Blog Herbal No. 1 Indonesia
  • Home
  • Blog
  • Kelelahan
  • Kenapa Selalu Mengantuk Padahal Tidur Cukup? Bisa Jadi 5 Hal Ini Penyebabnya

Kenapa Selalu Mengantuk Padahal Tidur Cukup? Bisa Jadi 5 Hal Ini Penyebabnya


By Cindy Wijaya

Merasa mengantuk dan lelah padahal semalam tidurnya terasa nyenyak? Harus minum kopi lagi di siang hari agar tetap fokus kerja? Memang, ada hari-hari tertentu dimana kita bisa merasa lelah sepanjang waktu. Tapi kalau Anda selalu mengantuk dan lelah sepanjang waktu, kemungkinan penyebabnya bukan karena kurang tidur.

Tidak soal seberapa banyak Anda sudah istirahat, atau seberapa ringan pekerjaan yang Anda lakukan, Anda tetap merasa tidak punya cukup energi untuk berbuat banyak. Jika itu yang Anda rasakan, penting untuk mencari tahu masalah di balik gejala tersebut.

Dalam artikel ini akan diulas mengenai sejumlah kemungkinan penyebab kenapa selalu mengantuk padahal tidur cukup, serta bagaimana cara mengatasi masalah-masalah tersebut.

Kekurangan Zat Gizi

Kekurangan zat gizi dapat membuat Anda selalu mengantuk dan lelah, bahkan setelah Anda tidur malam lebih dari 7 jam. Kekurangan zat-zat gizi berikut telah dikaitkan dengan gejala kelelahan:

  • Zat besi
  • Riboflavin (Vitamin B2)
  • Niacin (Vitamin B3)
  • Asam pantotenat (Vitamin B5)
  • Pyridoxine (Vitamin B6)
  • Folat (Vitamin B9)
  • Vitamin B12
  • Vitamin D
  • Vitamin C
  • Magnesium

Banyak orang mengalami kekurangan dari zat-zat gizi tersebut. Contohnya anemia defisiensi besi, yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, merupakan jenis anemia yang paling umum diderita. Gejala paling umum dari kondisi ini adalah kelelahan, yang biasanya membaik setelah meningkatkan asupan zat besi.

Selain itu, kekurangan vitamin B12 sangat umum terjadi pada orang dewasa yang lebih tua karena kemampuan tubuh untuk menyerap B12 menurun seiring bertambahnya usia.

B12 sangat penting untuk penyaluran oksigen dan produksi energi, sehingga kadar B12 yang rendah dapat menyebabkan Anda selalu mengantuk dan lelah.

Kekurangan vitamin D juga dapat menyebabkan kelelahan. Lebih dari setengah populasi dunia memiliki kadar vitamin D dalam tubuhnya yang tidak memadai.

Karena kekurangan zat-zat gizi tersebut cukup umum terjadi, Anda bisa meminta dokter mememeriksakan kadarnya di dalam tubuh Anda.

Biasanya, rasa kantuk dan lelah yang dipicu oleh kekurangan zat gizi akan membaik setelah meningkatkan asupan zat gizi tersebut.

Kurang Asupan Cairan

Penting untuk tetap terhidrasi dengan baik agar tingkat energi Anda terjaga. Banyaknya reaksi biokimia  yang terjadi dalam tubuh setiap hari mengakibatkan hilangnya cairan, dan ini perlu diganti.

Tubuh Anda bisa mengalami dehidrasi jika tidak mendapat cukup cairan untuk menggantikan yang hilang dalam urin, tinja, keringat, dan napas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi menyebabkan tingkat energi yang lebih rendah dan menurunya kemampuan untuk konsentrasi.

Dehidrasi juga dapat menjadi penyebab kenapa selalu mengantuk padahal tidur cukup, di samping gejala-gejala lain seperti rasa haus, kelelahan, pusing, dan sakit kepala.

Kuncinya adalah minum yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi. Meskipun saran umumnya adalah minum 8 gelas air per hari, sebenarnya jumlah kebutuhan cairan Anda tergantung pada beberapa faktor seperti berat badan, usia, jenis kelamin, dan tingkat aktivitas Anda.

Kegemukan atau Obesitas

Menjaga berat badan yang sehat sangat penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Obesitas tidak hanya erat kaitannya dengan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kelelahan kronis yang bisa membuat Anda selalu mengantuk dan lelah.

Obeistas sangat meningkatkan risiko apnea tidur obstruktif, yang merupakan kelelahan di siang hari. Itu juga terkait dengan rasa kantuk berlebihan di siang hari akibat apnea tidur, yang menunjukkan bahwa obesitas secara langsung memengaruhi siklus tidur.

Lebih lanjut lagi, orang yang kegemukan punya risiko lebih besar untuk mengalami kondisi-kondisi yang terkait dengan kelelahan, termasuk depresi dan diabetes tipe 2.

Mempertahankan berat badan yang sehat dapat membuat kualitas tidur Anda lebih baik dan meningkatkan energi Anda, kemudian kualitas tidur yang baik membantu mencegah kenaikan berat badan dan mengurangi kelelahan.

Masalah Kesehatan Tertentu

Apabila Anda selalu mengantuk padahal cukup tidur, dan ini sudah terjadi dalam waktu cukup lama, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Dokter mungkin menyarankan Anda menjalani tes untuk memeriksa apakah ada masalah kesehatan yang menyebabkannya, seperti apnea tidur, hipotiroidisme, kanker, sindrom kelelahan kronis, multiple sclerosis, gangguan kecemasan, penyakit ginjal, depresi, diabetes, dan fibromyalgia.

Penting untuk diketahui bahwa selalu mengantuk dan lelah sepanjang waktu adalah hal yang tidak normal. Jika Anda sering mengalaminya, kemungkinan ada masalah di baliknya.

Mendapatkan perawatan yang tepat untuk masalah kesehatan yang mendasarinya dapat membantu Anda merasa lebih baik dan juga meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Penyebab Selalu Mengantuk Lainnya

Ada banyak kondisi lain yang bisa menjadi penyebab kenapa selalu mengantuk padahal tidur cukup. Penting untuk memahami bahwa ada sejumlah faktor yang dapat memicu kelelahan. Berikut adalah beberapa hal umum lain yang bisa membuat Anda selalu mengantuk dan lelah:

  • Ketergantungan obat dan alkohol. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bergantung pada obat-obatan atau alkohol lebih cenderung mengalami kelelahan.
  • Kerja shit. Kerja shift menyebabkan gangguan tidur dan dapat mengakibatkan kelelahan. Pakar tidur memperkirakan bahwa 2 – 5% dari semua pekerja shift memiliki gangguan tidur yang ditandai dengan kantuk berlebihan atau tidur yang terganggu selama periode 1 bulan atau lebih.
  • Gaya hidup kurang aktif. Memiliki gaya hidup kurang aktif dapat menyebabkan rasa kantuk dan kelelahan di siang hari. Studi menunjukkan bahwa berolahraga lebih banyak dapat memperbaiki gejala kelalahan pada beberapa orang, termasuk mereka yang menderita penyakit seperti multiple sclerosis.
  • Obat-obatan tertentu. Beberapa obat, termasuk analgesik (penghilang rasa sakit), antikonvulsan (anti-kejang), antiemetik (obat mual, muntah, dan mabuk perjalanan), antihistamin, obat tekanan darah, dan obat penenang dapat menyebabkan efek samping rasa kantuk dan lelah.

Mungkin sulit, bahkan tidak mungkin, bagi Anda sendiri untuk mengenali faktor-faktor penyebab kenapa selalu mengantuk dan lelah. Itulah sebabnya penting untuk berkonsultasi dengan dokter yang Anda percayai. Beliau dapat membantu menemukan penyebabnya dan memberi rekomendasi perawatan yang sesuai.

Kesimpulan tentang Selalu Mengantuk Padahal Tidur Cukup

Setiap orang pasti akan mengalami hari-hari dimana mereka merasa mengantuk dan lelah, itu wajar. Namun jika selalu mengantuk padahal tidur cukup dan itu terjadi terus-menerus, itu bukanlah hal yang normal.

Banyak faktor yang mungkin menyebabkan masalah ini, seperti masalah kesehatan yang mendasarinya, kekurangan zat gizi tertentu, kurang asupan cairan, hingga kegemukan atau obesitas. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebabnya.

Sering kali, rasa kantuk dan lelah yang Anda alami akan membaik setelah mengidentifikasi penyebabnya serta melakukan penyesuaian gaya hidup dan pola makan yang tepat—atau mendapatkan perawatan yang tepat untuk masalah kesehatan penyebabnya.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang kenapa selalu mengantuk padahal tidur cukup. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga ulasan-ulasan informatif lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Healthline. Why Do You Feel Exhausted? 12 Reasons (Plus Solutions). https://www.healthline.com/nutrition/10-reasons-you-are-tired

Cleveland Clinic. 9 Reasons You’re Always Feeling Tired. https://health.clevelandclinic.org/why-am-i-so-tired/

Mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}