11 Manfaat Daun Pepaya, Bisa untuk Obat Kanker!


By Nurul Kuntarti

Selain dengan menjalankan pengobatan konvensional,  banyak orang kerap kali melirik pada pengobatan herbal. Di antaranya dengan memanfaatkan daun obat kanker semacam daun pepaya. Karena ternyata dalam sejumlah riset terbukti adanya manfaat daun pepaya anti kanker.

Bagaimana kinerja daun pepaya sebagai anti kanker? Dan bagaimana mendapatkan manfaat daun pepaya sebagai daun obat kanker? Anda akan menemukan informasi lebih lengkapnya di sini.

Daun Pepaya, Daun Obat Kanker Alami

Daun pepaya selama ini dikenal sebagai jenis dedaunan yang kaya manfaat. Manfaat daun pepaya yang banyak dikenal adalah lazimnya diolah bahan sayuran. Seperti untuk bahan baku aneka sajian tumisan yang banyak digemari. Rasanya yang getir rupanya justru menjadikannya banyak disukai.

Selain lama dikenal sebagai sayuran, daun pepaya juga lazim diolah sebagai bahan baku jamu tradisional di Nusantara. Meski demikian, tidak banyak yang tau kalau sebenarnya ada khasiat daun pepaya sebagai anti kanker.

Kita akan melihat, apa saja sebenarnya kandungan nutrisi dan senyawa organik yang tersimpan dalam daun pepaya. Juga melihat apa saja manfaat daun pepaya untuk tubuh kita. Lepas dari fakta mengenai khasiat daun pepaya sebagai daun obat kanker.

Apa Kandungan Daun Pepaya

Sebagaimana dijelaskan, daun pepaya memiliki khasiat sebagai daun obat kanker. Tidak hanya itu, karena manfaat daun pepaya sendiri lebih luas dari sekedar sebagai anti kanker. Ini bekerja karena pengaruh kandungan nutrisi dan fitokimia yang tersimpan di dalamnya.

Salah satu komponen penting dalam daun pepaya adalah adanya enzim papain. Enzim ini memiliki khasiat membantu tubuh memecah protein menjadi peptida, sejenis asam amino penting bagi tubuh. papain juga memiliki efek unik mendorong gerak peristaltik pada usus, sehingga memudahkan BAB.

Tapi, bukan hanya papain yang menjadi kandungan penting dari daun pepaya. Dalam daun yang dikenal dengan rasa pahit ini terdapat kandungan saponin dan flavonoid yang tinggi. jenis saponin dalam daun pepaya cukup khas karena memproduksi rasa getir yang cukup kuat.

Selain kedua jenis anti oksidan diatas, daun pepaya juga dikenal kaya akan sederet jenis fitokimia lain yang tidak kalah kaya manfaat. Sebut saja seperti alkaloid, fenolik, quercetin juga sejumlah komponen anti oksidan lain. Kandungan daun pepaya yang terbukti kaya anti oksidan dijelaskan lebih dalam pada International Journal o Food Science and Technology tahun 2014.

Juga diketahui kaya akan sejumlah mineral dan vitamin penting bagi tubuh. Sejumlah mineral penting seperti kalsium, magnesium, sodium, kalium, zat besi, tembaga dan banyak lagi. sedang vitamin dalam daun pepaya antara lain adalah vitamin C, B, A, E dan K.

Manfaat Daun Pepaya bagi Tubuh Kita

Manfaat Daun Pepaya
Daun Pepaya (Credit: Shutterstock)

Siapa yang menyangka di balik rasanya yang pahit, daun pepaya justru kaya akan kandungan nutrisi dan fitokimia. Dan karena itu, kita mendapatkan manfaat daun pepaya yang berlimpah. Termasuk di antarany sebagai daun obat kanker. Adapun sejumlah manfaat dari daun pepaya tersebut antara lain adalah.

  • Baik untuk Pencernaan

    Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, daun pepaya dipahami mengandung enzim papain dan chymonpapain. Keduanya berkhasiat membantu melancarkan pencernaan. Mencegah konstipasi, membantu memperbaiki gerak peristaltik dari usus besar.

    Manfaat daun pepaya untuk pencernaan tidak berhenti di sana. Dalam daun pepaya juga terkandung zat enzim protease dan amilase yang bekerja membantu menghancurkan komponen protein tertentu. Ini akan efektif memudahkan proses kerja pencernaan.

    Dijelaskan pula bahwa bahwa seluruh komponen enzim ini juga baik dikonsumsi oleh mereka dengan kasus tukak pada lambung dan usus. Kandungan anti bakterialnya efektif mengatasi peradangan pada usus. Tetapi juga baik sebagai anti inflamasi dan menjaga kadar ph dalam pencernaan.

  • Melindungi Hati

    Salah satu khasiat dari daun pepaya adalah mengendalikan kelebihan kadar kolesterol dalam darah. Sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Health tahun 2015, konsumsi juice daun pepaya akan membantu menurunkan kadar kolesterol buruk dalam darah.

    Yang perlu dipahami, tingginya kadar kolesterol akan meningkatkan beban kerja dari hati. semakin terkendali kadar kolesterol, semakin ringan kerja hati. dan ini akan membantu hati lebih terjaga dari kerusakan.

    Tidak hanya karena pengaruh daun pepaya terhadap kolesterol.  Tetapi,ekstrak dari daun pepaya sendiri terbukti baik untuk melakukan detoksifikasi pada hati. membersihkan organ hati dan menstimulasi proses regenerasi sel hati dengan lebih efektif.

    Secara tradisional, pemanfaatan daun pepaya sudah diberikan sebagai daun obat kanker hati. membantu mengatasi efek kuning dan mencegah sirosis hati. Dalam International Journal of Pharmaceutical Sciences Review and Research tahun 2011 dijelaskan adanya efek hepaprotektif dari daun pepaya untuk manusia.

  • Mengatasi Kram saat Haid

    Sejumlah komponen anti oksidan flavonoid dan quercetin dalam daun pepaya dikenal baik untuk membantu mengendalikan fluktuasi hormonal pada wanita. Daun pepaya akan sangat efektif membantu mengatasi ketidak seimbangan hormonal yang kerap melanda wanita di masa periode haid. Hal ini dijelaskan dalam Indonesian Journal of Cancer Chemoprevention tahun 2012.

    Keluhan ketidak seimbangan hormonal ini sejatinya dapat mempengaruhi munculnya keluhan nyeri haid berlebihan. Mengonsumsi daun pepaya akan membantu menjaga stabilitas hormonal. Ini akan berkontribusi membantu meringankan gejala nyeri haid dan kram berlebihan di masa haid.

  • Mengatasi Demam Berdarah

    Salah satu manfaat dari daun pepaya adalah membantu meningkatkan jumlah trombosit pada tubuh. Hal tersebut telah dibuktikan dalam Journal Association Physicians of India tahun 2016.

    Trombosit sendiri adalah bagian dari darah yang berfungsi dalam proses pembekuan darah. Sedang pada pasien demam berdarah, kadar trombosit dalam tubuh dapat menurun drastis, sehingga pasien dengan mudah mengalami perdarahan. Mengonsumsi daun pepaya akan sangat efektif membantu meningkatkan kadar trombosit pada tubuh pasien.

  • Membantu pada Kasus Diabetes

    Secara tradisional daun pepaya memang sudah lama dikenal sebagai herbal diabetes. Rasanya yang pahit dipercaya secara tradisional efektif menurunkan kadar gula dalam darah. tetapi rupanya, pandangan ini juga diakui secara medis. Sebagaimana juga telah dilaporkan dalam Bio Medical Center Complement Altern Medical tahun 2012.

    Dalam riset ditemukan adanya fakta bahwa terapi dengan daun pepaya akan sangat efektif menurunkan kadar gula berlebihan.  Rasa getirnya mengandung senyawa kimia khusus yang baik mengendalikan kadar toksin dalam tubuh.

  • Membantu Penyembuhan Malaria

    Dalam daun pepaya terkandung senyawa kimia bernama acetogenik. Senyawa ini rupanya berperan dalam mencegah perkembangan parasit penyebab malaria di dalam tubuh manusia. Hal tersebut telah dibuktikan dalam Journal Vector Borne Disease tahun 2011.

    Dengan mengonsumsi ekstrak daun pepaya, maka tingkat kerusakan sel darah merah akibat persebaran parasit dapat lebih dikendalikan. Perkembangan parasit dalam tubuh juga akan lebih terkendali.

    Parasit plasmodium sebagai penyebab malaria akan bekerja menyebabkan kerusakan pada sel darah merah. Dengan bantuan dari kandungan acetogenik dalam daun pepaya, maka kerusakan pada sel darah merah lebih mungkin untuk terkendali. Ini mencegah pasien memburuk dan mempecepat proses penyembuhan pasien.

  • Membantu Penyembuhan Eczema (Eksem)

    Eczema adalah jenis penyakit inflamasi pada kulit. Akibat inflamasi ini kulit akan tampak kering bersisik, kemerahan, disertai efek retakan dan terasa sangat gatal.  eczema atau juga disebut dengan eksim ini termasuk jenis inflamasi kulit yang sulit diatasi.

    Untuk membantu meredakan keluhan gatal dan keringnya kulit pada kasus eczema, Anda bisa mengonsumsi  sayuran yang terbuat dari daun pepaya. Disarankan pula untuk menambahkan perawatan dengan mengoleskan daun pepaya yang sudah dihaluskan menjadi pasta pada area dimana eczema muncul.

    Menurut sumber Journal of Immunotoxicology tahun 2015, terdapat manfaat daun pepaya yang mengandung anti inflamasi dan immunomodulator yang akan membantu meredakan peradangan pada kulit.

    Daun pepaya juga mengandung retinol atau vitamin A retinol dalam kadar tinggi. Ini dipercaya dapat membantu meningkatkan kelembaban pada kulit sekaligus meringankan kerusakan pada kulit.

  • Merawat Kesehatan Rambut dan Kulit

    Sebagaimana sudah dijelaskan bahwa dalam daun pepaya mengandung kadar vitamin A retinol yang tinggi. Sementara vitamin A retinol dikenal baik untuk membantu mengatasi penuaan dini dan jerawat dewasa.

    Dalam ulasan lain dijelaskan bahwa perawatan rambut dengan pasta yang terbuat dari daun pepaya juga akan membantu mengatasi ketombe. Ditengarai karena kandungan anti fungal dan anti inflamasi pada daun pepaya, maka ramuan dengan daun pepaya dapat membantu meringankan ketombe di kulit kepala.

  • Baik untuk Menambah Tenaga

    Manfaat dari daun pepaya untuk mendorong pembentukan energi terbilang cukup kompleks. Ini melibatkan peran daun pepaya pada fungsi produksi insulin. Karena terbukti daun pepaya dapat meingkatkan sensitivitas sel terhadap sinyal insulin.

    Juga diketahui bahwa daun pepaya baik untuk memperbaiki fungsi enzim pada pencernaan. Sehingga akan efektif memperbaiki kemampuan sistem pencernaan dalam mencerna dan menyerap nutrisi. Untuk dapat lebih efisien dalam memproduksi energi.

  • Baik untuk Pernapasan

    Emfisema adalah jenis gangguan pernafasan yang disebabkan oleh rusaknya kantung udara dalam paru-paru. Dengan menurunnya daya tampung paru-paru, maka pasien akan kesulitan untuk bernafas. Biasanya pasien akan mengalami masalah nafas pendek disertai efek sesak di dada.

    Kerusakan yang lebih berat dalam dihambat dengan mengonsumsi daun pepaya. Kandungan anti oksidan, vitamin D dan vitamin A di dalamnya terbukti efektif menghambat kerusakan kantung udara paru-paru atau alveoli.

Manfaat Daun Pepaya untuk Anti Kanker

Dan salah satu manfaat dari daun pepaya yang menjadi fokus kita kali ini adalah sebagai daun obat kanker. Salah satu kekuatan dari daun pepaya sebagai anti kanker adalah komponen acetogenik yang terkandung di dalamnya.

Acetogenik ini merupakan senyawa anti kanker. Senyawa ini juga dapat bekerja sebagai proteksi terhadap sel sehat dari efek invasi dari sel kanker. Juga efektif membantu menghambat kerusakan sel akibat serangan kemoterapi dan radioterapi.

Riset membuktikan bahwa ekstraksi dari daun pepaya terbukti dapat bekerja sebagai anti kanker. Daun pepaya sebagai anti kanker bekerja pada sejumlah kasus kanker termasuk kanker payudara, kanker prostat, kanker usus, kanker kolon, kanker hati, kanker paru-paru dan kanker pankreas.

Terbukti bahwa manfaat daun pepaya untuk meregulasi molekul khusus bernama Th1-type cytokines. Senyawa unik ini membantu menstimulasi sistem imunitas dan meningkatkan kepekaan tubuh terhadap unsur kanker akan menjadi kunci utama bagaimana daun pepaya bekerja sebagai daun anti kanker.

Di sisi lain, daun pepaya memiliki keunikan yang menjadikannya sangat potensial sebagai daun obat kanker alternatif. Tidak hanya karena daun pepaya bebas toksin dan tidak memiliki efek merusak sel sehat. daun pepaya justru memiliki semacam proteksi. Sehingga mencegah sel sehat mengalami kerusakan akibat kemoterapi.

Sejumlah jurnal telah menunjukan bagaimanan kinerja manfaat daun pepaya untuk anti kanker. Di antaranya pada Pakistan Journal of Biologycal Sciences tahun 2016. Yang menjelaskan khasiat daun pepaya dalam membantu penyembuhan kanker payudara. Di sini terbukti daun pepaya memiliki kemampuan anti proliferasi dan mendorong proses apoptosis.

Dalam jurnal lain sebagaimana dimuat pada Frontiers of Pharmacology tahun 2018, dijelaskan bagaimana manfaat daun pepaya untuk penyembuhan kanker prostat. Sebagaimana juga telah diulas sebagai jurnal pilot pada the Journal of Ethnopharmacology  tahun 2010.

Gambaran di atas menguatkan fakta bahwa terdapat manfaat daun pepaya sebagai anti kanker. Meski tentu saja, diperlukan penyelidikan lebih jauh secara ilmiah untuk memastikan bagaimana mendapatkan manfaat terbaik dari daun anti kanker ini.

Sumber

Referensi Manfaat Daun Pepaya sebagai Obat Anti Kanker:

The Benefits. Updated: 2017. 15 Jaw Dropping Health Benefits of Papaya Leaf. URL: http://the-benefits.com/papaya-leaf/

Brandi Marcene. Natural Food Series. Updated: 2019-09-27. 13 Amazing Benefits of Papaya Leaves. URL: https://www.naturalfoodseries.com/13-benefits-papaya-leaves/

The Telegraph. Updated: 2010-03-10. Papaya helps fight cancer, find scientists. URL: https://www.telegraph.co.uk/foodanddrink/foodanddrinknews/7414067/Papaya-helps-fight-cancer-find-scientists.html

Tentang Penulis 

Nurul Kuntarti

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Nurul Kuntarti seorang seorang sarjana ekonomi yang menemukan hasratnya dalam bidang kesehatan sejak memiliki putri pertamanya. Keinginan untuk terus memahami dunia kesehatan dilanjutkan dengan mengabdikan diri dalam dunia tulis-menulis di bidang kesehatan, untuk terus menghasilkan artikel-artikel kesehatan yang akurat, kredibel, dan bermanfaat.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}