Hindarilah 7 Kesalahan dalam Diet!

209

Diedit:

Anda sudah berupaya keras untuk diet, tapi celana dan baju yang Anda miliki tetap saja sesak dipakai. Atau mungkin berat badan Anda memang turun, tapi kemudian melonjak naik lagi dalam waktu singkat. Jika itu yang dialami, ada kemungkinan Anda melakukan 7 kesalahan dalam diet.


Mengandalkan Diet Dadakan

Karena ingin segera mengurangi bobot badan beberapa kilo, Anda berencana hanya makan buah-buahan atau sayuran saja setiap hari selama jangka waktu tertentu. Anda memangkas asupan kalori harian sampai kurang dari 1000, dan tentu saja berat badan pasti menurun. Tapi jika Anda hanya makan sedikit kalori, metabolisme pun jadi melambat. Dan ketika diet selesai, metabolisme tubuh masih rendah sehingga berat badan naik kembali.

Melewatkan Sarapan

Mungkin ini cara termudah untuk memangkas asupan kalori, tapi ini bisa membuat Anda jadi lapar sepanjang hari. Anda bisa saja terpancing untuk banyak mengemil dan makan siang dalam porsi besar. Padahal sarapan yang tinggi protein dan serat bisa membuat Anda merasa kenyang sampai siang. Penelitian pun menunjukkan bahwa orang yang sarapan cenderung memiliki berat badan yang sehat.

Suka Mengemil

Mungkin Anda dengan cermat menghitung kalori setiap menyantap makanan, tapi bagaimana dengan makanan-makanan selingan di antara jam makan? Bisa jadi camilan donat, cimol, cireng, es krim, atau bahkan baso lupa Anda hitung kalorinya. Kalau serius menghitung kalori, Anda seharusnya menghitung kalori dari setiap makanan yang masuk ke mulut.

Sama Sekali Tidak Mengemil

Mengemil tanpa aturan memang bikin gemuk, tapi lain halnya dengan mengemil “bijaksana”. Mereka yang makan sedikit camilan atau sering makan dalam porsi kecil dalam sehari ternyata lebih sanggup mengendalikan rasa lapar dan menurunkan bobot tubuh. Terlebih, mengemil membantu menjaga metabolisme tetap bekerja, khususnya jika camilannya tinggi protein. Contoh camilan tinggi protein ialah kacang-kacangan.

Baca juga:  Seperti Apa Sebenarnya Diet Mayo?

Terkecoh dengan Produk Low-Fat

Ingatlah bahwa rendah lemak bukan berarti rendah kalori, dan ini bukan juga artinya Anda bisa banyak-banyak makan produk low-fat. Kalau makan lebih banyak makanan low-fat, sama saja Anda makan lebih banyak kalori. Cara terbaik untuk mengetahui seberapa banyak lemak, gula, dan kalori ialah dengan mengecek label nutrisi.

Minum Minuman Berkalori Tinggi

Tahukah Anda bahwa sejumlah minuman, termasuk kopi, mengandung lebih dari 500 kalori? Bahkan kalori dalam jus buah dan soda pun bisa cukup tinggi. Lebih parahnya lagi, kalori minuman tidak menyingkirkan rasa lapar. Anda tidak akan makan lebih sedikit meski minum minuman berkalori tinggi.

Menyingkirkan Produk Susu

Susu full-fat, keju, dan es krim memang musuh bagi banyak pelaku diet. Tapi sebenarnya sama sekali menyingkirkan produk susu bisa berakibat buruk. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tubuh bisa membakar lebih banyak lemak apabila mendapat kebutuhan kalsium yang cukup, sebaliknya tubuh akan memproduksi lebih banyak lemak jika kekurangan kalsium. Jadi, cobalah konsumsi produk susu rendah/tanpa lemak daripada sama sekali tidak mengonsumsinya.


Inilah 7 kesalahan dalam diet yang sering dilakuka para pelaku diet. Dengan mengetahuinya Anda diharapkan bisa menjalankan diet yang lebih optimal demi mewujudkan bobot tubuh impian.