Buah Tin, Apa Saja Manfaatnya bagi Kesehatan?

452
buah ara atau tin
Buah Ara atau Tin (Credit: Gfed / Getty Images)

Diedit:

Pohon ara, yang lebih dikenal sebagai pohon tin, merupakan salah satu tumbuhan yang paling pertama dibudidayakan oleh manusia. Buah dari pohon tin menjadi sumber penting untuk vitamin, mineral, karbohidrat, asam organik, gula, serat, polifenol, dan senyawa fenolik. Buah tin juga diyakini punya manfaat untuk pengobatan masalah pencernaan, pernapasan, dan jantung.

Apakah Anda pernah mencoba buah tin? Teksturnya gabungan antara kenyal (dagingnya), halus (kulitnya), dan renyah (bijinya); rasanya cenderung manis, mulai dari manis sedang seperti jambu hingga sangat manis seperti madu. Dibalik rasanya yang lezat, buah tin menyimpan manfaat yang besar bagi kesehatan. Artikel ini akan menjelaskan apa saja khasiat buah tin bagi kesehatan. Namun sebelumnya, ada baiknya Anda kenali lebih baik dulu apa sebenarnya pohon tin itu.

Apa Itu Pohon Tin?

Pohon tin atau ara (Ficus carica) berasal dari daerah Asia Barat Daya, Siria, Mesir, dan Israel, dan dikenal memiliki umur yang sangat panjang. Walaupun dapat tumbuh liar, namun pohon tin perlu dibudidayakan agar memperoleh hasil yang baik. Tingginya bisa mencapai sekitar 9 m, diameter batang pohonnya sekitar 0,6 m, dan menumbuhkan cabang-cabang yang melebar. Daunnya besar dan lebarnya bisa mencapai 20 cm atau lebih.

Buah ara adalah sumber makanan pokok di beberapa negeri Timur Tengah dari zaman dulu sampai sekarang. Buahnya dapat dikonsumsi dalam keadaan segar maupun kering. Buah ara yang dikeringkan merupakan sumber penting untuk vitamin, mineral, karbohidrat, gula, asam organik, dan senyawa fenolik. Buah ara segar maupun kering juga mengandung serat dan polifenol dalam jumlah tinggi.

Di Indonesia sendiri pohon ini belum banyak dibudidayakan, sehingga buah segarnya cukup sulit untuk dicari. Tetapi buah tin yang sudah dikeringkan bisa lebih mudah ditemukan di pasaran. Selain buahnya, bagian akar dan daun dari pohon tin juga dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan, termasuk untuk pengobatan.

Buah, akar, dan daun ara digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit seperti penyakit pada pencernaan (kolik, sakit perut, kurang nafsu makan, dan diare), pernapasan (sakit tenggorokan, batuk, dan masalah pada bronkus), gangguan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah), serta sebagai anti-inflamasi dan obat antispasmodik (untuk meredakan kram perut).

buah tin atau ara
Buah Tin (Credit: Marcin Jucha / Shutterstock)

Apa Saja Manfaat Buah Tin bagi Kesehatan?

Sebagaimana sudah disebutkan, buah tin dikenal punya banyak manfaat untuk berbagai masalah kesehatan. Agar Anda lebih yakin lagi, berikut ini akan dijelaskan macam-macam khasiat buah tin yang akan dirasakan jika rutin mengonsumsinya.

Kemampuan Antioksidan

Buah ini mengandung banyak senyawa fenolik yang dapat bertindak sebagai antioksidan dengan cara yang berbeda-beda: sebagai agen pereduksi, pendonor hidrogen, penyingkir radikal bebas, peredam oksigen singlet, dan lain sebagainya. Senyawa fenolik yang terkandung dalam buah ini antara lain polifenol, flavonoid, dan antosianin dalam kadar tertinggi, serta menunjukkan kapasitas antioksidan yang tertinggi juga.

Kemampuan Antispasmodik & Antiplatelet

Antisasmodik artinya kemampuan untuk mengatasi kejang pada saluran pencernaan yang dapat diakibatkan oleh diare, maag, gastritis, dan sebagainya. Sedangkan antiplatelet artinya mampu mencegah penggumpalan darah sehingga membantu mencegah atau mengobati stroke dan penyakit jantung. Buah ara kering telah dibuktikan dapat menunjukkan aktivitas antispasmodik, kemungkinan melalui aktivasi saluran ATP ion kalium, bersama dengan aktivitas antiplatelet.

Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah penelitian pada tahun 2017 yang dilakukan oleh para peneliti di Pakistan mendapati bahwa ekstrak buah Ficus carica memberikan efek hipotensi dan antihipertensi. Kedua efek itu dapat membantu mengurangi tekanan darah hingga ke tingkat normal.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Buah ini adalah sumber yang baik untuk serat makanan. Serat memiliki efek positif untuk pengendalian berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang meningkatkan asupan serat secara signifikan mengurangi asupan energi mereka, namun tidak mengubah rasa lapar dan kenyang mereka.

Mengatasi Susah Buang Air Besar (Sembelit)

Penelitian di tahun 2018 yang dilakukan oleh para peneliti di Tunisia mendapati bahwa esktrak cair dari buah tin memiliki efek pencahar alami tanpa memicu diare, serta membantu mengatasi gangguan gastrointestinal. Dengan begitu, buah tin terbukti punya manfaat untuk mengatasi masalah pencernaan seperti sembelit atau susah buang air besar.

Mencegah Degenerasi Makula

Degenerasi makula adalah penurunan penglihatan pusat, yakni kemampuan untuk memandang lurus ke depan. Mengonsumsi tiga porsi buah ara atau lebih setiap hari diketahui dapat menurunkan risiko degenerasi makula yang terkait usia. Buah ini mengandung antioksidan, karoten, dan vitamin A, C, dan E dalam jumlah cukup tinggi, yang tentunya membantu menjaga penglihatan lebih baik.

Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Di dalam buah ini terdapat mineral dan vitamin, seperti tembaga dan fosfor, vitamin A, C, dan E, yang membantu meremajakan dan menyegarkan kulit. Beberapa khasiat buah tin untuk kulit yaitu: membantu melembapkan kulit, menyembuhkan luka dan infeksi di kulit, dan mencerahkan serta meratakan warna kulit.

Membantu Menjaga Kesehatan Rambut

Buah ini mengandung nutrisi seperti magnesium, vitamin A, C, dan E, yang diperlukan untuk menjaga kesehatan rambut. Nutrisi-nutrisi tersebut merangsang sirkulasi darah di kulit kepala sehingga akan merangsang pertumbuhan rambut. Kandungan vitamin C di dalamnya juga turut dalam pembentukan kolagen, yakni protein yang menjadi bahan dari sebagain besar rambut dan kulit kepala. Dengan begitu juga membantu mencegah kerontokan rambut.

buah ara kering
Buah Ara Kering (Credit: HandmadePictures / Shutterstock)

Tips untuk Mengonsumsi Buah Ara

Sebelum memakan atau memasak buah yang masih mentah/segar, cuci terlebih dulu dengan air mengalir lalu dengan perlahan cabut tangkainya, kemudian keringkan dengan kain atau tisu bersih. Buah ara yang sudah dikeringkan dapat langsung dimakan, digunakan untuk campuran resep, atau dididihkan selama beberapa menit dalam air atau jus buah untuk membuatnya lebih kenyal dan segar.

Buah yang manis dan segar lebih baik dinikmati tanpa ditambah bumbu atau penyedap, dan bisa dimakan bersama bijinya. Buah segar juga enak untuk dicampur ke salad, kue, dan es krim. Buah kering dapat ditambahkan ke sup dan kuah untuk memperkaya cita rasa daging. Buah kering juga enak untuk dicampur dengan sereal, sandwich, dan kue.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang manfaat buah tin bagi kesehatan. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan Anda terhadap berbagai tumbuhan bermanfaat yang ada di Indonesia. Nantikan juga ulasan menarik lain seputar tanaman obat, tanaman herbal, dan informasi kesehatan lainnya hanya di Deherba.com.


Referensi Manfaat Buah Tin:

Mawa, Shukranul, dkk. (2013). Ficus carica L. (Moraceae): Phytochemistry, Traditional Uses and Biological Activities. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, vol. 2013, Article ID 974256, 8 halaman, 2013. URL: https://doi.org/10.1155/2013/974256

Alamgeer, dkk. (2017). Evaluation of Antihypertensive Potential of Ficus Carica Fruit. Pharmaceutical Biology. 55(1): 1047-1053. DOI: 10.1080/13880209.2017.1278611

Rtibi, Kaïs, dkk. (2018). Ficus carica aqueous extract alleviates delayed gastric emptying and recovers ulcerative colitis-enhanced acute functional gastrointestinal disorders in rats. Journal of Ethnopharmacology. 224(5): 242-249. URL: https://doi.org/10.1016/j.jep.2018.06.001

The World’s Healthiest Foods. Figs. URL: http://www.whfoods.com/genpage.php?tname=foodspice&dbid=24. Accessed: 2019-06-10


Advertisement
Alinesia