bisa meringankan masalah kulit sensitif dengan sejumlah perawatan rumahan berikut ini.

Pelembap

Pelembap dan losion hypoallergenic dapat mengurangi kulit kering tanpa mengiritasi kulit sensitif. Beberapa bahan mungkin bekerja lebih baik, tergantung pada jenis kulit sensitif yang dialami.

Sebagai contoh, lembaga American Academy of Dermatology mengamati bahwa orang-orang dengan kulit yang sangat kering dapat merespons dengan baik terhadap bahan-bahan tertentu, seperti urea atau asam laktat (lactic acid).

Beberapa jenis minyak, contohnya minyak shea butter atau minyak kelapa, dapat bekerja dengan baik untuk sejumlah orang. Karena itu selalu penting untuk menguji lebih dulu produk yang akan dipakai pada area kecil di kulit sebelum mengoleskannya ke seluruh kulit yang bermasalah.

Oatmeal

Oat bisa sangat bermanfaat sebagai perawatan alami bagi orang yang punya kulit sensitif. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Drugs in Dermatology menunjukkan bahwa mengoleskan oatmeal koloid pada kulit membantu meringankan gejala-gejala seperti ruam, kulit kering, dan eksem.

Perawatan ini efektif karena mampu memperkuat lapisan penghalang kulit, daripada hanya mengobati gejalanya. Mengoleskan oatmeal koloid ke kulit sensitif bisa membantu mengendalikan gejala-gejala.

Tips Perawatan Lain untuk Kulit Sensitif

Orang-orang yang punya kulit sensitif juga bisa meringankan gejala mereka dengan cara:

  • Tidak berlama-lama saat mandi, dianjurkan kurang dari 10 menit
  • Hindari menggunakan air yang sangat panas untuk mandi atau mencuci tangan
  • Hindari menggunakan wewangian, deterjen, atau produk lain yang mengandung bahan kimia keras
  • Menggunakan produk-produk hypoallergenic yang bebas pewangi, seperti sabun, deodoran, dan deterjen
  • Hindari menggunakan produk pembersih yang mengandung bahan kimia keras
  • Setelah mandi keringkan tubuh dengan cara menepuk-nepuk dengan handuk, bukan dengan menggosok
  • Sebelum menggunakan produk kulit baru, uji dulu dengan mengoleskannya pada area kecil kulit
  • Buatlah catatan tentang produk yang Anda gunakan setiap hari untuk mencari penyebab kambuhnya gejala kulit sensitif Anda
  • Jika menemukan penyebab kekambuhan, hindari menggunakan produk tersebut lagi

Apa Saja Penyebab Kulit Sensitif?

Pada banyak kasus, memiliki kulit yang sensitif umumnya bukanlah masalah yang serius. Karena masalah kulit sensitif biasanya berasal dari kondisi kulit yang ringan. Berikut adalah beberapa penyebab umum kulit sensitif.

Disposisi Alami

Terkadang seseorang mungkin memiliki kulit sensitif tanpa penyebab yang mendasarinya. Dalam hal ini, kulit mereka menjadi lebih mudah untuk teriritasi. Banyak yang mengalami iritasi setelah kulitnya terkena:

  • Sinar matahari
  • Angin kencang
  • Suhu sangat dingin
  • Suhu sangat panas

Di samping itu, orang dengan kulit sensitif mungkin lebih rentan untuk mengalami reaksi terhadap produk perawatan kulit, make up, atau jenis pakaian tertentu.

Gejala kulit yang sensitif atau reaktif bisa muncul dalam berbagai bentuk, antara lain:

  • Ruam atau gatal-gatal
  • Bercak kemerahan
  • Jerawatan
  • Merasa seperti tersengat atau terbakar, tanpa ada perubahan yang terlihat pada kulit
  • Luka terbakar matahari

Kontak Dermatitis

Kontak dermatisis merupakan reaksi kulit yang timbul ketika menyentuh sesuatu. Kulit mungkin akan menjadi merah, bengkak, dan terasa gatal. Pada beberapa kasus, kulit dapat menjadi sangat kering dan pecah-pecah, dan lepuhan-lepuhan dapat terbentuk.

Reaksi Alergi

Dermatitis alergik merupakan jenis dari kontak dermatitis. Ini terjadi ketika kulit mengalami reaksi alergi terhadap suatu zat yang bersentuhan dengannnya. Penyebab umum dari reaksi alergi pada kulit sensitif ini antara lain:

  • Perhiasan yang terbuat dari logam yang mengandung nikel
  • Wewangian
  • Lateks dalam sarung tangan atau produk lainnya
  • Pewarna
  • Bahan kimia pada produk perawatan rambut, kulit, dan kecantikan juga dapat memicu kulit sensitif
  • Reaksi terhadap tanaman tertentu, seperti poison ivy, poison oak, atau jelatang

Gejala-gejala yang muncul akibat reaksi alergi ini antara lain:

  • Kulit kemerahan dengan atau tanpa pembengkakan
  • Ruam atau gatal-gatal
  • Kulit kering, bersisik
  • Kulit melepuh atau pecah-pecah
  • Bercak kulit yang gelap dan kasar

Gejala-gejala tersebut dapat hilang dengan sendirinya jika pemicunya dihilangkan. Jika Anda kesulitan untuk menemukan produk yang memicu gejala disarankan untuk mengunjungi dokter kulit.

Kulit Kering

Problem kulit kering juga dapat menjadi penyebab kulit sensitif. Kulit cenderung menjadi lebih sensitif jika kekurangan kelembapan pelindung dan lemak yang menjaganya dari kondisi kekeringan.

Kulit kering mungkin akan lebih terlihat pada area-area yang terbuka, seperti di tangan, wajah, dan lengan.

Perawatan untuk masalah kulit kering dan sensitif ini haruslah melibatkan mengembalikan dan menjaga kelembapan di kulit. Anda bisa menggunakan losion pelembap dan krim wajah setiap hari untuk mencegah kekambuhan.

Eksem

Eksem, atau dermatitis atopik, adalah kondisi yang umumnya menyebabkan kulit menjadi kering, bercak-bercak, dan rasa gatal, walaupun gejalanya bervariasi dari orang ke orang.

Rosacea

Orang yang memiliki rosacea mungkin mengalami kulit yang merah dan pembuluh darah yang terlihat, biasanya pada wajah. Pada beberapa orang, kulitnya mungkin mengalami ruam dengan benjolan-benjolan kecil berisi nanah.

Fotodermatosis

Fotodermatosis adalah reaksi abnormal terhadap sinar matahari pada kulit itu sendiri. Pada orang yang memiliki kondisi ini, sinar UV dari cahaya matahari dapat memicu sistem kekebalan tubuhnya, yang menjadi penyebab reaksi kulit sensitif pada kulitnya.

Reaksi terhadap sinar matahari pada seseorang yang memiliki fotodermatosis dapat menimbulkan ruam, lepuh, dan bercak berisisik pada kulit yang terkena. Reaksinya semakin parah seiring semakin lama sinar matahari mengenai kulit. Namun gejala-gejala mungkin tidak muncul pada kulit yang tertutup pakaian atau topi.

Kesimpulan tentang Perawatan untuk Kulit Sensitif

Biasanya kulit sensitif bukanlah masalah yang serius. Beberapa orang mungkin hanya sensitif pada sejumlah produk yang bersentuhan dengan kulit mereka.

Sering kali untuk mencegah kambuhnya kulit sensitif atau untuk meringankan gejala-gejala, cukup dengan menghindari bahan kimia, wewangian, dan bahan penyebab iritasi lain pada produk perawatan kulit.

Perawatan rumahan yang sudah dijelaskan di atas juga dapat membantu meringankan ruam yang muncul atau meminimalkan reaksi kulit terhadap produk-produk pemicu.

Akan tetapi jika Anda mengalami gejala-gejala yang tidak kunjung membaik, atau yang bertambah parah, sebaiknya periksakanlah ke dokter kulit. Ada kemungkinan Anda memiliki masalah kesehatan atau alergi yang menyebabkan reaksi kulit sensitif. Dokter dapat membantu menemukan perawatan yang tepat untuk masalah kulit sensitif Anda.

Sumber

Sumber Referensi:

Medical News Today. Sensitive skin: Home remedies and prevention. Published: 2020-03-23. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/sensitive-skin