Hindari 12 Hal yang Menyebabkan Perut Buncit: Bagian 1

472

Diedit:

Sebagaimana sempat kami ulas dalam artikel “6 Cara Terbaik untuk Melangsingkan Perut Anda!“, bahwa perut buncit bisa menjadi penyebab beragam jenis penyakit yang berbahaya. Di samping menyadari bahaya dari perut buncit, Anda juga perlu menghindari beberapa hal yang menyebabkan perut buncit muncul.

Menurut authority nutrition, disebutkan setidaknya 12 hal yang menjadi penyebab perut buncit. Sementara, perut buncit terbukti dalam sejumlah riset memiliki bahaya terhadap kesehatan liver, organ pencernaan dan sejumlah organ penting lain dalam perut Anda, karena himpunan lemak yang terendap di dalam perut cenderung menyebabkan terjadinya perlambatan kinerja dari organ-organ dalam perut.

Dengan mengenali lebih baik 12 hal yang menyebabkan perut buncit, Anda akan tau apa saja yang perlu Anda hindari bila Anda ingin segera mengenyahkan perut buncit Anda. Atau kalau Anda ingin mencegah perut Anda menjadi buncit. Dan adapun 12 hal tersebut antara lain:

1. Mengonsumsi makanan dan minuman manis

Tanpa Anda sadari Anda bisa menjadi konsumen gula dalam porsi besar. Tak selamanya gula datang dari gula pasir, karena sebenarnya segala jenis makanan dan minuman manis, sebenarnya mengandung senyawa gula.

Pada dasarnya gula terbagi dalam 3 komponen, glukosa, sukrosa dan fruktosa. Ketiga komponen ini memberi efek samping masing-masing, termasuk di dalamnya meningkatkan kadar gula darah, memperberat kinerja hati dan menstimulasi terbentuknya cadangan lemak di sekitar hati serta memberi efek insulin resisten.

Itu sebabnya segala jenis makanan dan minuman dengan kandungan gula apapun bentuknya sangat relevan dengan kenaikan lingkar perut. Sejumlah riset membuktikan pandangan ini, termasuk dalam jurnal National Institutes of Health tahun 2009, bertajuk Consuming fructose-sweetened, not glucose-sweetened, beverages increases visceral adiposity and lipids and decreases insulin sensitivity in overweight/obese humans.

2. Makan makanan yang mengandung lemak jenuh

Lemak pada dasarnya terbagi dalam dua kategori, lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Masalah biasanya disebabkan oleh lemak jenuh yang sifatnya cenderung akan mengendap dalam tubuh.

Baca juga:  Herbal Berkhasiat untuk Mengecilkan Perut

Menurut studi yang dijurnalkan dalam National Institues of Health tahun 2007 dengan tajuk Trans fat diet induces abdominal obesity and changes in insulin sensitivity in monkeys diutarakan adanya peran lemak jenuh dalam menambah lingkar pinggang seseorang.

3. Mengonsumsi alkohol

Sudah diakui bahwa alkohol efektif untuk membantu mencegah penyakit jantung dan stroke. Namun rupanya berlebihan dengan alkohol juga menyebabkan darah Anda mengandung terlalu banyak toksin. Kondisi ini memicu kerusakan pada fungsi hati dan sejumlah penurunan metabolisme yang memicu pembentukan lapisan lemak dalam perut.

Menurut studi tahun 2007 yang dirilis dalam National Institutes of Health dengan tajuk Relationship of abdominal obesity with alcohol consumption at population scale diungkap bahwa mereka yang mengkonsumsi alkohol 3 kali dalam sehari akan mengalami peningkatan risiko 80% mengalami pembentukan lapisan lemak pada perut.

4. Terlalu banyak minum jus buah

Adalah benar bahwa jus buah merupakan salah satu sumber nutrisi yang baik, dimana Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin, mineral dan fitonutrien buah dengan mudah. Bentuk likuidnya akan membuat jus buah lebih cepat dicerna.

Sayangnya, ada beberapa kelemahan jus buah yang perlu Anda perhatikan. Bentuk likuidnya membuat sejumlah serat baik yang terkandung di dalam buah mengalami penurunan khasiat.

Selain itu, buah dikenal sebagai salah satu sumber fruktosa. Meski fruktosa dianggap lebih bersahabat untuk kadar glukosa darah, fruktosa menjadi semacam beban bagi metabolisme hati. Tingginya kadar fruktosa yang Anda asup akan mendorong pembentukan lemak di sekitar hati dan menyebabkan perut buncit. Menurut authority nutrition ditemukan kandungan fruktosa sebanyak 24 gram pada 250 ml jus apel kemasan dan 32 gram pada 250 ml jus anggur.

5. Terlalu sering mengalami stress

Ternyata memang ada kaitan erat antara stress dan pembentukan lemak pada perut.Ini karena ketika seseorang mengalami stress mereka akan membentuk hormon kortisol yang mempengaruhi banyak bagian dari tubuh mereka, termasuk menurunkan metabolisme dan mengurangi pembentukan energi. Inilah yang kemudian menyebabkan seseorang yang kerap stress akan mengalami pembentukan cadangan lemak berlebih terutama di area perut.

Baca juga:  10 Makanan Terbaik untuk Mengecilkan Perut Buncit

Selain itu, dalam jurnal National Institutes of Health pada tahun 2008 dengan judul Shaping the stress response: interplay of palatable food choices, glucocorticoids, insulin and abdominal obesity kortisol tidak hanya memicu penurunan metabolisme, tetapi juga meningkatkan nafsu makan yang juga menyebabkan perut buncit.

6. Ketidakseimbangan bakteri dalam usus besar

Di dalam usus besar memang hidup sejumlah bakteri yang berperan memaksimalkan penyerapan nutrisi dalam makanan serta membantu proses pembusukan serta mendorong lancarnya proses pembuangan.

Namun, penting untuk memastikan bakteri dalam usus berada dalam jumlah yang seharusnya. Kelebihan jenis bakteri tertentu bisa menyebabkan bakteri lain mengalami penurunan. Dan karena setiap bakteri juga memiliki sejumlah fungsi dan manfaat, terbukti kenaikan jenis bakteri tertentu akan menyebabkan terjadinya ketidak seimbangan fungsi dalam usus dan menyebabkan perut buncit.

Contoh dari kasus ini bisa Anda lihat dalam jurnal tahun 2006 pada National Institutes of Health, Microbial ecology: human gut microbes associated with obesity diungkap bagaimana kelebihan bakteri firmicutes bacteria akan menyebabkan penyerapan kalori dalam makanan secara berlebihan hingga mendorong kenaikan kadar kalori tubuh.

Ketidak seimbangan bakteri dalam usus besar bisa disebabkan oleh lingkungan, gaya hidup, kebiasaan makan dalam keluarga dan sejumlah unsur lain yang dikaitkan dengan masalah genetik. Itu sebabnya biasanya kondisi keseimbangan bakteri dalam tubuh sebuah keluarga cenderung akan memiliki kesamaan.

Masih ada 6 hal lain yang bisa menyebabkan perut buncit selain 6 penyebab yang sudah kami ulas di atas. Untuk lebih jelasnya Anda bisa kembali menelusuri informasi terkait hal yang menyebabkan perut buncit bagian kedua di artikel selanjutnya: “Hindari 12 Hal yang Menyebabkan Perut Buncit—Bagian 2

Advertisement
Alinesia