Tongkat Ali sebagai Herbal Peningkat Stamina

116
Tongkat Ali sebagai Herbal Stamina (Herbal untuk Tingkatkan Stamina atau Peningkat Stamina)
Sumber Gambar - Flickr

Diedit:

Apakah Anda merasa kelelahan dan tidak bertenaga? Penurunan stamina bisa saja Anda alami dan hal ini normal. Terlebih jika disertai dengan kondisi tertekan atau stres yang diperoleh dari tempat kerja, perjalanan yang melelahkan, atau problem pribadi yang Anda hadapi. Adakah herbal untuk tingkatkan stamina yang dapat diandalkan? Bagaimana dengan penggunaan Tongkat Ali sebagai herbal peningkat stamina?

Dalam artikel ini Anda akan melihat bagaimana kinerja Tongkat Ali dalam mengembalikan stamina tubuh Anda. Sekalipun Tongkat Ali memiliki fungsi serupa dengan obat peningkat stamina. Namun, Tongkat Ali bukan sekadar obat untuk tingkatkan stamina saja. Karena kinerja utama dari Tongkat Ali terjadi secara alami dan membantu peningkatan hormon dalam tubuh Anda untuk bekerja secara optimal.

Tongkat Ali sebagai Herbal Peningkat Stamina Terbaik, Benarkah?

Waspadalah penurunan stamina dan daya tahan tubuh dapat memengaruhi aktivitas seksual Anda. Jika ini berlangsung secara berkepanjangan, bisa jadi ini merupakan indikasi adanya kondisi kesehatan yang memburuk. Kesalahpahaman dalam pernikahan juga dapat terjadi, karena penurunan stamina menyebabkan Anda “enggan” untuk melakukan aktivitas seksual yang menyenangkan bagi pasangan menikah.

Jika Anda mengalami hal ini, komunikasikanlah dengan pasangan Anda. Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan cobalah mencari solusi untuk mengembalikan keharmonisan yang sempat “memudar”. Ketahuilah bahwa penurunan stamina bisa Anda taklukan dengan beragam cara. Mulai dari memperbaiki asupan nutrisi yang Anda butuhkan, memperbaiki jadwal aktivitas yang padat dan melelahkan, hingga konsumsi herbal peningkat stamina.

Dan, tahukah Anda jika Tongkat Ali sebagai herbal untuk tingkatkan stamina dapat diandalkan? Mari kita selidiki lebih dalam sehubungan dengan penurunan stamina dan penggunaan Tongkat Ali sebagai herbal peningkat stamina yang patut menjadi pertimbangan Anda. Anda tak perlu merasa khawatir dengan keamanan dan efektivitasnya. Mengingat herbal yang aman untuk dikonsumsi biasanya sudah terdaftar secara resmi dan memiliki bukti penelitian yang dapat dipercaya.

Sekilas Tentang Penurunan Stamina

Penurunan stamina merupakan respons normal yang terjadi karena kurang tidur, terlalu banyak bekerja, stres, kurang aktivitas olahraga, atau rasa bosan. Biasanya, penurunan stamina dapat kembali ditingkatkan dengan istirahat atau tidur yang cukup, manajemen stres, dan konsumsi nutrisi yang baik. Kekurangan energi secara terus-menerus yang tidak terselesaikan dengan perawatan pribadi mungkin disebabkan oleh berbagai penyakit, gangguan, atau kondisi tertentu.

Baca juga:  6 Cara Mengatasi Kelelahan Agar Tetap Berenergi di Hari Sibuk

Jika hal ini terjadi, Anda perlu melakukan pemeriksaan medis sebelum mengonsumsi obat ataupun herbal untuk tingkatkan stamina. Penyebab umum penurunan stamina terkait dengan kondisi kesehatan, termasuk alergi, asma, anemia, kanker, penyakit kronis, penyakit jantung, infeksi, depresi, gangguan makan, perasaan sedih, gangguan tidur, gangguan tiroid, efek samping obat, penggunaan alkohol ataupun obat.

Gejala penurunan stamina terkait dengan adanya masalah kesehatan ditandai dengan kesulitan kognitif, kelelahan yang berkepanjangan, nyeri otot atau persendian, sakit tenggorokan, ataupun sakit kepala. Selain pengobatan medis, penggunaan Tongkat Ali sebagai herbal peningkat stamina juga dapat memberikan dukungan ekstra bagi mereka yang mengalami penurunan stamina.

Berdasarkan literatur kesehatan yang ada tentang penggunaan Tongkat Ali, diketahui bahwa herbal peningkat stamina ini telah menjadi salah satu pilihan herbal “ergogenik”.  Dalam bidang olahraga, pengaruh ergogenik dapat secara luas diartikan sebagai teknik atau zat yang digunakan untuk meningkatkan kinerja tubuh.

Efek ergogenik dipengaruhi oleh nutrisi, farmakologis, fisiologis atau psikologis, mulai dari penggunaan teknik yang diterima hingga pendekatan ilegal dan tidak aman seperti; penggunaan steroid anabolik-androgenik. Efektivitas teknik penggunaan steroid cukup kontroversial disertai dengan efek samping yang jelas.

Kinerja Tongkat Ali dalam Meningkatkan Stamina

Bagaimana dengan Tongkat Ali sebagai herbal peningkat stamina? Sekalipun Tongkat Ali memiliki efek “ergogenik” yang dapat meningkatkan kinerja tubuh. Pengaruhnya tidaklah sama dengan steroid yang sifatnya tidak aman. Tongkat Ali merupakan salah satu penggunaan herbal yang dapat digunakan secara aman untuk tingkatkan stamina tubuh. Kinerja Tongkat Ali berkaitan dengan senyawa kimia tubuh pregnenolone yang digunakan untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan energi.

Penelitian Kiew dan rekannya berhasil mengevaluasi pengaruh dari salah satu minuman herbal yang tersedia di pasar Malaysia terhadap kinerja daya tahan selama latihan bersepeda pada pengendara sepeda muda. Komposisi minuman herbal ini mengandung 0,1 mg Tongkat Ali, 2,0 mg dan komponen tambahan lainnya. Para pengendara sepeda diharuskan melakukan latihan dengan alat “cycle ergometer” sampai kelelahan sebanyak dua kesempatan dengan interval waktu 1 minggu.

Selama latihan olahraga, sebagian peserta menerima 3 ml / kg berat badan minuman herbal, sedangkan lainnya menerima plasebo air berwarna setiap 20 menit dalam penelitian double-blind atau acak. Plasebo merupakan efek kosong dimana pengguna merasa bahwa minuman tertentu memiliki komponen zat yang bermanfaat. Dalam penelitian tersebut, sebagian orang yang diberikan plasebo air berwarna mengira bahwa air yang dikonsumsi ialah minuman herbal yang sesungguhnya.

Baca juga:  Apa Obat Herbal Biduran Terbaik?

Namun, hasil penelitian memperlihatkan bahwa waktu siklus daya tahan mereka yang mengonsumsi minuman herbal mencapai 3,4% lebih lama dibandingkan dengan konsumsi plasebo. Perbandingannya ialah 83,7 ± 4,6 menit versus 81,5 ± 5,0 menit. Perubahan konsumsi oksigen, denyut jantung, dan tingkat aktivitas yang dirasakan serupa untuk kedua jenis minuman tersebut. Hasilnya memang tidak signifikan, hal ini terkait dengan konsentrasi rendah herbal Tongkat Ali dalam minuman.

Potensi Tongkat Ali dalam Meningkatkan Stamina

Untuk memaksimalkan potensi Tongkat Ali dalam meningkatkan stamina, maka Muhamad dan rekannya mempelajari 12 atlet yang mengonsumsi dua kapsul Tongkat Ali (150 mg) setiap hari selama 7 hari. Sedangkan sebagian lainnya diberikan kapsul plasebo. Sayangnya hasil penggunaan ramuan ini tidak memiliki efek maksimal pada kinerja daya tahan atau stamina pelari dan respons fisiologis dalam penggunaan jangka pendek.

Maka penelitian lain dilakukan oleh Hamzah dan Yusof dengan menambah waktu penggunaan Tongkat Ali (150 mg setiap hari selama 5 minggu). Hasilnya terdapat peningkatan kekuatan dan ukuran massa otot, serta penurunan lemak. Selain itu, Tongkat Ali telah dilaporkan memiliki sifat afrodisiak. Karena kemampuannya untuk merangsang produksi hormon androgen, terutama testosteron. Selain itu, herbal ini tidak menghasilkan efek samping pada fungsi hati dan ginjal peserta.

Itulah beragam alasan penggunaan Tongkat Ali sebagai herbal peningkat stamina. Kinerja Tongkat Ali yang berlangsung secara alami dalam membantu tubuh untuk memaksimalkan fungsi hormonal berperan penting bagi Anda yang mengalami penurunan stamina. Tak heran jika penggunaan herbal untuk tingkatkan stamina menjadi pilihan banyak pria dalam membantu mempertahankan stamina tubuh.

Demikianlah informasi lengkap sehubungan dengan Tongkat Ali yang bekerja sebagai obat peningkat stamina. Baik penggunaan herbal ataupun obat untuk tingkatkan stamina merupakan pilihan Anda. Pastikan untuk memperoleh manfaat pemulihan dengan pengaruh efek samping yang kecil. Sehingga Anda dapat dengan tenang dan merasa aman untuk merasakan manfaatnya. Penasaran dengan pengaruh Tongkat Ali dalam tubuh Anda?


Thasanee Khanijo dan Wannee Jiraungkoorskul. 2016. Review Ergogenic Effect of Long Jack, Eurycoma Longifolia. Pharmacogn Rev. 2016 Jul-Dec; 10(20): 139–142. doi: 10.4103/0973-7847.194041. URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5214558/. Diakses 2018-12-28.