Share:

Apakah Anda sedang melakukan perawatan medis untuk dapat sembuh dari kanker? Maka informasi dalam artikel ini dapat membantu dalam pertimbangan Anda untuk mencari pengobatan kanker yang terbaik.

Herbal yang akan kami ulas dalam tulisan ini terbukti efektif secara empiris sebagai obat kanker alami, simaklah tiga kisah pengguna Sarang Semut yang membuktikan sendiri keampuhannya.

Pengalaman Nita Ekawati, Kanker Payudara

Testimonial Sarang Semut - Ibu Novyanti

Nita Ekawati – Kanker Payudara

Ibu Nita memiliki benjolan-benjolan yang terus membesar di payudaranya hingga ada yang sebesar kelereng. Ia pada akhirnya memutuskan melakukan pemeriksaan. Hasilnya dokter mengatakan kalau benjolan tersebut mengarah ke gejala-gejala kanker payudara.

Dokter yang memeriksa juga menyarankan agar Ibu Nita segera dioperasi. Namun, Ia masih menimbangnya mengingat operasi kanker berbiaya mahal dan juga mengandung risiko. Keputusan kemudian diambil dengan memilih pengobatan alternatif untuk kanker, dengan mengonsumsi produk jus kulit buah Manggis dengan merek tertentu.

Sayangnya, tidak ada perubahan berarti yang dirasakan Nita. Benjolan di payudara yang menjadi kanker itu masih menggerogoti tubuhnya.

Tidak berputus asa, suaminya kemudian browsing di internet dan menemukan salah satu artikel di deherba.com, yang membahas tentang herbal Sarang Semut Papua yang digunakan untuk membantu pengobatan kanker payudara. Sang suami pun menghubungi deherba.com untuk mendapatkan herbal tersebut.

Sejak mengonsumsi Sarang Semut setiap hari, Nita mulai merasakan adanya perubahan. Belum sampai sebulan pemakaian, benjolan-benjolan kanker di payudaranya mulai hilang sebagian dan mengecil.

Kemajuan ini membuatnya terus mengonsumsi Sarang Semut untuk benar-benar pulih dari dampak kanker payudara. “Terima kasih herbal Sarang Semut! Saya sangat puas, karena saya bisa pulih tanpa perlu melewati meja operasi dan perawatan medis yang cukup menguras biaya dan stamina,” kata Nita mengenai pemulihan penyakit kanker payudaranya.

Pengalaman Glent Pranoto, Kanker Getah Bening

glent-pranoto

Glent Pranoto – Kanker Getah Bening

Akibat kanker getah bening, Bapak Glent Pranoto mengalami banyak sekali keluhan. Mulai dari pembengkakan di kaki dan benjolan-benjolan di beberapa bagian tubuhnya, juga keluhan-keluhan lainnya. Mulanya ia menjalani kemoterapi seperti disarankan dokter. Biaya yang dikeluarkan cukup banyak ditambah lagi efek samping yang tidak sedikit dari kemoterapi.

Kali kedua kemoterapi, Bapak Glent tidak sanggup lagi menahan efek samping menyakitkan sehingga ia kemudian memilih untuk mencari pengobatan alternatif. Sampai pada akhirnya Bapak Glent menemukan produk herbal Sarang Semut yang dianjurkan sebagai obat kanker alami.

Seraya rutin mengonsumsi Sarang Semut beberapa bulan, banyak perubahan yang dirasakannya secara bertahap. Setelah satu setengah bulan, pembengkakan di tubuhnya berkurang. Perutnya yang bengkak dan keras mulai melunak.

Kondisinya terus membaik, bahkan ia bisa masuk kerja lagi setelah 2 bulan meninggalkan pekerjaan. Katanya, “teman-teman saya terkejut dengan perubahan kesehatan Saya yang sangat cepat.” Bapak Glent terus mengonsumsi Sarang Semut dan optimis bisa mengalahkan kanker getah bening yang dideritanya.*

Pengalaman Linda Hendriyani, Kanker Otak

ibu-linda-hendriyani

Linda Hendriyani – Kanker Otak

Linda Hendriyani didiagnosis kanker otak sejak usia 17 tahun dan testimonial ini ditulisnya saat berusia 20 tahun. Ia merasa sangat terganggu akibat kanker otaknya. Rasa sakit di kepala bagian kanan yang tidak tertahankan disertai mual membuatnya sering menangis.

Awalnya ia memutuskan kemoterapi. Namun Linda berhenti karena merasa tidak dengan efek samping kerontokan rambut dan sariawan. Sayangnya 3 bulan kemudian sakit di kepalanya kambuh dengan sangat hebat sehingga ia terus mengonsumsi obat anti-nyeri dari dokter.

Karena tidak tega, suami Linda mencarikan alternatif pengobatan di internet. Mereka kemudian memutuskan untuk mencoba ekstrak Sarang Semut Papua sebagai obat kanker otaknya.

Hasilnya, setelah mengonsumsi 1 minggu, rasa sakit kepalanya berangsur-angsur berkurang meski tanpa obat anti-nyeri. Nafsu makannya juga bertambah dan wajahnya yang pucat kembali segar.

Dan setelah melanjutkan konsumsinya, nyeri di kepala yang selalu menyiksanya kini sudah tidak kambuh lagi! Betapa bahagianya Linda dan suaminya karena bisa lepas dari rasa sakit yang dialaminya bertahun-tahun.*

*) Disclaimer: Hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung kondisi tubuh masing-masing pengguna.

Dua kisah diatas mewakili banyak kisah-kisah lain dari para penderita kanker yang berhasil pegang kendali dalam perjuangan mereka melawan kanker. Untuk membaca pengalama-pengalaman lain dari para penderita kanker maupun penyakit berat lainnya, silakan kunjungi halaman Testimonial Pengguna Sarang Semut.

Apa Sebenarnya Sarang Semut Itu?


Sarang Semut Papua

Sarang Semut adalah tanaman berongga yang dimanfaatkan oleh semut sebagai sarangnya. Tanaman herbal asli Papua ini sudah digunakan secara turun-temurun oleh penduduk asli di pedalaman sana untuk mengobati beragam penyakit secara tradisional. Jadi herbal ini bukanlah gundukan tanah tempat semut bersarang yang biasa Anda temui di sekitar rumah.

Khasiat Sarang Semut semakin dikenal banyak orang setelah dilakukan beberapa penelitian ilmiah lalu didapati bahwa herbal ini mengandung senyawa aktif penting seperti tokoferol, polifenol, flavonoid, serta limpah akan beragam mineral berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker.

Apakah Anda juga sedang dalam perjuangan melawan penyakit kanker? Inginkah Anda memegang kendali dalam pertarungan ini dan kembali meraih kesehatan yang diidam-idamkan?

Ingatlah bahwa tubuh Anda diciptakan lengkap dengan kemampuan untuk meregenerasi sel serta menyembuhkan dirinya sendiri. Ada bermilyar-milyar sel tubuh yang masing-masing sangat kompleks namun dapat bekerja sama dalam harmoni. Lalu mengapa dalam harmoni tersebut bisa muncul sel-sel kanker?

Singkatnya, pertumbuhan sel-sel abnormal (yang menyebabkan kanker) adalah respon alami tubuh terhadap gangguan/kerusakan akibat tingkat toksisitas (keracunan) ekstrim pada tubuh dan tanda sistem kekebalan tubuh sedang tertekan. Jadi, apa yang harus dilakukan?

Tanggapan Kita Ketika Kanker Muncul

Karena kanker merupakan respon alami tubuh terhadap kerusakan/gangguan yang dialaminya, maka seharusnya ditanggapi dengan sebisanya memperbaiki kerusakan tersebut agar sel-sel bisa kembali bekerja dalam harmoni.

Disinilah peran Anda untuk membantu tubuh mengembangkan kemampuannya meregenerasi sel-sel abnormal menjadi sel-sel baru yang sehat. Dengan begitu tubuh lebih mampu menyembuhkan dirinya sendiri.

Cara terbaik untuk memperbaiki kerusakan tersebut ialah dengan semaksimal mungkin meningkatkan kesehatan Anda dengan secara drastis mengubah pola makan, gaya hidup, serta mengonsumsi herbal yang kaya akan anti-oksidan dan anti-kanker. Upaya itu sebaiknya dilakukan sebelum bergegas mengandalkan pengobatan konvensional yang sering kali memberikan beberapa dampak buruk bagi kesehatan jangka panjang.

Dalam hal ini, Sarang Semut sangat baik untuk mendukung perubahan gaya hidup dan pola makan yang Anda upayakan. Ini terlihat dari pengakuan para penderita kanker yang menggunakan Sarang Semut sebagai obat kanker alami. Mereka mulai merasakan tanda-tanda pemulihan setelah rutin mengonsumsi Sarang Semut dalam waktu 1 sampai 3 bulan.

Mengapa Harus Mencoba Sarang Semut?

Sejak beberapa tahun belakangan diperkenalkan sebagai tanaman herbal baru untuk kanker dan tumor, pengguna Sarang Semut semakin bertambah banyak, bahkan mencapai belasan ribu. Menurut Anda, apa yang membuat Sarang Semut begitu diminati semakin banyak orang?

Jika sebuah herbal terus bertambah peminatnya meskipun sudah bertahun-tahun sejak diperkenalkan, atau bisa dibilang tidak hanya sesaat saja booming-nya lalu menghilang dari peredaran, maka herbal tersebut pastilah memang berkhasiat dan tepat peruntukannya. Boleh dikatakan Sarang Semut berkhasiat dan tepat peruntukannya untuk melawan kanker maupun tumor.

Saya yakin Sarang Semut adalah salah satu obat herbal yang sangat ampuh dan bisa menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya. Rata-rata mereka yang meminum… mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya.Hendro Saputro, Pelopor Penggunaan Sarang Semut
Setelah dicoba selama 5 tahun, hasilnya sangat mencengangkan. Penyakit-penyakit seperti kanker, wasir, nyeri sendi, jantung, gangguan ginjal, prostat pun lenyap. Selain itu, hasil olahan Sarang Semut juga dapat meningkatkan air susu ibu.Kutipan Majalah Natural

Melihat kenyataan tersebut banyak orang meyakini bahwa Sarang Semut efektif membunuh kanker yang masih stadium awal, atau yang penyebaranya masih belum ganas. Sehingga daya kerja Sarang Semut mampu menghambat penyebarannya sambil bekerja membunuh sel-sel kanker yang ada.

Namun apakah artinya Anda tidak bisa memanfaatkannya untuk obat kanker stadium lanjut? Bukan begitu maksudnya. Dari banyaknya pengakuan pengguna Sarang Semut, beberapa diantara mereka sudah kanker stadium lanjut. Itu memperlihatkan bahwa Sarang Semut tetap dapat bermanfaat bagi penderita kanker stadium lanjut. Tetapi memang proses pemulihannya tidak akan secepat seperti pada kanker stadium awal.

Karena itulah pasien kanker stadium lanjut dianjurkan mengonsumsi herbal sebagai pendukung pengobatan medis. Diharapkan penyebaran kanker yang sudah cepat dapat diperlambat melalui operasi pembedahan atau dengan obat medis yang memiliki reaksi cepat. Sehingga Sarang Semut mempunyai waktu yang cukup leluasa untuk bekerja membunuh sel-sel kanker dan dengan demikian pengobatan Anda akan lebih maksimal.

Sarang Semut Terbukti sebagai Obat Kanker Alami Terbaik

Dari berbagai bukti empiris yang ada sampai saat ini, herbal Sarang Semut terutama dikenal karena kehebatannya dalam menumpas berbagai jenis kanker dan tumor. Jenis-jenis kanker yang paling banyak dilaporkan terbantu oleh herbal ini ialah kanker payudara, otak, hati, usus, serviks, paru-paru, kulit, darah (leukemia), dan kanker prostat.

Tidak hanya dari bukti-bukti secara empiris, khasiat Sarang Semut sebagai obat kanker juga diteguhkan oleh penelitian ilmiah yang sudah beberapa kali dilakukan. Salah satu yang disorot adalah penelitian oleh Pusat Bioteknologi LIPI yang mengungkapkan bahwa Sarang Semut mengandung beragam senyawa aktif yang dalam dunia medis sudah dikenal kegunaannya dalam pengobatan penyakit.

Dan khusus untuk kanker dan tumor, kandungan yang diduga kuat berperan besar membantu pengobatannya ialah kandungan flavonoid. Berikut ini sejumlah mekanisme kerja flavonoid dalam mengatasi kanker dan tumor:

  • Inaktivasi karsinogen

    Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.

  • Anti-proliferasi

    Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.

  • Penghambatan siklus sel

    Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.

  • Induksi apoptosis dan diferensiasi

    Merangsang proses bunuh diri sel kanker.

  • Inhibisi angiogenesis

    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.

  • Pembalikan resistensi multi-obat

    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

Selain flavonoid, senyawa tokoferol juga berperan dalam menumpas kanker. Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol hanya dengan konsentrasi 12 ppm sudah cukup mampu menekan radikal bebas sebanyak 96%. Berapa banyak tokoferol yang dimiliki Sarang Semut? Di dalamnya ditemukan tokoferol yang tinggi, hingga sekitar 313 ppm!

Dapat dibayangkan seberapa besar kemampuan Sarang Semut dalam meredam radikal bebas, kemungkinan besar persentasenya akan lebih tinggi dari 96%. Berkat limpahnya kandungan tokoferol inilah yang meningkatkan kecepatan Sarang Semut dalam menggempur sel-sel kanker—penggunanya rata-rata sudah merasakan proses pemulihan sejak 1 bulan pertama.

Kandungan Sarang Semut Lainnya

Tidak hanya senyawa flavonoid dan tokoferol, dalam herbal ini ada juga kandungan polifenol, magnesium, tanin, kalsium, fosfor, besi, seng, dan natrium yang turut bekerja sama dalam mengatasi kanker dan tumor. Untuk selengkapnya mengenai fungsi masing-masing dari kandungan tersebut, silakan kunjungi artikel Kandungan Sarang Semut.

Karena sampai sekarang penelitian ilmiah tentang Sarang Semut masih terbatas, tidak menutup kemungkinan di masa mendatang akan ditemukan lagi semakin banyak senyawa-senyawa aktif lain dari Sarang Semut. Saat itu tiba bisa jadi kita akan mendapat lebih banyak penjelasan dibalik khasiat luar biasa herbal ini sebagai obat kanker yang mampu memulihkan dalam waktu tergolong cepat.

Sekarang yang pasti Sarang Semut telah dibuktikan secara empiris dan diteguhkan oleh penelitian ilmiah dalam kemampuannya untuk membantu Anda terbebas dari kanker dan tumor.

Saat Memilih Produk Sarang Semut

Berhati-hatilah dengan produk-produk Sarang Semut yang beredar! Sebenarnya terdapat lebih dari 70 spesies Sarang Semut, dan beberapa diantaranya malahan beracun. Sebelum membeli pastikanlah produk tersebut dibuat dari jenis Myrmecodia pendans—jenis Sarang Semut yang terbukti sebagai obat kanker alami secara tradisional—dan periksalah apakah produk tersebut sudah memiliki izin BPOM.

Sekarang Pilihan Ada di Tangan Anda

Apakah Anda ingin merasakan sendiri tanda-tanda kesembuhan seperti yang dialami oleh dua pengguna yang diceritakan di awal artikel? Ya, Anda layak untuk mencoba terlebih dahulu herbal ini dan melihat sendiri hasilnya bagaimana, baru kemudian mengambil langkah-langkah pengobatan berikutnya jika memang diperlukan.

Kami menulis artikel ini bukan dengan maksud untuk menjamin kesembuhan jika menjalani pengobatan herbal ini. Sebenarnya tidak ada satupun jenis pengobatan, secara herbal maupun medis, yang dapat menjamin kesembuhan pasien kanker.

Namun pertimbangkanlah bukti-bukti yang ada memperlihatkan bahwa memang ada manfaat besar dari herbal Sarang Semut ini. Apakah Anda akan mengabaikannya? Sekarang semua bergantung pada pilihan Anda, Anda sendiri yang berhak menentukan apakah akan mencoba obat kanker alami ini, misalnya dengan memadukannya dengan pengobatan medis yang sekarang sedang dijalani.

Baca juga artikel tentang Sarang Semut yang masih terkait: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.