Bagaimana Sebenarnya Cara Penularan Virus Corona?


By Cindy Wijaya

Pemberitaan tak henti-hentinya tentang wabah virus baru yang disebut SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19) banyak membuat orang-orang khawatir sekaligus bingung. Salah satu alasannya karena media dari berbagai sumber menyebutkan bahwa virus corona bisa menular melalui mata, lewat sentuhan, dari hewan, dan lain sebagainya. Sebenarnya, cara penularan virus corona melalui apa?

Dalam artikel ini akan dijelaskan bagaimana sebenarnya cara penularan virus corona, apa benar menular melalui mata, lewat sentuhan, dari hewan, atau dari mana? Agar tidak memberikan informasi yang salah, kami mengambil sumber dari situs-situs web kesehatan yang dapat dipercaya. Silakan lihat bagian “sumber referensi” di akhir artikel.

Bagaimana Cara Penularan Virus Corona SARS-CoV-2?

Virus SARS-CoV-2 adalah jenis virus corona yang masih baru, sehingga masih belum banyak yang diketahui tentangnya. Lembaga kesehatan masyarakat, seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sedang terus menyelidikinya.

Namun dari apa yang telah diselidiki sejauh ini, virus corona baru ini tampaknya menular antar manusia, atau dari orang ke orang. Virus corona ini dapat menular melalui cairan pernapasan ketika seseorang yang sudah terinfeksi batuk atau bersin. Tetapi belum jelas persis seberapa menularkan virus corona ini.

Cara Utama Penularan Virus Corona


Virus corona SARS-CoV-2 tampaknya terutama menular dari orang ke orang. Berikut dua cara utama virus ini menular:

  • Virus corona menular antara orang yang berinteraksi dekat satu sama lain (dalam jarak sekitar 6 kaki atau 180 cm).
  • Virus corona menular melalui cairan dari pernapasan yang keluar saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Cairan pernapasan tersebut bisa menempel di mulut atau hidung orang-orang yang berada di dekatnya atau bisa juga terhirup ke dalam paru-paru.

Bisakah Virus Corona Menular Melalui Udara?

Penelitian sejauh ini menunjukkan bahwa cara penularan virus corona SARS-CoV-2 terutama lewat kontak dengan cairan pernapasan daripada melalui udara.

Bisakah Seseorang yang Tidak Punya Gejala Corona Menularkan Virus?

Seseorang yang terinfeksi dianggap paling menular ketika mereka mengalami banyak gejala (saat sakitnya sedang parah-parahnya). Tetapi penularan masih mungkin terjadi ketika seseorang belum menunjukkan gejala apapun; sudah ada laporan bahwa ini terjadi pada kasus virus baru ini, tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus corona ini.

Ilustrasi Cara Menular Virus Corona
Orang yang Sakit Memakai Masker Agar Tidak Menularkan Penyakitnya Lewat Batuk atau Bersin (Credit Photo: recep bg / iStock)

Apakah Cara Penularan Virus Corona Lewat Sentuhan dengan Benda atau Permukaan?

Bisa saja seseorang terkena penularan virus corona SARS-CoV-2 melalui sentuhan dengan permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya. Virus corona akan menular lewat tangan yang menyentuh permukaan atau benda itu apabila orang tersebut kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri dengan tangannya itu yang belum dibersihkan. Tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus.

Bisakah Virus Corona Menular dari Kotoran Seseorang yang Terinfeksi?

Risiko untuk tertular virus SARS-CoV-2 dari kotoran orang yang terinfeksi kelihatannya rendah. Walaupun penyelidikan awal memperlihatkan bahwa virus corona mungkin ada dalam tinja dalam beberapa kasus, namun penularan lewat tinja bukanlah cara utama penyebaran wabah ini.

WHO sedang mengulas penelitian-penelitian yang sedang berlangsung tentang cara-cara virus corona SARS-CoV-2 menular dan akan terus berbagi temuan-temuan baru.

Akan tetapi, karena ada risiko untuk tertular dari kotoran orang, Anda dianjurkan untuk membersihkan tangan secara teratur, setelah menggunakan kamar mandi dan sebelum makan.

Apakah Cara Penularan Virus Corona Bisa Melalui Mata?

Virus corona tidak akan menular lewat mata hanya karena melihat mata dari orang yang telah terinfeksi. Virus ini baru dapat menular apabila Anda menyentuh permukaan atau benda yang telah terkontaminasi virus kemudian menyentuh mata dengan tangan itu.

Oleh sebab itu dianjurkan untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan cara rajin mencuci tangan dan menghindari menyentuh mata, mulut, atau hidung dengan tangan yang tidak bersih.

Seberapa Mudah Virus Corona Menular dari Orang ke Orang?

Seberapa mudah virus menular antar manusia dapat bervariasi. Beberapa jenis virus sangat mudah menular, misalnya virus penyebab campak, sementara virus-virus lainnya tidak gampang menular. Faktor lain yang memengaruhi adalah apakah penularannya berkelanjutkan, menyebar terus-menerus tanpa henti.

Virus corona SARS-CoV-2 tampaknya mudah untuk menular dan penularannya berkelanjutan pada komunitas masyarakat di wilayah-wilayah yang terkena dampak. Ini disebut “penyebaran komunitas”, artinya ada orang-orang dalam satu wilayah yang telah terinfeksi virus ini, termasuk beberapa orang yang tidak tahu bagaimana atau dimana mereka terinfeksi.

Apakah Virus Corona Bisa Menular dari Hewan?

Virus corona merupakan keluarga besar virus yang umum pada hewan. Kadang-kadang, orang terinfeksi virus ini yang kemudian dapat menular ke orang lain. Misalnya, virus SARS-CoV (penyebab penyakit SARS) dikaitkan dengan penularan dari musang dan dan MERS-CoV (penyebab MERS) dikaitkan dengan unta arab. Namun sumber hewan dari virus SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19) masih belum dikonfirmasi.

Untuk melindungi diri Anda, misalnya saat akan pergi ke pasar hewan hidup, hindarilah kontak langsung dengan hewan dan permukaan yang disentuh oleh hewan. Pastikan untuk selalu melakukan praktik keamanan pangan yang baik.

Tangani dengan hati-hati daging mentah, susu, atau organ dan produk hewani lainnya untuk menghindari kontaminasi makanan mentah. Dan jangan konsumsi produk hewani yang masih mentah atau kurang matang.

Bisakah Virus Corona Menular dari Hewan Peliharaan?

Walaupun ada satu kasus anjing yang terinfeksi di Hong Kong, namun sampai saat ini, tidak ada bukti bahwa seekor anjing, kuncing, atau hewan peliharaan apapun dapat menjadi cara penularan virus corona SARS-CoV-2. WHO terus memantau penelitian terbaru tentang topik ini dan topik-topik COVID-19 lainnya dan akan memperbarui saat tersedia temuan baru.

Apakah Virus Corona Bisa Menular ke Hewan?
Belum Ada Kasus Virus SARS-CoV-2 Menular dari Hewan Peliharaan (Credit Photo: blanscape / iStock)

Kesimpulan tentang Cara Penularan Virus Corona

Seseorang dapat tertular virus SARS-CoV-2 (penyebab COVID-19) dari orang lain yang telah lebih dulu terinfeksi. Cara utama penularan virus corona ini yakni melalui cairan pernapasan yang keluar saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Cairan pernapasan ini dapat menempel pada benda dan permukaan di sekitarnya. Virus corona kemudian menular lewat sentuhan apabila orang lain menyentuh benda atau permukaan ini, kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulutnya.

Virus corona juga dapat menular jika seseorang menghirup cairan pernapasan tersebut. Itulah sebabnya WHO menganjurkan untuk menjaga jarak lebih dari 1 meter (3 kaki) dengan orang yang sedang sakit.

WHO masih terus menyelidiki mengenai cara-cara penularan virus SARS-COV-2 penyebab COVID-19 dan akan terus berbagi temuan-temuan yang sudah diperbarui.

Demikianlah artikel ini yang menjelaskan tentang cara penularan virus corona. Semoga informasi ini dapat membuat Anda lebih mengerti bagaimana harus bertindak untuk mencegah penyakit corona ini.

Anda juga dapat membaca tentang panduan pencegahan penularan virus corona oleh WHO dan Kemenkes Indonesia di artikel ini: Pencegahan Penularan Virus Corona Menurut WHO & Kemenkes.

Sumber

Sumber Referensi:

Centers for Disease Control and Prevention. How COVID-19 Spreads. Reviewed: 2020-03-04. URL: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/transmission.html

World Health Organization. Q&A on coronaviruses (COVID-19). Published: 2020-03-02. URL: https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}