Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kenali Lebih Jauh Penyakit Batu Ginjal! Kenali Lebih Jauh Penyakit Batu Ginjal!

Kenali Lebih Jauh Penyakit Batu Ginjal!

Batu ginjalmerupakan salah satu gangguan ginjal yang sudah umum dialami oleh masyarakat dewasa ini. Beruntung, banyak dari para penderita batu ginjaltidak perlu menjalani pembedahan karena mereka hanya memiliki sedikit batu ginjal yang berukuran kecil. Mengapa batu ginjal begitu umum dialami oleh orang-orang? Apa penyebabnya?

Sebelum menjawab kedua pertanyaan tadi, mari kita pahami dulu apa sebenarnya batu ginjal itu. Dengan pemahaman demikian, Anda bisa mengerti proses terbentuknya batu ginjal di tubuh Anda.

Apa Itu Batu Ginjal?

Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk di dalam ginjal. Endapan ini terbentuk dari mineral dan garam yang asam. Penyebab batu ginjal sangat beragam dan penyakit ini dapat mempengaruhi seluruh bagian dari saluran urin—mulai dari ginjal sampai kandung kemih. Sering kali, batu-batu membentuk ketika urin menjadi pekat sehingga memungkinkan mineral-mineral untuk mengkristal dan saling menempel.

Apa Penyebab Terbentuknya Batu Ginjal?

Pada kebanyakan kasus, penyebab batu ginjal bukan hanya satu. Ini artinya terdapat beberapa faktor yang memicu terbentuknya endapan di ginjal. Batu ginjal terbentuk saat urin mengandung lebih banyak komponen pembentuk kristal—seperti kalsium, oksalat, dan asam urat—daripada cairan. Pada waktu bersamaan, urin tersebut kemungkinan juga kekurangan komponen yang dapat mencegah kristal-kristal untuk saling menempel.

Jenis-Jenis Batu Ginjal


Dengan mengetahui jenis-jenis batu ginjal berguna agar Anda dibantu untuk menentukan pemicu batu ginjal. Anda juga bisa mendapatkan petunjuk mengenai cara untuk mengurangi risiko batu ginjal.

Batu kalsium. Kebanyakan batu ginjal adalah jenis ini dan biasanya berupa kalsium oksalat. Oksalat merupakan zat alami yang ditemukan dalam makanan. Beberapa jenis buah, sayur, kacang, dan coklat memiliki kandungan oksalat yang tinggi. Liver Anda juga memproduksi oksalat. Kebiasaan makan, konsumsi vitamin D yang tinggi, operasi bypass usus, serta sejumlah penyakit metabolisme dapat meningkatkan kadar kalsium atau oksalat dalam urin.

Batu struvit. Jenis ini terbentuk sebagai tanggapan terhadap infeksi, misalnya infeksi saluran urin. Batu struvit dapat sangat cepat berkembang dan bertumbuh menjadi cukup besar, bahkan terkadang tanpa atau hanya sedikit menimbulkan gejala.

Batu asam urat. Jenis batu ginjal ini biasanya dimiliki oleh Anda yang kurang minum atau terlalu banyak mengeluarkan cairan, mengonsumsi makanan tinggi protein, dan yang memiliki encok. Faktor-faktor genetik juga turut berperan dalam meningkatkan risiko pembentukan batu asam urat.

Batu sistin. Pembentukan jenis batu ini dialami oleh mereka yang memiliki penyakit keturunan yang menyebabkan ginjal menghasilkan terlalu banyak asam amino tertentu, yaitu sistinuria.

Tampaknya, risiko penyakit batu ginjal sangat dipengaruhi oleh gaya hidup seseorang terutama yang berkaitan dengan makanan. Seseorang yang kurang minum serta yang sering mengonsumsi makanan tinggi protein, sodium, dan gula sangat berpotensi mengalami penyakit batu ginjal.

Anda bisa mengurangi risiko batu ginjal dengan mengambil tindakan-tindakan sederhana. Mulailah dengan lebih banyak minum air, khususnya bagi Anda yang tinggal di lingkungan hangat dan kering. Batasi juga asupan makanan yang mengandung banyak garam dan protein hewani. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan lain mengenai cara terbaik mencegah batu ginjal.

FOLLOW US:
instagramsms

Log In or Register