Share:

Terakhir Diedit:

Cara mencegah kanker otak berfokus pada gaya hidup yang Anda jalani. Membuat pilihan bijaksana dalam hal pola makan, olahraga, menghindari karsinogen penyebab kanker otak di lingkungan, dan meminimalkan stres bisa secara efektif mengurangi risiko Anda untuk mengembangkan kanker otak.

Mencegah Kanker Otak

Otak bisa dibilang sebagai organ tubuh paling penting. Otak mengontrol seluruh tindakan kompleks kita, termasuk kemampuan kita untuk belajar, bicara, bergerak, berpikir, dan kendalikan emosi. Oleh sebab itu, mari kita lindungi organ vital ini dengan upaya pencegahan kanker otak berikut ini.

Hindari Radiasi Pemicu Kanker

Menurut American Cancer Association, paparan terapi radiasi ke kepala dianggap sebagai penyebab utama kanker pada anak-anak. Anak-anak yang sebelumnya pernah dirawat dengan radiasi dosis rendah untuk penyakit lain juga rentan menderita kanker otak.

American Cancer Society menambahkan bahwa pengobatan radiasi untuk jenis kanker lain dapat menyebabkan kanker otak, sehingga pengobatan radiasi untuk penyakit ringan tidak lagi digunakan pada anak-anak maupun orang dewasa.

Kanker akibat radiasi masih cukup jarang, tapi karena peningkatan risiko yang dipicunya (juga efek samping lainnya), terapi radiasi ke kepala hanya diberikan setelah dengan cermat menimbang untung-ruginya.

Potensi risiko dari terkena radiasi dari tes pencitraan, seperti sinar-X atau CT scan, masih belum jelas diketahui. Tes-tes ini menggunakan tingkat radiasi yang jauh lebih kecil daripada terapi radiasi, jadi kalaupun ada peningkatan risiko, kemungkinan itu sangat kecil. Tapi untuk amannya, kebanyakan dokter baru akan menganjurkan tes ini (terutama pada anak-anak dan ibu hamil) jika benar-benar dibutuhkan.

Rutin Checkup ke Rumah Sakit

Pemeriksaan tahunan penting dalam upaya pencegahan kanker otak, terutama kalau Anda sudah merasakan keluhan atau tanda-tanda yang tidak biasa. Di samping itu, para dokter ahli sudah dilatih untuk mengenali gejala-gejala kanker otak.

Baca juga  Kanker Otak

Lembaga National Institute of Neurological Disroders melaporkan bahwa mengidentifikasi kanker otak di tahap awal perkembangannya adalah kunci untuk mengatasi dan memulihkan diri dari penyakit ini.

Pola Makan Sehat

Sertakanlah asupan-asupan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3, misalnya ikan dan daging tanpa lemak. Selain itu, sayuran dan buah-buahan seperti brokoli, kacang-kacangan, bayam, apel, jeruk, serta nanas juga banyak mengandung antioksidan, yang bermanfaat untuk pencegahan kanker otak juga banyak penyakit lainnya.

Bahan makanan tersebut juga dilengkapi dengan kandungan vitamin-vitamin untuk mengoptimalkan kesehatan otak dan fungsi-fungsi tubuh. Menurut American Cancer Society, pola makan yang banyak mencakup sayur dan buah telah dikaitkan dengan berkurangnya risiko jenis-jenis kanker tertentu.

Mengonsumsi Fitonutrien Anti Kanker

Mengonsumsi pola makan yang kaya akan nutrisi-nutrisi anti kanker dibutuhkan untuk mencegah kanker otak, bahkan juga mengatasi kanker yang sudah tumbuh. Beragam herbal dan sayuran dapat mempersenjatai otak Anda dengan antioksidan-antioksidan untuk membatasi kerusakan selular oleh serangan radikal bebas, mengurangi peradangan otak, serta mematikan sinyal-sinyal komunikasi dari tumor otak.

Bahan-bahan makanan yang khususnya mengandung fitonutrien anti kanker antara lain adalah sayuran berdaun hijau gelap, kunyit, jahe, oregano, dan teh hijau. Sedangkan herbal yang efektif membantu mencegah kanker otak misalnya adalah Sarang Semut Papua dan Noni juice. Bahkan, herbal Sarang Semut Papua juga sering dimanfaatkan sebagai obat kanker otak.

Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup setiap hari sangatlah penting untuk keselamatan dan kesehatan otak Anda. Jalur detoksifikasi bernama sistem glimfatik membuang limbah racun yang secara alami berkumpul sepanjang hari.

Sistem ini khususnya aktif di malam hari dan memberikan kesempatan bagi mitokondria untuk membilas toksin keluar menggunakan cairan cerebrospinal. Kurang tidur menghambat proses alami sistem glimfatik yang memengaruhi fungsi kognitif.

Baca juga  Obat Kanker Otak Tradisional Terbaik Khas Indonesia

Terutama penting bagi pasien yang menjalani kemoterapi, tidur memungkinkan sel-sel untuk memperbaiki kerusakan dan memulihkan jaringan. Kurang tidur bisa lebih memperburuk gejala-gejala yang berhubungan dengan keluhan bernama chemo brain.

Membatasi Konsumsi Alkohol

Menurut informasi dari University of Maryland Medical Center, minum alkohol berlebihan dan merokok dapat memicu terjadinya sejumlah penyakit yang membuat seseorang riskan mengidap kanker. Kanker otak bisa berkembang berawal dari kanker yang tumbuh di bagian tubuh lain, kemudian menyebar ke otak melalui aliran darah.

Sebagai contoh, jika seseorang mengidap kanker paru-paru karena dipicu oleh merokok, ada kemungkinan kanker tersebut menyebar dan mencapai bagian otak. Selain itu, konsumsi alkohol berlebihan juga memicu beragam penyakit hati yang juga dapat menimbulkan komplikasi ke otak.

Risiko dari banyak jenis kanker pada orang dewasa bisa dikurangi secara signifikan dengan perubahan gaya hidup—misalnya dengan menjaga berat badan sehat atau berhenti merokok. Namun selain dari paparan radiasi, hingga saat ini belum jelas diketahui adanya penyebab kanker otak dari gaya hidup atau lingkungan.

Jadi ada dua kemungkinan; pertama, mengupayakan cara mencegah kanker otak dengan gaya hidup sehat memang bermanfaat, atau kemungkinan kedua, mengusahakan pola hidup sehat ternyata tidak berpengaruh pada risiko kanker ini.

Walaupun begitu, menjalankan gaya hidup sehat tetaplah sangat bermanfaat. Sebab meskipun pada akhirnya seseorang menderita kanker otak, tapi jika kondisi kesehatannya cukup baik karena sudah didukung oleh gaya hidupnya, maka dia akan lebih baik dalam menerima pengobatan dan bisa lebih cepat pulih dari kanker ini.

Dan pola hidup sehat juga mampu melindungi Anda dari berbagai jenis kanker lain yang dapat menyebar ke otak. Oleh sebab itu, gaya hidup sehat layak diupayakan sebagai bagian dari cara mencegah kanker otak, selain menghindari radiasi sebagai bagian utamanya.

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.