Kenali Ciri Awal Penyakit Kanker Ginjal Sebelum Terlambat

132
apakah kanker ginjal bisa sembuh
Credit Photo: Mohammed Haneefa Nizamudeen / iStock
5
(1)

Ketika seorang tokoh yang banyak dikenal masyarakat diketahui mengidap kanker, maka masyarakat akan mencari tau informasi mengenai kanker tersebut. Dan untuk itulah kini kita akan mencoba membahas soal kanker ginjal dan gejalanya. Tidak hanya soal ciri penyakit kanker ginjal, tetapi juga potensi apakah kanker ginjal bisa sembuh.

Kanker ginjal adalah perkembangan sel ganas yang bermula dari sel-sel yang terdapat pada organ ginjal. Kanker ginjal termasuk jarang terjadi di Indonesia, tidak pula masuk dalam daftar 10 besar kanker dengan kasus terbanyak untuk Indonesia.

Meski demikian dikatakan tingkat kemampuan bertahan pasien kanker ginjal secara umum sedikit dibawah angka rata-rata bertahan hidup pada banyak pasien lain. Prognosis bertahan hidup 5 tahun dari kanker ginjal hanya sekitar 75%. Itu sebabnya penting untuk memahami lebih awal, ciri penyakit kanker ginjal dan apakah kanker ginjal bisa sembuh. Termasuk upaya-upaya penyembuhan yang dapat direkomendasikan.

Apa Itu Kanker Ginjal dan Bagaimana Gejalanya?

Kanker ginjal sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya adalah jenis kanker primer yang bermula dari organ ginjal. Ginjal sendiri adalah salah satu organ yang bekerja pada sistem renal atau aliran urin. Ginjal berfungsi sebagai penyaring darah dan bekerja mengalirkan keluar kelebihan cairan, elektrolit dan sisa metabolisme tubuh.

Di Amerika, kanker ginjal menempati 10 besar kasus kanker terbanyak. Ini berbeda dengan data di Indonesia, dimana kasus kanker ginjal justru lebih sedikit. Diduga ini relevan dengan kebiasaan hidup masyarakat Barat yang berbeda dengan kebiasaan di timur terutama Indonesia. Rasionya juga lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Meski terbilang langka di Indonesia, kanker ginjal memiliki catatan kematian yang cukup tinggi. Bahkan prognosisnya hanya sekitar 75% secara rata-rata. Salah satunya karena kebanyakan kasus kanker ginjal baru terdiagnosa pada stadium akhir.

Mendiagnosa kanker ginjal dan memahami gejalanya tidak semudah kanker lain pada umumnya. Ciri dari penyakit kanker ginjal sulit dikenali. Karena bilapun terbentuk massa pada ginjal, benjolan kerap kali baru teraba ketika kanker mencapai stadium 2 atau 3.

Padahal, untuk menemukan kanker kulit kita dapat melihatnya dengan kasat mata.  Perubahan tekstur atau warna pada permukaan kulit yang mencolok tentu sudah membuat kita lebih waspada dan memeriksakan diri. Demikian pula dengan kanker payudara, karena perubahan tekstur dan bentuk, hingga munculnya benjolan kerap kali mudah teraba dari permukaan kulit.

Prosedur pemeriksaan dari kanker ginjal juga lebih sulit dilakukan dibandingkan kebanyakan kanker lain. Bila prosedur paps smear untuk deteksi kanker serviks, mammogram untuk kanker payudara atau kolonoskopi untuk kanker kolon lebih mudah dilakukan dan berbiaya lebih terjangkau.

Maka, prosedur untuk pemeriksaan kanker ginjal seperti pada prosedur  Computed Tomography (CT) atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) diketahui memakan biaya lebih mahal. Tidak hanya itu, tingkat akurasi dari prosedur ini juga tidak 100%. Prosedur ini belum sempurna untuk membedakan massa kanker dan massa non kanker.

Baca juga:  7 Tanda-Tanda Kanker Ginjal Stadium Awal
Ilustrasi kanker ginjal dan gejalanya
Ilustrasi Kanker Ginjal (Credit Photo: Science Photo Library / Alamy Stock Photo)

Ciri-Ciri Penyakit Kanker Ginjal


Untuk dapat mendeteksi dini kanker ginjal, kita perlu paham betul apa sebenarnya kanker ginjal dan gejalanya. Terutama ciri awal dari penyakit kanker ginjal. Karena pada umumnya pasien sulit untuk mengenali apa ciri awal penyakit kanker ginjal. Sehingga baru menyadari keberadaan penyakit tersebut relatif terlambat.

Apa Saja Ciri-Ciri Awal Penyakit Kanker Ginjal?

Salah satu ciri awal penyakit kanker ginjal yang paling sering muncul adalah terlarutnya darah pada urin. Secara medis kondisi ini disebut dengan hematuria. Bicara soal kanker ginjal dan gejalanya, maka hematuria ini menjadi salah satu gejala utama yang muncul pada pasien kanker ginjal.

Hanya saja, pada stadium awal, kandungan darah dalam urin bisa jadi relatif sedikit. Sehingga acapkali sulit dikenali dengan kasat mata. Tetapi perubahan warna pada urin, meski dalam skala ringan perlu Anda waspadai. Biasanya keberadaan darah pada urin akan menyebabkan urin berubah menjadi tampak lebih jingga, merah muda, kecoklatan.

Tetapi, perubahan warna pada urin tidak serta merta menjadi tanda Anda mengalami hematuria. Beberapa makanan seperti mengonsumsi buah naga, buah jamblang atau buah bit yang dikenal memiliki pigmen warna yang kuat dapat saja merubah warna urin sesaat. Beberapa jenis vitamin dan obat-obatan juga dapat menyebabkan perubahan warna pada urin. Biasanya sifatnya sementara dan tidak permanen, sehingga mudah Anda bedakan dari hematuria sebenarnya.

Hematuria tidak selalu berarti Anda mengidap kanker ginjal. Memang benar, perdarahan pada urin bisa menjadi salah satu ciri awal penyakit kanker ginjal. Tetapi hematuria ini juga menjadi ciri dari sejumlah penyakit urinaria lain seperti infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, radang ginjal, kelainan darah dan lain sebagainya.

Apa Ciri-Ciri Lain Penyakit Kanker Ginjal?

Bicara soal kanker ginjal dan gejalanya, tentu tidak hanya bicara soal hematuria. Karena hematuria hanya satu dari banyak ciri dan gejala penyakit kanker ginjal. Ada sejumlah gejala lain yang juga perlu diwaspadai. Beberapa ciri lain dari penyakit kanker ginjal tersebut antara lain.

  • Muncul rasa nyeri di area sekitar perut bawah dan pinggang
  • Terabanya benjolan atau pembengkakan di daerah perut tepi dan pinggang
  • Rasa tidak nyaman saat Buang Air Kecil, kadang disertai mudah anyang-anyangan
  • Muncul demam dan keringat dingin di malam hari
  • Rasa mudah lemah, lesu dan letih
  • Kehilangan berat badan dan kehilangan selera makan
  • Pada stadium lebih lanjut, pasien akan menemukan sejumlah ciri penyakit kanker ginjal yang lebih kentara seperti berikut ini.
  • Penampakan perut kanan dan kiri bawah yang tampak tidak simetris (terutama bila kanker berkembang pada satu ginjal saja)
  • Mual hebat dan efek kuning karena gangguan fungsi liver
  • Testis membesar dan muncul varises pada sekitar kemaluan pria
  • Rasa nyeri saat berkemih
Baca juga:  Apa Itu Kanker Ginjal
ciri penyakit kanker ginjal
Ilustrasi Hematuria (Credit Photo: Tom Schoumakers / Shutterstock)

Apakah Kanker Ginjal Bisa Sembuh?

Pertanyaan yang akan selalu ditanyakan oleh pasien yang mengidap kanker, sejauh mana prognosis atau kemampuan bertahan pasien rata-rata dari kanker tersebut. Dan pada kasus kanker ginjal, maka pertanyaannya adalah apakah kanker ginjal bisa sembuh? Mari kita buka faktanya dulu, sejauh mana prognosis dari penyakit kanker ginjal ini.

Secara umum data prognosis dari pasien kanker ginjal mencapai angka 75%. Namun sebenarnya ketika kanker dapat didiagnosa pada stadium awal, dimana sel kanker masih bersarang secara lokal di area tertentu dalam ginjal, maka potensi sembuhnya bisa mencapai 93%.

Ini dapat menjawab pertanyaan apakah kanker ginjal bisa sembuh. Pada dasarnya, selama kanker ditemukan pada stadium awal, maka penyakit kanker tersebut lebih mungkin teratasi. Ketika sel kanker mulai menyebar, otomatias prognosis dapat semakin buruk.

Bila kanker ginjal mulai menyerang jaringan limfatik dan jaringan lainnya, maka potemsi kesembuhan dapat mencapai 69%. Ketika sel kanker menyebar dan bermetastasis ke organ lain dan larut dalam sirkulasi darah maka potensi prognosis akan menurun hingga 12%.

Terapi Kanker Ginjal


Kanker ginjal adalah penyakit yang menyerang secara general. Penyakit ini muncul pada pasien manula tetapi juga mungkin terjadi pada pasien di usia muda, bahkan dibawah 35 tahun. Terapi yang diterapkan pada pasien dengan beda usia ini juga akan berbeda.

Karena pada dasarnya, selama kanker masih bersifat lokal atau stadium 1, maka sel kanker cenderung tidak terlalu agresif. Ini salah satu yang khas dari kanker ginjal. Sehingga banyak kasus manula dengan kanker ginjal stadium 1 hanya menjalankan terapi imun tanpa pengangkatan jaringan. Mengingat pembedahan pada usia lanjut cenderung lebih beresiko.

Tetapi pada pasien berusia muda, pembedahan dan tindakan nefrektomi ( pengangkatan sebagian jaringan atau organ ginjal) pada umumnya pasti dilakukan sebagai tahap awal. Tingkat keberhasilan dari nefrektomi pada umumnya cukup tinggi.

Selanjutnya pasien akan menjalankan beberapa prosedur terapi tergantung bagaimana kanker menyebar dan bersarang. Bisa diawali dengan terapi radiasi dan dengan terapi imun.

Bila persebaran kanker telah lebih jauh dan melebar di luar organ ginjal, maka kemoterapi acapkali menjadi pilihan terbaik. Karena sifatnya yang lebih menyeluruh di dalam tubuh, meski efek sampingnya cenderung lebih berat dari terapi lain.

Apakah kanker ginjal bisa sembuh? Jawaban dari pertanyaan ini terletak pada diagnosa dini dari kanker ginjal. Penting untuk kita mewaspadai penyakit kanker ginjal dan mengenali gejalanya. Apalagi kebanyakan ciri awal penyakit kanker ginjal sulit untuk dikenali.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang kanker ginjal dan gejalanya. Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk lebih waspada terhadap gejala-gejala mencurigakan pada tubuh Anda. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kanker ginjal hanya di Deherba.com.


Referensi Ciri Penyakit Kanker Ginjal:

Yvette Brazier. Medical News Today. Reviewed: 2-19-09-26. What you need to know about kidney cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/164659.php

George Krucik, MD, MBA. Healthline. Reviewed: 2016-08-02. Are There Early Signs of Kidney Cancer?. https://www.healthline.com/health/early-signs-kidney-cancer#other-symptoms

Mary Ellen Ellis. Healthline. Reviewed: 2019-08-02. Why Is There Blood in My Urine?. https://www.healthline.com/health/urine-bloody


Terima kasih sudah membaca. Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 tidak bermanfaat / 5 sangat bermanfaat)

Rating: 5 / 5. Pemilih: 1

Ikuti media sosial kami untuk terus terhubung dengan deherba.com!

Maaf sekali artikel ini belum bermanfaat untuk Anda

Bantu kami untuk meningkatkan artikel ini!

Beritahukan apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan mutu artikel ini?