6 Jenis Makanan Penambah Trombosit Darah


By Cindy Wijaya

Trombosit adalah sel darah yang membantu proses pembekuan darah, dan sangat penting untuk mempertahankan kadarnya dalam darah. Namun, bisa saja seseorang mengalami penurunan jumlah trombosit sehingga harus mencari cara untuk meningkatkan kadarnya. Apa saja yang bisa diupayakan untuk penambah trombosit?

Ada banyak yang bisa menyebabkan penurunan jumlah trombosit darah, termasuk beberapa jenis infeksi, leukemia, perawatan kanker, penyalahgunaan alkohol, sirosis hati, pembesaran limpa, sepsis, penyakit autoimun, dan konsumsi obat tertentu.

Bila jumlah trombosit turun tidak banyak, Anda mungkin bisa menaikkannya melalui makanan dan suplemen. Namun, jika Anda punya kadar trombosit yang terlalu rendah, Anda mungkin harus mendapat perawatan medis agar tidak terjadi komplikasi.

Makanan Penambah Trombosit Darah

Makanan yang kaya akan vitamin dan mineral tertentu dapat membantu tubuh untuk membuat dan mempertahankan jumlah trombosit dalam darah. Meski banyak dari zat gizi ini tersedia dalam bentuk suplemen, namun yang terbaik adalah memperolehnya dari makanan yang bisa Anda makan. Makan dengan baik adalah kunci untuk pemulihan kesehatan Anda.

1. Makanan yang Kaya Folat

Folat adalah vitamin B yang penting untuk sel-sel darah merah sehat. Asam folat merupakan bentuk sintetis dari folat.

Menurut lembaga National Institutes of Health (NIH), orang dewasa membutuhkan sedikitnya 400 mikrogram folat per hari, dan ibu hamil membutuhkan 600 mikrogram.

Makanan penambah trombosit darah yang mengandung banyak folat atau asam folat antara lain:

  • Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, sawi hijau
  • Buah-buahan seperti jeruk, alpukat, pepaya
  • Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang merah, kacang polong
  • Daging merah dan daging unggas
  • Makanan yang diperkaya folat/asam folat

Anda harus berhati-hati gar tidak mengonsumsi asam folat secara berlebihan dari suplemen atau makanan yang diperkaya, karena jika berlebihan dapat memengaruhi fungsi vitamin B-12.

Namun mendapatkan folat secara alami dari makanan biasanya tidak masalah.

2. Makanan yang Kaya Vitamin B-12

Vitamin B-12 penting untuk pembentukan sel darah merah. Kurangnya B-12 dalam tubuh juga bisa memicu kadar trombosit yang rendah.

Menurut lembaga NIH, orang berusia 14 tahun ke atas membutuhkan 2,4 mikrogram vitamin B-12 per hari. Ibu hamil dan menyusui membutuhkan 2,8 mikrogram.

Berikut adalah makanan penambah trombosit darah yang mengandung banyak vitamin B12:

  • Daging sapi dan hati sapi
  • Telur
  • Kerang
  • Kepiting
  • Ikan sarden, salmon, tuna
  • Susu dan yoghurt

3. Makanan yang Kaya Vitamin C

Vitamin C berperan penting dalam fungsi imun. Vitamin C juga membantu trombosit bekerja dengan benar dan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi, yang juga zat gizi penting lain untuk penambah trombosit.

Ada banyak buah dan sayuran yang termasuk makanan penambah trombosit darah yang mengandung vitamin C, antara lain:

  • Jambu biji
  • Blewah
  • Jeruk
  • Kiwi
  • Stroberi
  • Mangga

Perlu diketahui bahwa suhu panas menghancurkan vitamin C, jadi mungkin yang terbaik adalah memakan makanan kaya vitamin C secara mentah, jika memungkinkan.

4. Makanan yang Kaya Vitamin D

Vitamin D turut membantu fungsi normal dari tulang, otot, saraf, dan sistem imun. Menurut lembaga Platelet Disorder Support Association (PDSA), vitamin D juga berperan penting dalam fungsi sel sumsum tulang yang menghasilkan trombosit dan sel darah lainnya.

Tubuh dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, tapi tidak semua orang menerima sinar matahari yang cukup setiap hari, terutama jika mereka tinggal di iklim yang dingin. Orang dewasa berusia 19 – 70 tahun membutuhkan 15 mikrogram vitamin D setiap hari.

Makanan penambah trombosit darah yang mengandung banyak vitamin D antara lain:

  • Ikan berminyak seperti ikan salmon, tuna, haring
  • Minyak hati ikan kod
  • Jamur seperti jamur shiitake kering, portobello, maitake
  • Kuning telur
  • Makanan/minuman yang diperkaya vitamin D

5. Makanan yang Kaya akan Vitamin K

Vitamin K penting proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.

Asupan vitamin K yang cukup untuk orang dewasa usia 19 tahun ke atas adalah 120 mikrogram untuk pria dan 90 mikrokrgam untuk wanita.

Makanan penambah trombosit darah yang mengandung banyak vitamin K antara lain:

  • Sayuran hijau seperti bayam, kubis, brokoli
  • Buah-buahan seperti delima, kiwi, labu
  • Kacang-kacangan seperti kacang mete, kacang kedelai, kacang hijau
  • Makanan laut seperti ikan dan udang

6. Makanan yang Kaya Zat Besi

Zat besi berepran penting untuk menjaga kadar sehat dari sel darah merah dan trombosit. Penelitian pernah dilakukan pada balita dan remaja dengan anemia defisiensi besi dan menunjukkan bahwa zat besi dapat menambah jumlah trombosit mereka yang punya kondisi serupa.

Menurut lembaga NIH, pria di atas 18 tahun dan wanita di atas 50 tahun membutuhkan 8 miligram zat besi setiap hari, sedangkan wanita usia 19 sampai 50 tahun membutuhkan 18 miligram. Wanita hamil membutuhkan 27 miligram per hari.

Berikut makanan penambah trombosit darah yang mengandung banyak zat besi:

  • Daging merah
  • Jeroan seperti hati, otak, ginjal, dan jantung
  • Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli
  • Makanan laut (seafood) seperti tiram
  • Tahu
  • Biji buah labu
  • Kacang-kacangan seperti kacang polong dan kacang kedelai

Hindari Makanan Penurun Trombosit!

Saat sedang berupaya menambah trombosit darah, hindarilah makanan dan minuman berikut ini:

  • Alkohol
  • Aspartam, zat pemanis buatan
  • Jus cranberry
  • Quinine, zat dalam air tonik dan lemon pahit

Suplemen Penambah Trombosit Darah

Sejumlah penelitian melaporkan bahwa ada suplemen tertentu yang dapat membantu menambah trombosit darah.

Klorofil

Klorofil adalah pigmen hijau yang terdapat pada tumbuhan. Mengonsumsi klorofil dapat meredakan sebagian gejala trombosit rendah, meski penelitian mengenai efektivitasnya masih terbatas.

Suplemen berbasis rumput laut, misalnya chlorella, kaya akan klorofil. Lembaga PDSA menyebutkan chlorella sebagai suplemen yang berpotensi bermanfaat bagi yang memiliki jumlah trombosit rendah.

Dalam sebuah survei yang mereka lakukan, 19 persen orang melaporkan peningkatan jumlah trombosit, dan 33 persen melaporkan perbaikan gejala pendarahan setelah mengonsumsi chlorella.

Ekstrak Daun Pepaya

Pada penelitian terhadap subyek hewan, ekstrak daun pepaya dapat secara signifikan meningkatkan jumlah trombosit dan sel darah merah. Akan tetapi dibutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama pada subyek manusia.

Melatonin

Melatonin adalah hormon yang secara alami diproduksi tubuh yang membantu mengatur jam internal tubuh.

Bebebrapa penelitian pada subyek hewan melaporkan hubungan antara melatonin dan peningkatan kadar trombosit. Namun, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan seberapa bermanfaatnya melatonin bagi manusia dengan jumlah trombosit rendah.

Kesimpulan tentang Penambah Trombosit

BIla Anda memiliki jumlah trombosit yang tidak terlalu rendah, Anda bisa mencoba menaikkannya dengan mengonsumsi makanan penambah trombosit darah.

Makanan tersebut antara lain makanan yang kaya akan folat, zat besi, vitamin B12, vitamin C, D, dan K. Karena zat-zat gizi itu penting dalam proses pembentukan trombosit maupun sel-sel darah lainnya.

Terdapat beragam jenis makanan maupun minuman sehat yang mengandung zat-zat gizi penting tersebut, mulai dari buah-buahan, sayur-sayuran, daging-dagingan, hingga kacang-kacangan.

Demikianlah artikel ini yang membahas mengenai penambah trombosit secara alami. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Medical News Today. How can I increase my platelet count naturally?. URL: https://www.medicalnewstoday.com/articles/322937

Healthline. How to Naturally Increase Your Platelet Count. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-platelet-count

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>