Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Ilustrasi Gejala Kanker Lambung Ilustrasi Gejala Kanker Lambung

Gejala-Gejala Kanker Lambung

Sejauh ini, penderita kanker lambung di Indonesia kebanyakan berusia di atas 45 tahun dan sering terjadi pada laki-laki.

Seperti jenis kanker lainnya, penyebab kanker lambung belum diketahui secara pasti tetapi selalu berhubungan dengan tukak lambung, peradangan pada lambung yang disertai penyusutan lambung atau faktor genetik.

Dari hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat hubungan antara kanker lambung dengan makanan yang dikonsumsi. Artikel ini akan membantu Anda mengenali apa saja faktor risiko terserang kanker lambung, cara melakukan deteksi dini, cara menghindari kanker lambung, dan bagaimana mengetahui gejala-gejala kanker lambung.

Faktor Risiko Terserang Kanker Lambung

Berikut adalah uraian beberapa hal yang dapat menjadi faktor pemicu terkena serangan kanker lambung, yaitu: riwayat keluarga yang menderita penyakit ini, kebiasaan merokok dan minum alkohol, cara mengolah makanan tertentu (seperti makanan yang dibakar kurang matang sehingga masih ada bakteri yang masih belum mati), konsumsi makanan tertentu seperti makanan yang berkadar garam tinggi, makanan dengan pengawet nitrat, alkohol, dan kopi yang dikonsumsi berlebihan atau pada saat perut kosong.

Gejala-Gejala Kanker Lambung dan Pencegahannya

Lakukan pemeriksaan lebih lanjut bila Anda merasakan gejala-gejala kanker lambung berikut:

  • Perut terasa kembung,
  • Sesudah makan perut terasa penuh,
  • Anemia dan cepat lelah,
  • Berat badan menurun.

Seperti pada kanker jenis lain, penyebab kanker lambung belum diketahui jelas. Jadi tidak ada cara untuk mencegahnya. Tetapi Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi resiko kanker lambung dengan membuat perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari Anda.

Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan langkah-langkah berikut: Konsumsi makanan yang bergizi seperti sayuran segar dan makanan yang banyak mengandung vitamin C, A, dan E. hindari makanan yang diawetkan, mengurangi jumlah makanan yang diasap dan terlalu asin, hentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Anda juga dapat bertanya kepada dokter Anda tentang resiko kanker perut. Beberapa kondisi medis yang meningkatkan resiko kanker lambung meliputi seperti anemia, maag, dan polip. Anda dapat mempertimbangkan periodik endoskopi untuk mencari gejala-gejala kanker lambung.

Baca juga artikel Obat Kanker Lambung untuk mendapatkan informasi seputar pengobatan herbal yang efektif menumpas kanker lambung.

Sebagai alternatif dari pengobatan secara medis, herbal Sarang Semut sudah banyak digunakan sebagai alternatif untuk mengobati kanker. Sarang Semut mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker yang terbukti efektif menumpas berbagai jenis kanker termasuk kanker lambung.

Selain efektif, herbal ini juga unggul dari segi kecepatan dibandingkan banyak herbal lain. Umumnya dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut, seorang penderita kanker sudah mendapat tanda-tanda kesembuhan, bahkan tidak sedikit yang sudah merasa sembuh dalam tiga bulan pertama tersebut.

Silakan kunjungi halaman Sarang Semut Papua Hancurkan Kanker... untuk mendapatkan informasi lebih jauh tentang herbal ini. Sedangkan, untuk melihat pengalaman seorang pengguna Sarang Semut yang dibantu penyembuhan sakit kanker lambung yang dideritanya, silakan kunjungi halaman ini.

addfriends en 130
PENTING: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami.

Log In or Register