12 Cara Mengobati Batu Ginjal Ala Rumahan

525
cara mengobati batu ginjal
Credit: Shutterstock

Diedit:

Sebenarnya batu ginjal bisa saja diobati tanpa harus operasi. Jadi pada saat dokter meminta Anda untuk operasi sebagai cara mengobati batu ginjal, cobalah bicarakan padanya apakah ada alternatif selain operasi. Tanyakan juga pada dokter apakah Anda boleh mencoba salah satu atau beberapa dari 12 cara rumahan mengatasi batu ginjal di artikel ini.

Dokter bisa membantu melihat mana cara alternatif yang terbaik untuk Anda upayakan, tanpa risiko terjadi komplikasi. Dan bila Anda sedang hamil atau menyusui, sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjalani cara alternatif ini. Dokter bisa membantu menentukan apakah suatu herbal atau jus dapat berdampak negatif pada kehamilan Anda.

Air

Cara mengobati batu ginjal yang paling simpel adalah dengan lebih banyak minum air. Upayakan untuk minum jenis air yang tidak banyak mengandung mineral agar mengurangi endapan mineral dalam tubuh.

Beberapa pakar menyarankan untuk minum 12 gelas air per hari (sekitar 3 – 4 gelas lebih banyak dari orang normal) agar memaksimalkan proses keluarnya batu ginjal secara alami melalui urin. Tetapi ini pun harus dilakukan dengan hati-hati.

Beberapa penderita batu ginjal justru tidak dianjurkan untuk langsung mengeluarkan batu ginjal sekaligus karena dapat melukai saluran kencing. Beberapa kasus batu ginjal juga disertai dengan menurunnya fungsi ginjal sehingga tidak sanggup mentoleransi asupan air yang berlebihan.

Daun Kemangi

Kemangi adalah herbal sejenis basil yang banyak dijumpai di Eropa. Kemangi dan basil sama-sama bermanfaat membantu mengatasi batu ginjal, terutama yang disebabkan oleh pengendapan purin.

Menurut situs web healthline kemangi mengandung komponen kimia asam asetik yang akan membantu menghancurkan batu ginjal serta mengurangi nyeri yang ditimbulkannya. Kemangi juga mengandung diuretik yang membantu meningkatkan volume urin.

Akan tetapi mengonsumsi kemangi berlebihan juga tidak disarankan. Mengonsumsi kemangi selama 6 minggu berturut-turut akan menimbulkan masalah tekanan darah rendah dan hipoglikemia.

Cuka Apel

Cara mengobati batu ginjal ala rumahan lain yaitu dengan cuka apel. Di dalamnya terkandung asam sitrat yang bekerja menghancurkan molekul dari batu ginjal.

Cuka apel juga efektif meningkatkan kadar alkali tubuh. Ini akan mendorong kemampuan tubuh untuk menormalkan kembali volume urin. 2 sendok makan cuka apel dicampur dengan 150 mg air bebas mineral akan efektif mengatasi batu ginjal Anda.

Hanya pastikan Anda mengonsumsinya dalam batas sewajarnya. Jangan mengonsumsi berlebihan melebihi 3 sendok makan cuka apel dan dalam jangka panjang.

Baca juga:  10 Makanan dan Minuman Pantangan Batu Ginjal: Bagian Kedua

Mengonsumsi berlebihan akan menyebabkan hipoglikemia dan kekurangan kalium (hipokalemia). Sebaiknya Anda juga lebih berhati-hati saat mengonsumsi cuka apel bersamaan dengan terapi insulin, diuretik, atau terapi digoxin (terapi untuk mengatur irama jantung).

Air Perasan Lemon

Air perasan lemon atau jus lemon bisa diandalkan untuk cara mengobati batu ginjal secara alami. Jus lemon mengandung asam askorbat (formula antioksidan dari vitamin C) dan asam sitrat yang membantu mencegah pelepasan kalsium melalui ginjal.

Asam sitrat juga membantu memecah gumpalan batu ginjal dan memudahkannya keluar melalui urin. Dalam penjelasan jurnal “Potential anti-inflammatory effect of lemon …. on adjuvant-induced arthritis in mice” disebutkan adanya kemampuan anti-inflamasi pada jus lemon.

Batu ginjal dapat menimbulkan inflamasi ketika membentuk luka di ginjal atau saluran kencing. Dengan mengonsumsi jus lemon yang mengandung anti-inflamasi, Anda bisa mencegah terbentuknya inflamasi atau peradangan yang parah.

Jus Seledri

Jus seledri kaya akan kandungan nutrisi yang membantu meluruhkan toksin pemicu batu ginjal. Dan kemampuan diuretiknya bermanfaat meningkatkan volume urin. Dibutuhkan volume urin yang cukup untuk mendorong keluar seluruh endapan dalam ginjal.

Jus seledri juga baik untuk membantu menormalkan tekanan darah. Kondisi tekanan darah yang stabil akan membantu menjaga kesehatan fungsi ginjal Anda.

Akan tetapi jangan mengonsumsi jus seledri berlebihan karena efek diuretiknya dapat menyebabkan hipokalemia dan dehidrasi. Juga berhati-hati lah saat mengonsumsi sejumlah obat medis, termasuk obat sedatif (obat tidur), obat anti-koagulasi, dan obat tiroid.

Kacang Merah Rebus

Kacang merah memiliki khasiat untuk merawat fungsi hati, menjaga stabilitas volume urin, dan membantu meningkatkan kerja ginjal.

Kacang merah juga diyakini mengandung magnesium yang dapat membantu merapuhkan batu ginjal sehingga lebih mudah hancur dan luruh melalui urin. Juga terdapat kandungan anti-inflamasi yang membantu mencegah peradangan akibat efek iritasi dari batu ginjal.

Rujak Polo

Mungkin nama herbal ini tak banyak dikenal di Indonesia. Tetapi secara ilmiah herbal ini mempunyai manfaat besar untuk mengatasi batu ginjal. Khasiatnya tersebut diungkap dalam sejumlah riset, termasuk dalam Indian Journal of Nephrology tahun 2011.

Dalam laporan riset tersebut, disebutkan bahwa herbal ini memiliki manfaat antioksidan yang menekan kerusakan ginjal serta mengatasi terbentuknya endapan pada ginjal. Endapan ginjal itulah yang dapat berkembang menjadi batu ginjal.

Baca juga:  8 Cara Gampang Untuk Mencegah Batu Ginjal

Delima

Delima merah atau pomegranate mempunyai kualitas kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Salah satu kualitasnya adalah kemampuannya untuk mengendalikan sejumlah kondisi yang memicu terbentuknya batu ginjal.

Kandungan polifenol, antosianin, dan kandungan-kandungan lain dalam buah delima akan membantu memperbaiki kerusakan pada fungsi-fungsi tubuh, termasuk pada fungsi ginjal.

Kranberi

Kranberi sudah lama dikenal manfaatnya untuk mengatasi berbagai masalah pada fungsi urin. Rupanya buah ini juga punya manfaat untuk mengobati batu ginjal secara alami.

Berdasarkan jurnal “Medical and Dietary Therapy for Kidney Stone Prevention”, dijelaskan bahwa kranberi juga bisa membantu menurunkan kadar kalsium oksalat dan asam urat pada urin. Hal tersebut tentunya efektif untuk membantu menghancurkan batu ginjal yang sudah terbentuk.

Kumis Kucing

Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2010 menjelaskan bahwa kumis kucing mengandung sejumlah senyawa aktif yang bekerja sekaligus sebagai diuretik dan membantu merapuhkan ikatan dari bahan-bahan pembentuk batu ginjal.

Hal senada juga dibuktikan dalam riset Universitas Diponegoro. Dikatakan bahwa pemanfaatkan daun kumis kucing akan sangat membantu mengatasi batu ginjal sekaligus mencegahnya kambuh lagi.

Tempuyung

Riset yang dilaporkan oleh Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Depkes menyatakan bahwa dalam tempuyung ditemukan beberapa senyawa aktif yang dapat membantu mengobati batu ginjal.

Di antaranya dua senyawa aktif yakni apigenin 7-glucoside dan luteolin 7-glucoside. Mereka membantu merapuhkan ikatan dari endapan batu ginjal sehingga memudahkannya untuk pecah dan hancur. Juga membantu menekan kadar kalsium oksalat dalam urin.

Noni

Dalam jurnal “EFFECT OF NONI (Morinda citrifolia) EXTRACT ON TREATMENT OF ETHYLENE GLYCOL AND AMMONIUM CHLORIDE INDUCED KIDNEY DISEASE”, diungkapkan bahwa Noni berpengaruh positif dalam menurunkan kadar kreatinin, protein, kalsium oksalat dalam urin. Ini sangat bermanfaat dalam membantu mencegah sekaligus mengatasi batu ginjal.

Sedangkan dalam jurnal “AN EVALUATION OF DIURETIC ACTIVITY OF MORINDA CITRIFOLIA (LINN) (NONI) FRUIT JUICE IN NORMAL RATS“, dijelaskan bagaimana Noni berfungsi sebagai diuretik dan membantu merapuhkan batu ginjal sehingga lebih mudah larut dalam urin.

Itulah 12 cara mengobati batu ginjal ala rumahan tanpa operasi. Bahan-bahan alami di atas telah terbukti memiliki manfaat untuk membantu menghancurkan batu ginjal, merawat dan memperbarui sel-sel di ginjal, serta membantu mencegah terbentuknya kembali batu ginjal.

Advertisement
Alinesia