Penyakit Rakitis: Penyebab, Ciri-Ciri, Cara Mencegah & Mengatasinya


By Cindy Wijaya

Penyakit rakitis adalah kelainan tulang yang disebabkan oleh kekurangan vitamin D, kalsium, atau fosfat. Vitamin dan mineral tersebut penting untuk perkembangan tulang yang kuat dan sehat. Penderita rakitis mungkin memiliki tulang yang lemah dan lunak, pertumbuhan terhambat, dan, dalam kasus yang parah, kelainan bentuk tulang.

Vitamin D berperan membantu tubuh Anda menyerap kalsium dan fosfat dari usus. Anda bisa mendapatkan vitamin D dari berbagai produk makanan, termasuk susu, telur, dan ikan. Tubuh Anda juga memproduksi vitamin ini saat terkena sinar matahari.

Kekurangan vitamin D mempersulit tubuh Anda untuk mempertahankan kadar kalsium dan fosfat yang cukup. Ketika ini terjadi, tubuh Anda menghasilkan hormon yang menyebabkan kalsium dan fosfat dilepaskan dari tulang. Ketika tulang Anda kekurangan kedua mineral ini, mereka akan menjadi lemah dan lunak.

Rakitis paling sering terjadi pada anak-anak yang berusia antara 6 bulan sampai 3 tahun. Anak-anak berada pada risiko rakitis tertinggi karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Anak-anak mungkin tidak memperoleh cukup vitamin D jika mereka tinggal di daerah dengan sedikit sinar matahari, mengikuti diet vegetarian, atau tidak minum produk susu. Dalam beberapa kasus, kondisi ini disebabkan faktor keturunan.

Apa Penyebab Penyakit Rakitis?

Terdapat sejumlah hal yang dapat menyebabkan rakitis terjadi, antara lain karena kekurangan vitamin D dan faktor genetik. Berikut adalah penjelasan masing-masing penyebab penyakit rakitis tersebut.

Kekurangan Vitamin D

Tubuh manusia membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium dari usus. Sinar UV dari sinar matahari membantu sel-sel kulit mengubah prekursor vitamin D dari keadaan tidak aktif menjadi aktif.

Jika tubuh seseorang tidak membuat atau mendapat asupan vitamin D yang cukup, tubuhnya mungkin tidak menyerap kalsium yang cukup dari makanan yang dikonsumsi, menyebabkan rendahnya kadar kalsium dalam darah.

Kadar kalsium yang rendah menyebabkan ketidakteraturan tulang dan gigi, serta masalah saraf dan otot.

Anak-anak mungkin kekurangan vitamin D jika mereka:

  • Memiliki warna kulit gelap
  • Menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan
  • Selalu memakai tabir surya (sun screen) saat di luar ruangan
  • Mengikuti diet vegetarian
  • Memiliki masalah kesehatan seperti penyakit celiac, yang mencegah tubuh membuat atau menggunakan vitamin D
  • Tinggal di tempat dengan tingkat polusi udara yang tinggi

Mengenai bayi, lembaga Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menjelaskan bahwa ASI tidak menyediakan cukup vitamin D. Menurut CDC, lembaga American Academy of Pediatrics merekomendasikan suplemen vitamin D sebanyak 400 IU untuk bayi yang menyusui ASI sepenuhnya atau sebagian. Sedangkan susu formula cenderung diperkaya dengan vitamin D.

Faktor Genetik

Beberapa jenis rakitis diakibatkan oleh kondisi genetik. Ini kemungkinan adalah kondisi yang diwariskan.

Misalnya rakitis hipofosfatemia adalah kondisi langka dimana ginjal tidak dapat memproses fosfat dengan benar. Rendahnya kadar fosfat dalam darah menyebabkan tulang menjadi lemah dan lunak.

Jenis yang paling umum memengaruhi sekitar 1 dari 20.000 bayi baru lahir.

Faktor genetik yang memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan kalsium juga dapat menjadi penyebab penyakit rakitis, termasuk yang memengaruhi fungsi hati, ginjal, dan usus.

Bagaimana Ciri-Ciri Penyakit Rakitis?

Terdapat beragam ciri-ciri penyakit rakitis yang dapat dirasakan oleh para penderitanya. Berikut adalah beberapa diantaranya:

  • Pertumbuhan terhambat
  • Keterampilan motorik yang terhambat
  • Nyeri pada tulang belakang, panggul, dan kaki
  • Kelemahan otot

Karena rakitis melunakkan area jaringan yang tumbuh di ujung tulang-tulang anak (lempeng pertumbuhan), hal itu dapat menyebabkan deformitas (kelainan bentuk) tulang seperti:

  • Tengkorak berbentuk aneh
  • Kaki yang membungkuk
  • Benjolan di tulang rusuk
  • Tulang dada yang menonjol
  • Tulang belakang melengkung
  • Kelainan bentuk panggul

Kapan harus periksa ke dokter? Berkonsultasilah dengan dokter jika anak Anda mengalami ciri-ciri penyakit rakitis, misalnya nyeri di tulang, kelemahan otot, atau kelainan bentuk tulang yang jelas terlihat.

Apabila kelainan ini tidak ditangani selama masa pertumbuhan anak, mungkin anak tersebut akan berakhir dengan perawakan yang sangat pendek sebagai orang dewasa. Deformitas (kelainan bentuk) tulang juga bisa menjadi permanen jika kelainan tidak ditangani.

Cara Mencegah Penyakit Rakitis

Cara mencegah penyakit rakitis adalah dengan mendapatkan cukup vitamin D. Paparan sinar matahari menyediakan sumber vitamin D terbaik. Selama sebagian besar musim, 10 hingga 15 menit paparan sinar matahari menjelang tengah hari sudah cukup. Namun, jika memiliki kulit gelap, jika sedang musim dingin, atau jika tinggal di garis lintang utara, mungkin tidak bisa mendapatkan cukup vitamin D hanya dari paparan sinar matahari.

Selain itu, karena kekhawatiran akan kanker kulit, terutama bayi dan anak kecil, diperingatkan untuk menghindari sinar matahari langsung atau untuk selalu memakai tabir surya (sun screen) dan pakaian pelindung.

Untuk cara mencegah penyakit rakitis, pastikan anak Anda mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin D secara alami, misalnya ikan berlemak seperti salmon dan tuna, minyak ikan, dan kuning telur.

Atau dengan mengonsumsi makanan yang diperkaya vitamin D, seperti susu formula untuk bayi, sereal, roti, susu, dan jus jeruk. Periksa label kemasan untuk mengetahui kandungan vitamin D dari makanan yang diperkaya tersebut.

Rekomendasi umum untuk asupan vitamin D bagi bayi adalah 400 IU per hari. Karena ASI hanya mengandung sedikit vitamin D, bayi yang diberi ASI eksklusif mungkin harus menerima suplemen vitamin D setiap hari. Beberapa bayi yang diberi susu botol mungkin juga membutuhkan suplemen vitamin D jika mereka tidak mendapat cukup susu formula.

Cara Mengatasi Penyakit Rakitis

Sebagian besar cara mengatasi penyakit rakitis adalah dengan pemberian suplemen vitamin D dan kalsium. Ikutilah petunjuk dari dokter anak Anda mengenai dosis pemberiannya. Terlalu banyak vitamin D justru bisa berbahaya.

Dokter anak Anda akan memantau perkembangan anak Anda menggunakan pemeriksaan sinar X dan tes darah.

Apabila anak Anda memiliki kelainan genetik langka yang menyebabkan kadar rendah fosfor, maka cara mengatasi penyakit rakitis mungkin adalah dengan suplemen dan obat mungkin yang diresepkan dokter.

Untuk sejumlah kasus kaki yang membungkuk atau kelainan bentuk tulang belakang, dokter mungkin menyarankan penggunaan penyangga khusus untuk memposisikan tubuh anak Anda dengan tepat saat tulang bertumbuh. Cara mengatasi penyakit rakitis dengan kelainan tulang yang lebih parah mungkin memerlukan pembedahan.

Demikianlah artikel ini yang membahas mengenai penyebab, ciri-ciri, cara mencegah, dan cara mengatasi penyakit rakitis. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Healthline. Rickets. https://www.healthline.com/health/rickets

Medical News Today. Everything you need to know about rickets. https://www.medicalnewstoday.com/articles/176941

Mayo Clinic. Rickets – Symptoms & causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rickets/symptoms-causes/syc-20351943

Mayo Clinic. Rickets – Diagnosis & treatment. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rickets/diagnosis-treatment/drc-20351949

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>