Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Gejala Kanker Rahim Gejala Kanker Rahim

Kenali Gejala Kanker Rahim dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya

Kanker rahim atau kanker uterus dapat mempengaruhi kemampuan seorang wanita untuk mempunyai anak. Karena itu, tidak heran bila kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum wanita. Kanker jenis ini adalah tumor ganas yang terdapat pada endometrium (lapisan terdalam rahim, tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi).

Meskipun kanker ini lebih sering menyerang wanita yang sudah menopause, tetapi ada juga kasus kanker rahim pada kelompok usia yang lebih muda. Karena itu Anda mesti selalu waspada dengan ciri-ciri kanker rahim yang bisa saja berkembang di usia berapapun.

Artikel ini akan menjelaskan tentang cara menghindari kanker rahim dan bagaimana Anda dapat mengidentifikasi gejala-gejala kanker rahim. Di bagian akhir artikel Anda juga bisa menemukan informasi mengenai pilihan herbal terbaik untuk menumpas perkembangan kanker dari sedini mungkin.

Mengenali Gejala-Gejala Kanker Rahim Sejak Awal

Seseorang yang terserang kanker rahim mungkin akan mengalami beberapa ciri-ciri kanker rahim yang khas. Namun adakalanya seorang penderita kanker tidak mengalami gejala-gejala ini. Atau ada juga yang mengalami keluhan-keluhan mirip seperti tanda-tanda kanker rahim, tetapi sebenarnya mereka mengalami penyakit lain, bukan kanker.

Gejala kanker rahim yang paling sering dirasakan para penderitanya adalah keluarnya cairan yang aneh dari vagina, berkisar dari cairan seperti air yang bercampur darah sampai cairan yang sebagian besar terdiri dari darah. Dan jika seseorang mengalami perdarahan dari vagina selama masa menopause atau setelah menopause, maka tanda-tanda ini harus dicurigai. Berikut ini dirangkum ciri-ciri kanker rahim yang perlu diwaspadai.

  • Perdarahan, bercak, atau keputihan yang tidak biasa keluar dari vagina. Bagi wanita yang belum mengalami menopause, gejalanya mungkin adalah menoragia (perdarahan berlebihan selama menstruasi), atau perdarahan yang terjadi padahal tidak sedang menstruasi.
  • Kesulitan atau rasa sakit saat buang air kecil.
  • Merasakan nyeri saat berhubungan seksual.
  • Merasakan nyeri di bagian panggul (pangkal paha).
Apabila Anda khawatir dengan keluhan-keluhan yang Anda alami, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter mungkin akan menanyakan sudah berapa lama dan seberapa sering Anda merasakan gejala-gejala diatas untuk membantunya memastikan penyebab dari keluhan tersebut. Baru setelahnya, dokter dapat menegakkan diagnosa yang tepat.

Faktor Risiko Anda Terserang Kanker Rahim

Seperti jenis kanker yang lain, penyebab kanker rahim belum dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
    Endometrial hyperplasia merupakan suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan rahim/uterus. Itu bukan kanker. Namun, terkadang itu dapat berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode dan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
    Terapi ini, digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis/pengeroposan tulang, dan mencegah risiko penyakit jantung dan stroke. Wanita  yang menggunakan hormon estrogen tanpa progesteron mempunyai suatu peningkatan risiko kanker kandungan, terutama bagi yang menggunakannya dengan dosis tinggi dalam jangka panjang.
  • Kelebihan berat badan.
    Sebagian estrogen dalam tubuh dibuat di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya risiko kanker rahim pada wanita obesitas.
  • Pemakaian tamoksifen.
    Tamoksifen biasanya digunakan untuk mencegah atau mengatasi kanker payudara. Wanita yang menggunakan obat ini, mempunyai risiko yang lebih besar untuk terserang kanker rahim. Tamoksifen memiliki efek antiestrogen pada sel kanker payudara tetapi berefek estrogenik pada rahim sehingga penggunaan obat ini, menjadi salah satu faktor risiko bagi seorang wanita terserang kanker rahim.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium.

Pencegahan Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
    Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel-sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Jika langkah-langkah pencegahan di atas sudah dilakukan, kemungkinan besar hal-hal yang dapat menjadi pemicu dapat dihindari dan tubuh akan mampu mencegah munculnya radikal bebas penyebab kanker.

Namun, bagaimana jika Anda sudah benar-benar mencurigai keberadaan kanker di rahim Anda? Jika Anda yakin memiliki ciri-ciri kanker rahim, segeralah lakukan tindakan penanganan dengan baik. Salah satu tindakan yang banyak diambil oleh mereka yang khawatir adalah dengan pengobatan herbal.

Pilihan Herbal Terbaik Untuk Pengobatan Kanker Rahim

Sebagai alternatif dari pengobatan secara medis, terdapat 3 pilihan herbal yang berkemampuan sebagai anti kanker. Pilihan herbal tersebut adalah Sarang Semut, Noni Juice, serta Temu Putih.

  • Sarang Semut

    Herbal Sarang Semut sudah banyak digunakan sebagai alternatif untuk untuk pengobatan kanker. Sarang Semut mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan anti kanker yang terbukti efektif menumpas berbagai jenis kanker termasuk kanker rahim.

    Selain efektif, herbal ini juga unggul dari segi kecepatan dibandingkan banyak herbal lain. Umumnya dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut, seorang penderita kanker sudah mendapat tanda-tanda kesembuhan, bahkan beberapa sudah merasa sembuh dalam tiga bulan pertama tersebut.

    Untuk Anda yang ingin membaca lebih lanjut tentang khasiat Sarang Semut sebagai obat kanker dan mengapa herbal ini sangat membantu penyembuhan kanker, silakan baca artikel: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

  • Noni Juice

    Pilihan herbal yang kedua adalah Noni Juice yang juga memiliki beragam kandungan bermanfaat untuk penyembuhan gejala-gejala kanker rahim. Noni mengandung proseronin yang adalah bahan pembentuk seronin yang berguna dalam pengobatan kanker.

    Seronin di dalam tubuh memilik fungsi meregenerasi serta merevitalisasi sel yang sudah mati agar kembali berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh, fungsi sel, dan memperbaiki sel-sel yang rusak akibat kanker. Selain itu, Noni Juice juga mengandung zat anti kanker damnachantal yang dapat menghambat perkembangan sel-sel kanker.

    Untuk Anda yang ingin membaca lebih lanjut tentang khasiat Noni Juice sebagai herbal untuk meminimalisir tanda-tanda kanker rahim, silakan baca artikel: Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Darah Tinggi, Diabetes, Gangguan Jantung, dan Penyakit Lainnya!

  • Temu Putih

    Kemudian pilihan herbal yang ketiga adalah Temu Putih. Herbal anti kanker ini juga biasa disebut sebagai Kunyit Putih. Diketahui bahwa herbal ini mengandung senyawa kurkumin yang dapat mengganggu jalur-jalur molekul vital yang berperan dalam perkembangan serta pertumbuhan kanker.

    Berdasarkan penelitian laboratorium menggunakan hewan percobaanjuga didapati bahwa senyawa ini mampu menyusutkan ukuran kanker, memaksimalkan pengobatan kemoterapi, serta membunuh sel-sel kanker. Temu Putih juga mengandung zat Ribosome Inacting Protein (RIP) yang bermanfaat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker dan menghancurkan sel kanker tanpa memengaruhi jaringan sekitarnya.

    Untuk Anda yang ingin membaca lebih lanjut tentang khasiat Temu Putih sebagai anti kanker alami yang bermanfaat memulihkan gejala-gejala kanker rahim, silakan baca artikel: Kunyit Putih—Herbal Pengusir Kanker dan Tumor.

Ketiga pilihan herbal anti kanker ini memiliki masing-masing keunikannya sendiri dalam menumpas pertumbuhan kanker. Akan tetapi, bila Anda menginginkan herbal yang paling tinggi 'jam terbang'-nya dalam kasus menangani kanker, maka pilihannya jatuh kepada Sarang Semut. Setidaknya ada 2 alasan mengapa herbal ini lebih sering digunakan.

Pertama, seperti yang sudah dijelaskan di atas, Sarang Semut dikenal mempunyai reaksi yang lebih cepat dalam memulihkan kanker, seringkali hanya dalam waktu 1-3 bulan. Alasan yang kedua, herbal ini telah didukung oleh berbagai penelitian ilmiah yang saling melengkapi yang membuktikan bahwa herbal ini tepat peruntukkannya sebagai obat kanker.

Jika Anda sudah benar-benar yakin bahwa keluhan-keluhan yang Anda alami adalah ciri-ciri kanker rahim, sebaiknya segeralah pastikan itu dengan periksa ke dokter. Dan ingatlah bahwa semakin cepat ditangani, meskipun masih baru menunjukkan gejala-gejala saja, maka kemungkinan besar Anda tidak perlu menjalani berbagai jalan pengobatan yang lebih rumit. Salah satu langkah yang tergolong aman dan mudah untuk dilakukan adalah dengan pengobatan herbal yang tepat.

Bagaimana jika sudah terlanjut divonis kanker rahim? Janganlah menyerah! Berusahalah tetap tenang dan cari pengobatan kanker rahim yang paling cocok dengan keadaan Anda. Misalnya, beberapa pasien kanker merasakan kesembuhan dari gejala-gejala kanker rahim yang lebih cepat dengan memadukan obat medis bersama obat herbal.

addfriends en 130
PENTING: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami.

Log In or Register