Gejala Penyakit Kanker Rahim yang Harus Diwaspadai

504
tanda penyakit kanker rahim
Ilustrasi Gejala Penyakit Kanker Rahim (Credit: July Prokopiv / Shutterstock)
0
()

Kanker rahim adalah salah satu penyakit kanker yang sering terdeteksi dini, sebelum kankernya menyebar. Itu karena ada banyak wanita yang segera memeriksakan diri ke dokter setelah melihat adanya gejala penyakit kanker rahim. Apa gunanya mendeteksi dini ciri-ciri dan gejala sakit kanker rahim? Tentunya akan terbuka lebar peluang kita untuk berhasil mengobatinya.

Dalam artikel ini kita akan menyelidiki apa saja ciri-ciri sakit kanker rahim yang perlu dicurigai. Jika kita sudah mengetahui gejala-gejalanya, kita akan lebih muda mengenalinya begitu muncul pada tubuh kita. Dengan begitu, kita bisa langsung memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan penanganan yang cepat.

Apa Gejala Utama Penyakit Kanker Rahim?

Ciri dan gejala sakit kanker rahim yang paling umum ialah pendarahan yang tidak normal dari vagina. Tapi ingatlah bahwa kebanyakan orang yang mengalami pendarahan tidak normal penyebabnya bukan kanker. Meski begitu kita tetap perlu waspada sewaktu mengalami gejaka semacam ini.

Pendarahan yang tidak normal mungkin awalnya hanya sedikit dan disertai cairan encer, tapi seiring waktu pendarahan bertambah banyak. Sebagian besar wanita yang terdiagnosis kanker rahim sudah melewati menopause, jadi pendarahan dari vagina yang mereka alami tidak mungkin berasal dari menstruasi biasa.

Pada wanita yang masih dalam usia subur atau belum menopause, pendarahan tidak normal yang kemungkinan tanda-tanda sakit kanker rahim adalah:

  • Pendaran menstruasi yang lebih banyak atau lebih berat daripada biasanya
  • Pendarahan dari vagina di luar periode menstruasi normal

Sekitar 9 dari 10 (90 %) kanker rahim terdeteksi karena pendarahan vagina setelah menopause atau karena pendarahan mensruasi yang tidak teratur. Inilah sebabnya penyakit kanker rahim sering didiagnosis sejak dini.

Apa Ciri-Ciri Lain dari Sakit Kanker Rahim?

Selain pendaran vagina yang tidak normal, ada juga ciri dan gejala sakit kanker rahim lainnya yang perlu diwaspadai. Ciri dan gejala ini tidak selalu muncul pada setiap penderita penyakit kanker rahim dan beberapa diantaranya mungkin hanya dialami ketika kanker sudah berkembang lebih lanjut. Berikut adalah tanda-tanda sakit kanker rahim yang lainnya:

  • Rasa sakit di perut bagian bawah
  • Rasa nyeri saat berhubungan seks
  • Rasa sakit di punggung, kaki, atau panggul
  • Hilang selera makan
  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Terasa ada benjolan di perut atau panggul
  • Kelelahan
  • Mual
  • Anemia (kurang sel darah merah)
  • Trombositosis (kelebihan trombosit)
  • Kadar gula darah tinggi

Apa ada ciri-ciri sakit kanker rahim yang Anda rasakan? Segera periksakan diri ke dokter jika mengalaminya! Memang kebanyakan dari gejala atau tanda tersebut biasanya bukan disebabkan oleh penyakit kanker rahim, namun lebih baik Anda mengantisipasinya daripada menyesal kemudian.

ciri-ciri sakit kanker rahim
Ilustrasi Ciri-Ciri Sakit Kanker Rahim (Credit: Bartek Zyczynski / Shutterstock)

Siapa yang Lebih Mudah Terkena Gejala Penyakit Kanker Rahim?

Kanker rahim terjadi akibat adanya mutasi pada struktur DNA di dalam sel-sel rahim, sehingga sel-sel itu bertumbuh dan membelah secara tak terkontrol. Lama-kelamaan sel-sel akan menumpuk dan membentuk gumpalan padat yang disebut “tumor”. Biasanya gejala penyakit kanker rahim baru muncul setelah tumor terbentuk dan mengganggu fungsi-fungsi normal di rahim.

Baca juga:  Kenali Gejala Kanker Rahim dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya

Ada beberapa hal yang diduga dapat memperbesar risiko kita untuk mengalami mutasi-mutasi penyebab kanker di sel-sel rahim. Hal apapun yang bisa memperbesar risiko seseorang untuk terkena kanker disebut sebagia “faktor risiko kanker”. Berikut adalah faktor risiko yang bisa membuat kita lebih gampang mengidap kanker rahim:

  • Lansia: Sebagian besar wanita yang terdiagnosis kanker rahim berusia di atas 50 tahun. Kanker rahim jarang terdiagnosis pada wanita di bawah 40 tahun, dengan hanya 1 % dari seluruh kasus.
  • Kegemukan: Hormon estrogen bisa dihasilkan oleh jaringan lemak. Berarti orang yang kegemukan memiliki lebih banyak estrogen di tubuhnya. Estrogen dapat memicu perkembangan kanker di rahim.
  • Diabetes: Wanita yang diabetes diduga dua kali lebih berisiko menderita kanker rahim. Diabetes menyebabkan kenaikan kadar insulin di tubuh, yang kemudian meningkatkan kadar estrogen. Selain itu banyak dari penderita diabetes 2 yang juga kegemukan, sehingga risiko mereka lebih besar lagi.
  • PCOS: Penderita polycystic ovarian syndrome (PCOS) juga memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi di tubuh mereka.
  • Hiperplasia endometrium: Ini adalah kondisi penebalan dinding rahim. Kondisi ini dapat berkembang menjadi kanker apabila yang menyebabkan penebalan adalah sel-sel tidak normal di dinding rahim.

Ingatlah bahwa faktor risiko hanyalah meningkatkan kemungkinan kita, dan tidak menjadi patokan apakah kita akan terkena kanker atau tidak. Namun apabila kita memiliki faktor-faktor risiko di atas, maka perlu lebih curiga lagi jika mengalami tanda dan gejala penyakit kanker rahim. Karena lebih besar kemungkinannya itu memang disebabkan oleh penyakit kanker.

Bagaimana Jika Ada Tanda-Tanda Kanker Rahim?

Apa yang perlu dilakukan jika ada ciri-ciri sakit kanker rahim pada diri Anda? Sebaiknya segera temui dokter. Tanyakan padanya apakah perlu untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mendeteksi kanker rahim.

Bila dokter mengiyakan, beliau mungkin akan menjadwalkan untuk pemeriksaan fisik di area panggul. Pemeriksaan panggul yang akan dilakukan termasuk area vagina, rahim, ovarium, dan kandung kemih. Dokter akan bertanya tentang gejala yang dirasakan, kapan itu terjadi, dan berapa sering itu terjadi.

Jika dokter mendapati ada sesuatu yang mencurigkan, beliau mungkin akan merujuk Anda pada seorang dokter spesialis organ reproduksi wanita (dokter ginekolog) untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berikut adalah pemeriksaan yang disarankan untuk mendeteksi kanker di rahim:

  • USG transvaginal: Alat USG akan dimasukkan ke dalam vagina untuk mendapatkan gambaran detail dari bagian dalam rahim. Mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman, tapi seharusnya tidak menyakitkan.
  • Biopsi: Jika hasil USG transvaginal mendeteksi adanya penebalan di dinding rahim, Anda akan diminta melakukan biopsi. Biopsi adalah prosedur untuk mengambil sedikit sampel sel-sel dari lapisan dinding rahim. Kemudian sampel akan diperiksa di laboratorium untuk dilihat apakah ada tanda penyakit kanker rahim di sel-sel itu.
  • Tes darah: Beberapa kanker melepaskan zat kimia tertentu ke dalam darah (disebut tumour marker) yang bisa dideteksi melalui tes darah. Tapi jenis tes ini tidak terlalu bisa diandalkan. Keberadaan tumour marker tidak selalu menandakan adanya kanker. Bahkan beberapa penderita kanker rahim tidak memiliki tumour marker di darah mereka.
Baca juga:  Asal Usul Kanker Rahim: Apa yang Memicunya?
USG transvaginal
Ilustrasi USG Transvaginal (Credit: BruceBlaus, 2015)

Bagaimana kalau semua pemeriksaan yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa Anda terdiagnosis kanker rahim? Biasanya dokter akan melanjutkan pemeriksaan untuk mengetahui apakah kanker sudah menyebar dan sudah sampai stadium berapa. Informasi ini diperlukan agar dokter bisa menentukan metode pengobatan terbaik bagi Anda.

Kesimpulan tentang Tanda & Gejala Penyakit Kanker Rahim

Apa saja ciri-ciri sakit kanker rahim? Gejala paling umum dari penyakit kanker rahim adalah pendarahan yang tidak normal dari vagina. Seorang wanita yang sudah melewati masa menopause harus curiga apabila mengalami pendarahan dari vagina. Dan bagi kita yang masih rutin menstruasi, kita harus waspada bila pendarahannya lebih berat dari biasanya atau jika pendarahan terjadi di luar waktu menstruasi normal.

Selain itu ada juga ciri dan gejala sakit kanker rahim lain yang perlu diperhatikan, yaitu: rasa sakit di perut bagian bawah, nyeri saat berhubungan seks, dan rasa sakit di panggul. Segera periksakan diri ke dokter apabila terlihat tanda-tanda yang mirip dengan sakit kanker rahim. Bila penyakit kanker dapat dideteksi dini sebelum parah, maka kita akan lebih mudah untuk mengobatinya.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang tanda & gejala penyakit kanker rahim. Semoga informasi ini dapat menambah kepedulian kita terhadap kesehatan diri sendiri maupun keluarga. Temukan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar penyakit kanker dan masalah kesehatan lainnya hanya di Deherba.com.


Referensi Tanda & Gejala Penyakit Kanker Rahim:

NHS inform. Symptoms of Womb Cancer. Updated: 2019-02-05. URL: https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/cancer/cancer-types-in-adults/womb-uterus-cancer#symptoms-of-womb-cancer. Accessed: 2019-06-25


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

Rating: / 5. Pemilih:

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?